Kristina (Yogyakarta)

"Selama hampir separuh hidup, saya merasakan sakit kepala yang hebat, jantung lemah, ginjal dan radang sendi menjadi penderitaan yang lain. Syukurlah, berkat TNBB penyakit itu tidak pernah kambuh."

Kembalinya Keceriaan Keluarga

ALLAH SWT telah mengutus kebahagiaan menghampiri Kristina sejak Septeber 2006 lalu. Kini Kristina kembali bersemangat dalam menjalani hidupnya. Penderitaan yang ia alami sejak kecil sembuh dalam sekejap. Senyum manisnya kembali menyeruak di tengah keluarga tercintanya.

Setelah mengonsumsi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ (TNBB), Kristina tak pernah lagi merasakan sakit kepala yang hebat akibat vertigo yang dialaminya sejak duduk di bangku SMP. “Saya bahagia bisa mengurus keluarga secara sempurna,” katanya. Selama hampir separuh hidupnya, Kristina merasakan sakit kepala yang hebat. Tak hanya itu, jantungnya yang lemah, ginjal yang tak sehat dan radang sendi, juga menjadi bagian dari deritanya yang lain.

“Akibatnya saya jadi depresi dengan sakit yang tak kunjung sembuh. Saya jadi pesimistis. Setiap hari saya bersedih, karena anak dan suami saya harus meluangkan waktu untuk mengurusi saya.” katanya. Parahnya lagi telinga Kristina menjadi tuli serta beberapa giginya harus tanggal, karena efek obat yang dikonsumsi. Kristina merasa serba salah. Jika mengonsumsi obat, vertigo berkurang, tapi penyakit lain justru datang. Jika obat tidak dikonsumsi Ia tak kuat menahan sakit kepala.

“Pilihan berat yang harus di tanggung,” ujar Kristina.

Tapi semua itu telah berakhir. Sejak Kristina mencoba TNBB, berangsur-angsur penyakit yang di deritanya sembuh secara berkala. “Allah SWT telah menunjukkan kebesaran-Nya melalui TNBB,” katanya.

Kisah Serupa:

Asnimar
Sembuh Dari Beberapa Penyakit dan Rezekipun Bertambah Saya seorang PNS yang bekerja di laboratorium Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan Pekanbaru. Pada tahun 2007, saya menemukan benjolan di ketiak kanan dan payudara. Benjolan ini sudah lama saya rasakan tapi saya takut untuk memeriksakan diri ke dokter. Benjolan di ketiak ini lama-kelamaan bertambah besar dan akhirnya saya beranikan diri untuk periksa di rumah sakit pada bulan Agustus 2007. Dari hasil biopsi diperoleh kesimpulan gambaran sitologi sesuai dengan CARCINOMA MAMMAE (MAMMAE ABERANTES) dan METASTASE CARCINOMA MAMMAE...
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Eka Ferianti
Nama saya Eka Ferianti dari Jakarta. Saya sering merasakan sakit kepala, namun biasanya dapat teratasi dengan minum obat yang dibeli di warung. Pada tanggal 29 Juli 2011 lalu, saya kembali merasakan sakit kepala. Seperti biasa, saya minum obat warung, tetapi kali ini tidak ada perubahan. Saya bilang sama suami, kok pusingnya tidak mereda juga. Suami saya kemudian melakukan refleksi pada jempol kaki saya. Namun sakitnya malah semakin menjadi-jadi. Saya hanya bisa pasrah karena tidak tahu harus bagaimana lagi....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Rokoyah (39 Tahun)
“Terhindar Dari Kelumpuhan” “Sudah, Yah. Cari saja pengganti saya untuk jadi ibu anak-anak.” Kalimat itu terlontar dari bibir Rokoyah pada suaminya, sekitar Maret 2009. Saat itu, ia sedang putus asa karena kondisi kesehatannya. Sebenarnya sudah sejak Oktober 2008 Rokoyah merasa kakinya linu. Tapi ia tak menyangka gejala ini serius. Menginjak Desember 2008, sakit kakinya semakin parah. Dari pinggang sampai kaki terasa sakit Ia tak sanggup berjalan lama. Rasa sakit ini memang tidak terus-menerus, tapi ketika sakitnya menyerang, Rokoyah merasa amat nyeri, bahkan sampai menggigil....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Indri Ricky
Vertigo Ingin Rutin Minum TNBB Mulanya migren (sakit kepala sebelah) menjadi makanan Indri sehari-hari. Bahkan sejak duduk di bangku SMA, derita itu mulai menjangkiti dirinya. Pernah ia coba mengatasi hal tersebut secara medis. Namun kesembuhan tak jua menyapa. Hingga di usianya yang sudah berkepala tiga, Indra Ricky, Ibu dari dua orang anak ini masih juga mengalami migren. “Lama kelamaan migren saya berubah menjadi vertigo.” Puncaknya vertigo yang dialaminya terjadi pada 2006....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Maria Angelina Win Astini
Derita Panjang Selama 40 Tahun “Di tengah keputusasaan, Tuhan mengirim seorang sahabat yang memberikan satu liter TNBB” SUNGUH TERSIKSA rasanya tidak dapat buang air besar (BAB), apalagi bila di derita selama lebih dari 40 tahun. Dalam seminggu hanya bisa ke belakang satu kali. Itupun rasanya sakit sekali. Beragam pengobatan medis dan alternatif di jalani, tapi hasilnya tak ada. Puncaknya saat 2004 silam, tubuh mendadak lumpuh sebagian (sebelah kanan), jantung lemah, kepala sering pusing (efek gegar otak ringan) serta tensi darah turun drastis....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Kisah Lainnya:

Berbagi Cerita - Berbagi Pengalaman

Apa kata mereka yang sudah pernah meminum produk tn-bb.com

Selengkapnya Klik Di Sini!

tn-bb.com