Waspada Ancaman Penyakit Saat Musim Hujan dan Banjir

Dengan menurunnya daya tahan tubuh dan kondisi lingkungan yang tidak bersahabat, ada beberapa penyakit yang sebaiknya Anda waspadai, antara lain:

• Diare

Salah satu ancaman kesehatan saat banjir adalah diare, yang ditandai dengan peningkatan frekuensi buang air besar dan wujud tinja yang cair seperti bubur. Komplikasi diare yang paling utama adalah dehidrasi, yakni kekurangan cairan dan elektrolit yang bisa memicu kematian. Kualitas air yang kurang baik membuat banyak orang mengalami diare. Biasanya tidak pas banjirnya, tapi 1 atau 2 hari setelah banjir surut.

• ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas)

ISPA mudah terjangkit dari orang ke orang, apalagi di tempat yang pengap dan lembab. Pasien dengan ISPA biasanya akan mengeluh batuk, pilek dan bersin. Biasanya disertai demam dan badan terasa pegal. Mengingat penularan ISPA ini dari droplet (percikan liur), maka dianjurkan untuk seseorang yang sedang batuk dan bersin untuk selalu menutup mulut saat bersin dan batuk.

• Radang paru (pneumonia)

Biasanya pada orang tua (lanjut usia) dan anak, bisa menjadi radang paru-paru atau pneumonia. Pneumonia merupakan penyakit radang infeksi akut yang mengenai paru-paru. Penyakit ini biasanya tidak berbahaya. Namun pneumonia bisa saja menyebabkan kematian jika menyerang orang berusia lanjut atau bayi, serta orang dengan kekebalan tubuh lemah.

• Kambuhnya penyakit kronis

Orang-orang yang punya penyakit kronis, seperti Diabetes Mellitus (DM), darah tinggi (hipertensi), bisa makin parah karena putus obat. Belum lagi kondisi banjir, macet di mana-mana bikin stres tinggi. Ancaman penyakit tersebut patut diwaspadai terutama bagi orang yang paling mungkin terpapar seperti anak-anak, orang lanjut usia dan orang dengan penyakit kronis.