Vision Retreat 2010

Acara Vision Retreat 2010, yang merupakan kelanjutan dari Pearl Camp, meninggalkan kesan yang sangat mendalam bagi para peserta dari Indonesia. Bagaimana tidak ?! Sebanyak 5 peserta dari Indonesia berkesempatan untuk menghabiskan lima hari di salah satu resort terbaik di dunia yaitu The Atlantis Paradise Island Resort. Dari tanggal 15 – 19 September 2010, IPC
dari seluruh dunia berkumpul di lokasi wisata eksklusif Bahama untuk training, recognition, dan juga menikmati indahnya kepulauan tropis.

Berikut kesan – kesan dari IPC Indonesia yang mengikuti Vision Retreat 2010 :

M.NURCAHYO RISWANTO

Acara Vision Retreat benar-benar sangat mengispirasi kami. Para founders Tahitian Noni International, John Wadsworth, Kelly
Olsen, Stephen Story, dan Kim Assay hadir di acara tersebut untuk menjamu IPC dari seluruh dunia. Banyak sekali penghargaan yang diberikan pada acara berskala internasional ini, salah satunya adalah penghargaan MILLION DOLLAR CLUB yang diterima oleh 15 IPC dari berbagai negara. Saya harap di tahun mendatang, ada IPC dari Indonesia yang akan mendapatkan penghargaan restisius ini.

Di tahun depan, TNI akan menghadirkan banyak sekali program yang sangat dahsyat. Diantaranya adalah Vision Retreat 2011 yang akan digelar di Phuket, Thailand. Kami berharap minimum 100 IPC dari Indonesia menghadiri acara ini. Selama Vision Retreat 2010 berlangsung, kami tinggal di salah satu hotel dan resort terbaik di dunia. Acara – acara yang disuguhkan TNI sangatlah menyenangkan, memberikan motivasi, dan semangat baru. Selain itu, jamuan-jamuan yang disediakan sangat menggiurkan untuk kita coba. Saya dan istri berkesempatan tinggal di Suite Room The Atlantis Paradise Resort tersebut. Wow…. really GREAT !!. Sepulang dari Bahama, kami sempat berkunjung ke Washington DC dan Qatar. Ini semua merupakan bagian dari menikmati syukur yang ALLAH SWT berikan kepada kami melalui Tahitian Noni.

Ir.FX.L. SOEDJONO WIBOWO

Teman-teman IPC, saya ingin berbagi cerita mengenai Vision Retreat 2010. Saya dan istri berangkat pada tanggal 13 September dengan rute Jakarta-Singapore-Frankfurt-New York-Miami-Nassau (Bahama). Perjalanan tersebut memakan waktu 36 jam ( di dalam pesawat 24 jam, ditambah transit 12 jam ). Namun kelelahan kami setelah 36 jam perjalanan terbayar dengan kemegahan Vision Retreat.

Banyak pengetahuan baru yang didapat dari Vision Retreat, seperti susunan staff terbaru dari tim manajemen pusat USA, produk baru dari Tahitian Noni yaitu permen, dan strategi pemasaran global dari TNI. Semua kegiatan di Vision Retreat diadakan di hotel Atlantis yang sangat menakjubkan dengan design yang menyatu dengan alam dan fauna laut. Di basement hotel tersebut ada hall besar dan restaurant yang dindingnya terbuat dari kaca besar-besar (aquarium) laut dengan segala jenis ikan/fauna laut.
Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan selama lima tahun saya mengikuti camp dan training yang diberikan oleh TNI. Keterlibatan saya di bisnis Tahitian Noni sangat merubah gaya hidup saya dan keluarga. Berdasarkan pengalaman saya, modal utama dalam bisnis ini adalah aktifitas TELL THE STORY dimana saja, kapan saja, kepada siapapun. Setiap kali saya bercerita mengenai Tahitian Noni, banyak orang yang tertarik. Dan dari aktifitas tersebut ternyata uang mengikuti / datang pada saya
lebih dari yang saya duga !