Teknik Untuk Menunda Ejakulasi

Ejakulasi dini menempati urutan kedua setelah disfungsi ereksi sebagai gangguan seksual yang paling sering dialami pria. Masalah seksual ini juga mencemaskan para pria karena takut dibilang tidak perkasa. Seorang pria disebut mengalami ejakulasi dini (ED) bila ia sudah ejakulasi kurang dari dua menit. Pada kondisi normal, seseorang biasanya mampu ejakulasi dan penetrasi selama 5-10 menit.

Ejakulasi dini dibagi menjadi dua jenis, primer dan sekunder. Ejakulasi dini primer terjadi bila sejak awal ia berhubungan seks tidak bisa mengontrol ejakulasinya. Sedangkan Ejakulasi dini sekunder terjadi bila dulunya orang tersebut bisa mengontrol ejakulasi tapi beberapa waktu terakhir ini tidak bisa mengontrolnya karena suatu sebab. Salah satu cara yang efektif untuk mengatasi ejakulasi dini adalah dengan melakukan terapi seks. Ini merupakan latihan untuk mengontrol ejakulasi yang dilakukan dengan bantuan istri.

Pada dasarnya, terapi seks melibatkan dua teknik, yaitu teknik start and stop, serta teknik squeeze (penekanan), yakni istri menekan bagian pangkal atau ujung penis pada saat suami merasa akan ejakulasi.

Ada beberapa langkah yang bisa dipilih pasangan untuk melakukan terapi seks:

>> Suami berbaring telentang dan istri melakukan masturbasi dengan tangan. Saat suami akan ejakulasi, istri menekan penis (di bagian pangkal atau ujung) untuk menghambat ejakulasi selama 5-10 detik atau sampai rasa ingin ejakulasi reda.

>> Dengan posisi wanita di atas, suami melakukan penetrasi ke vagina. Namun suami tidak boleh melakukan gerakan apa pun. Bila merasa akan ejakulasi, segera cabut penis keluar dan istri melakukan penekanan pada penis. Lakukan beberapa kali.

>> Sama seperti langkah dua, namun suami boleh melakukan sedikit gerakan. Bila akan ejakulasi, segera cabut penis keluar dan istri melakukan penekanan untuk mempertahankan ereksi.

>> Bila suami sudah mulai bisa mengontrol ejakulasi, pasutri bisa melakukan hubungan seksual dengan posisi menyamping (depan atau belakang). Begitu suami merasa akan ejakulasi, coba untuk berhenti dan istri melakukan teknik penekanan. Lalu diulangi lagi.

Terapi seks harus dilakukan berulang-ulang, minimal selama enam bulan. Terapi ini juga membutuhkan komitmen dari dua belah pihak. “Keengganan dan malas latihan merupakan faktor penyebab kegagalan terapi ini. Untuk menunjang terapi seks, penderita ED disarankan untuk melakukan senam kegel untuk menguatkan otot-otot panggul. Caranya adalah dengan mengontraksikan otot-otot panggul, seperti saat ingin menahan pipis. Lakukan minimal 10 kali setiap hari, secara otomatis Anda akan terbiasa untuk menunda ejakulasi.

Cara Terapi Pengobatan Dan Penyembuhan Ejakulasi dini

Terapi Tahitian Noni ® Untuk Penyembuhan Ejakulasi dini

• Meningkatkan imunitas tubuh karena Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ banyak mengandung polisakarida sebagai sumber energy sel dan banyak mengandung18 asam amino esensial, terutama:melatonin yang dapat menginduksi sellimfositT untuk system pertahanan tubuh.
• Menstimulasi hormon Nitric Oxide (NO) yang dapat memperlancar sirkulasi aliran darah
• Meningkatkan hormone pertumbuhan -> mengatasi impotensi, disfungsi ereksi dan ejakulasi dini.
• Meningkatkan aktivitas protein kinase G ->relaksasi otot polos penis sehingga meningkatkan dan mempertahankan ereksi.
• Meningkatkan produksi LH sehingga merangsang produksi testosteron -> meningkatkan libido.
• Melindungi konsepsi Antimutagenesis -> menurunkan efek teratogen (cacad) dan karsinogen (keganasan).