Tato Penyebab Kerusakan Hati

Walaupun Anda tidak pernah menyentuh bir, Anda masih bisa merusak hati dengan cara tertular hepatitis B atau C. Infeksi asymptomatic ini sering terjadi tanpa terdeteksi selama bertahun-tahun, kemudian meledak menjadi sirosis, kegagalan hati atau kanker hati.

Dari 180.000 penduduk Australia yang menderita hepatitis B kronis, sekitar 20 persen diperkirakan meninggal akibat penyakit itu. Diperkirakan akan terus meningkat hingga tiga kali lipat dalam 20 tahun kedepan. Kebanyakan kasus baru hepatitis C dijangkit oleh orang-orang yang berumur 20-an dan 30-an melalui kontak darah ke darah. Mereka yang berisiko tertinggi adalah penggunaan jarum suntik untuk narkoba dan mereka yang menerima transfusi darah.

Namun, faktor risiko hanya sekitar setengah dari kasus. Dalam sebuah studi dari 626 orang, setengah dari pria berusia antara 25 dan 65, terungkap bahwa subyek yang memiliki tato beresiko sembilan kali lebih besar menjangkit hepatitis C. Jarum untuk membuat tato dan body piercing yang tidak steril bisa menyebarkan hepatitis B dan C dengan cepat.