1. TANYA:

Saya pasien penderita darah tinggi usia 50 tahun, aktivitas wirausaha. Sejak usia 40 tahun saya sudah terkena hipertensi dan dokter memberi saya 3 macam obat yang sampai sekarang saya masih mengkonsumsi obat tersebut. Kalau saya ingin minum TNBB apakah obat tersebut harus dihentikan ?

JAWAB:

Penggunaan TNBB tidak kontra dengan pengobatan medis. Yang perlu diperhatikan adalah mengkonsumsi TNBB sebelum jadwal minum obat lebih disarankan. Setelah kondisi tubuh mulai membaik didukung dengan hasil laboratorium yang memadai maka penggunaan obat bisa diturunkan dosisnya secara bertahap sesuai dengan petunjuk dokter.

2. TANYA:

Saya ibu rumah tangga usia 35 tahun, mengidap maag/gastritis kronis. Tetangga rumah saya menginformasikan TNBB, tetapi setelah saya coba rasanya asam, apakah nantinya bisa lebih berbahaya untuk lambung saya ?

JAWAB:

TNBB mempunyai pH (derajat keasaman) 3-3,5 yang tentunya kategori asam, uniknya ketika TNBB masuk ke dalam lambung zat ini bisa berubah menjadi basa oleh karena enzim tubuh dalam lambung diaktifkan dan mengubah derajat keasaman menjadi basa. Asam lambung yang berlebihan bisa dinetralisir oleh TNBB yang sudah berubah menjadi basa ini sehingga dinding mukosa lambung yang teriritasi akibat produksi asam lambung lambat laun mulai membaik (ditandai dengan hilangnya nyeri perut) dan seiring berjalannya waktu gangguan klinis seperti mual dan rasa “sebah” lambat laun akan menghilang.

Aman untuk penderita Maag Akut, karena kandungan asam pada Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ bukan asam sitrat seperti yang kita temui pada jeruk

3. TANYA:

Saya bernama Nia 35 tahun seorang Ibu Rumah Tangga mempunyai anak yang menderita Autis. Hal ini baru saya ketahui sejak anak saya menginjak usia 4 tahun. Bagaimana peran TNBB mengatasi hal ini?

JAWAB:

Ibu Nia yang baik. Gangguan Autis adalah gangguan perkembangan yang sangat kompleks pada anak disebabkan oleh gangguan neurobiologis yang mempengaruhi fungsi otak sehingga anak tidak mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan dunia luar secara efektif. Biasanya gejala ini timbul sebelum anak itu mencapai usia tiga tahun. Pemberian TNBB dapat membantu dengan memberikan takaran 2-3 cc/kg BB anak dengan tujuan membantu mengatur produksi beberapa zat kimia yang ada di dalam otak (serotonin) sekaligus meningkatkan kesehatan selular dalam otak secara keseluruhan.

Selain itu juga kandungan asam amino : Methionine dan komponen lipid : Terpene merupakan 2 zat yang berfungsi untuk mengeluarkan logam –logam berat yang ada dalam hati dan darah. Logam berat ini di duga oleh menjadi pencetus terjadinya Autism. Dalam kasus ini konsumsi TNBB minimal dilakukan 6 bulan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan signifikan.

4. TANYA:

Saya pernah mendengar istilah “Detoksifikasi”, Apakah artinya?

JAWAB:

Detoksifikasi yaitu Proses pembuangan racun atau toksin dari dalam tubuh. Reaksi ini menandakan Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ sedang bekerja. Proses Detoksini ditandai dengan keluarnya racun dari tubuh lewat usus besar, empedu dan kulit. Reaksi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman seperti : Mual, Diare, badan terasa pegal, pusing. Namun hal ini dapat berlangsung 1-2 hari saja, Jika merasa kuat Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ dapat dilanjutkan, tetapi jika menimbulkan gejala diatas tadi dapat dikurangi dari 12 dari dosisnya sampai gejala ini berkurang. Hal ini dapat diteruskan selama beberapa hari dan mulai dinaikkan lagi. Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih yang banyak, minimal 2,5–3 Liter per hari.

5. TANYA:

Bagaimana Terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ terhadap keluhan Gagal Ginjal Kronis?

JAWAB:

Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerjasama sekali dalam hal penyaringan dan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat limia tubuh seperti sodium dan kalium di dalam darah atau produksi urine. Yang harus diperhatikan adalah kaliumnya. Untuk penderita dengan gagal ginjal dosis disesuaikan dengan jumlah total air yang dikonsumsi oleh penderita per hari dan kadar Kalium penderita (hasil laboratorium). Dosis yang baik untuk dikonsumsi yaitu jika Nilai Kalium>5 maka dosis yang dapat diberikan yaitu 0.5-1 cc X kg BeratBadan.

6. TANYA:

Mengapa saat mengkonsumsi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ harus ditahan dibawah lidah?

JAWAB:

Cara mengkonsumsi TNBB yaitu di minum setengah jam sebelum makan. Cara minumnya, ditahan di bawah lidah selama 20 detik, baru kemudian ditelan. Hal ini dapat mengaktifkan kelenjar pineal dan kelenjar pituitary yang langsung berhubungan dengan syaraf pusat otak kita yang memproduksi Serotonin dan Melatonin yang mengatur pola tidur, mood, pubertas, siklus ovarian, dan meningkatkan kelenjar thyroid, kelenjar thymus, pankreas, dan hormon seksual.

7. TANYA:

Saya bernama Maryanto, umur 45 tahun sudah menderita Asma selama 4 tahun, Bagaimana penanganan Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ untuk mengatasi hal ini?

JAWAB:

Penyakit asma bronkiale di masyarakat sering disebut sebagai bengek, asma, mengi, ampek, sasakangok, dan berbagai istilah lokal lainnya. Asma merupakan suatu penyakit gangguan jalan nafas obstruktifintermiten yang bersifat reversibel, ditandai dengan adanya periode bronkospasme, peningkatan respon trakea dan bronkus terhadap berbagai rangsangan yang menyebabkan penyempitan jalan nafas. Keluhan utama penderita asma ialah sesak napas mendadak, disertai fase inspirasi yang lebih pendek dibandingkan dengan fase ekspirasi, dan diikuti bunyi mengi (wheezing), batuk yang disertai serangan napas yang hilang timbul. Untuk dosis penggunaan TNBB dianjurkan untuk dosis dewasa yaitu 3x60 ml dan dosis anak-anak di bawah 16 tahun yaitu 3x30 ml.

8. TANYA:

Saya bernama Mia telah 34 tahun, seorang karyawati swasta berumah tangga selama 6 tahun tetapi belum dikaruniai keturunan. Bagaimana TNBB dapat membantu mengatasi masalah ini?

JAWAB:

Infertilitas adalah ketidak mampuan sepasang suami istri untuk memiliki keturunan dimana wanita belum mengalami kehamilan setelah bersenggama secara teratur 2-3 kali dalam seminggu, tanpa memakai metoda pencegahan selama satu tahun. Terdapat dua jenis infertilitas yaitu Infertilitas primer: bila pasangan tersebut belum pernah mengalami kehamilan sama sekali. Dan yang kedua yaitu Infertilitas sekunder: bila pasangan tersebut sudah pernah melahirkan namun setelah itu tidak pernah hamil lagi. Dosis yang dianjurkan yaitu 2x60 cc dikonsumsi oleh pasangan suami istri (pagi dan malam hari).

TNBB memiliki efek yaitu:

1. Superantioksida

-Memproteksi sperma -Kerusakan membrane sel menurun -Daya hidup sperma meningkat

2. Anti mikro badan anti radang

-mengatasi infeksi ovarium, tuba fallopi, uterus dan vagina -mengatasi peradangan organ reproduksi wanita dan pria -Regulasi hormon: Koregulator hormon axis hipotalamus-hipofisis anterior-gonad

3. Meningkatan kualitas dan fungsi reproduksi pria

  • Meningkatkan hormone pertumbuhan -> mengatasi impotensi, disfungsi ereksi dan ejakulasi dini.
  • Meningkatkan aktivitas protein kinase G ->relaksasi otot polos penis sehingga meningkatkan dan mempertahankan ereksi
  • Meningkatkan produksi LH sehingga merangsang produksi testosteron -> meningkatkan libido
  • Melindungi konsepsi Antimutagenesis -> menurunkan efek teratogen (cacad) dan karsinogen (keganasan)

9. TANYA:

Bagaimana terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ untuk mengatasi keluhan Asam Urat (Gout)?

JAWAB:

Asam Urat terjadi karena meningkatnya kadar purin dalam tubuh yang berasal dari bahan makanan yang kita konsumsi berupa sayur-sayuran, buah-buahan (bahan nabati) maupun makanan yang bersumber dari lauk pauk (bahan hewani). Normalnya, asam urat ini akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses (kotoran) dan urine, tetapi karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat yang ada menyebabkan kadarnya meningkat dalam tubuh. Asam urat yang berlebih selanjutnya akan terkumpul pada persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak. Kadar normalnya adalah 2.4-6 untuk wanita dan 3-7 untuk pria.

Dosis : Bila fungsi ginjal normal 3 x 60 ml.

Bila fungsi ginjal tidak normal (gagal ginjal),dosis berdasarkan kadar Kalium:

  • kalium < 3 : dosis 2 x (0,375 x Kg Berat Badan)
  • kalium antara 3-5 : dosis 2 x (0,25 cc x Kg Berat Badan)
  • kalium > 5 : dosis 2 x (0,25 x Kg Berat Badan)

Diet untuk penderita Gout ( Asam urat)

• Gol 1. purin rendah< 50 mg/100 gr bahan.

Buah dan sayur, sumber karbohidrat, telur dan susu, gula.

• Gol 2. purin sedang 50-150 mg/100 gr bahan.

Havermut dan semua olahan gandum, ikan ayam dan daging (selain gol.3), kacang-kacangan kering, tahu dan tempe, sayur-sayuran: kembang kol, brokoli, bayam, asparagus, jamur, buncis, kangkung, daun singkong, daun pepaya.

Gol 3. purin tinggi 150-1000 mg/100 gr bahan.

Otak, jeroan (paru, jantung, hati, usus, babat, ginjal), daging cincang, ekstrak daging, daging awetan ,kaldu daging, bebek, burung dara, sapi, kambing, hewan laut: udang, lobster, tiram, kerang, cumi.

10. TANYA:

Saya bernama Steven usia 35 tahun, mengidap hiperkolesterolemia, bagaimana kerja TNBB untuk mengatasi gangguan tersebut?

JAWAB:

Hiperkolesterolemia/Dislipidemia adalah penyakit yang timbul akibat tingginya kadar lemak (kolesterol, trigliserida maupun keduanya) dalam darah. Lipid merupakan zat yang dibutuhkan tubuh selain protein, vitamin, mineral dan karbohidrat. Salah satu komponen utama dari lipid plasma adalah kolesterol. Kolesterol terdiri dari kolesterol LDL (low density lipoprotein), HDL (high density lipoprotein), dan trigliserida. Dosis TNBB yaitu 3x30 cc (pagi, siang dan malam). Perbanyak minum air putih dan menjaga pola makan dengan baik.

11. TANYA:

Saya bernama Andy, seorang karyawan swasta usia 38 tahun selalu merokok yang rutin dalam sehari dapat menghabiskan 5 bungkus rokok. Bagaimana cara mengurangi perilaku merokok ini dan berapa takaran TNBB yang harus saya konsumsi?

JAWAB:

Merokok dapat mengganggu kesehatan, kenyataan ini tidak dapat kita pungkiri. Banyak penyakit telah terbukti menjadi akibat buruk merokok, baik secara langsung maupun tidak langsung. Merokok juga dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, stroke dan meningkatkan kolesterol. Merokok selama kehamilan bisa mengakibatkan gangguan dan kelainan pada janin. TNBB dapat mengatasi gangguan adiksi nikotin.

Takaran yang dikonsumsi yaitu 3 x 60 cc (pagi, siang dan malam).

  1. TNBB mengaktifkan enzim Glutamat decarboxylate enzim yang berada di dalam syaraf, mengatasi adiksi nikotin dan obat-obatan, mengatur emosi, mekanisme kerja dengan meningkatkan ambang syaraf.
  2. Iridoid dalam Tahitian Noni® Bioactive Beverage™. Memblok reseptor nikotin di otak : nAchRs sub unit alfa 4 nAchRs, meregulasi reseptor Dopamin D3, mengatur resep toropiod mu, kappa dan delta, meregulasi reseptor NMDA =N-methyl-D-aspartate.

12. TANYA:

Bagaimana terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ untuk mengatasi Nyeri Haid (PMS)?

JAWAB:

Pre Menstrual Syndrome (PMS) merupakan kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. Gangguan yang muncul biasanya berupa pusing, depresi, dan perasaan sensitive berlebihan sekitar dua minggu sebelum haid. Takaran TNBB yang dapat di konsumsi yaitu 3x60 cc.

Terapi TNBB

  1. Inhibisienzim Cox-2, Enzim ini merangsang pengeluaran prostaglandin > peradangan —> nyeri. Inhibisi Cox-2 untuk menerapi nyeri nosiseptik, nyeri inflamasi dan nyeri neuropatik.
  2. Mencegah hiperalgesia dengan cara mengikat reseptor -> serotonin dan prostaglandin.
  3. Efek TNBB setara dengan 75% kekuatan morfin.
  4. Xeronin dan superantioksi dan TNBB dapat mengatasi nyeri nosiseptik dan nyeri inflamasi.
  5. TNBB mengandung vit. B6 dan mineral, magnesium, kalsium, seng.
  6. Nyeri juga bisa karena kondisi asidosis. TNBB menetralkan kondisi asidosis tersebut.

Diet Makanan yang harus dihindari yaitu

  1. Gula : gula pasir, gula merah, permen, arum manis, sirup, selai, susu kental manis, meises, manisan buah, soft drink dan snack dari tepung.
  2. Lauk olahan : dendeng, abon, dan sejenisnya.
  3. Lemak jenuh: goreng-gorengan, minyak trans, mentega, santan kental.
  4. Kafein, teh (pekat), coklat softdrink.
  5. Natrium (garam) dan makanan olahan yang mengandung garam.
  6. Penyedap rasa : MSG dan makanan yang mengandung MSG.

13. TANYA:

Saya bernama Ibu Andy mempunyai putra yang berusia 5 tahun dan sering mengalami kejang beberapa detik dan tidak sadarkan diri. Dalam 1 bulan, kejang dapat terjadi 3 kali yang disertai dengan demam tinggi. Bagaimana TNBB mengatasi hal ini?

JAWAB:

Ibu Andy yang baik, gejala yang terjadi merupakan suatu kumpulan dari gangguan Epilepsi yang sering disebut dengan Ayan dan merupakan salah satu penyakit neurologi dengan permasalahan yang sangat kompleks. Sebagian Epilepsi disebabkan oleh kerusakan otak dalam proses kelahiran, luka kepala, ataupun diturunkan secara genetik. Untuk itu Takaran TNBB yang dapat diberikan dalam mengatasi Epilepsi yaitu: 3x60 cc (untuk orang dewasa) dan untuk anak-anak dapat diberikan takaranyaitu: 3x15 cc. Treament TNBB yang kaya akan Iridoid serta Vitamin dan Mineral dapat memperbaiki fungsi sel dan sirkulasi sel sehingga aktivitas neurotransmitter menjadi meningkat dan menciptakan kenormalan fungsi serabut syaraf dan regenerasi sel-sel dalam otak menjadi lebih baik.

14. TANYA:

Apa perbedaan antara Myoma, Kista dan Endometriosis, serta bagaimana treatment TNBB dalam mengatasi ketiga hal diatas?

JAWAB:

Myoma adalah suatu tumor jinak yang berasal dari otot rahim, karena itu sengkapnya disebut myoma uteri. Myoma uteri kebanyakan terjadi pada masa reproduksi dan pembesarannya berkaitan dengan hormon estrogen. Sedangkan kista adalah tumor berupa kantong yang berisi cairan dan dapat bersifat jinak serta ganas. Kista dan mioma termasuk jenis tumor yang angka kejadiannya cukup tinggi pada system alat reproduksi. Kista ovarium dan myoma uteri dapat mengganggu proses reproduksi untuk terjadinya kehamilan.

Sedangkan Endometriosis yaitu jaringan yang semestinya terletak didalam (endo) rahim (metrium), bertumbuh di tempat lain seperti pada lapisan otot rahim, luar rahim, saluran telur, ovarium, usus, kulit. Jaringan yang berada di luar tempat tetap berfungsi dan berkembang sesuai fluktuasi hormonal dari siklus haid. Hal inilah yang menyebabkannya perih hebat saat haid dan jumlah menstruasi lebih banyak dari biasanya. Sebagian orang yang mempunyai system imunitas yang rendah sangat rentan terkena endometriosis.

Takaran TNBB yang dapat diberikan untuk mengatasi ketiga hal di atas yaitu : 4 x 60 ml (pagi, siang, sore dan malam).

Efek TNBB pada Myoma, Kista dan Endometriosis yang utama adalah

  1. TNBB dapat meningkatkan system imunitas tubuh karena TNBB mengandung bioaktif antraquinon dan terpenoidcompund (beta carotene).
  2. TNBB dapat menghambat radikal bebas karena TNBB berperan sebagai super antioksidan.
  3. TNBB dapat menghambat proses aromaterase. Aromaterase adalah proses perubahan androgen adrenal menjadi estrogen sehingga kadar estrogen di dalam darah meningkat. Dengan dihambatnya proses aromaterase, maka kadar estrogen di dalam darah tidak meningkat.
  4. TNBB mengandung Iridoid Aglikon yang dapat memulihkan fungsi dan struktur sel dengan cara mengaktifkan dan meningkatkan fungsi berbagai protein seluler.

15. TANYA:

Saya mempunyai orangtua yang berusia 65 tahun pernah mengalami serangan stroke 3 kali. Bagaimana terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Stroke atau sering disebut cerebrovascular accident adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi biokimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel saraf di otak. Kematian jaringan otak dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang dikendalikan oleh jaringan itu. Stroke dibagi menjadi dua jenis yaitu stroke iskemik maupun stroke hemorragik.

Adapun Faktor resiko terjadinya stroke disebabkan oleh

  1. Hipertensi adalah factor resiko yang paling penting untuk stroke. Peningkatan tekanan darah yang ringan atau sedang (borderline) sering dikaitkan dengan kelainan kardiovaskuler, sedangkan pada peningkatan tekanan darah yang tinggi, stroke lebih sering terjadi.
  2. Kelainan jantung merupakan kelainan atau disfungsi organ yang mempredisposisikan timbulnya stroke.
  3. Diabetes meningkatkan kemungkinan aterosklerosis pada arterikoronaria, femoralis dan serebral, sehingga meningkatkan pula kemungkinan stroke sampai dua kali lipat bila dibandingkan dengan pasien tanpa diabetes. Untuk itu takaran TNBB yang dapat diberikan mengatasi keluhan diatas dengan takaran 3-4 kali 30 cc/hari. TNBB dapat mengurangi faktor-faktor resiko terjadinya stroke dan memperbaiki regenerasi sel-sel syaraf yang rusak. Dan TNBB merupakan super anti oksidan yang dapat menetralkan radikal bebas yang dapat membantu proses kesembuhan.

16. TANYA:

Bagaimana terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ untuk mengatasi Gastritis?

JAWAB:

Gastritis bukan merupakan penyakit tunggal, tetapi terbentuk dari beberapa kondisi yang kesemuanya itu mengakibatkan peradangan pada lambung. Biasanya, peradangan tersebut merupakan akibat dari infeksi oleh bakteri yang sama dengan bakteri yang dapat mengakibatkan borok di lambung yaitu Helicobacter pylori. Tetapi faktor-faktor lain seperti trauma fisik dan pemakaian obat secara terus menerus seperti obat penghilang rasa sakit dapat juga menyebabkan gastritis. Takaran yang dapat diberikan untuk mengatasi Gastritis yaitu 3 x 15 cc (untuk 3 hari pertama), ditingkatkan menjadi 3 x 30 cc (3 hari kemudian) dan untuk terapi penyembuhan takaran meningkat menjadi 3x60 cc.

TNBB bertujuan untuk

  1. Mengatasi peradangan yang kaya akan Iridoid dan menghambat Cox-2
  2. Menetralisir asam lambung menjadi pH yang optimal dari asam menjadi basa dan meregenerasi sel-sel lambung
  3. Meningkatkan sekresi NO dengan tujuan meningkatkan aliran darah kelambung serta meningkatkan nutrisi dan oksigen ke jaringan yang tukak (luka) sehingga mempercepat penyembuhan.
  4. Antimikroba kaya akan etanol, methanol dan asetilasetat.
  5. Menormalkan peristaltic usus karena TNBB kaya serat dan mineral.

17. TANYA:

Saya mempunyai seorang anak yang menderita demam Tifoid yang sudah berlangsung 4 hari, demam di malam hari sampai mencapai 39°C. Bagaimana terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Demam Tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica, khususnya turunannya yaitu Salmonella typhi. Penyakit ini dapat ditemukan di seluruh dunia, dan disebarkan melalui makanan dan minuman yang telah tercemar oleh tinja. Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut yang selalu ada di masyarakat (endemik) di Indonesia, mulai dari usia balita, anak-anak dan dewasa. Karena cara penularan demam tifoid adalah melalui makanan dan minuman yang tercemar, maka demam tifoid lebih banyak ditemui pada lingkungan dengan higiene yang buruk. Demam tifoid banyak menginfeksi anak-anak usia sekolah, remaja, dan pemuda. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan membeli makanan di luar dengan kebersihan yang tidak terjamin. Diagnosis demam tifoid adalah dengan melihat gejala klinis. Pemeriksaan laboratorium yang biasa dilakukan adalah pemeriksaan darah yang spesifik (seperti kultur kuman atau pengambilan/pemisahan kuman, teswidal) dan pemeriksaan darah yang tidak pesifik. Pada pemeriksaan darah yang tidak spesifik dapat ditemukan penurunan trombosit, penurunan sel darah putih, kurang darah/anemia peningkatan enzim hati, dan lain-lain.

Takaran TNBB untuk mengatasi hal di atas yaitu:

Untuk anak–anak diberikan tiap 2 jam 15 cc, sedangkan untuk dewasa dapat diberikan tiap 2 jam 30 cc s/d 60 cc. Dan memperbanyak asupan air putih minimal 2 liter. Karena TNBB merupakan anti mikroba yang dapat meningkatkan system daya tahan tubuh untuk melawan kuman salmonella typhi dan merupakan anti inflamasi yang dapat mengatasi peradangan usus serta kaya akan vitamin, mineral serta asam amino essensial yang diperlukan tubuh untuk memulihkan kondisi penderita demam tifoid.

18. TANYA:

Apa yang Anda ketahui tentang Hepatitis, dan bagaimana terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Hepatitis adalah peradangan pada hati karena toxin, seperti kimia atau obat ataupun agen penyebab infeksi. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut “hepatitis akut”, hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut “hepatitis kronis”. Hepatitis biasanya terjadi karena virus, terutama salah satu dari kelima virus hepatitis, yaitu A, B, C, D atau E. Penyebab hepatitis non-virus yang utama adalah alkohol dan obat-obatan.

Adapun gejala Hepatitis yaitu

Demam, hilangnya nafsu makan, mual, muntah, kulit dan mata menjadi kuning, air kencing berwarna tua, tinja pucat.

Untuk memastikan diagnosisnya dapat dilakukan pemeriksaan enzim hati seperti: SGPT, SGOT dan Gamma GT.

Terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ untuk mengatasi keluhan di atas yaitu:

Hepatitis A yaitu 3 x 60 cc ( pagi, siang dan malam)
Hepatitis B yaitu 4 x 60 cc ( pagi, siang, sore dan malam)
Hepatitis C yaitu diberikan per 2 jam 60 cc (minimal 8 kali pemberian).

Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ merupakan Anti inflamasi (anti peradangan) yang sangat baik dan anti mutagenesis (senyawa yang dapat mengakibatkan mutasi sel), serta dapat merevitalisasi sel-sel (merejuvinasi sel-sel). Dan memperbanyak istirahat yang cukup, memperbaiki sanitasi lingkungan dan kebersihan individu serta menghindari alkohol. Perbanyak air putih hangat yang banyak,dan jangan lupa menghindari obat hepatotoksik serta menghindari makanan dan minuman berbahan zat kimia yang berbahaya bagi tubuh.

Beberapa pantangan makanan yang harus dihindari antara lain

Semua makanan yang mengandung lemak tinggi seperti daging dan semua makanan yang mengandung pengawet serta bahan makanan yang menimbulkan gas, seperti ubi, kacang merah, kool, sawi, lobak, mentimun, durian, nangka serta minuman yang mengandung alkohol dan soda.

19. TANYA:

Saya mempunyai teman yang menderita Hipertensi, Bagaimana terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi medis di mana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam jangka waktu yang lama). Penderita yang mempunyai tekanan darah yang melebihi 14090 mmHg saat istirahat diperkirakan mempunyai keadaan darah tinggi. Tekanan darah yang selalu tinggi adalah salah satu faktor risiko untuk stroke, serangan jantung, gagal jantung dan aneurisma arterial, dan merupakan penyebab utama gagal jantung kronis. Gejala hipertensi bervariasi dari bergejala sampai tidak bergejala. Keluhan yang sering muncul yaitu penderita mengeluh sakit atau tidak enak di tengkuk, pusing atau sakit kepala, kesemutan di tangan, muntah-muntah, biasanya pada hipertensi berat dapat terjadi serangan stroke atau serangan jantung.

Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ untuk mengatasi hal diatas yaitu 3 x 30 cc (pagi, siang dan malam).

Mekanisme kerja TNBB untuk mengatasi hal diatas yaitu

  • TNBB mengandung scopoletin yang dapat mengelastiskan pembuluh darah sehingga tekanan darah dapat menjadi normal.
  • TNBB merupakan anti inflamasi sehingga dapat mengurangi terjadinya penyempitan pembuluh darah
  • TNBB dapat menginduksi produksi Nitric Oxide sel-sel endotel sehingga pembuluh darah menjadi elastis.

Beberapa hal yang dapat dilakukan yaitu:

  • Diet rendah garam (kebutuhan garam orang dewasa normal hanya 3 gr/hari)
  • Menghindari lemak jenuh dan makanan yang manis.
  • Stop rokok & alkohol.
  • Menghindari stress, dan melakukan olah raga sesuai kondisi fisik secara teratur.

20. TANYA:

Saya seorang ibu karyawati swasta yang mempunyai anak yang berusia 15 tahun sering mengalami batuk yang sering tidak kunjung sembuh, apakah hal ini termasuk dalam kategori penyakit Tuberkulosis (TBC) dan bagaimana terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Tuberkulosis atau TB adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit TBC biasanya menular melalui udara yang tercemar dengan bakteri Mycobacterium tubercullosis yang dilepaskan pada saat penderita TBC batuk, dan pada anak-anak sumber infeksi umumnya berasal dari penderita TBC dewasa. Bakteri ini bila sering masuk dan terkumpul di dalam paru-paru akan berkembang biak menjadi banyak (terutama pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah), dan dapat menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Oleh sebab itulah infeksi TBC dapat menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti: paru-paru, otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening, dan lain-lain, meskipun demikian organ tubuh yang paling sering terkena yaitu paru-paru.

Adapun Gejala sistemik (umum) yaitu:

Demam yang tidak terlalu tinggi dan berlangsung lama biasanya dirasakan pada malam hari disertai dengan keringat malam dan influenza. Dapat terjadi penurunan nafsu makan dan berat badan yang berlebihan serta disertai dengan batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu yang sering disertai dengan darah juga timbul perasaan yang tidak enak (malaise), lemah dan lesu.

Terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ yang dapat mengatasi hal diatas yaitu:

Minimal 250 cc/hari disertai dengan asupan air putih yang hangat minimal 2.5 liter/ hari.

  • Adapun konsentrasi ekstrak dari Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mampu membunuh 89% pathogen yang menyebabkan tuberkolosis (anti bakteri).
  • TNBB mengandung iridoid sebagai anti inflamasi yang baik dan bersifat sebagai adaptogen.
  • TNBB sebagai imunomudulator sehingga dapat meningkatkan imunitas kesehatan tubuh dan memulihkan kesehatan penderita Tuberculosis.
  • TNBB sebagai sumber energi yang kaya akan vitamin dan mineral serta asam amino untuk pemulihan kondisi penderita TBC.

21. TANYA:

Saya seorang pensiunan ABRI sering merasakan sakit Ambeien (Wasir), bagaimana terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Wasir adalah suatu penyakit yang terjadi pada anus di mana bibir anus mengalami bengkak yang kadang disertai pendarahan. Penyakit ambeien ini tidak hanya memberikan rasa sakit kepada penderitanya. Pada penderita wasir umumnya sulit untuk duduk dan buang air besar karena terasa sakit apabila bibir anus atau sphinchter anus mendapat tekanan.

Adapun terapi TNBB yaitu:

Sebagai anti inflamasi yang mengandung Iridoid yang dapat menghambat kerja enzim Cox-2 (efek peradangan). Sebagai anti infeksi yang kaya akan zat bioaktif yaitu etanol, methanol dan etilserta anti proses degenerative yang dapat berinteraksi dan mengatur aneka protein seluler dan merangsang produksi hormon Nitric Oxide yang mengatur sirkulasi darah ketingkat normal sehingga pelebaran vena hemoroid menjadi normal kembali. Dan TNBB banyak mengandung serat alami yang dapat membuat feces lebih lunak dan gerakan peristaltic usus menjadi normal sehingga proses buang air besar menjadi lancar dan nyaman. TNBB juga kaya akan vitamin dan mineral serta 18 asam amino esensial yang dapat meningkatkan system imunitas tubuh serta mempercepat proses penyembuhan.

Terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal di atas yaitu: 3 x 60 cc per hari. Serta dapat di kompres di daerah anus (rectum) selama 15 menit 2 kali sehari.

Beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu

Diet serat setiap hari seperti sayur dan buah, mengkonsumsi air putih yang cukup minimal 2 liter sehari, diet protein utamanya protein hewani dibatasi, Upayakan buang air besar setiap hari dan jangan biasakan mengedan, jangan terlampau lama duduk serta melakukan olah raga secara teratur dan cukup istirahat untuk mempercepat pemulihan Wasir (Ambein).

22. TANYA:

Bagaimana terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ untuk mengatasi penyakit kelamin seperti : Sifilis dan Gonorrhea?

JAWAB:

Sifilis yaitu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponemapallidum yang bersifat kronis dan menahun. Bakteri ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir (melalui vagina, mulut serta kulit). Bakteri ini kemudian menyebar ke kelenjar getah bening terdekat dan seluruh tubuh melalui aliran darah. Gonorrhea atau yang lebih dikenal dengan nama GO adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhea. Pada laki-laki, Gonnorrhea dapat menimbulkan gejala yang sangat hebat seperti rasa terbakar pada saat buang air kecil, gangguan frekuensi buang air kecil dan keluar nanah dari ujung penis. Gonnorrhea juga sering menimbulkan gejala sistemik seperti rasa nyeri pada persendian, demam, bercak-bercak pada kulit.

Takaran TNBB yang dapat dikonsumsi untuk mengatasi hal diatas yaitu

TNBB dapat diberikan per 2 jam 30 ml/hari. Dan memperbanyak asupan air putih sebanyak 2 liter sehari, buah-buahan dan sayuran.

TNBB dapat meningkatkan imunitas tubuh karena TNBB banyak mengandung polisakarida sebagai sumber energy sel dan banyak mengandung 18 asam amino esensial, terutama:melatonin yang dapat menginduksi sellimfositT untuk system pertahanan tubuh. TNBB merupakan super anti oksidan karena mengandung Selenium, Ferrum, Magnesium dan kaya akan vitamin C, E dan A.

TNBB kaya akan zat bioaktif sebagai anti mikroba (anti bakteri) karena TNBB mengandung iridoid, etanol, metanol, etilasetat, antraquinon, terpenoid dan asam ursolic yang dapat mengatasi Sifilis dan Gonnorrhea yang ditimbulkan oleh bakteri. TNBB juga menstimulasi hormon Nitric Oxide (NO) yang dapat memperlancar sirkulasi aliran darah sehingga penyembuhan luka dapat berangsur-angsur membaik.

23. TANYA:

Saya bernama Ibu Silvia usia 58 tahun mengalami gangguan Lupus Eritematosus, bagaimana kerja TNBB untuk mengatasi gangguan tersebut?

JAWAB:

Lupus Eritematosus yang disebut dalam ilmu kedokteran sebagai Systemic Lupus Erythematosus (SLE), yaitu penyakit yang menyerang seluruh tubuh atau sistem internal manusia. Pada Lupus, tubuh menjadi berlebihan terhadap rangsangan dari sesuatu yang asing dan membuat terlalu banyak antibodi atau semacam protein yang ditujukan untuk melawan jaringan tubuh itu sendiri. Dengan demikian, Lupus disebut sebagai autoimmune disease (penyakit dengan system kekebalan tubuh yang berlebihan).

Adapun gejala yang di alami seperti

Demam, tidak nafsu makan, nyeri otot, nyeri sendi dan badan terasa lemah, sekitar 30% penderita mengalami gangguan kulit dan 65% diantaranya memiliki gejala yang sama yaitu mengalami bercak kulit bentuk kupu-kupu sebagai tanda klasik.

Takaran TNBB untuk mengatasi keluhan di atas yaitu

TNBB dapat diberikan per 2 jam 60 ml/hari, dengan melakukan hal-hal seperti :

  • Melakukan perbaikan gaya hidup agar tidak sering kambuh.
  • Cukup banyak istirahat.
  • Menghindari (meminimalkan) paparan sinar matahari.
  • Mengatur diet dan nutrisi ( pola makan yang baik).
  • Mengelola stress dengan baik agar tidak terjadi kekambuhan.

TNBB merupakan super antioksidan terbaik yang dapat meningkatkan system imunitas tubuh dan TNBB mempunyai zat bioaktif utama yaitu Iridoid yang bekerja di tingkat gen untuk memperbaiki kerusakan sel serta menghambat reaksi berlebihan yang ditimbulkan oleh Lupus. Dan juga iridoid merupakan anti inflamasi (anti peradangan) yang sangat potensial untuk memperbaiki kerusakan sel sehingga kerusakan sel dari Lupus dapat teratasi.

24. TANYA:

Saya bernama Rudianto, umur 47 tahun sudah menderita Diabetes Melitus selama 4 tahun, Bagaimana penanganan Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ untuk mengatasi hal ini?

JAWAB:

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis atau penyakit gula darah adalah golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Adapun gejala dari penyakit Diabetes melitus yaitu:

« Jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak ( polyuria)
« Sering atau cepat merasa haus ( polydipsia)
« Lapar yang berlebihan atau makan yang banyak (polyphagia)
« Kehilangan berat badan yang tidak jelas sebabnya
« Kesemutan/mati rasa pada ujung syaraf di telapak tangan dan kaki
« Mengalami rabun penglihatan secara tiba-tiba
« Frekwensi urine meningkat/kencing terus (glycosuria).

Adapun tipe dari penyakit Diabetes mellitus yaitu:

1. Diabetes mellitus type 1

Diabetes tipe 1 adalah diabetes yang bergantung pada insulin dimana tubuh kekurangan hormon insulin, dikenal dengan Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM). Hal ini disebabkan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau langerhans pankreas. Diabetes tipe 1 banyak ditemukan pada balita, anak-anak dan remaja.

2. Diabetes mellitus type 2

Diabetes tipe 2 dikenal sebagai diabetes melitus yang tidak bergantung pada insulin. Diabetes tipe 2 ini berkembang ketika tubuh masih mampu menghasilkan insulin tetapi tidak cukup dalam pemenuhannya atau juga bisa disebabkan karena insulin yang dihasilkan mengalami resistensi insulin dimana insulin tidak dapat bekerja secara maksimal.

Takaran Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ untuk mengatasi keluhan diatas yaitu 3 x 60 cc (pagi, siang dan malam).

Efek terapi TNBB yaitu

Meningkatkan efektivitas sekresi hormon insulin ke darah serta merangsang sel beta untuk memproduksi dan mensekresi hormon insulin sehingga kadar gula darah menjadi normal. TNBB juga dapat memperbaiki kerusakan sel-sel beta dan membantu sel tubuh dalam memanfaatkan glukosa dalam darah menjadi lebih baik. Serta TNBB mengandung Nitric Oxide dan Scopoletin yang dapat mengatasi komplikasi Diabetes mellitus pada pembuluh darah dan mataan luka dapat berangsur-angsur membaik.

25. TANYA:

Saya bernama bapak Haris, berusia 40 tahun seorang karyawan pabrik sering mengalami sembelit sampai 1 minggu sekali baru dapat Buang Air Besar (BAB). Hal ini saya alami sudah 5 tahun, dan setelah diperiksa dan mendapat diagnosa dari dokter saya mengidap Kanker Usus Besar (Colon) stadium III. Apakah TNBB dapat mengatasi hal ini? Dan TNBB jenis apa yang dapat membantu hal ini?

JAWAB:

Bapak Haris yang kami hormati, penyakit kanker usus besar memang merupakan salah satu kanker ganas diantara kanker ganas lainnya. Dan faktor-faktor penyebab kanker usus besar diantaranya yaitu diet yang buruk seperti tinggi lemak, junk food dan protein serta rendah serat dan perilaku merokok memiliki resiko kanker usus besar 1,5 sampai 3 kali, serta sering mengkonsumsi alkohol serta obesitas.

Adapun gejala kanker usus sangat erat kaitannya dengan gejala saluran cerna antara lain:

Sulit BAB (sembelit) atau diare tanpa sebab yang jelas, buang air besar disertai dengan darah akibat perdarahan pada usus besar, Berat Badan yang turun dan mudah lelah, anemia (kurang darah) akibat perdarahan kronis, sering merasakan nyeri saat buang air besar dan rectum terasa penuh walaupun telah buang air besar.

Adapun treatment TNBB yang sangat sesuai mengatasi hal ini yaitu:

-Terapi dengan Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ Extra.

Untuk takarannya dapat diberikan:

4 hari pertama (hari ke-1 sampai dengan hari ke-4): 500 ml per hari (30 ml per jam)

4 hari kedua (hari ke-5 sampai dengan hari ke-8): 250 ml per hari (15 ml per jam)

4 hari ke 3 (hari ke-9 sampai dengan hari ke-12): 160 ml per hari (10 ml per jam)

hari ke 13 dan seterusnya menjadi 60 ml per hari

Terapi dengan Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ Original.

Untuk treatment TNBB Original dapat diberikan:

4 hari pertama (hari ke-1 sampai dengan hari ke-4): 1000 ml (1 liter) per hari (60 ml per jam)

4 hari kedua (hari ke-5 sampai dengan hari ke-8): 500 ml per hari (30 ml per jam)

4 hari ke 3 (hari ke-9 sampai dengan hari ke-12): 250 ml per hari (15 ml per jam)

hari ke 13 dan seterusnya menjadi 120 ml per hari Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 2.5 liter per hari karena Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mudah larut dalam air dan agar komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Adapun diet makanan yang harus diperhatikan yaitu

Makanan yang manis merupakan kesukaan sel kanker, bahan pewarna sintetis dan zat pengawet juga harus dihindari. Sel kanker juga sangat senang dengan lingkungan asam. Untuk itu penderita harus menghindari daging yang dapat meningkatkan pH tubuh. Protein daging memerlukan enzim pencernaan yang cukup banyak untuk dapat merombaknya menjadi asam amino sehingga sisa daging yang tidak tercerna akan tertinggal dan membusuk di saluran cerna dan menjadi racun yang disenangi oleh sel kanker. Lebih baik mengkonsumsi ikan (salmon, tuna, makarel, teri basah). Dinding sel kanker terdiri dari protein yang kuat.

Dengan menghindari makan daging, maka enzim yang dibutuhkan untuk mencerna daging akan sedikit, sehingga enzim dapat dipergunakan untuk mencerna sel kanker. Sayur dan buah dapat membuat pH tubuh menjadi alkalis (basa). Kanker merupakan penyakit yang melibatkan pikiran, jiwa dan emosi. Untuk itu perlu diciptakan suasana hati dan jiwa yang proaktif dan positif yang dapat membantu penyembuhan kanker lebih cepat. Sel kanker tidak berkembang dalam lingkungan tinggi oksigen. Oleh karena itu setiap hari dianjurkan bagi penderita kanker untuk olah raga. Mengelola makanan tidak boleh memicu karsinogen seperti : dibakar, di sate, diasap, digoreng sampai garing. Hendaknya menggoreng dan menumis dengan minyak sayur nabati dan dengan api yang kecil. Mengkonsumsi zat antioksidan yang berasal dari sayur dan buah untuk menangkal radikal bebas dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

26. TANYA:

Saya bernama Shanty seorang Mahasiswi berusia 20 tahun sering mengalami pingsan di waktu-waktu tertentu. Setelah saya melakukan pemeriksaan darah dan mendapat diagnose dokter ternyata saya mengidap penyakit Anemia Aplastic. Bagaimana Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Mbak Shanty yang kami hormati, Anemia aplastic adalah penyakit yang ditandai dengan berkurangnya sel darah merah (anemia), dan sangat rentan terjadinya infeksi terhadap berbagai penyakit karena berkurangnya sel darah putih ataupun sering terjadinya perdarahan yang ditandai dengan penurunan trombosit darah. Defisit sel darah pada sumsum tulang ini disebabkan karena sumsum tulang sebagai produsen sel-sel darah tidak mampu menggantikan sel-sel darah yang telah mati.

Tiap-tiap jenis sel darah memiliki umurnya sendiri-sendiri, dimana sel darah merah 120 hari, sel darah putih kurang dari sehari dan trombosit (keeping darah) selama 6 hari. Secara normal sumsum tulang berfungsi secara berkesinambungan mensuplai tubuh dengan sel-sel darah baru untuk menggantikan sel-sel darah yang mati. Yang mengalami masalah adalah produksi semua jenis sel darah, dimana keadaan ini disebut dengan pancytopenia. Saat ini dengan transfuse darah rutin dan transplantasi sumsum tulang (bone marrow stem cell transplantation).

Adapun treatment Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ yaitu :

TNBB Extra dapat diberikan:

Dewasa: 15 cc per jam (sebanyak 16 kali pemberian/ hari)

Anak-anak: 5 cc per jam (sebanyak 16 kali pemberian/ hari)

• TNBB Original dapat diberikan:

Dewasa: 30 cc per jam (sebanyak 16 kali pemberian/ hari)

Anak-anak: 10 cc per jam ( sebanyak 16 kali pemberian/hari)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 2.5 liter/hari karena Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik. Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh serta meregenerasi dan memperkuat fungsi sel sehingga jumlah sel darah merah, sel darah putih serta keeping darah cukup untuk membawa oksigen dari paru-paru keseluruh jaringan tubuh dan membawa karbondioksida dari jaringan tubuh ke paru-paru.

Sel darah merah juga mengandung enzim-enzim untuk energi dan membantu tubuh dalam mengatur kadar asam dan kadar basa tubuh. Dan aktivitas sel dapat berlangsung dengan baik, karena TNBB dapat meningkatkan energi dan stamina. TNBB juga merupakan antioksidan terbaik yang merupakan anti bakteri, anti virus, anti jamur karena kaya akan bioactive karena yaitu iridoid sebagai komponen terbesar dalam Tahitian Noni® Bioactive Beverage™.

27. TANYA:

Saya bernama Netty, usia 38 tahun bekerja sebagai seorang perawat kesehatan di sebuah Rumah Sakit Kesehatan swasta sering mengeluhkan sakit pada lutut dan pinggang, dan sekarang menjalani terapi dengan pemberian Kortison setiap 2 bulan sekali. Menurut diagnose dokter saya menderita peradangan pada sendi (Osteoartritis). Yang menjadi pertanyaan, bagaimana Terapi Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ untuk mengatasi hal ini?

JAWAB:

Osteoartritis atau OA dikenal juga sebagai penyakit degeneratif sendi, adalah kondisi di mana sendi terasa nyeri akibat inflamasi ringan yang timbul karena gesekan ujungujung tulang penyusun sendi. Pada sendi, suatu jaringan tulang rawan yang biasa disebut dengan nama kartilago biasanya menutup ujung-ujung tulang penyusun sendi. Suatu lapisan cairan yang disebut cairan sinovial terletak di antara tulangtulang tersebut dan bertindak sebagai bahan pelumas yang mencegah ujung-ujung tulang tersebut bergesekan dan saling mengikis satu sama lain. Pada kondisi kekurangan cairan sinovial lapisan kartilago yang menutup ujung tulang akan bergesekan satu sama lain. Gesekan tersebut akan membuat lapisan tersebut semakin tipis dan pada akhirnya akan menimbulkan rasa nyeri.

Beberapa faktor risiko terjadinya osteoartritis adalah sebagai berikut:

  • Wanita berusia lebih dari 45 tahun
  • Kelebihan berat badan
  • Aktivitas fi sik yang berlebihan, seperti para olahragawan dan pekerja kasar
  • Menderita kelemahan otot paha
  • Pernah mengalami patah tulang disekitar sendi yang tidak mendapatkan perawatan yang tepat

Adapun treatment Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ yaitu:

TNBB Original: 3 x 60 cc ( pagi, siang dan malam)

TNBB Extra: 4 x 30 cc ( pagi, siang, dan malam)

TNBB Maxidoid: 3 x 30 cc ( pagi, siang, sore dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter per hari karena Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mudah larut dalam air dan agar komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

TNBB mempunyai peranan yaitu:

-Anti inflamasi Iridoid merupakan Anti inflamasi yang dapat memperbaiki sel-sel yang rusak reorganisasi sel yang sakit. -Imunomodulator -Tidak memiliki efek samping dan sangat aman untuk dikonsumsi

Terapi Pendukung:

  1. Penurunan berat badan dan menghindari aktivitas dengan tekanan yang berlebihan pada sendi dengan tujuan untuk mengurangi nyeri dan peradangan sendi serta memperbaiki dan memelihara fungsi sendi.
  2. Melakukan latihan dengan bimbingan professional yang dapat bermanfaat untuk menguatkan otot sendi-sendi, mencegah sendi dari striktura dan memelihara mobilitas sendi.

28. TANYA:

Saya bernama Lucia seorang Karyawati wanita berusia 37 tahun sering mengalami keputihan. Bagaimana Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Mbak Lucia yang kami hormati, Keputihan atau Fluor Albus merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita. Keputihan yang disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.

Adapun treatment Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ yaitu:

- TNBB Extra:

Dewasa : 4 x 30 cc (pagi, siang, sore dan malam)**

- TNBB Original:

Dewasa : 4 x 60 cc (pagi, siang, sore dan malam)

Sedangkan untuk maintenance/pemeliharaan kesehatan dapat diberikan:

-TNBB Extra: 2 x 30 cc ( pagi dan malam)

-TNBB Original: 2 x 60 cc ( pagi dan malam).

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter per hari karena Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di  dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik. TNBB merupakan antioksidan terbaik yang merupakan anti bakteri, anti virus, serta anti jamur karena kaya akan  bioactive yaitu iridoid sebagai komponen terbesar dalam Tahitian Noni® Bioactive Beverage™. TNBB memiliki efek sebagai anti mikroba karena mengandun getanol, methanol serta etilasetat. TNBB juga mengandung Antraquinon sebagai anti bakteri, anti parasite (jamur) serta anti infl amasi (peradangan) dan anti kanker yang dapat meningkatkan system imunitas tubuh serta bersama dengan Damnacantal yang dapat menghambat pertumbuhan kanker.

Beberapa tips untuk mencegah keputihan yaitu:

  1. Menghindari seks bebas.
  2. Menjaga kebersihan alat kelamin.
  3. Tidak memakai celana dalam yang ketat supaya tidak lembab.
  4. Melakukan pemeriksaan papsmear secara rutin.
  5. Mengkomunikasikan dengan pasangan mengenai masalah keputihan ini.

29. TANYA:

Saya bernama Henry mempunyai mertua yang berusia 63 tahun. Bapak mertua saya tersebut sering mengalami pusing dan mengalami hilang ingatan sampai pernah tersesat menuju pulang ke rumah. Dokter memberikan diagnosa yaitu Alzheimer. Yang menjadi pertanyaan: bagaimana Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal tersebut?

JAWAB:

Alzheimer bukan penyakit menular, melainkan merupakan sejenis sindrom dengan apoptosis (mekanisme biologi yang merupakan salah satu jenis kematian sel terprogram) sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut dan mengecil. Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yang sinonim dengan orang tua. Penyaki alzheimer paling sering ditemukan pada orang tua berusia sekitar 65 tahunk ke atas. Di negara maju seperti Amerika Serikat saat ini ditemukan lebih dari 4 juta orang usia lanjut penderita penyakit Alzheimer. Angka ini diperkirakan akan meningkat sampai hampir 4 kali pada tahun 2050. Hal tersebut berkaitan dengan lebih tingginya harapan hidup pada masyarakat di negara maju, sehigga populasi penduduk lanjut usia juga bertambah.

Adapun faktor resiko terjadinya Alzheimer yaitu:

  • Penderita hipertensi yang mencapai usia 40 tahun ke atas
  • Penderita kencing manis (diabetes melitus)
  • Kurang berolahraga
  • Tingkat kolesterol yang tinggi
  • Faktor keturunan (mempunyai keluarga yang mengidap penyakit ini pada usia 50-an)

Adapun treatment Tahitian Noni® yang dapat diberikan yaitu:

TNBB Original: 4 x 60 cc (pagi, siang, sore, dan malam)

TNBB Extra 3 x 45 cc (pagi, siang, dan malam)

TNBB Maxidoid 4 x 30 cc (pagi, siang, sore, dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter per hari karena Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

TNBB mempunyai peranan yaitu:

  • Mengoptimalkan imunitas tubuh karena TNBB mengandung polisakarida dan meningkatkan sekresi NO (Nitrit Oxide) serta mengandung antioksidan terbaik yang dapat menghambat neurode generatif
  • Meningkatkan sel-sel imun karena TNBB dapat menginduksi NK (Natural Killer) dan sellimfosit T
  • Anti inflamasi (peradangan) karena TNBB dapat menghambat enzim Cox-2 dan LOX-5 dan mencegah deaktivasi dopamin, epinefrin, dan serotonin untuk mengatasi gangguan neuro degenerative
  • Tidak memiliki efek samping dan sangat aman untuk dikonsumsi
  • TNBB mengandung Proxeronin -iridoid aglikon yang dapat memulihkan fungsi dan struktur sel dengan cara mengaktifkan dan meningkatkan fungsi berbagai protein seluler: merubah protein colagenase menjadi protease yang berfungsi membuang sel dan jaringan yang mati. Serta mengaktifkan enzim Hidrolase yang berfungsi membuang zat-zat yang tidak diperlukan.

Tips untuk menghindari alzheimer yaitu:

  1. Konsumsi makanan kaya antioksidan. Makanan dengan antioksidan dapat mengurangi penurunan daya ingat dan mencegah alzheimer, seperti: raspberry hitam, kismis dan blueberry
  2. Waspada lemak jahat. Jenis lemak yang jenuh cenderung dapat memicu perubahan fungsi otak ke arah yang lebih buruk seperti makanan gorengan
  3. Kenali tanda-tanda awal alzheimer. Masalah memori bukanlah petunjuk pertama, tapi dapat dimulai dengan kesalahan dalam menilai jarak ketika berjalan, bingung membaca peta, kehilangan rasa penciuman, mengajukan pertanyaan yang sama berulang kali serta lupa menyimpan barang
  4. Mendapatkan tidur malam yang baik. Kurang tidur merupakan racun bagi sel-sel otak, karena tidur dapat menjadi obat ajaib yang dapat membantu memanipulasi tingkat racun otak peptide-amyloid yaitu pemicu resiko terjadinya alzheimer.

30. TANYA:

Saya seorang remaja putri bernama Zuleikha berusia 16 tahun sering mengeluhkan nyeri pada saat buang air besar. Dokter memberikan diagnosa bahwa saya mendapat peradangan pada daerah rectum dan memyebabkan pendarahan pada saat buang air besar, atau yang lebih dikenal dengan ambeien (wasir). Dan hal ini saya alami ketika saat duduk dan berolahraga, terasa seperti dibakar. Bagaimana Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Wasir atau sering disebut ambeien (dalam bahasa Inggris atau Latin disebut Hemorrhoid dan dalam bahasa kedokteran disebut Piles) adalah penyakit atau gangguan pada anus dimana Sphinchter Ani atau bibir anus, mengalami pembengkakan yang kadang-kadang disertai pendarahan. Dalam beberapa kasus, wasir atau ambeien disebabkan oleh kesalahan dalam melakukan gerakan pada olahraga tertentu misalnya pada olahraga angkat beban atau olahraga pernapasan, terlalu banyak duduk atau berdiri, faktor genetika (keturunan), mengejan terlalu keras saat buang air besar (biasanya akibat konstipasi) dan dapat terjadi juga pada wanita hamil. Tetapi umumnya, penyebabnya adalah karena mengejan terlalu keras saat buang air besar dan terlalu banyak duduk atau berdiri, juga lebih rawan terjadi pada wanita dari pada pria. Itu disebabkan karena wanita lebih sering mengalami pelebaran pembuluh balik atau pembuluh vena (misalnya saat menstruasi atau hamil) dibandingkan pria.

Adapun treatment Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ yang dapat diberikan yaitu

TNBB Original: 4 x 60 cc ( pagi, siang, sore dan malam)

TNBB Extra: 4 x 45 cc ( pagi, siang, sore dan malam)

TNBB Maxidoid: 3 x 60 cc ( pagi, siang, dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter per hari karena Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mudah larut dalam air dan agar komunikasi antar sel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

TNBB mempunyai peranan yaitu:

► Anti Infl amasi (anti peradangan).
Iridoid yang terdapat didalam TNBB mengandung asam deasetilasperulosida merupakan anti peradangan serta dapat menghambat kerja enzim Cox-2, Lox-5.

► Anti infeksi (anti mikroba).
TNBB mengandung zat bioaktif seperti etanol, methanol dan etilasetat -> antimikroba.

► Anti proses degeneratif.
Iridoid yang terkandung didalamTNBB dapat berinteraksi dan mengatur aneka protein seluler serta memaksimalkan produksi enzim sehingga penyerapan nutri seluler lebih baik. Serta merangsang produksi hormon NO -> yang mengatur sirkulasi darah ke tingkat normal -> varises vena hemoroidales menjadi normal kembali

► TNBB kaya serat yang dapat membuat feses lebih lunak peristaltikusus menjadi normal sehingga buang air besar menjadi lancar dan nyaman.

► TNBB kaya vitamin dan mineral serta 18 asam amino esensial. TNBB dapat meningkatkan sistim imunitas tubuh serta mempercepat proses penyembuhan. Pemakaian lokal dapat di kompres di daerah prolapse.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencegah berulangnya kekambuhan Wasir (Ambeien) diantaranya yaitu:

  1. Menghindari mengejan terlalu kuat saat buang air besar (BAB).
  2. Mencegah konstipasi/sembelit dengan banyak mengonsumsi makanan kaya serat (sayur dan buah serta kacang-kacangan) serta banyak minum air putih minimal delapan gelas sehari untuk melancarkan buang air besar (BAB).
  3. Segera kebelakang jika niat BAB muncul, jangan menunda-nunda sebelum feses menjadi keras.
  4. Makan sayur dan buah yang cukup banyak.
  5. Diet protein, utamanya protein hewani dibatasi
  6. Mengurangi konsumsi cabe dan makanan pedas.
  7. Tidur dan istirahat yang cukup.
  8. Jangan duduk terlalu lama.
  9. Melakukan senam/olahraga secara rutin.

31. TANYA:

Saya seorang pensiunan karyawan BUMN bernama Stephanus, sering merasakan keluhan pada pergerakan otot dan kekakuan otot saat berativitas. Pada saat berjalan sering mengalami tremor dan mengalami gangguan artikulasi kata dan sulit menelan pada saat makan. Hal ini sudah terjadi selama 6 bulan yang lalu, saat ini usia saya sekarang yaitu 58 tahun. Dokter memberi diagnosa yaitu Parkinson. Bagaimana Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Penyakit Parkinson adalah penyakit yang disebabkan adanya gangguan pada otak, yaitu pada system saraf pusat otak manusia mengalami kemunduran. Penyakit ini merupakan suatu kondisi ketika seseorang mengalami gangguan pergerakan. Penyakit Parkinson terjadi di seluruh dunia, jumlah penderita antara pria dan wanita seimbang. 5 – 10 % orang yang terjangkit penyakit parkinson, gejala awalnya muncul sebelum usia 40 tahun, tapi rata-rata menyerang penderita pada usia 65 tahun.

Secara keseluruhan, pengaruh usia pada umumnya mencapai 1% di seluruh dunia dan 1,6% di Eropa, meningkat dari 0,6 % pada usia 60–64 tahun sampai 3,5% pada usia 85–89 tahun.Pada penyakit Parkinson, sel-sel saraf pada ganglia basalis mengalami kemunduran sehingga pembentukan dopamin berkurang dan hubungan dengan sel saraf dan otot lainnya juga lebih sedikit. Penyebab dari kemunduran sel saraf dan berkurangnya dopamin terkadang tidak diketahui. Pada beberapa kasus, Parkinson merupakan komplikasi yang sangat lanjut dari ensefalitis karena virus (suatu infeksi yang menyebabkan peradangan otak).

Gejala pada penyakit Parkinson ini antara lain:

  1. Gemetaran.

Seseorang penderita penyakit Parkinson pada saat beristirahat atau tidak melakukan aktivitas akan mengalami gemetaran. Gemetaran yang timbul dapat terjadi pada tangan, kaki dan rahang

  1. Kekakuan.

Penderita akan mengalami rasa kaku pada otot serta rasa sakit pada bahu, leher, dan sendi-sendi sehingga penderita sangat sulit untuk bergerak.

  1. Hilangnya reflek postural.

Penderita akan mengalami ganguan keseimbangan tubuh.

  1. Kebekuan.

Gejala ini mengacu terhadap ketidakmampuan untuk melakukan pergerakan yang aktif. Ketika akan berjalan, memutar, berjalan melalui jalan yang sempit penderita akan sulit untuk melakukannya.

  1. Gejala non motorik (tidak berhubungan dengan pergerakan).

Gejala ini juga timbul pada penderita penyakit Parkinson antar lain penderita merasakan sakit seperti terbakar, hilangnya motivasi, susah tidur, ataupun merasakan tekanan dan stress. Kebanyakan gejala ini akan memperparah penderita penyakit parkinson.

Adapun treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu:

TNBB Original: 6 x 30 cc ( per 3 jam sekali)

TNBB Extra: 4 x 30 cc ( pagi, siang, sore dan malam) TNBB Maxidoid: 3 x 30 cc ( pagi, siang, dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter per hari karena Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mudah larut dalam air dan agar komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

TNBB mempunyai peranan yaitu:

TNBB mengaktifkan antioksidan endogen seperti : SOD (superoksida dismutase), Enzyme Katalase, Glutation peroksidase.

  • TNBB juga mengandung kofaktorenzim yang banyak terdapat di dalam mineral seperti: Mn(mangan) Zn(seng) Cu (tembaga) -> sebagai antioksidan
  • TNBB mengandung Quercetin dan Rutin yang memiliki efek repair–DNA.
  • TNBB mengandung 18 asam amino esensial sebagai bahan baku protein sel.
  • Iridoid dapat mengaktifkan aneka protein seluler.
  • Mono Amin Oksidase (MAO) dan Katekol-O-MetilTransferase, adalah enzim yang mengoksidasi dan metilasineurotransmiter. Utamanya untuk biosintesis dopamin, epinefrin, nor-epinefrin dan serotonin.
  • Neurotransmiter adalah mediator sinyal antar saraf yang berperan dalam koordinasi system tubuh, diantaranya fungsi mental dan kesehatan syaraf.

32. TANYA:

Saya seorang Ibu Rumah Tangga bernama Ibu Sylvia berusia 39 tahun sering mengeluhkan gatal pada daerah kewanitaan. Saya sudah memeriksakan diri ke dokter kandungan, dan memberikan diagnosa Candidiasis. Bagaimana Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Candidiasis adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur dari spesies Candida albicans. Adanya jamur pada diri manusia adalah hal yang alami dan memang selalu ada pada diri manusia seperti di daerah mulut, tenggorokan, vagina, dan pada sistem pencernaan lainnya. Ada lebih dari 20 spesies Candida, yang paling umum adalah Candida albicans. Jamur ini hidup pada semua permukaan tubuh kita.

Infeksi ini sering menyerang kulit (dermatokandidiasis), membrane mukosa mulut, saluran pernapasan (bronkokandidiasis), dan vagina (vaginitis). Candidiasis pada vagina menyebabkan iritasi pada vagina atau vaginitis, kemerahan dan peradangan pada sekitar vagina, rasa gatal, keluarnya cairan putih yang berlebihan, sakit saat buang air seni, serta bau menyengat pada vagina. Penyakit Candidiasis ini sangat rentan terhadap orang-orang yang memiliki sistem imun lemah termasuk pada penderita AIDS, steroid berlebihan, kanker dan Diabetes. Mengkonsumsi obat tertentu dalam jangka lama dapat mempercepat pertumbuhan jamur candida ini.

Adapun treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu:

TNBB Original: 6 x 30 cc ( per 3 jam sekali)

TNBB Extra: 2 x 60 cc ( pagi, siang, sore dan malam)

TNBB Maxidoid: 3 x 30 cc ( pagi, siang, dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter per hari karena Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mudah larut dalam air dan agar komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

TNBB mempunyai peranan yaitu:

  1. Anti mikroba yaitu mengandung Etanol, Metanol, Etilasetat.
  2. Bioaktif anti candida yaitu Quersetin.
  3. TNBB dengan kandungan iridoid yang utama memiliki efek yaitu memperbaiki sel-sel yang rusak, meningkatkan energi dan mereorganisasi sel.
  4. Imunomodulator yaitu meningkatkan fagositosis dan sitotoksis -> mengatasi infeksi oportunistik (bakteri, jamur dan virus).
  5. TNBB memiliki efek anti radang->menghambat enzim Cox -2 dan Lox-2.
  6. TNBB memiliki efek yaitu pembangkit energi, modulasi imunitas dan organisasi sel (sitoproteksi dan anti metagenesis)
  7. TNBB dapat menstimulasi imunitas

PENCEGAHAN

“MOTTO MENCEGAH LEBIH BAIK DARI PADA MENGOBATI”

Setelah melihat berbagai faktor penyebab Candidiasis maka dapat dilakukan langkah-langkah pencegahan yaitu:

  1. Menjaga kebersihan alat kelamin dengan cara membasuh alat kelamin yang benar.
  2. Jangan memakai celana dalam yang ketat agar tidak lembab.
  3. Menghindari seks bebas
  4. Melakukan pemeriksaan papsmear secara rutin.
  5. Mengkomunikasikan dengan pasangan mengenai masalah Candidiasis ini.

33. TANYA:

Saya seorang Ibu Rumah Tangga mempunyai anak yang berusia 3 tahun. Belakangan ini sering muncul bercak-bercak merah dan rasa gatal pada daerah kulit, tangan dan wajahnya. Dokter memberi diagnosa yaitu Alergi. Bagaimana Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Alergi adalah sebuah reaksi yang dilakukan tubuh terhadap masuknya sebuah benda asing. Ketika sebuah substansi tidak dikenal masuk, antigen tubuh akan meningkatkan daya imunitasnya untuk bekerja lebih giat. Nirmalnya, sistem kekebalan tubuh akan memproteksi tubuh dari daya rusak yang dilakukan benda asing tersebut seperti bakteri dan racun. Akan tetapi, jika tubuh melakukan reaksi berlebihan atas substansi tersebut makan akan terjadi hipersensitivitas.

Dengan kata lain, tubuh manusia berekasi berlebihan terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya, padahal sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik. bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut allergen. Dalam kasus tertentu, reaksi Alergi terjadi pada sipenderita sepanjang hidupnya. Setiap tahun di Amerika sekitar 400 orang meninggal akibat penggunaan Penisilin yang salah. Namun perlu diingat, sebagian besar alergi adalah hal yang umum terjadi dan akibat yang ditimbulkan tidak begitu serius. Tingkat parahnya penderita alergi tergantung dari daya tahan tubuh.

Jenis-jenis pencetus yang dapat menyebabkan alergi diantaranya :

  1. Jenis makanan tertentu, vaksin dan obat-obatan, bahan berbahan dasar karet, aspirin, debu, bulu binatang, dan lain sebagainya.
  2. Sengatan lebah, gigitan semut api, penisilin, kacang-kacangan.
  3. Suhu udara baitk panas maupun dingin serta kadar emosi yang berlebihan seringkali disebut sebagai pencetus minor.

Adapun treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu:

TNBB Original: 4 x 60 cc ( pagi, siang, sore dan malam)

TNBB Extra: 3 x 60 cc ( pagi, siang dan malam)

TNBB Maxidoid: 3 x 45 cc ( pagi, siang, dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter per hari karena Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mudah larut dalam air dan agar komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

TNBB mempunyai peranan yaitu :

  1. TNBB merupakan Imunomodulasi yang dapat meningktakan Imun seluler yaitu aktivasi Sel T yaitu melakukan aktivasi Makrofag dan dapat meningkatkan aktivasi limfositotoksik serta aktivasi sel NK (natural killer) serta aktivasi produksi interferon gamma yang merangsang meningkatkan sistempertahanan tubuh.
  2. TNBB juga berperan sebagai Imunihumoral yaitu merangsang sel B untuk meningkatkan produksi antibodi untuk imunitas tubuh.
  3. TNBBmerupakan Antimikroba karena mengandung Etanol, Metanol, Etilasetat, yang dapat membunuh bakteri ataupun jamur (spcra).
  4. TNBB sebagai Antioksi dan karena banyak mengandung vitamin C dan mineral Mn, Zn, Fe dan Cu untuk menginduksi antioksi dan sel.

34. TANYA:

Saya seorang karyawan swasta berusia 43 tahun sering mengeluarkan gangguna mudah capek, lesu, demam dan muncul ruam-ruam merah di sekitar wajah, tangan dan kaki. Dokter memberi diagnosa yaitu Lupus atau auto immune disease. **. Bagaimana Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Arti kata lupus sendiri dalam bahasa Latin berarti “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi. Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan, rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakti ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang seluruh organ yang ada di dalam tubuh. Gejala-gejala penyakti dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) atau Lupus Eritomatosus artinya kemerahan. Sedangkan sistemik bermakna menyebarluas ke berbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau Lupus.

Gejala-gejala yang umum dijumpai adalah:

  1. Kulit yang mudah terbakar akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
  2. Gejala umunya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegalpegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghulang.
  3. Pada kulit akan muncul ruam merah yang membenatng di kedua pipi, mirip kupu-kupi. Kadang disebut (butterfly rash). namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonkjol dan kadang-kadang bersisik.

Penyakit lupus adalah penyakit sisem imunitas di mana jaringan dalam tubuh dianggap benda asing. Reaksi sistem imunitas bisa mengenai berbagai sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saead, sistem kardivaskuler, paru-paru, lapisan pada paru-paru, hati, sistem pencernaan, mata, otak, maupun pembuluh darah dan sel-sel darah.

Adapun treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu:

TNBB Original: 8 x 60 cc (Intensive dengan frekuensi dengan 60cc per 2 jam)

TNBB Extra: 6 x 60 cc (Intensive frekuensi dengan 60cc per 3 jam)

TNBB Maxidoid: 5 x 60 cc (Intensive frekuensi dengan 60cc per 4 jam)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter per hari karena Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mudah larut dalam air dan agar komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

35. TANYA:

Saya seorang wanita bernama Cahyawati berusia 43 tahun sering mengeluhkan** debar – debar pada Jantung dan keringat dingin** di siang dan sore hari. Ternyata setelah dilakukan pemeriksaan Laboratorium darah hasilnya Tyroidnya tinggi. Dokter memberi diagnosa yaitu Hipertyhroid. Bagaimana Tahitian Noni Bioactive Beverage mengatasi hal ini?

JAWAB:

Setiap bagian tubuh manusia memiliki kelenjar yang memproduksi hormon tertentu. Jika produksi hormon berjalan normal tidak akan menimbulkan masalah tetapi bila produksinya berlebih bisa menimbulkan gangguan kesehatan, contohnya seperti kelebihan hormon tiroid (hipertiroid). Hipertiroid adalah suatu kondisi dimana kelenjar tiroid bekerja terlalu aktif sehingga menghasilkan hormon-hormon tiroid secara berlebihan di dalam darah, yang membuat metabolisme tubuh menjadi lebih cepat dan dapat membuat kualitas hidup dari penderitanya menurun. Jumlah penderita hipertiroid kini terus meningkat. Hipertiroid merupakan penyakit hormonal yang menempati urutan kedua terbesar di Indonesia setelah Diabetes (kencing manis). Urutan tersebut serupa dengan kasus yang terjadi di dunia.

Hormon tiroid sendiri terdapat dalam 2 bentuk yaitu : Tiroksin (T4), merupakan bentuk yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid, hanya memiliki efek yang ringan terhadap kecepatan metabolisme tubuh. Dan yang kedua yaitu Tiroksin dirubah di dalam hati dan organ lainnya kedalam bentuk aktif, yaitu tri-iodo-tironin (T3). Sebagian besar T4 dan T3 terikat erat pada protein tertentu di dalam darah dan hanya aktif jika tidak terikat pada protein ini. Dengan cara ini, tubuh mempertahankan jumlah hormon tiroid yang sesuai dengan kebutuhan agar kecepatan metabolisme tetap stabil. Agar kelenjar tiroid berfungsi secara normal, maka berbagai faktor harus bekerjasama secara benar yaitu hipotalamus, kelenjar hipofi sa dan hormontiroid (ikatannya dengan protein dalam darah dan perubahan T4 menjadi T3 di dalam hati serta organ lainnya).

PENYEBAB HIPERTIROID

Beberapa penyebab hipertiroid antara lain : penyakit Grave suatu penyakit autoimun (penyebab paling sering), toxic Multinodular Goiter (TMNG), Solitary Toxic Adenoma, asupan makanan yang berlebihan dari hormon-hormon tiroid, pengeluaran yang abnormal dari Thyroid Stimulating Hormon (TSH), peradangan pada kelenjar tiroid (tiroiditis), asupan yodium yang berlebihan, kanker pituitary, pemakaian obatobatan seperti amiodarone

GEJALA – GEJALA HIPERTIROID

Hipertiroid ditandai dengan beberapa gejala, namun pada pasien dengan penyakit yang ringan biasanya tidak ada gejala. Pada pasien usia > 70 tahun, tanda dan gejala yang khas mungkin juga tidak ada. Pada umumnya, gejala – gejala menjadi lebih jelas ketika derajat hipertiroid meningkat.

Gejala-gejala biasanya yang berkaitan dengan hipertiroid antara lain :

« Denyut jantung yang sangat cepat (berdebar-debar) > 100 per menit
« peningkatan tonus otot
« tangan gemetaran (tremor)
« rambut rontok
« kulit tipis dan halus
« sulit tidur (insomnia)
« gelisah dan mudah tersinggung
« pertumbuhan kuku yang sangat cepat
« kelelahan dan cepat letih
« penurunan berat badan meskipun pola makan normal atau banyak
« peningkatan frekuensi buang air besar (BAB)
« pembesaran kelenjar tiroid
« tidak tahan udara panas
« keringat berlebihan
« pada wanita terjadi gangguan haid (sedikit dan tidak teratur)
« konsentrasi berkurang
« mata melotot (exoptalmus).

Jika tidak segera diobati, hipertiroid akan sangat berbahaya bagi jantung. Karena sifat penyakit ini kronis, maka pengobatannya berlangsung lama dan menahun.

Adapun treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TNBB Original : 8 x 60 cc ( Intensive frekuensi dengan 60 cc per 2 jam)

TNBB Extra : 6 x 60 cc ( Intensive frekuensi dengan 60 cc per 3 jam)

TNBB Pure : 4 x 60 cc ( pagi, siang, sore dan malam)

TNBB Maxidoid : 5 x 60cc (Intensive frekuensi per 4 jam)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Tahitian Noni Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Tahitian Noni Bioactive Beverage yaitu :

  1. TNBB dengan kandungan iridoid yang utama memiliki efek yaitu memperbaiki sel-sel yang rusak serta meningkatkan energi, stamina dan imunitas tubuh.
  2. TNBB bersifat adaptogen dan memiliki zat bioaktif utama yaitu Iridoid yang bekerja di tingkat gen dan dapat memperbaiki kerusakan sel serta reorganisasi sel.
  3. Merangsang kelenjar pituitary untuk menghasilkan produksi hormon thyroid yang dirangsang oleh hipotalamus dan mengontrol semua fungsi hormonal (koregulator hormon). Terletak di dasar otak tepat di bawah hipotalamus, kelenjar ini mengatur banyak produksi hormon besar di seluruh tubuh termasuk gonad, kelenjar adrenal, dan kelenjar tiroid bersifat sebagai regulasi hormon. Sehingga pemeriksaanTiroksin ( T4 dan T3) dalam batas normal.
  4. Super antioksi dan sebagai anti oksidan eksogenous (antioksi dan di dalam tubuh) yang kaya akan vitamin, mineral.
  5. Imunomodulator.
  6. Autoimun merupakan reaksi hipersensitif sistem imun tubuh terhadap sel normal. TNBB dapat bersifat Otoimun yang dapat menormalkan sistem imunitas tubuh.
  7. Iridoid juga dapat menginhibisi reaksi yang berlebihan. Iridoid sebagai anti infl amasi atau anti peradangan yang potensial dapat memperbaiki kerusakan sel dan mereorganisasi metabolisme didalam tubuh.

36. TANYA:

Saya bernama Maryono usia 48 tahun sering mengeluhkan sakit perut sebelah kanan bawah, demam, menurunnya kekebalan tubuh dan banyak lain.Dokter memberi diagnosa yaitu Colitis (Radang pada usus besar). Bagaimana Tahitian Noni Bioactive Beverage mengatasi hal ini?

JAWAB:

Bapak Maryono yang kami hormati, penyakit Radang Usus Besar sering terjadi pada masyarakat di semua umur. Banyak orang mengenali Radang Usus ini sebagai gejala usus buntu yang sangat menyakitkan. Radang pada usus ini hanya menyerang satu organ di dalam tubuh manusia yaitu organ usus buntu yang terletak dibawah usus besar. Radang usus besar (colitis) adalah penyakit yang merupakan peradangan usus besar. Gejala pada radang usus besar termasuk rasa nyeri, demam, bengkak pada jaringan usus besar, berdarah, erithema permukaan usus besar, pendarahan rektal dan ulserasi usus besar.

**Adapun Kolitis berdasarkan penyebab dapat diklasifi kasikan sebagai berikut :

a. Kolitis infeksi, misalnya : shigelosis, kolitis tuberkulosa, kolitis amebik, kolitis pseudomembran, kolitis karena virus/ bakteri/parasit.

b. Kolitis non-infeksi, misalnya : kolitis ulseratif, penyakit Crohn’s kolitis radiasi, kolitis iskemik, kolitis mikroskopik, kolitis non-spesifi k (simplecolitis). Kolitis Ulseratif (colitis ulcerative) adalah suatu penyakit yang mengenai saluran cerna khususnya usus besar dan anus, yang ditandai dengan adanya ulkus atau borok. Biasanya penyakit ini bersifat menahun dan belum diketahui penyebab pastinya.

Adapun Fungsi Usus Besar yaitu :

• Memadatkan sisa makanan dan menyimpannya dalam rektum
• Menyalurkan sisa makanan/minuman yang dicerna saluran pencernaan menuju anus dengan gerak peristaltic
• Menyerap kembali air, vitamin K, B1, B2 serta B12 serta membentuk gas N2, CO2, H2, H2S, methane (akibat fermentasi sisa polisakarida).

Lapisan selaput lender berfungsi untuk melindungi usus besar dari serangan bakteri komensal dalam usus besar. Adapun bakteri yang dominan yang terdapat di dalam usus besar yaitu Bacteroides yang dapat menyebabkan Colitis dan Kanker usus besar.

Adapun treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TNBB Original : 8 x 60cc ( Intensivefrekwensi dengan 60 cc per 2 jam )

TNBB Extra : 6 x 60 cc ( Intensivefrekwensi dengan 60 cc per 3 jam)

TNBB Pure : 4 x 60 cc ( pagi, siang,sore dan malam)

Maxidoid : 3 x 60cc ( pagi, siang danmalam)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Tahitian Noni Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Tahitian Noni Bioactive Beverage yaitu :

  1. TNBB dengan kandungan iridoid yang utama memiliki efek yaitu memperbaiki sel-sel yang rusak serta meningkatkan energi, stamina dan imunitas tubuh.
  2. TNBB bersifat adaptogen dan memiliki zat bioaktif utama yaitu Iridoid yang bekerja di tingkat gen dan dapat memperbaiki kerusakan sel didalam usus besar serta hipersensitif sel usus besar sehingga sel usus dapat bekerja dengan normal.
  3. TNBB merupakan Cell protector yang dapat melindungi sel usus besar dari kerusakan yang berulang.
  4. Iridoid juga dapat menginhibisi reaksi yang berlebihan. Iridoid sebagai anti infl amasi atau anti peradangan yang potensial dapat memperbaiki kerusakan sel dan mereorganisasi metabolism di dalam tubuh.
  5. Imunomodulator yaitu mengendalikan reaksi imunitas berlebihan yang menyebabkan usus besar sensitive.
  6. Superantioksi dan sebagai anti oksidan eksogenous (antioksidan di dalam tubuh) yang kaya akan vitamin, mineral.
  7. TNBB merupakan Anti infl ammatory yaitu mengendalikan radang pada usus besar karena sensitifi tasnya.
  8. TNBB juga merupakan anti bakteri, parasit dan jamur.

Bagaimana Cara Pencegahan Penyakit Radang Usus?

Radang usus dapat dicegah terutama masih gejala atau masih dini, pencegahan ini dapat dilakukan dengan melakukan pola hidup dengan baik dengan banyak istirahat dan diet yang sehat. Inilah beberapa langkah yang dapat Anda gunakan untuk pencegahan penyakit radang usus yaitu :

• Makan lebih sering dengan porsi yang kecil (sedikit demi sedikit).
• Mengkonsumsi makanan yang tinggi kadar vitamin dan protein serta kaya akan serat supaya mudah dicerna serta air putih yang cukup.
• Hindari makanan yang mengandung gas seperti kubis dan brokoli serta minuman beralkohol, soft drink serta produk susu. Hindari juga makanan yang berlemak seperti makanan bersantan, makanan yang di goreng karena makanan tersebut sulit dicerna oleh tubuh.
• Istirahat yang cukup dan menghindari ketegangan emosi karena stress dapat memperburuk gejala penyakit radang usus besar.
• Melakukan olahraga dengan teratur.

37. TANYA:

Saya bernama Ny. Ratnaningsih berusia 58 tahun mempunyai keluhan sulit buang besar (sembelit) atau diare tanpa sebab yang jelas. Pada saat hendak buang air besar, kadang- kadang disertai dengan pendarahan yang hebat. Dan hal ini sudah berlangsung selama 3 tahun. Di akhir – akhir tahun belakangan ini berat badan saya mengalami penurunan yang sangat drastis hingga mencapai 45 kg dari berat badan 68 kg sebelumnya. Terkadang pula saat melakukan aktivitas, saya mengalami sakit perut yang luar biasa sakitnya dan terkadang hampir pingsan. Dokter memberi diagnose Kanker Usus Besar stadium II. Bagaimana produk – produk Morinda Bioactive mengatasi hal ini?

JAWAB:

Dear Ibu Ratnaningsih yang kami kasihi, Kanker usus besar atau disebut juga kanker kolorektal merupakan salah satu jenis kanker ganas yang tumbuh pada permukaan usus besar (kolon) atau anus (rectum). Kanker usus besar adalah kanker yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan dan gaya hidup.

Adapun Penyebab Kanker Usus Besar yaitu :

  1. Pola makan yang salah yaitu banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak, junk food dan protein, serta rendah serat. Konsumsi daging merah dan daging olahan meningkatkan resiko kanker usus sebesar 35%.
  2. Obesitas atau kegemukan 3. Sering terpapar bahan pengawet maupun pewarna makanan
  3. Merokok: perokok aktif memiliki resiko kanker usus besar 1,5 - 3 kali
  4. Jarang melakukan kegiatan fisik
  5. Perubahan gen: penderita kanker usus besar mengalami perubahan gen yaitu Hereditary Nonpolyposis Colon Cancer (HNPCC).
  6. Riwayat keluarga menderita kanker usus atau polip usus atau pernah terkena kanker usus besar / polip di usus

Mekanisme terjadinya Kanker usus :

Diet tinggi lemak/daging hewani & rendah serta akan meningkatkan bakteri anaerob (bakteri jahat) sehingga memproduksi karsinogen dan lemak hewani memadat pada temperature tubuh sehingga feses memadat. Waktu feses transit di dalam usus berlangsung lama sehingga banyak zat racun di absorpsi & gesekan feses yang padat membuat lapisan dinding usus mudah lecet terjadilah peradangan. Dari peradangan tersebut yang tidak sembuh terjadilah Kanker Usus.

Gejala – gejala Kanker Usus Besar yaitu :

• Pendarahan pada usus besar yang ditandai dengan ditemukannya darah pada feses saat buang air besar
• Perubahan pada fungsi usus dengan gejala diare atau sembelit yang tidak jelas sebabnya, berlangsung lebih dari enam minggu.
• Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
• Rasa sakit di perut atau bagian belakang
• Perut masih terasa penuh, meskipun sudah buang air besar
• Rasa lelah yang terus-menerus.

Gejala kanker usus dipengaruhi juga oleh stadium kanker. Karena tingkat keparahan ditentukan oleh stadium.

• Stadium I : tumor masih di lapisan dalam usus.
• Stadium II : tumor telah lewa totot usus.
• Stadium III : tumor menyebar ke kelenjar getah bening
• Stadium IV : tumor telah bermetastase ke organ lain.

Adapun treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

Tahitian Noni Original :

4 hari pertama (hr 1 s/d 4) 1 botol per hari (60 ml per jam)
4 hari kedua (hr 5 s/d 8) 500 ml per hari (30 ml per jam)
4 hari ke 3 (hr 9 s/d 12) 250 ml per hari (15 ml per jam)
Hari ke 13 dst menjadi 120 ml per hari.

Morinda Extra : 8 x 60 cc ( Intensive frekwensi dengan 60 cc per 3 jam)

Morinda Pure : 6 x 60 cc ( pagi, siang, sore dan malam)

Maxidoid : 5 x 60cc ( pagi, siang dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Tahitian Noni Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Tahitian Noni Bioactive Beverage yaitu :

  1. Morinda Bioactive dengan kandungan iridoid yang utama dapat menghambat radikal bebas penyebab dari kerusakan sel kanker. Morinda Bioactive sebagai super antioksidan.
  2. Morinda Bioactive dapat menghambat enzim Cox-2 (enxzym yang terdapat pada saat peradangan. (memblokir kerusakan DNA)
  3. Morinda Bioactive dapat menghambat metastase (penyebaran sel kanker). Dengan cara menghambat emboli sel-sel kanker, menghambat interaksi antar sel-sel kanker, memblok ikatan antar sel-sel kanker, menghambat MMPs = metaloproteinase. MMPs merusak ECM = Extra Cellular Matriks sehingga sel-sel kanker dapat bermetastase. Dengan menghambat MMPs sel kanker tidak dapat bermetastase.
  4. Morinda Bioactive sebagai Immunomodulator yaitu mengoptimalkan imunitas tubuh dengan menginduksi NK (Natural Killer) dan sel limfosit T yang dapat membunuh (sitolitik) sel kanker. Produk lipo sakarida dapat meningkatkan respon imunitas.
  5. Memulihkan fungsi dan struktur sel TNBB karena mengandung iridoid aglikon yang dapat memulihkan fungsi dan struktur sel dengan cara mengaktifkan dan meningkatkan fungsi berbagai protein seluler bersama dengan antioksidan dapat menghambat proses mutagenesis dan karsinogensis.

38. TANYA:

Saya bernama Joseph Ricardo berusia 43 tahun sering mengeluhkan pusing, keseimbangan tidak dapat berjalan, bicara pelo dan cadel. Terakhir sewaktu melakukan pemeriksaan MRI terjadi kerusakan (infark) di otak. Dan onset serangan stroke yang kedua mengakibatkan kelumpuhan pada syaraf di pusat otak. Bagaimana produk– produk Morinda Bioactive mengatasi hal ini?

JAWAB:

Dear Bapak Joseph Ricardo yang kami kasihi, Stroke yaitu cerebrovascular accident, (CVA) adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi biokimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel saraf di otak. Kematian jaringan otak dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang dikendalikan oleh jaringan itu. Stroke adalah penyebab kematian yang ketiga di Amerika Serikat dan banyak negara industri di Eropa (Jauch, 2005).

Gejala – gejala stroke yaitu :

Tiba-tiba kepala sakit, pingsan dengan tiba-tiba, mati rasa pada bagian muka, lengan, lutut salah satu bagian tubuh dan mulut tidak simetris, sulit berbicara dan kemungkinan tidak sadarkan diri atau bingung, tiba-tiba terjatuh, pandangan mata kabur, pupil mata berbeda ukurannya, sulit bernapas, sulit mengunyah, bicara dan menelan, tidak dapat mengontrol buang air kecil atau BAB, denyut nadi terasa kuat dan justru melemah. Penyebab Stroke yaitu : Aterosklerosis, Hipertensi, Diabetes mellitus, Penyakit jantung, Rokok, Polisitemia, Riwayat stroke sebelumnya, Obesitas, Dislipidemia, Kurang gerak badan.

Adapun treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement : 8 x 60 cc ( Intensive Frekwensi dengan 60 cc per 2 jam)

Morinda Extra : 6 x 60 cc ( Intensive frekwensi dengan 60 cc per 3 jam)

Morinda Pure : 4x 60 cc ( pagi, siang,sore dan malam)

Maxidoid : 3 x 60cc ( pagi, siang dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Tahitian Noni Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Adapun peranan Tahitian Noni Bioactive Beverage yaitu :

  1. Meregenerasi sel-sel yang sakit
  2. Imunomodulator
  3. Homeostasis sel
  4. Fungsionalisasi protein seluler-> memodifi kasi konformasi aneka protein seluler terutama enzim sel-> sangat vital menjaga homeostatis sel
  5. Super anti oksidan— menetralkan radikal bebas.

Terapi supportif yang dapat diberikan yaitu : * Terapi bersifat spiritual dan emosi:

  • Memperbaiki pola makan
  • Diet serat larut seperti beras merah, jagung, gandum dan oat, kacang kedele dan produknya, kacangkacangan (biji kenari dan kacang mede)
  • Makanan pencegah stroke yang banyak mengandung asam folat, vit.B6, B12, Ribofl avin, Vit.C, E, betakaroten, Kalium dan Zinc.
  • Konsumsi buah dan sayur minimal 5 saji sehari.
  • Kurangi asupan Natrium (garam)
  • Batasi makanan tinggi lemak jenuh dan trans fatty acid seperti kue-kue, makanan gorengan, krakers, telur, dan mentega serta memperbanyak konsumsi protein nabati.
  • Utamakan konsumsi karbohidrat kompleks : nasi, jagung, kentang, sereal, roti gandum, dari pada gula.

39. TANYA:

Saya bernama Gunawan berusia 46 tahun sering mengeluhkan sakit pada persendian kaki dan tangan. Dokter memberi dignosa itu Asam urat. Bagaimana produk-produk Morinda Bioactive mengatasi hal ini?

JAWAB:

Dear Bapak Gunawan yang kami kasihi, Asam Urat yaitu penyakit yang timbul akibat meningkatnya kadar Asam Urat yaitu karena terlalu banyak mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung banyak purin. Purin merupakan zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari makhluk hidup.

Normalnya, asam urat memiliki batasan dalam produksinya yaitu pada pria asam urat dalam darah memiliki batasan normal 7,0 mg/ dL, sedangkan pada wanita kadar asam urat dalam darah, batasan normalnya adalah 5,7 mg/dL.

Penyakit Asam urat ini lebih banyak menyerang pria ketimbang wanita, hal ini disebabkan oleh hormon estrogen yang dimiliki wanita yang dapat membantu mengeluarkan zat purin berlebih di dalam tubuh .

Penyebab asam urat :

  1. Banyak mengkonsumsi zat yang mengandung purin secara berlebihan, contohnya terlalu banyak mengkonsumsi sea food seperti cumi, udang, lobster, dan lain-lain
  2. Selain makanan ,jenis minuman seperti alkohol juga kaya akan kandungan purin.
  3. Penyebab asam urat bisa juga karena obesitas dan pernyakit darah.Karena pada orang gemuk dapat membuat proses penguraian purin menjadi asam urat lebih cepat sehingga mudah mengalami penumpukan.
  4. Kristal asam urat yang berlebih menumpuk di persendian.
  5. Akibatnya sendi kita terasa nyeri, membengkak ,meradang, panas dan kaku.

Adapun treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement : 5 x 60 cc ( Intensive frekwensi per 3 jam)

Morinda Extra : 4 x 60 cc ( pagi, siag, sore dan malam)

MorindaPure : 3x 60 cc ( pagi, siang dan malam)

Maxidoid : 2 x 60cc (pagi, dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Tahitian Noni Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Tahitian Noni Bioactive Beverage yaitu :

  1. TNBB berperan dengan sifat adaptogennya yaitu : meregulasi gen dan meregulasi enzim.
  2. TNBB bannyak mengandung vitamin (A, C, E) serta kaya akan mineral serta mempunyai kandungan kalium yang dapat menetralkan pH tubuh.
  3. Pencegahan mutasi gen akibat perusakan oleh radikal bebas( Superoksidase Dismutase) oleh mineral seperti Mangan, Selenium dan Cuprum sebagai super antioksidan yang tinggi dapat mencegah difi siensi enzim HGPRT (penyebab asam urat).
  4. Menginduksi enzim DNA repair ->memperbaiki bio molekular yang rusak, serta dapat meregenerasi sel – sel yang rusak.
  5. Menghambat kerja enzim Xantin Oksidase (XO) ->dapat mencegah pembentukan asam urat. Adapun bioaktifnya yaitu: quersitin, iridoidglikoside.
  6. TNBB bersifat anti peradangan serta anti nyeri (analgesic) yang kuat. Adapaun Bioaktif yang terdapat di dalam TNBB yaitu: lignan, neolignan, pinoresinol, fl avonal, kumarin, aromatic vanili.

40. TANYA:

Saya bernama Riswandi berusia 43 tahun sering mengeluhkan bau mulut pada saat berpuasa dibulan Ramadhan ini. Yang ingin saya tanyakan apakah product-product Morinda dapat mengatasi gangguan bau mulut dan bagaimana cara mengkonsumsinya?.

JAWAB:

Masalah bau mulut merupakan masalah yang cukup serius bagi sebagian orang dan menyebabkan gangguan kesehatan. Bau mulut yang terjadi dalam proses jangka panjang dapat menyebabkan seseorang menjadi tidak percaya diri dan bisa menjadi pertanda bagi suatu penyakit, seperti Diabetes, penyakit jantung, gagal ginhjal, gangguan Liver, ganguan pencernaan dan sebagainya. Tanda-tanda terjadinya bau mulut biasanya kibat terganggunya keseimbangan asam mulut seperti air liur kental, mulut kering, dan rasa tidak nyaman saat bicara. Selain itu, lawan bicara akan terlihat gelisah dan mengambil jarak dalam berbicara. Bisa juga seseorang akan mengeluh akan bau yang tidak enak yang tercium dan berasal dari mulut kita. Terdapat dua jenis halitosis yaitu transent dan persistent. bau mulut transient bersifat sementara dan biasanya hilang dengan berkumur dan menyikat gigi. Sedangkan bau mulut persistent merupakan kondisi serius dimana masalahnya lebih permanen. bau mulut transient dapat diatasi dengan menjaga kerbersihan mulut, menjaga kesehatan gigi dan perubahan gaya hidup. Di lain pihak, bau mulut persistent memerlukan perawatan untuk mendiagnosa masalah yang mendasarinya.

Berikut beberapa penyebab bau mulut (halitosis) yaitu :

  1. Makanan Konsumsi makanan seperti bawang putih, bawang merah, atau petai dapat menyebabkan bau mulut. Kandungan makanan tersebut akan ditransfer ke udara yang kemudian dihembuskan melalui hidung. Bau mulut yang disebabkan makanna munkgin bertahan hingga 72 jam.
  2. Kebersihan mulut yang tidak terjaga dan penyakit periodontal Kebersihan mulut yang buruk mengakibatkan akumulasi sisa makanan dalam mulut. Berbagai jenis bakteri dalam mulut kemudian menguraikan sisa makanan dan melepaskan gas hydrogen sulfida yang menyebabkan bau busuk. Jarang menyikat gigi menyebabkan bakteri dan partikel makanan membentuk lapisan lengket tidak berwarna pada gigi. Seiring waktu, lapisan ini semakin menumpuk sehingga membentuk plak dan memicu kerusakan gigi serta penyakit periodontal.

Adapun treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement : 3 x 60 cc (pagi, saign dan malam)

Morinda Extra : 3 x 45 cc ( pagi, siag dan malam)

MorindaPure : 2 x 60 cc ( pagi dan malam)

Maxidoid : 3 x 30cc (pagi, siang dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter per hari karena Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mudah larut dalam air dan agar komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Tahitian Noni Bioactive Beverage yaitu:

  1. TNBB merupakan bioactive yang aman yang kaya akan vitamin dan mineral.
  2. TNBB merupakan anti bakteri yang dapat membunuh kuman penyebab bau mulut.
  3. TNBB dapat menetralkan pH asam menjadi basa.
  4. TNBB mengandung zat boaktif iridoid yang bersifat adaptogen.
  5. TNBB melancarkan sirkulasi darah dengan menstimulasi NO sehingga asupan oksigen optimal sehingga bakteri anaerob tidak berkembang.
  6. TNBB meningkatkan imunitas tubuh sehingga bakteri pathogen tidak berkembang.
  7. TNBB dapat meningkatkan kesehatan tubuh dan mengatasi berbagai penyakit yang dapat menimbulkan halitosis dan BB.

Penanganan halitosis yaitu: « Menjaga kebersihan mulut, gigi, ;idah dan gusi. « Menghindari makanan pemicu halitosis serta mengkonsumsi ari yang cukup. « Stop merokok, alkohol dan kafein. Selektif memilih anti septic mulut karena dapat membunuh kuman yang baik. « Mengatasi penyakit yang menimbulkan halitosis.

41. TANYA:

Saya seorang ibu rumah tangga mempunyai anak yang berumur 3 tahun sering mengeluhkan batuk dan pilek selama 4 hari serta sangat rewel. Dan saya sering bawa ke dokter spesialis anak, serta dokter memberi diagnosa ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Yang ingin saya tanyakan yaitu bagaimana produk – produk Morinda Bioactive Beverage dapat mengatasi keluhan di atas serta bagaimana cara mengkonsumsinya?

JAWAB:

Batuk dan pilek merupakan problem kesehatan yang paling sering dialami anak-anak. Frekuensi kekambuhannya pun menduduki peringkat awal dibanding penyakit lain. Batuk dan pilek merupakan gejala utama common cold atau sering kita sebut flu. Flu merupakan penyakit yang paling sering terjadi pada bayi dan anak. Common cold bagian dari penyakit infeksi saluran pernafasan akut atau sering disebut ISPA. ISPA adalah kumpulan dari berbagai macam penyakit infeksi pada saluran pernafasan baik bagian atas maupun saluran nafas bagian bawah. Penyebab terjadinya batuk dan pilekdapat dibedakan karena infeksi atau alergi. Infeksi disebabkan oleh kuman, mikroba atau virus. Namun penyebab terbesar adalah virus.

Adapun treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement : 4 x 60 cc (pagi, siang, sore dan malam)

Morinda Extra : 4 x 45 cc (pagi, siang, sore dan malam)

Morinda Pure : 3x 60 cc (pagi, siang dan malam)

Maxidoid : 4 x 30cc (pagi, siang, sore dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage yaitu :

• TNBB merupakan anti bakteri yang dapat membunuh kuman penyebab Infeksi Saluran Pernafasan Akut.
• TNBB melancarkan sirkulasi darah dengan menstimulasi Nitric Oxide sehingga asupan oksigen optimal sehingga bakteri anaerob tidak berkembang.
• TNBB merupakan anti virus yang dapat meningkatkan immune system (stamina tubuh)
• TNBB merupakan bioactive yang aman yang kaya akan vitamin dan mineral.
• TNBB mengandung zat bioaktif iridoid yang bersifat adaptogen.

42. TANYA:

Saya adalah seorang karyawan berusia 34 tahun yang bekerja di Badan Usaha Milik Negara, selama 1 bulan belakangan ini saya sering mengeluhkan penyumbatan pada rongga hidung dan terasa nyeri serta sakit pada bagian hidung atas. Dokter memberi diagnosis yaitu Sinusitis. Yang ingin saya tanyakan yaitu bagaimana produkproduk Morinda Bioactive Beverage dapat mengatasi keluhan diatas serta bagaimana cara mengkonsumsinya?

JAWAB:

Sinusitis adalah peradangan, atau pembengkakan, dari jaringan yang melapisi sinus. Biasanya sinus berisi udara, tetapi ketika sinus tersumbat dan berisi cairan, kuman (bakteri, virus, dan jamur) dapat berkembang dan menyebabkan infeksi. Sinusitis berasal dari akar bahasa Latinnya, akhiran umum dalam kedokteran itis berarti peradangan karena itu sinusitis adalah suatu peradangan sinus paranasal.

Secara klinis sinusitis dibagi atas berbagai jenis, termasuk:

  1. Sinusitis akut: Sebuah kondisi mendadak seperti gejala seperti pilek, hidung tersumbat dan nyeri wajah yang tidak hilang setelah 10 sampai 14 hari. Sinusitis akut biasanya berlangsung 4 minggu atau kurang.
  2. Sinusitis subakut: Sebuah peradangan yang berlangsung 4 sampai 8 minggu.
  3. Sinusitis kronis: Suatu kondisi yang ditandai dengan gejala radang sinus yang berlangsung 8 minggu atau lebih.
  4. Sinusitis berulang: Beberapa serangan dalam setahun. Peradangan pada sinus ini menyebabkan penimbunan lendir di rongga sinus dan menjadi media pertumbuhan bakteri.

Berikut beberapa gejala sinusitis yang dapat terjadi :

• Nyeri dan merasa tertekan pada wajah
Nyeri tumpul berdenyut atau tekanan yang merupakan tanda utama sinusitis terjadi akibat tekanan yang ditimbulkan oleh jaringan yang meradang pada ujungujung saraf di dinding dalam sinus Anda. Sinusitis frontalis menyebabkan nyeri dahi atau sakit kepala. Sinusitis maksilaris menyebabkan nyeri pipi yang dapat menjalar ke gigi di rahang atas. Sinusitis etmoidalis menyebabkan nyeri di antara mata. Sinusitis sfenidalis menyebabkan nyeri di belakang mata, di puncak kepala, atau di sepanjang tengkuk.

• Hidung tersumbat
Pembengkakan selaput hidung dan peningkatan pembentukan lender menyebabkan Anda sulit bernafas melalui hidung. Penyumbatan ini dapat mengenai satu atau kedua sisi hidung.

• Postnasal drip
Lendir secara normal mengalir dalam jumlah kecil kedalam hidung dan turun kebelakang tenggorokan sebelum tertelan. Selama infeksi produksi lender meningkat, lebih kental dan berwarna kuning atau hijau. Perubahan warna lender disebabkan oleh campuran bakteri dan sel darah putih, sebagai tanda bahwa tubuh telah melawan infeksi yang berlangsung. Lendir yang kental dan berwarna hijau ini sering kali turun ketenggorokan dan disebut postnasal drip.

• Berkurangnya daya penciuman
Membengkaknya selaput di hidung dapat menghambat molekul bau yang Anda hirup mencapai reseptor penciuman sehingga daya penciuman Anda menjadi berkurang.

• Berkurangnya daya pengecap
Indra pengecapan yang normal bergantung pada keutuhan sensasi penciuman. Sehingga terganggunya indra penciuman akan menyebabkan berkurangnya fungsi indra pengecap.

• Napas berbau
Lendir kehijauan yang terinfeksi mengandung bakteri dan bahan buangan yang mengeluarkan aroma yang tidak enak.

• Batuk
Ketika lender mengalir kebagian belakang tenggorokan, mungkin akan menyentuh pita suara dan memicu respon batuk.

Adapun treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement : 4 x 60 cc (pagi, siang, sore dan malam)

Morinda Extra :6 x 30 cc ( Intensive frekwensi per 3 jam sekali)

Morinda Pure : 5x 30 cc (Intensive frekwensi per 4 jam sekali)

Maxidoid : 4 x 30cc ( pagi, siang, sore dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage yaitu :

• TNBB merupakan anti bakteri yang dapat membunuh kuman penyebab Sinusitis (peradangan pada sinus paranasal).
• TNBB melancarkan sirkulasi darah dengan menstimulasi Nitric Oxide sehingga asupan oksigen optimal sehingga bakteri anaerob tidak berkembang.
• TNBB merupakan anti virus yang dapat meningkatkan immune system (stamina tubuh).
• TNBB merupakan bioactive yang aman yang kaya akan vitamin dan mineral yang dapat merevitalisasi sel-sel (meregenerasi sel – sel yang rusak).
• TNBB mengandung zat bioaktif iridoid yang bersifat adaptogen.

Berikut ini adalah cara pencegahan penyakit sinustis :

• Biasakan mencuci tangan sesering mungkin untuk menghindari bakteri menempel di tangan dan menimbulkan alergi serta menjaga lingkungan agar tetap bersih.
• Mencegah stress dan mengkonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, terutama sayur dan buah yang dapat menguatkan system kekebalan tubuh sehingga akan mencegah terjadinya paparan allergen penyebab Sinusitis.
• Menjaga kondisi sinus agar tetap kering dan bersih dengan minum air yang cukup agar cairan hidung tetap encer.
• Menghindari zat-zat yang menyebabkan alergi yang terdapat di lingkungan, seperti debu, asap rokok, bahan kimia, dan lain-lain.
• Melakukan olah raga secara teratur karena jika tubuh kuat maka segala sumber penyakit tidak akan mudah menyerang tubuh.

43. TANYA:

Saya adalah seorang ibu yang berusia 28 tahun mempunyai keluhan yaitu mengalami infeksi saluran kemih selama 3 bulan belakangan ini. Dokter memberi diagnosa yaitu Infeksi Saluran Kemih (Cystitis). Yang ingin saya tanyakan yaitu bagaimana produk-produk Morinda Bioactive Beverage dapat mengatasi keluhan diatas serta bagaimana cara mengkonsumsinya?

JAWAB:

Cystitis atau sering disebut dengan Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi bakteri yang terjadi pada saluran kemih. Infeksi Saluran Kemih merupakan kasus penyakit yang sering terjadi dalam dunia kedokteran. Cystitis adalah istilah yang mengacu pada peradangan kandung kemih yang dihasilkan dari salah satu dari sejumlah sindrom yang berbeda. Hal ini paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri. Walaupun terdiri dari berbagai cairan, garam, dan produk buangan, biasanya urine tidak mengandung bakteri. Jika bakteri menuju kandung kemih atau ginjal dan berkembang biak dalam urin, terjadilah ISK. Jenis Infeksi Saluran Kemih yang paling umum adalah infeksi kandung kemih yang sering juga disebut sebagai sistitis. Gejala yang dapat timbul dari ISK yaitu perasaan tidak enak berkemih (disuria, didalam bahasa Jawa sering disebut anyang-anyangan). Infeksi Saluran Kemih lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria.

Adapun gejala dari Infeksi Saluran Kemih yaitu :

• Tekanan di bagian bawah pinggul
• Nyeri buang air kecil (disuria)
• Sering buang air kecil (poliuria) atau kebutuhan mendesak untuk buang air kecil (urgen sikemih)
• Keseringan untuk buang air kecil pada malam hari (nokturia)
• Urin berwarna keruh atau berdarah dan sakit perut pada bagian bawah.

Adapun treatment Morinda Liquid Supplement yang dapat diberikan yaitu :

Morinda Original : 4 x 120 cc (pagi, siang, sore dan malam)
Morinda Extra : 3 x 120 cc (pagi, siang dan malam)
Morinda Pure : 6x 60 cc (Intensive frekwensi per 3 jam sekali)
Maxidoid : 5x 60cc (Intensive frekwensi per 4 jam sekali)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Liquid Supplement yaitu :

• Merupakan antibakteri yang dapat membunuh kuman penyebab Cystitis (peradangan pada saluran kemih).
• Melancarkan sirkulasi darah dengan menstimulasi Nitric Oxide sehingga asupan oksigen optimal sehingga bakteri anaerob tidak berkembang.
• Merupakan anti virus yang dapat meningkatkan immune system (stamina tubuh) dan energi.
• Merupakan bioactive yang aman yang kaya akan vitamin dan mineral yang dapat merevitalisasi sel-sel (meregenerasi sel-sel yang rusak), sehingga infeksi/ peradangan tidak terjadi kembali.
• Mengandung zat bioaktif iridoid yang bersifat adaptogen.

Berikut ini adalah cara pencegahan penyakit Cystitis yaitu :

• Minum air
Minum air putih sebanyak delapan gelas sehari adalah cara pertama untuk mencegah infeksi saluran kemih. Sebab air putih dapat membantu saluran kemih dari bakteri yang menyebabkan infeksi.
• Menahan berkemih
Jangan pernah menahan berkemih jika memang kandung kemih sudah menampung banyak urine. Segera pergi kekamar mandi untuk mencegah timbulnya bakteri yang memicu iritasi dan infeksi.
• Kebersihan
Jangan malas untuk mengganti pakaian dalam dan mengenakan bawahan yang tidak terlalu ketat. Ketika selesai mencuci organ kewanitaan setelah buang air, keringkan sebelum memakai kembali pakain dalam dan bawahan.Kebersihana dalah tips utama untuk mencegah infeksi saluran kemih.
• Pakaian dalam
Sementara untuk pakaian dalam, pilihlah yang berbahan katun dan nyaman ketika dipakai. Sebab beberapa bahan celana dalam justru sifatnya mengganggu gerak dan bisa memicu iritasi.
• Menjaga kebersihan organ kewanitaan dalam kondisi biasa dan saat menstruasi.
Diusahakan agar tetap kering dan bersih sehingga bakteri dan kotoran tidak mudah menempel di vagina.

44. TANYA:

Saya adalah seorang pensiunan BUMN yang berusia 62 tahun mendapatkan keluhan Cacar air (Varicella). Yang ingin saya tanyakan yaitu bagaimana produk-produk Morinda Bioactive Beverage dapat mengatasi keluhan di atas serta bagaimana cara mengkonsumsinya?

JAWAB:

Cacar air atau Varicella simplex adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus varicella-zoster. Penyakit ini disebarkan secara aerogen. Cacar air atau Varicella adalah penyakit menular yang disebabkan infeksi virus varicella-zoster. Penyakit ini cukup lama pemulihannya, sehingga sering kali membuat anak terpaksa ‘cuti panjang’ dari sekolah.

Adapun gejala- gejala yang terjadi yaitu : demam, nafsu makan berkurang kadangkadang disertai batuk kering, cepat lelah, lesu, dan lemah. Pada kasus yang lebih berat, dapat muncul nyeri sendi dan sakit kepala dan pusing. Dalam waktu sekitar 24 jam, akan muncul bercak kemerahan pada kulit yang berukuran kecil, di sekitar dada, perut,atau punggung dan diikuti oleh bagian tubuh lainnya,anggota gerak dan termasuk wajah. Kemerahan pada kulit ini lalu berubah menjadi lenting berisi cairan dengan dinding tipis.

Dalam perjalanan penyakit ini akan didapat tanda yang khas, yaitu dalam waktu yang bersamaan gambarannya adalah kemerahan, timbul bintil, bintil berisi cairan, dan keropeng kering. Tanda ini disebut polimorf. Ruam kulit ini mungkin terasa agak nyeri atau gatal sehingga dapat tergaruk tak sengaja. Jika lenting ini dibiarkan maka akan segera mengering membentuk keropeng (krusta) yang nantinya akan terlepas dan meninggalkan bercak di kulit yang lebih gelap (hiperpigmentasi). Bercak ini lamakelamaan akan pudar sehingga beberapa waktu kemudian tidak akan meninggalkan bekas lagi.

Cara penularannya dapat terjadi 24 jam sebelum gejala penyakit muncul. Virus cacar air ditularkan melalui percikan air liur atau kontak langsung dengan cairan dari bintil pada kulit penderita dan benda-benda yang terkontaminasi oleh cairan tersebut. Masa inkubasi penyakit ini sekitar 10 - 21 hari.

Adapun treatment Morinda Liquid Supplement yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement: 8 x 60 cc (Intensive frekwensi 60 cc per 2 jam)

Morinda Extra :6 x 60 cc (Intensive frekwensi 60 cc per 3 jam)

Maxidoid : 5 x 60 cc (Intensive frekwensi 60 cc per 4 jam)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karenaMorinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage yaitu :

•TNBB merupakan anti virus yang dapat membunuh virus Varicella- zoster serta dapat meningkatkan immune system (stamina tubuh) dan energy.
•TNBB merupakan bioactive yang aman yang kaya akan vitamin dan mineral yang dapat merevitalisasi selsel ( meregenerasi sel – sel yang rusak), sehingga infeksi/ peradangan tidak terjadi kembali.
•TNBB mengandung zat bioaktif iridoid yang bersifat adaptogen dan dapat mempercepat proses penyembuhan luka akibat infeksi dari virus cacar air.

Berikut ini adalah cara pencegahan penyakit Varicella yaitu :

Untuk mencegah tejadinya infeksi bakteri serta komplikasi akibat serangan cacar air dapat dilakukan beberapa usaha berikut ini antara lain :

  • Menjaga kebersihan tangan dengan rajin mencuci tangan dengan sabun
  • Memotong kuku yang panjang dan mengikir kuku yang tajam
  • Sering mandi atau mencuci kulit dengan sabun anti kuman
  • Sering mengganti pakaian jika sudah dirasa kotor atau tidak nyaman
  • Nutrisi/Makanan yang dapat meningkatkan system kekebalan tubuh yaitu :
    • Makanan yang kaya akan kandungan vitamin A,B kompleks, vitamin C dan E. Terdapat pada : ubi jalar, kiwi, wortel, kentang, bawang bombay, tomat, labu kuning, cabe merah dan paprika merah.
    • Makanan yang kaya kandungan mineral seperti seng, selenium dan kalsium, dapat dijumpai pada:
    umbi bit, alpukat, bayam, asparagus, sawi, kembang kol, brokoli, kubis, buah-buahan nanas, pepaya, jambu biji, melon, jeruk, markisa, pisang, anggur, apel, mangga, jeruk bali, lemon, jeruk nipis, stroberi.
    • Makanan yang kaya omega 3 dari ikan laut (tuna, makarel, salmon) dan kacang-kacangan.
    • Makanan berprotein tanpa lemak dari ikan laut dan daging hewani lainnya (ayam kampung, kambing).
  • Melakukan Olahraga secara teratur.
  • Istirahat yang cukup.

45. TANYA:

Saya adalah seorang remaja pria yang berusia 19 tahun mendapatkan keluhan Leukemia. Pertama kali yang saya mendapatkan keluhan penyakit saat berusia 15 tahun. Yang ingin saya tanyakan itu bagaimana product – product Morinda Bioactive Beverage dapat mengatasi keluhan diatas serta bagaimana cara mengkonsumsinya?

JAWAB:

Leukemia dalam bahasa Yunani leukos artinya “putih”; aima artinya “darah”, atau lebih dikenal sebagai kanker darah merupakan penyakit dalam klasifi kasi kanker dengan istilah medis yaitu neoplasma pada darah atau sumsum tulang yang ditandai oleh perbanyakan secara tidak normal atau transformasi maligna dari sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid, umumnya terjadi pada leukosit (sel darah putih). Sel-sel normal di dalam sumsum tulang digantikan oleh sel tak normal atau abnormal. Sel abnormal ini keluar dari sumsum dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Sel leukemia mempengaruhi hematopoiesis atau proses pembentukan sel darah normal dan imunitas tubuh penderita.

Beberapa faktor penyebab diketahui dapat menimbulkan Leukemia:

Jenis kelamin pria, Usia> 50 tahun, Sindrome genetic yaitu sindrom Down, Pengaruh Radiasi, Ras & etnis, Riwayat keluarga, Bahan dan Zat – zat kimia, Obat-obatan serta Virus dan Kemoterapi.

Adapun treatment Morinda Liquid Supplement yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement : 8 x 60 cc (Intensive frekwensi 60 cc per 2 jam)

Morinda Extra : 6 x 60 cc (Intensive frekwensi 60 cc per 3 jam)

Maxidoid : 5 x 60 cc ( Intensive frekwensi 60 cc per 4 jam)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage yaitu :

  1. TNBB sebagai super antioksidan. TNBB dapat memproteksi sel-sel darah putih, memproteksi hati dengan menghambat gangguan enzim sitokrom hati CP 450, memproteksi sel endotel pembuluh darah, memproteksi sel dari kerusakan oksidasi, serta memproteksi terhadap TBA-RS= TioBarbiturat acid Reactive Subtance.
  2. Mengaktifkan enzim antioksidan tubuh yaitu Katalase, Glutation peroksidase, SOD atau superoksida dismutase
  3. TNBB sebagai antioksidan mengandung: vitamin C, E dan A serta selenium.
  4. Mengaktifkan enzim DNA repair karena TNBB mengandung 17 asam amino esensial.
  5. TNBB dapat mencegah metastase dengan Menghambat MMPs = Metaloproteinase yang merusak matriks ekstraseluler, menghambat interaksi antar sel-sel kanker. TNBB mengandung mineral Ca yang mencegah sel kanker memisahkan diri dari induk sel kanker, menghambat metastase karena TNBB mengandung beta sitosterol dan limonene.

46. TANYA:

Saya adalah seorang Ibu Rumah Tangga mengalami keluhan demam tinggi hingga menggigil sampai 39.5C. Dokter memberi diagnose yaitu Thyphus Abdominalis. Yang ingin saya tanyakan yaitu bagaimana product – product Morinda Bioactive Beverage dapat mengatasi keluhan diatas serta bagaimana cara mengkonsumsinya?

JAWAB:

Demam tifoid merupakan penyakit infeksi menular yang dapat pada terjadi anak-anak dan orang dewasa pada semua golongan status sosial. WHO memperkirakan jumlah kasus demam tifoid seluruh dunia mencapai 16 – 33 juta dengan 500-600 ribu kematian tiap tahunnya.Insidens demam tifoid di setiap daerah terkait dengan sanitasi lingkungan, air bersih dan sampah.

Demam tifoid adalah suatu penyakit sistemik akut yang disebabkan oleh infeksi kuman Salmonella typhi dan Salmonella paratyphi. Kuman masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang tercemar kuman Salmonella dan tertelan masuk ke lambung dan seterusnya masuk ke dalam usus dan di usus kuman berkembang biak. Makanan dan minuman tercemar kuman Salmonella dihinggapi oleh vector lalat lalu dikomsumsi oleh penderita. Feses atau urin penderita pembawa kuman yang mencemari makanan atau minuman dalam satu keluarga. Selang waktu antara masuknya bakteri ke dalam tubuh hingga munculnya gejala (masa inkubasi) berlangsung selama 8-14 hari, serta bergantung pada banyaknya bakteri yang masuk ke dalam tubuh.

Pada minggu pertama, gejalanya menyerupai penyakit infeksi akut pada umumnya seperti demam (suhu tubuh meningkat terutama sore dan malam hari), sakit kepala, mual, muntah, nafsu makan menurun, sakit perut, diare pada anakanak, atau sembelit pada orang dewasa. Pada minggu kedua, gejala menjadi lebih jelas yaitu demam yang tinggi terus-menerus, nafas berbau tak sedap, kulit kering, rambut kering, bibir kering pecah-pecah, lidah ditutupi selaput putih kotor, pembesaran hati dan limpa serta terasa nyeri bila diraba, perut kembung. Selain pemeriksaan fi sik oleh dokter, juga sangat diperlukan pemeriksaan laboratorium untuk menunjang diagnosis demam tifoid seperti Kultur Gal, Widal, atau Anti-Salmonella Typhi IgM.

Adapun treatment Morinda Liquid Supplement yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement :
8 x 60 cc (Intensive frekwensi 60 cc per 2 jam)
Morinda Extra :
6 x 60 cc (Intensive frekwensi 60 cc per 3 jam)
Maxidoid :
5 x 60 cc ( Intensive frekwensi 60 cc per 4 jam)

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage yaitu :

  1. TNBB merupakan anti mikroba (anti bakteri).
    TNBB mengandung zat bioaktif yang bersifat antimikroba yaitu etanol, methanol dan asetilasetat.
  2. TNBB sebagai anti candida
    Membunuh virus, bakteri atau pun jamur yaitu Quersetin sebagai zat bioaktif yangdapat membunuh jamur kandida.
  3. TNBB merupakan Anti infl amasi (Anti peradangan). TNBB dapat mengatasi peradangan usus sehingga mencegah perdarahan usus. Mekanismenya yaitu menghambat enzim Cox-2 inhibitor dan enzim Lox-5 inhibitor.
  4. TNBB dapat menginduksi energi.
    TNBB kaya dengan asam amino esensial, vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh yang sakit. Dapat memulihkan kondisi tubuh penderita demam tifoid.
  5. Imunomodulator
    Yaitu TNBB dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga tubuh mampu melawan kuman Salmonella tiphi.

Pencegahan Demam Tifoid yaitu :

• Dengan menjaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air bersih
• Menjaga kebersihan lingkungan.
• Sanitasi MCK (mandi,cuci dan kakus).
• Sanitasi sumber air minum.
• Mengkonsumsi makanan yang higenis.
• Imunisasi vaksin tifoid.
• Konsumsi TNBB secara rutin.

47. TANYA:

Saya adalah seorang ibu berusia 59 tahun yang berprofesi sebagai pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sering mengeluhkan sakit di bagian nyeri tulang punggung, dan tiba – tiba ketika berdiri, tulang terasa sangat lemah dan akhirnya dapat terjatuh sehingga menimbulkan sakit yang luar biasa. Dokter memberi diagnosa yaitu Osteoporosis. Yang ingin saya tanyakan yaitu bagaimana produk – produk Morinda Bioactive Beverage dapat mengatasi keluhan diatas serta bagaimana cara mengkonsumsinya?

JAWAB:

Osteoporosis yaitu suatu penyakit tulang yang ditandai dengan berkurangnya massa tulang dan kelainan mikro arsitektur jaringan tulang, dimana menyebabkan meningkatnya kerapuhan tulang sehingga dapat terjadi fraktur tulang. Dapat terjadi pada setiap umur kehidupan. Satu dari dua wanita akan mengalami osteoporosis. Insidensi osteoporosis pada wanita lebih banyak daripada laki-laki dan sangat erat berhubungan dengan fase menopause. Pada laki-laki hanya 1 kasus osteoporosis dari 50 orang laki-laki. Data penelitian Departemen Kesehatan (DEPKES) tahun 2006, menunjukkan bahwa 1 dari 5 orang Indonesia rentan terkena penyakit osteoporosis.

Jenis – jenis Osteoporosis yaitu :

  1. Osteoporosis postmenopause yang terjadi karena kekurangan estrogen (hormon wanita) yang mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang pada wanita. Adapun gejalanya timbul pada wanita berusia 51- 67 tahun. 2. Osteoporosis senilis yang terjadi akibat kekurangan kalsium yang terkait dengan usia. Dimana gejalanya yaitu ketidak seimbangan diantara kecepatan hancurnya tulang dan pembentukan tulang yang baru. Umumnya terjadi pada usia diatas 70 tahun dan frekwensinya 2 kali lebih sering menyerang wanita.
  2. Osteoporosis sekunder yang terjadi kurang dari 5% penderita osteoporosis. Gejalanya disebabkan oleh penyakit lain yaitu: gagal ginjal kronis, kelainan hormonal (tiroid, paratiroid dan adrenal). Pemberian obat-obatan seperti kortikosteroid, barbiturat, anti-kejang dan hormontiroid yang berlebihan). Serta sering mengkonsumsi alkohol dan merokok dapat memperburuk keadaan osteoporosis.
  3. Osteoporosis juvenil idiopatik yaitu Osteoporosis yang penyebabnya tidak diketahui, terjadi pada anak-anak dan dewasa muda.

Adapun treatment Morinda Liquid Supplement yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement : 6 x 60 cc (Intensive frekwensi 60 cc per 3 jam)
Morinda Extra : 4 x 60 cc (pagi, siang, sore dan malam)
Maxidoid : 3 x 60 cc ( pagi, siang dan malam).

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage yaitu :

• TNBB merupakan sumber nutrisi yang kaya akan vitamin dan mineral yang dapat mencegah terjadinya Osteoporosis (Kerapuhan Tulang). TNBB merupakan anti infl amasi (anti peradangan). Vitamin dan Mineral yang terdapat di dalam TNBB dapat meningkatkan kepadatan tulang sehingga tulang tidak mudah rapuh.
• TNBB dapat mengatasi peradangan dan berperan sebagai anti nyeri. Mekanismenya yaitu menghambat enzim Cox-2 inhibitor dan enzim Lox-5 inhibitor.

Sumber Vitamin D

Vitamin D2 (ergocalciferol) terdapat pada jamur, ikan cod, tuna dan salmon. Vitamin D yang berasal dari makanan, suplemen dan paparan sinar matahari bersifat inaktif dan diproses pertama di organ hati kemudian di Hati dirubah menjadi -> Calcidiol yang banyak tersedia di dalam tubuh. Selanjutnya, proses kedua terjadi terutama di ginjal-> vitamin D aktif- >calcitriol-> vitamin D yang membantu penyerapan kalsium. Proses pengubahan calcidiol menjadi calcitrol->hormon paratiroid (PTH)-lah yang merangsang ginjal. Bila banyak calcidiol di dalam tubuh->banyak hormon paratiroid yang dilepaskan->hormon paratiroid merangsang pembentukan osteoclast ->menyebabkan pengeroposan tulang.

Pencegahan Osteoporosis yaitu :

  1. Melakukan olah raga dengan beban olahraga menggunakan alat beban, berjalan dan menaiki tangga yang dapat meningkatkan kepadatan tulang.
  2. Gaya hidup yang sehat seperti : Menghindari rokok, alkohol, kopi, minuman bersoda, dan daging merah dapat memberikan manfaat yang signifi kan dalam menurunkan risiko osteoporosis.
  3. Menghindari obat-obatan tertentu dari obat-obatan golongan kortikosteroid, obat anti kejang yang diberikan tanpa pengawasan dokter.
  4. Sinar matahari terutama UVB membantu tubuh menghasilkan vitamin D. Sering berjemurlah di bawah sinar matahari selama 30 menit pada pagi hari sebelum jam 09.00 dan sore hari sesudah jam 16.00. Vitamin D berperan dalam penyerapan kalsium di lambung dan saluran pencernaan.

48. TANYA:

Saya adalah seorang ibu berusia 68 tahun yang sering mengeluhkan sakit di kepala dan bahu sebelah kiri. Dokter memberi diagnosis yaitu Atherosclerosis. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana produk – produk Morinda dapat mengatasi keluhan diatas serta bagaimana cara mengonsumsinya?

JAWAB:

Atherosclerosis adalah proses penyempitan pembuluh darah dikarenakan adanya sumbatan pada jaringan pembuluh darah berupa lemak yang berlebihan, sehingga aliran darah ke berbagai organ tubuh menjadi terganggu. Penyempitan pembuluh darah di kepala khususnya di otak dapat berakibat fatal dan dapat mengancam jiwa penderitanya. Fungsi pembuluh darah sangatlah penting untuk menjaga kecukupan oksigen di kepala karena kurangnya aliran oksigen di kepala akan menimbulkan berbagai implikasi penyakit seperti mudah pusing, mata berkunang-kunang, migrain, vertigo, bahkan terjadinya pecah pembuluh darah di otak yang menimbulkan serangan penyakit stroke, serta serangan penyakit jantung koroner.

Penyebab Penyakit Penyempitan Pembuluh Darah Di Kepala Pada umumnya, pembuluh darah dapat mengalami penurunan elastisitas karena bertambahnya umur dan juga karena faktor makanan yang tidak sehat seperti banyak mengandung kolesterol. Selain itu, penumpukan asam lemak tidak jenuh di bawah kulit dalam waktu lama dan tanpa kontrol makanan mengakibatkan lubang-lubang pembuluh darah menjadi kotor sehingga aliran darah menjadi tidak lancar. Penyempitan pembuluh darah itulah yang menyebabkan pasokan oksigen ke kepala dan otak menjadi tersendat sehingga memicu berbagai gangguan penyakit ringan seperti sering pusing dan berat seperti vertigo dan stroke hingga penyakit jantung.

Tanda Dan Gejala Penyakit Penyempitan Pembuluh Darah Di Kepala

  1. Sering mengalami pusing di belakang kepala
    Pusing di belakang kepala diakibatkan oleh penyumbatan pembuluh darah di sekitar kepala. Penyumbatan ini terjadi karena kolesterol yang ada membentuk plak di pembuluh darah. Jika dibiarkan, maka pembuluh darah akan pecah dan menyebabkan stroke.
  2. Mengalami keluhan tengkuk dan pundak terasa pegal
    Pegal di tengkuk dan pundak merupakan implikasi dari aliran darah yang tidak lancar pada pembuluh darah di daerah tersebut. Aliran darah yang tidak lancar juga disebabkan adanya penyumbatan pembuluh dari kolesterol.
  3. Sering mengalami pegal di tangan dan kaki
    Pembuluh darah di tangan dan kaki juga dapat tersumbat akibat penumpukan kolesterol. Pegal di tangan dan kaki akibat penumpukan kolesterol biasanya terjadi terus-menerus meskipun tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement :
4x 90 cc (pagi, siang, sore dan malam)
Morinda Extra :
3 x 90 cc (pagi, siang, sore dan malam)
Maxidoid :
3 x 60 cc ( pagi, siang dan malam).

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage yaitu :

  1. TNBB dapat meregenerasi sel-sel yang sakit dan melancarkan aliran darah ke otak
  2. TNBB bersifat Imunomodulator yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas tubuh)
  3. Homeostasis sel (Keseimbangan sel)
  4. Fungsionalisasi protein seluler dapat memodifi kasi konformasi aneka protein seluler terutama enzim sel dan sangat vital untuk menjaga homeostatis sel
  5. Super Antioksidan yang dapat menetralkan radikal bebas penyebab terjadinya kerusakan sel.
  6. TNBB banyak mengandung Nitric-Oxide sehingga dapat membuat pembuluh darah menjadi elastis kembali. NO yang terdapat di dalam TNBB dapat membuat pembuluh darah menjadi elastis sehingga aliran darah menjadi lancar.

Pencegahan terjadinya Atherosclerosis yaitu :

  1. Menjaga pola makan dengan diet yang seimbang seperti mengurangi lemak jenuh hewani, goreng-gorengan, makanan cepat saji dan makanan olahan yang mengandung lemak trans. Batasi makanan tinggi lemak jenuh dan trans fatty acid seperti kue - kue, makanan gorengan, biskuit, telur, dan mentega
  2. Rajin berolahraga minimal 2 kali dalam seminggu. Latihan fisik dapat meningkatkan sirkulasi dan sangat baik untuk jantung, hati dan otot. 3. Mengelola stress dengan baik. Gaya hidup dengan tingkat stress yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah dan memacu kerja Jantung dan pembuluh darah (arteri)
  3. Berhenti merokok
  4. Menjaga tekanan darah, gula darah dan berat badan Anda pada tingkat yang normal.
  5. Mengonsumsi buah dan sayur minimal 5 saji sehari.
  6. Perbanyak konsumsi protein nabati.

49. TANYA:

Saya adalah seorang ibu berusia 53 tahun sering mengeluhkan keluhan sakit di kepala dan bahu sebelah kiri. Dokter memberi diagnosa yaitu Gastritis. Yang ingin saya tanyakan yaitu bagaimana produk – produk Morinda Bioactive Beverage dapat mengatasi keluhan diatas serta bagaimana cara mengkonsumsinya?

JAWAB:

Gastritis adalah suatu peradangan pada dinding gaster terutama pada lapisan mukosa gaster. Gastritis akut dapat disebabkan oleh karena stress, zat kimia maupun dari makanan yang dapat merangsang asam lambung. Lambung tersusun atas otot dan mukosa lambung. Adapun bagian-bagian lambung yaitu kardia, fundus, korpus, antrum, sphincter, pilorus, rugae, lekukan angular. Letak lambung di bawah diafragma yang membatasi organ paru, jantung dengan lambung, liver dan limpa.Gastritis sendiri disebabkan oleh adanya peradangan pada mukosa lambung akibat tingginya produksi asam dalam lambung. Akibatnya, sejumlah keluhan akan dialami oleh penderitanya, diantaranya meliputi rasa perih di sekitar area ulu hati, perut kembung, bersendawa, sesak nafas, mual, bahkan muntah-muntah. Perut yang kosong ditambah dengan asupan makanan dan minuman tertentu seperti yang bercita rasa pedas, asam, kopi, dan alkohol serta kondisi pikiran.

Gastritis terbagi atas dua :

1.Gastritis Akut. Jika gastritis yang diderita terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung hanya dalam waktu yang singkat, ini dikenal dengan gastritis akut. 2.Gastritis Kronik. Jika gastritis yang terjadi bersifat berkepanjangan dan berkembang secara bertahap, maka dapat dikatakan bahwa Anda menderita gastritis kronis. Jika dibiarkan dan diabaikan terlalu lama, penyakit gastritis dapat menyebabkan erosi pada mukosa lambung, perdarahan lambung, borok pada lambung, bahkan kanker.

Penyebab multi faktor :

  1. Faktor konstitusi : genetik dan imunologik.
  2. Faktor lingkungan: rangsangan dalam waktu lama, berulang, terus-menerus, sehingga menyebabkan kerusakan mukosa lambung. Misalnya : obat-obatan, alkohol, rokok, psikologis dan infeksi bakteri Helicobacter pylori. Tukak lambung adalah lesilokal mukosa lambung akibat tukak lambung akut (gastritis akut) lalu menjadi kronik (gastritis kronis), bila sembuh akan membentuk jaringan fi brotik ( jaringan parut). Ciri khas: remisi dan eksaserbasi (sering kambuh kembali).

Penyebab dari Gastritis yaitu :

  • Belum diketahui.
  • Faktor keturunan.
  • Makanan tertentu dan makan tidak teratur.
  • Jenis kelamin (pria lebih sering dari pada wanita)
  • Faktor Psikosomatik.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement: 3x 60 cc (pagi, siang, sore dan malam) Morinda Extra : 3 x 45 cc (pagi, siang, sore dan malam) Maxidoid : 3 x 30 cc ( pagi, siang dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage yaitu :

  1. TNBB merupakan anti peradangan : TNBB mengandung iridoid sebagai komponen terbesar yang terdapat di dalam Noni. TNBB sebagai anti peradangan dapat menginhibisi Cox-2.
  2. TNBB dapat menetralisir asam lambung dan meregenerasi sel-sel lambung yang rusak yang terdapat di dalam ikatan xeronin dan serotonin.
  3. TNBB dapat meningkatkan sekresi NO sehingga aliran darah ke lambung meningkat dan meningkatkan nutrisi dan oksigen ke jaringan yang tukak sehingga mempercepat penyembuhan.
  4. TNBB merupakanan timikroba yang mengandung etanol, methanol dan asetilasetat.
  5. Imunomodulator.
  6. TNBB dapat merubah pH asam ke pH yang lebih optimal . 7.TNBB dapat menormalkan gerakan peristaltic usus karena TNBB kaya serat, vitamin dan mineral.

Pencegahan terjadinya Atherosclerosis yaitu :

  1. Mengkonsumsi makanan dan minuman jangan berlebih-lebihan.
  2. Mengunyah makanan selembut mungkin 32 kali kunyahan.
  3. Membatasi makanan berlemak, gorengan, bakaran (sate) serta membatasi konsumsi daging.
  4. Cukup serat dalam sehari -> sebagai penetral pH dan menormalkan peristaltic usus. Memperbanyak asupan sayur – sayuran dan buah – buahan seperti apel, pear, pepaya, pisang serta air putih yang cukup.
  5. Menghindari minuman kopi, soda, soft drink, makanan pedas dan makanan yang mengandung gas yang tinggi
  6. Stop mengkonsumsi obat-obatan yaitu obat penghilang rasa nyeri.
  7. Hidup rileks serta menjauhi dari stres.
  8. Makanan teratur dan cukup istirahat serta rajin berolahraga minimal 2 kali dalam seminggu.

50. TANYA:

Saya adalah seorang ibu yang bekerja di sebuah Bank Swasta mempunyai seorang anak yang berusia 5 tahun mengalami demam dan batuk. Dan setelah hari ke-4 muncul diwajah, tangan, kaki dan seluruh tubuhnya ruam- ruam merah. Dokter memberi diagnose yaitu Campak (Measles). Yang ingin saya tanyakan yaitu bagaimana product – product Morinda Bioactive Beverage dapat mengatasi keluhan diatas serta bagaimana cara mengkonsumsinya?

JAWAB:

Penyakit Campak (Rubeola, atau measles) adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus campak golongan Paramixovirus dan banyak menyerang anak-anak khususnya balita. Penyakit Campak ini masih menjadi persoalan serius, dimana pada tahun 2011 data kasus penyakit campak menurut World Health Organization (WHO) melaporkan adanya wabah campak yaitu sebanyak 6500 kasus yang telah dilaporkan pada 33 negara antara bulan Januari hingga Maret 2011. Di Indonesia baru-baru ini kasus penyakit campak pernah mewabah di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur.

Nama latin atau nama ilmiah penyakit campak adalah Morbili atau Morbillia atau Rubeola. Dalam bahasa Inggris Measles, dalam bahasa Jerman Masern, dan dalam bahasa Islandia Mislingar. Selain itu di beberapa daerah campak juga suka disebut Tampek. Campak mempunyai masa inkubasi sekitar 10 sampai dengan 14 hari. Masa inkubasi adalah masa sejak pertama kali virus masuk ke dalam tubuh penderita dan berjangkit kemudian virus berkembang biak dan menimbulkan ciri-ciri dan gejala sebagai berikut :

  1. Badan terasa letih dan lesu, mata berair dan meradang, pilek serta batuk. Gejala awal ini mirip sekali dengan batuk fl u biasa. 2. Disertai dengan demam yang tinggi, demam dapat mencapai 40 derajat Celcius atau lebih dan keadaan ini biasanya berlangsung selama 3 sampai dengan 5 hari.
  2. Timbul bercak-bercak (bintik-bintik) berwarna merah di badan, bercak dalam campak berbeda dengan bercak pada sakit cacar. Bercak timbul pertama kali di bagian belakang telinga, lalu kebagian wajah, leher dan tangan dan akhirnya bercak menyebar ke seluruh bagian tubuh dan kaki. Saat bercak berwarna kemerahan muncul demam biasanya masih dirasakan penderita sampai dengan 2 hari sesudahnya. Dalam waktu 3 sampai dengan 4 hari bercak ini akan menghilang dengan sendirinya dan berubah warna menjadi kecoklatan.

Komplikasi penyakit Campak pada anak

Komplikasi penyakit campak pada umumnya biasa terjadi pada anak kecil terutama golongan anak dengan kondisi kurang asupan nutrisi (kurang gizi). Komplikasi juga biasa terjadi pada golongan anak dengan defi siensi vitamin A. Adapun komplikasi yang terjadi bisa berupa radang paru-paru atau Pneumonia, radang saluran pernapasan dan infeksi telinga bagian tengah atau Otitis media.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement :
8 x 30 cc (Interval frekwensi 30 cc per 2 jam)
Morinda Extra :
6 x 30 cc (Interval frekwensi 30 cc per 3 jam sekali)
Maxidoid :
5 x 30 cc ( Interval frekwensi 30 cc per 4 jam sekali)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage yaitu :

  1. TNBB berperan sebagai Antimikroba dan Anti viral. TNBB mengandung zat bioaktif yang bersifat antimikroba dan viral yaitu etanol, methanol dan astilasetat. TNBB dapat menghambat replikasi virus campak sehingga virus campak tidak berkembang.
  2. Sebagai Imunomodulator yaitu dapat meningkatkan kemampuan fagositosis (memakan virus campak) dan meningkatkan system daya tahan tubuh sehingga mampu melawan virus campak.
  3. TNBB dapat menginduksi energy dan stamina penderita.
  4. TNBB yang kaya dengan asam amino esensial, vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh yang sakit. Dapat memulihkan kondisi tubuh penderita campak.
  5. TNBB tidak memiliki efek samping dan aman bagi ibu hamil atau pun bayi dan balita.
  6. TNBB sebagai nutriceutikal alami yang dibutuhkan oleh sel-sel tubuh dan sangat baik untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh sehingga dapat mencegah kasus residif ( berulang).

Tindakan Pencegahan Campak:

  1. Menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan hygiene perorangan.
  2. Sanitasi sumber air minum
  3. Konsumsi makanan yang higenis dan mengkonsumsi makan – makanan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh seperti makanan yang kaya akan kandungan vitamin A, B kompleks, vitamin C dan E serta mineral yang cukup seperti di dalam bayam, brokoli, alvokad, nenas, kubiskol, sawi, nenas, pepaya, jambu biji, stroberi dan lain-lain.
  4. Olahraga secara teratur.
  5. Istirahat yang cukup.
  6. Imunisasi vaksin campak
  7. Konsumsi TNBB secara rutin dengan takaran 2 x 60 cc dalam sehari sebagai nutrisi untuk maintenance atau pemeliharaan kesehatan.

51. TANYA:

Saya seorang bapak pensiunan TNI berusia 54 tahun, sering mengalami mual, muntah, nyeri punggung serta kadang – kadang mengalami kolik yang hilang dan timbul serta sering mengalami demam. Dokter memberi diagnose yaitu terdapat Batu Ginjal yang menyebabkan penyumbatan pada saluran perkemihan. Yang ingin saya tanyakan yaitu bagaimana product – product Morinda Bioactive Beverage dapat mengatasi keluhan diatas serta bagaimana cara mengkonsumsinya?

JAWAB:

Batu Ginjal di dalam saluran kemih adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan dapat menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Batu ini dapat terbentuk di dalam ginjal (batu ginjal) maupun di dalam kandung kemih (batu kandung kemih). Proses pembentukan batu ini disebut urolitiasis (litiasis renalis, nefrolitiasis).

Gejala Penyakit Batu Ginjal

Batu yang ukurannya kecil serta tidak menimbulkan gejala. Batu di dalam kandung kemih dapat menyebabkan nyeri di perut bagian bawah. Batu yang menyumbat ureter, pelvis renalis maupun tubulus renalis sehingga dapat menyebabkan nyeri punggung atau kolik renalis (nyeri kolik yang hebat). Kolik renalis ditandai dengan nyeri hebat yang hilangtimbul, biasanya di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggang, yang menjalar ke perut, daerah kemaluan dan paha sebelah dalam. Gejala lainnya adalah mual dan muntah, perut menggelembung, demam, menggigil dan darah di dalam air kemih. Penderita mungkin menjadi sering berkemih, terutama ketika batu dapat melewati ureter. Batu dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika batu menyumbat aliran kemih, bakteri akan terperangkap di dalam air kemih yang terkumpul diatas penyumbatan, sehingga terjadilah infeksi. Jika penyumbatan ini berlangsung lama, air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal, menyebabkan penekanan yang akan menggelembungkan ginjal (hidronefrosis) dan pada akhirnya dapat terjadi kerusakan ginjal.

Jenis Batu Ginjal berdasarkan pembentukannya :

« Batu kalsium
Sebagian besar penderita batu kalsium mengalami hiperkalsiuria, dimana kadar kalsium di dalam air kemih sangat tinggi. Untuk itu penderita dianjurkan untuk minum banyak air putih (8-10 gelas/hari). Serta diet rendah kalsium dan mengonsumsi natrium selulosa fosfat. Untuk kadar sitrat (zat penghambat pembentukan batu kalsium) di dalam air kemih, diberikan kalium sitrat. Kadar oksalat yang tinggi dalam air kemih, yang menyokong terbentuknya batu kalsium, merupakan akibat dari mengonsumsi makanan yang kaya oksalat (misalnya bayam, coklat, kacang-kacangan, merica dan teh). Oleh karena itu sebaiknya asupan makanan tersebut dikurangi. Kadang batu kalsium terbentuk akibat penyakit lain, seperti hiperparatiroidisme, keracunan vitamin D, asidosis tubulus renalis atau kanker.

« Batu asam urat
Dianjurkan untuk mengurangi asupan daging, ikan dan unggas karena makanan-makanan tersebut menyebabkan meningkatnya kadar asam urat di dalam air kemih. Untuk mengurangi pembentukan asam urat bisa diberikan allopurinol. Batu asam urat terbentuk jika keasaman air kemih bertambah, karena itu untuk menciptakan air kemih yang alkalis (basa), bisa diberikan kalium sitrat. Selain itu juga sangat dianjurkan untuk banyak minum air putih.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement :
6 x 60 cc (Interval frekwensi 60 cc per 3 jam)
Morinda Extra :
5 x 60 cc (Interval frekwensi 60 cc per 4 jam sekali)
Maxidoid :
4 x 60 cc ( pagi, siang, sore dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage yaitu :

  1. TNBB berperan sebagai anti peradangan (Mencegah peradangan) yaitu menghambat Cox-2 penyebab terjadinya peradangan pada Batu Ginjal.
  2. TNBB banyak mengandung Bioaktif TNBB yaitu lignan, neolignan, pinoresinol, fl avonal, kumarin, aromatik vanili.
  3. Pencegahan mutasi gen akibat perusakan oleh radikal bebas karena TNBB merupakan Super antioksidan dapat mencegah defi siensi enzim HGPRT. Menginduksi enzim DNA repair yang dapat memperbaiki biomolekular yang rusak.
  4. TNBB sangat aman dikonsumsi dan tidak mempunyai efek samping.
  5. TNBB bersifat Imunomodulatorya itu mengendalikan reaksi imunitas berlebihan yang menyebabkan peradangan pada Ginjal.

Pencegahan terjadinya Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal dapat dicegah dengan membiasakan diri mempraktekan pola hidup sehat dan perubahan gaya hidup yaitu :

• Mengkonsumsi air putih setiap hari minimal 2.5 liter / hari
• Mengurangi konsumsi bahan makanan yang mengandung oxalate, seperti bayam, ubi, teh, cokelat dan produk kedelai
• Memilih makanan yang rendah garam dan mengurangi konsumsi protein hewani
• Makan makanan kaya kalsium akan tetapi membatasi penggunaan suplemen kalsium.

52. TANYA:

Saya seorang bapak berusia 65 tahun sering mengeluhkan kesemutan, pusing, mata berkunang–kunang, badan terasa pegal, nafas terengah-engah. Tekanan darah saya mencapai 200/ 90 mm Hg. Dokter memberi diagnosa yaitu Atherosclerosis. Yang ingin saya tanyakan yaitu bagaimana produk – produk Morinda Bioactive Beverage dapat mengatasi keluhan diatas serta bagaimana cara mengkonsumsinya?

JAWAB:

Penyempitan pembuluh darah disebut atherosclerosis adalah terjadinya penyempitan pembuluh darah dikarenakan adanya sumbatan pada jaringan pembuluh darah berupa lemak yang berlebihan, sehingga aliran darah keberbagai organ tubuh menjadi terganggu. Penyempitan pembuluh darah di kepalakhususnya di otak dapat berakibat fatal dan dapat mengancam jiwa penderitanya, fungsi pembuluh darah sangatlah penting untuk menjaga kecukupan oksigen.

Aterosklerosis juga merupakan sebuah gangguan umum di mana terjadi pengerasan dinding arteri.Ini disebabkan oleh pembentukan endapan lemak, kolesterol dan substansi lain, yang bersama-sama dikenal sebagai plak di dinding arteri selama bertahun-tahun. Pembentukan plak di dinding arteri terjadi seiring berjalannya waktu, faktor gaya hidup seperti merokok, makanan yang tinggi lemak, minum alcohol secara berlebihan dan kurang olah raga turut berkontribusi pada kekakuan arteri dan tingkat kolesterol darah yang tinggi. Dampak dari aterosklerosis dapat mengancam jiwa. Akibat Aterosklerosis yang paling lazim adalah tekanan darah tinggi (Hipertensi).

Dengan pengerasan arteri dan pembentukan plak, aliran darah terhalang sehingga tidak dapat dialirkan secara efektif keberbagai bagian tubuh. Gangguan yang dapat terjadi seperti mudah pusing, mata berkunang-kunang, nyeri dada, napas terengah-engah dan keletihan, migren, vertigo, bahkan terjadinya pecah pembuluh darah di otak yang menimbulkan gangguan penyakit stroke, serta penyakit jantung koroner.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement :
4 x 90 cc (pagi, siang, sore dan malam)
Morinda Extra :
3 x 90 cc (pagi, siang dan malam)
Maxidoid :
4 x 60 cc (pagi, siang, sore dan malam).

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage yaitu :

TNBB dapat mengurangi profi l lemak yaitu menurunkan LDL, Trigliserida, kolesterol dan meningkatkan HDL dengan cara:

  1. Menghambat aktivitas enzim lipase sehingga menurunkan absorbsi lemak di usus akibatnya kadar kolesterol menurun dan trigliserida menurun, sehingga endapan lemak berkurang dan pembuluh darah menjadi elastis.
  2. Menghambat aktivitas enzim HMG co-A Reduktase sehingga kolesterol dan LDL turun, HDL meningkat.
  3. TNBB mengandung Nitric Oxide (NO) yang dapat mengurangi terjadinya plak sehingga pembuluh darah menjadi elastis.
  4. TNBB dapat mengurangi Atheroslerosis. TNBB dapat menghambat aktivitas enzim lipid peroksidase yang dapat mengoksidasi LDL menurun dan terjadi penurunan timbunan kolesterol sehingga deposit plakateroma menurun dan aterosklerosis berkurang/menurun.
  5. TNBB dapat mengurangi infl amasi (reaksi peradangan). TNBB dapat menghambat aktivitas enzim CoX2 - menghambat pembentukan asam arakidonat - menghambat prostaglandin 2(PGE2) sehingga reaksi infl amasi akan berkurang.

Pencegahan terjadinya Aterosklerosis yaitu :

• Menjaga pola diet rendah lemak yang seimbang
dengan mengurangi makanan yang tinggi lemak seperti daging, goreng-gorengan, makanan bersantan, makanan cepat saji, dan makanan yang mengandung olahan trans. Mengupayakan gaya hidup sehat dengan diet sehat seperti mengkonsumsi sayur-sayuran, buahbuahan serta air putih yang cukup.
• Berhenti merokok
• Rutin melakukan olah raga secara teratur.
Latihan fisik dapat meningkatkan sirkulasi peredaran darah dan sangat baik untuk paru- paru, jantung dan otot.
• Mengelola stress dengan baik.
Gaya hidup dengan tingkat stress yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah dan memacu kerja Jantung dan arteri.

53. TANYA:

Saya seorang wanita berusia 36 tahun sering mengeluhkan sakit perut, pusing dan kehilangan selera makan, emosional yang berlebihan. Dokter memberi diagnosa yaitu Pre menstrual syndrome (PMS). Yang ingin saya tanyakan yaitu bagaimana produk – produk Morinda Bioactive Beverage dapat mengatasi keluhan diatas serta bagaimana cara mengkonsumsinya?

JAWAB:

PMS adalah suatu sindrom gangguan emosional (psikologis) dan fi sik yang terjadi pada 7 atau 14 hari sebelum menstruasi. Insiden PMS yang terjadi sebesar 40% terdapat pada usia muda 25- 45 tahun. Sebanyak 5-10% mengalami gejala berat yang disebut sebagai Premenstrual Dysphonic Disorder (PMDD). Penyebab terjadinya PMS terkait dengan ketidakseimbangan hormon estrogen - progesteron di dalam tubuh.

Konsentrasi estrogen mendadak melimpah akibat :

• Estrogen yang melimpah untuk stimulasi folikel.
• Tubuh tidak mampu memecah estrogen akibat kurangnya asupan vitamin B kompleks, terutama B6.
• Terlalu sedikit estrogen yang dibuang keluar tubuh. Karena terhambatnya fungsi sekresi disebabkan karena kekurangan Mg Magnesium, Kalsium dan Seng.
• PMS diperparah dengan konsumsi terlalu banyak gula.

Beberapa faktor resiko terjadinya Pre Menstrual Syndrome yaitu :

  1. Wanita yang pernah melahirkan. PMS semakin berat setelah melahirkan beberapa anak, terutama bila pernah mengalami kehamilan dengan komplikasi.
  2. Status perkawinan. Wanita yang sudah menikah lebih banyak mengalami PMS dibandingkan yang belum menikah.
  3. Usia. PMS semakin sering dan mengganggu dengan bertambahnya usia, terutama antara usia 30 – 45 tahun.
  4. Stres. Faktor stress memperberat gangguan PMS.
  5. Diet. Faktor kebiasaan makan seperti tinggi gula, garam, kopi, teh, coklat, minuman bersoda, produk susu, makanan olahan, memperberat gejala PMS.
  6. Kekurangan zat-zat gizi. Kekurangan vitamin B (terutama B6), vitamin E, vitamin C, magnesium, zat besi, seng, mangan, asam lemak linoleat, kebiasaan merokok dan minum alkohol juga dapat memperberat gejala PMS.
  7. Kegiatan fi sik. Kurang berolahraga dan aktivitas fi sik menyebabkan semakin beratnya PMS.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement :
4 x 90 ml (pagi, siang, sore dan malam)
Morinda Extra :
3 x 60 ml (pagi, siang dan malam)
Maxidoid :
3 x 45 ml ( pagi, siang, sore dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage yaitu :

  1. Menghambat enzim Cox-2 (penyebab peradangan). Enzim ini merangsang pengeluaran prostaglandin yang dapat menyebabkan peradangan dan menimbulkan nyeri.
  2. Mengurangi rasa sakit (nyeri) yang berlebihan dengan cara mengikat reseptor yaitu serotonin dan prostaglandin.
  3. TNBB mempunyai efek setara dengan 75% kekuatan morfi n.
  4. TNBB merupakan superantioksidan terbaik yang kaya akan vitamin dan mineral. TNBB dapat mengatasi nyeri nosiseptik dan nyeri infl amasi (peradangan).
  5. TNBB mengandung vitamin B6 dan mineral, magnesium, kalsium, seng.
  6. Nyeri juga dapat terjadi karena kondisi asidosis. TNBB menetralkan kondisi asidosis.

DIET TEPAT MENCEGAH PMS

Pencegahan PMS (sindrom pra menstruasi) dapat dilakukan melalui diet yang tepat dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Membatasi kosumsi makanan tinggi gula, tinggi garam, daging merah (sapi dan kambing), alkohol, kopi, teh, coklat, serta minuman bersoda.
  2. Mengurangi rokok atau berhenti merokok.
  3. Membatasi konsumsi protein (sebaiknya sebanyak 1,5 gr/kg berat badan per orang).
  4. Meningkatkan konsumsi ikan, ayam, kacang-kacangan, dan biji-bijian sebagai sumber protein.
  5. Membatasi konsumsi makanan produk susu dan olahannya (keju, es krim, dan lainnya) dan gunakan kedelai sebagai penggantinya.
  6. Batasi konsumsi lemak dari bahan hewani dan lemak dari makanan yang digoreng.
  7. Meningkatkan konsumsi sayuran hijau.
  8. Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung asam lemak esensi allinoleat seperti minyak bunga matahari, minyak sayuran.
  9. Mengkonsumsi vitamin B kompleks terutama vitamin B6, vitamin E, kalsium, magnesium juga omega-6 (asam linolenat gamma GLA).

Di samping diet, perhatikan pula hal-hal berikut ini untuk mencegah munculnya PMS:

  1. Melakukan olahraga dan aktivitas fisik secara teratur.
  2. Menghindari dan mengatasi stres.
  3. Menjaga berat badan. Berat badan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko menderita PMS.
  4. Catat jadwal siklus haid Anda serta kenali gejala PMS-nya.
  5. Perhatikan pula apakah Anda sudah dapat mengatasi PMS pada siklus-siklus datang bulan berikutnya.

54. TANYA:

Saya seorang wanita berusia 29 tahun sering mengeluhkan sakit pada saat menstruasi, sering sakit di bawah pinggul serta mengalami penurunan berat badan yang drastis. Dari hasil pemeriksaaan diagnose dokter saya mengalami keluhan Kanker Leher Rahim (kanker serviks). Yang ingin saya tanyakan yaitu bagaimana produk – produk Morinda Bioactive Beverage dapat mengatasi keluhan diatas serta bagaimana cara mengkonsumsinya?

JAWAB:

Kanker serviks atau yang disebut juga sebagai kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak ditakuti oleh kaum wanita. Berdasarkan data yang ada, dari sekian banyak penderita kanker di Indonesia, penderita kanker serviks mencapai sepertiganya. Dan dari data WHO tercatat, setiap tahun ribuan wanita meninggal karena penyakit kanker serviks ini dan merupakan jenis kanker yang menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita di dunia. Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke daerah rahim yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim.

Kanker leher rahim atau disebut juga kanker serviks adalah sejenis kanker yang 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim. Di Indonesia hanya 5 persen yang melakukan Penapisan Kanker Leher Rahim, sehingga 76,6 persen pasien ketika terdeteksi sudah memasuki Stadium Lanjut (IIIB ke atas), karena Kanker Leher Rahim biasanya tanpa gejala apapun pada stadium awalnya. Penapisan dapat dilakukan dengan melakukan tes Pap smear dan juga Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi insiden kanker leher rahim yang invasif sebesar 50% atau lebih.

Kebanyakan penelitian menemukan bahwa infeksi human papillomavirus (HPV) Penyebab Kanker Serviks Human papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab dari kanker serviks. Sedangkan penyebab banyak kematian pada kaum wanita adalah virus HPV tipe 16 dan 18.Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan WC umum yang sudah terkena virus HPV, dapat menjangkit seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannya dengan baik. Selain itu, kebiasaan hidup yang kurang baik juga bisa menyebabkan terjangkitnya kanker serviks ini. Seperti kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin terutama vitamin c dan vitamin e serta kurangnya asupan asam folat.

Kebiasaan buruk lainnya yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah seringnya melakukan hubungan intim dengan berganti pasangan, melakukan hubungan intim dengan pria yang sering berganti pasangan dan melakukan hubungan intim pada usia dini (melakukan hubungan intim pada usia<16 tahun bahkan dapat meningkatkan resiko 2x terkena kanker serviks). Faktor lain penyebab kanker serviks adalah adanya keturunan kanker, penggunaan pil KB dalam jangka waktu yang sangat lama, terlalu sering melahirkan.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement :
6 x 120ml (Interval Frekwensi per 3 jam sekali 120 ml per serving)
Morinda Extra :
5 x 100 ml (Interval frekwensi per 3 jam sekali 100 ml per serving)
Maxidoid :
5 x 90 ml ( Interval frekwensi per 3 jam sekali 90 ml per serving).

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage yaitu :

  1. Menghambat radikal bebas karena TNBB merupakan super antioksidan terbaik yang dapat menghambat emboli sel- sel kanker dan memblok ikatan sel – sel kanker serta menghambat MMPs yaitu metaloproteinase. MMPs merusak ECM= Extra Cellular Matriks sehingga sel-sel kanker dapat bermetastase. Dengan menghambat MMPs sel kanker tidak dapat bermetastase.
  2. Menghambat enzim Cox-2 (menghambat kerusakan DNA).
  3. TNBB mengadung bioaktif yaitu :
    • Damnacanthal :
    sitotoksik sel kanker dan menghambat proliferasi. • EpiGaloCatesingalate (EGCg) :
    Menginduksi apoptosis, dengan cara menghambat kerja enzim NOX sehingga sel gagal membelah.
    • Menghambat proses aromaterase.
    Aromaterase adalah proses perubahan androgen adrenal menjadi estrogen sehingga kadar estrogen di dalam darah meningkat. Dengan dihambatnya aromaterase, maka kadar estrogen di dalam darah tidak meningkat.

55. TANYA:

Saya seorang pria yang pernah bekerja di sebuah perusahaan BUMN berusia 67 tahun, seringkali mengeluhkan sulit berkonsentrasi dan berkomunikasi pada saat melakukan aktivitas. Terkadang, saya lupa untuk meletakkan barangbarang yang harus saya letakkan. Dokter memberi diagnosa yaitu Alzheimer. Bagaimana peranan produk-produk Morinda dalam mengatasi keluhan diatas?

JAWAB:

Alzheimer merupakan suatu sindrom demensia penurunan ingatan, penurunan kemampuan kognitif (berfi kir). Pada umumnya terjadi pada bentuk umum demensia pada geriatric (lansia) usia lanjut. Secara anatomi, umumnya mengalami atrofi kortikal (pengecilan atau penyusutan pada jaringan otot pada daerah korteks) dan berkurangnya sirkulasi syaraf secara signifi kan. Terutama syaraf kolinergik di daerah limbik (daerah emosi) dan korteks (pusat memori dan pikiran). Demensia, termasuk penyakit Alzheimer yang mempengaruhi daya ingat, berpikir, berperilaku dan emosi, adalah salah satu tantangan isu kesehatan masyarakat global terbesar.

Pada sekitar 1950-an diperkirakan 2,5 juta penduduk dunia mengidap penyakit ini, dan mencapai enam miliar orang pada tahun 2000. Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, memperkirakan lebih dari satu miliar orang tua yang berusia lebih dari 60 tahun atau 10 persen penduduk dunia mengidap Alzheimer pada tahun 2003.

Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ini, diadakan World Alzheimer Day setiap tanggal 21 September sejak tahun 1984 di 80 negara.

Gejala- gejala Alzheimer yang harus di waspadai yaitu :

  1. Gangguan daya ingat
    Sering lupa akan kejadian yang baru saja terjadi, lupa janji, menanyakan dan menceritakan hal yang sama berulang kali, lupa tempat parkir di mana (dalam frekuensi tinggi).
  2. Sulit untuk berkonsentrasi.
    Sulit melakukan aktivitas, pekerjaan sehari-hari, lupa cara memasak, mengoperasikan telepon, ponsel, tidak dapat melakukan perhitungan sederhana, bekerja dengan waktu yang lebih lama dari biasanya.
  3. Sulit untuk melakukan kegiatan yang familiar
    Seringkali sulit untuk merencanakan atau menyelesaikan tugas sehari-hari, bingung cara mengemudi, sulit mengatur keuangan.
  4. Disorientasi
    Bingung akan waktu (hari/tanggal/hari penting), bingung di mana mereka berada dan bagaimana mereka sampai di sana, tidak tahu jalan pulang kembali kerumah.
  5. Kesulitan memahami visuospasial
    Sulit untuk membaca, mengukur jarak, menentukan jarak, membedakan warna, tidak mengenali wajah sendiri di cermin, menabrak cermin saat berjalan, menuangkan air di gelas namun tumpah dan tidak tepat menuangkannya.
  6. Gangguan berkomunikasi
    Kesulitan berbicara dan mencari kata yang tepat, seringkali berhenti di tengah percakapan dan bingung untuk melanjutkannya.

Faktor – faktor resiko yang mempengaruhi terjadinya Alzheimer yaitu :

• Usia sebagai faktor penting terkait regenerasi sel-sel otak.
Orang yang berusia 65 tahun atau lebih sering terkena Alzheimer.
• Riwayat keluarga.
Sekitar5-7% penyakit Alzheimer merupakan Alzheimer familial.
• Penyakit tertentu
seperti penyakit stroke, Diabetes tipe II dan trauma kepala dapat menjadi faktor terjadinya penyakit Alzheimer
• Jenis kelamin.
Wanita beresiko dua kali lebih tinggi dari pada pria. Adapun pencetusnya karena faktor hormonal.

Tahap Awal Alzheimer, cirinya seperti :

• Hilang ingatan untuk hal-hal baru terjadi (susah mengingat, dan kehilangan barang)
• Agnosia (kurang mengenal dan mengidentifi kasi benda).
• Kesulitan dalam berbahasa untuk kata-kata tertentu.
• Perubahan emosi dan perilaku, berubahubah.
• Kesulitan dalam melakukan pekerjaan kesehariannya

Tahap lanjut Alzheimer (intermediate stage), cirinya yaitu :
• Tidak mampu belajar dan mengingat informasi baru.
• Kejadian lama sebahagian masih diingat.
• Penderita perlu bantuan untuk mandi, makan atau berpakaian.
• Gangguan perilaku seperti gelisah, agresif, tidak dapat bekerjasama, keluyuran (dapat mencelakakan dirinya).
• Perilakunya sering menjengkelkan keluarga karena tidak terkontrol dalam buang air besar dan buang air kecil.
• Disorientasi waktu dan tempat, tidak mengenal anggota keluarga, suka menyendiri dan sangat tergantung pada orang lain

Tahap lanjut Alzheimer (lebih berat), cirinya yaitu :
• Semua ingatan hilang baik lama maupun baru.
• Tidak bisa jalan atau melakukan aktivitas sehari-hari.
• Tidak bisa makan atau menelan yang akibatnya dapat beresiko terjadinya kekurangan gizi.
• Mudah sakit infeksi seperti pneumonia aspirasi, ulkus dekubitus dipunggung dan bokong.
• Penderita meninggal karena infeksi atau kecelakaan.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement : 3 x 120ml ( pagi, siang dan malam)

Morinda Extra : 3x 90 ml (pagi, siang dan malam)

Maxidoid : 4 x 60 ml ( Pagi, siang, sore dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Bioactive Beverage yaitu :

1.TNBB sebagai super antioksidan.
TNBB dapat memproteksi sel-sel darah putih, serta memproteksi hati dengan menghambat gangguan enzim sitokromhati P450. Memproteksi sel endotel pembuluh darah dan melindungi sel dari kerusakan oksidasi. Dengan cara yaitu mengaktifkan enzim anti oksidan tubuh seperti Katalase, Glutation peroksidase, SOD atau superoksida dismutase. 2.TNBB mengandung Iridoid
karena TNBB dapat memulihkan fungsi dan struktur sel dengan cara mengaktifkan dan meningkatkan fungsi berbagai protein seluler yang berfungsi membuang sel dan jaringan yang mati. Dan TNBB juga sebagai anti oksidan terbaik karena mengandung vitamin C, E dan A serta selenium.
3.TNBB dapat mengaktifkan enzim DNA repair, karena TNBB mengandung 17 asam amino esensial.
TNBB juga dapat mengoptimalkan imunitas tubuh karena TNBB mengandung polisakarida. TNBB juga dapat meningkatkan sel –sel imunitas tubuh dengan merangsang NK (Natural Killer) dan sel limfosit T, maka daya tahan tubuh penderita meningkat sehingga penderita tidak mudah mengalami infeksi.
4.Anti infl amasi yaitu menghambat enzim Cox- 2 dan LOX-5 (Anti peradangan).
TNBB juga mengandung Mono Amin Oksidase (MAO) dan Katekol-O-MetilTransferase, adalah enzim yang mengoksidasi dan metilasineurotransmiter. Utamanya untuk biosintesis dopamin, epinefrin, nor-epinefrin dan serotonin. TNBB dapat mengaktifkan neurotransmitter yaitu mediator sinyal antar saraf yang berperan dalam koordinasi system tubuh, diantaranya fungsi mental dan kesehatan saraf.

Pencegahan terjadinya Alzheimer yaitu :

1.Mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan tinggi seperti sayur-sayur dan buah- buahan.
2.Mengurangi makanan yang berlemak seperti makanan yang di goreng dan makanan bersantan.
3.Rajin Berolahraga. Dengan berolahraga, dapat merangsang produksi kolesterol baik yang dapat berfungsi sebagai anti peradangan yang mencegah kerusakan pada system otak.
4.Merangsang pertumbuhan otak. Otak mulai menyusut sekitar usai 40 tahun-an. Untuk itu, cobalah banyak berlatih dengan otak dengan cara belajar hal- hal yang baru seperti membaca buku, browsing internet, memperluas pertemanan dan stimulasi permainan otak.
5.Mengurangi makanan yang manis karena terlalu banyak mengkonsumsi banyak gula dapat meningkatkan resistensi insulin yang memperburuk kondisi otak.
6.Memasak makanan di rumah dan menjaga kebersihan gigi dan gusi. Dengan memasak sendiri, dapat dipastikan bahwa bahan-bahan yang diperlukan adalah bahan yang terbaik daripada kita membeli dari luar rumah. Dengan rajinmenyikat gigi maka kesehatan gigi pun terjaga dan memori otak akan semakin meningkat.

56. TANYA:

Saya seorang karyawan swasta berusia 43 tahun sering mengeluarkan gangguna mudah capek, lesu, demam dan muncul ruam-ruam merah di sekitar wajah, tangan dan kaki. Dokter memberi diagnosa yaitu Lupus atau auto immune disease. Bagaimana Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Saya seorang ibu yang mempunyai putra yang berusia 14 tahun mengeluhkan keluhan Leukemia. Bagaimana peranan produk-produk Morinda dalam mengatasi keluhan diatas?

Leukemia adalah bertambahnya sel darah putih yang tidak terkendali pada sumsum tulang yang menyebabkan kanker pada alat pembentuk darah. Karena meningkatnya sel darah putih yang tidak normal dan menggantikan sel darah merah yang normal itu yang menyebabkan sel-sel darah terganggu. Leukemia yang biasa disebut Kanker Darah adalah salah satu jenis penyakit kanker. Kanker darah disebabkan karena meningkatnya jumlah sel darah putih dalam darah atau sum-sum tulang. Karena jumlahnya yang meningkat, sel-sel darah putih yang sebetulnya tidaknormal tersebut menggantikan sel darah yang normal. Ketidaknormalan ini membuat fungsi sel terganggu.

Jenis – jenis Leukemia yaitu :

Jenis Leukemia di dasarkan pada :

  1. Jenis sel-selnya yaitu : Limfoid dan Myeloid
  2. Angka pertumbuhan sel abnormal yaitu Akut dan Kronik.

Leukemia akut yaitu meningkatnya sel-sel yang masih muda (blast) di dalam sum-sum tulang dan sirkulasi darah. Dalam keadaan normal sel blast tidak terdapat pada sirkulasi darah. Jumlah normalnya sel blast dalam sum-sum tulang kurang lebih 2%. Pada Leukemia sel blast 10% atau lebih. Tidak ada cukup sel darah dewasa dalam sirkulasi darah yaitu mudah infeksi, perdarahan, anemia berat sehingga menjadi berbahaya dan agresif. 2 Jenis Leukemia akut yaitu Leukemia Limfositik akut dan Leukemia Myeloid akut. Pada anakanak sampai usia 16 tahun jenis Leukemia Limfositik Akut yang paling sering.

Ciri-Ciri Penyakit Kanker Darah

• Terjadi demam pada malam hari, seringnya disertai dengan keringat yang banyak.
• Sering mengalami infeksi (peradangan) karena hal-hal kecil.
• Selalu merasa lelah dan lemah tanpa sebab.
• Mudah terjadi pendarahan dan memar, misalnya gusi berdarah, bercak ungu di kulit atau bintik merah di bawah kulit.
• Adanya pembengkakan dan rasa tidak nyaman di perut dikarenakan hati atau pankreas yang bengkak.
• Berat badan yang menurun drastis tanpa sebab yang jelas.
• Tulang dan persendian terasa sakit dan ngilu.
• Terjadi demam pada malam hari, seringnya disertai dengan keringat yang banyak.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement : 1 liter/ hari (Interval frekwensi per 2 jam sekali 120 ml)

Morinda Extra : 600 ml/hari (Interval frekwensi per 3 jam 100 ml/hari)

Maxidoid : 4 x 120 ml (Pagi, Siang, Sore dan Malam)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan TNBB dalam mengatasi Kanker Darah yaitu :

  1. TNBB sebagai super antioksidan. Memproteksi sel-sel darah putih. TNBB juga memproteksi hati dengan menghambat gangguan enzim sitokrom hati CP 450. Memproteksi selendotel pembuluh darah, memproteksi sel dari kerusakan oksidasi, memproteksi terhadap TBA-RS= TioBarbiturat acid Reactive Subtance, dengan cara mengaktifkan enzim anti oksidan tubuh seperti Katalase, Glutatinperoksidase, SOD= superoksida dismutase.TNBB sebagai anti oksidan karena TNBB mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin C, E dan A serta magnesium, kalsium, posfor, Zinc dan selenium.
  2. TNBB dapat mengaktifkan enzim DNA repair, karena TNBB mengandung 17 asam amino esensial, serta TNBB dapat meningkatkan imunitas tubuh.
  3. TNBB mengandung Iridoid yang merupakan anti infl amasi yang kuat sehingga dapat menghambat STAT 3 (Signal Transducer and Activator of Transcription). STAT 3 mengubah sel sehat menjadi sel kanker.
  4. TNBB dapat menghambat angiogenesis, sebab TNBB mengandung Antraquinon dan asamelegat. Dengan menghambat VEGF (Vaskular Endothel Growth Factor) dan BFGF (Basic Fibroblast Growth Factor) TNBB dapat mengaktifkan enzim Glucopyronase sebagai Growth factor inhibitor. TNBB dapat mengaktifkan apoptosis oleh monoterpen.
  5. TNBB dapat mencegah metastase :
    a. Menghambat MMPs = Metaloproteinase yang merusak matriks ekstra seluler.
    b. Menghambat interaksi antar sel-sel kanker. TNBB mengandung mineral Kalsium (Ca) yang mencegah sel kanker memisahkan diri dari induk sel kanker.
    c. Meghambat metastase karena TNBB mengandung beta sitosterol dan limonene.
  6. TNBB dapat mengubah pH sel. Iridoid dapat memulihkan fungsi dan struktur sel dengan cara mengaktifkan dan meningkatkan fungsi berbagai protein seluler.

57. TANYA:

Saya seorang karyawan mempunyai seorang isteri yang mendapatkan keluhan susah buang air kecil dan merasa sakit ketika berkemih. Dokter memberi diagnosa yaitu Urolithiasis (Batu Ginjal). Bagaimana peranan produkproduk Morinda dalam mengatasi keluhan diatas?

JAWAB:

Urolithiasis (Batu Ginjal) yaitu Batu Ginjal di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Batu ini dapat terbentuk di dalam ginjal (batu ginjal) maupun di dalam kandung kemih (batu kandung kemih). Proses pembentukan batu ini disebut Urolitiasis (litiasis renalis, nefrolitiasis).

Gejala Batu Ginjal

Batu, terutama yang kecil, yang tidak menimbulkan gejala. Batu di dalam kandung kemih bisa menyebabkan nyeri di perut bagian bawah. Batu yang menyumbat ureter, pelvis renalis maupun tubulus renalis bisa menyebabkan nyeri punggung atau kolik renalis (nyeri kolik yang hebat). Kolik renalis ditandai dengan nyeri hebat yang hilang timbul, biasanya di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggang, yang menjalar ke perut, daerah kemaluan dan paha sebelah dalam.

Gejala lainnya adalah mual dan muntah, perut menggelembung, demam, menggigil dan darah di dalam air kemih. Penderita mungkin menjadi sering berkemih, terutama ketika batu melewati ureter. Batu dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika batu menyumbat aliran kemih, bakteri akan terperangkap di dalam air kemih yang terkumpul diatas penyumbatan, sehingga terjadilah infeksi. Jika penyumbatan ini berlangsung lama, air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal, menyebabkan penekanan yang akan menggelembungkan ginjal (hidronefrosis) dan pada akhirnya dapat terjadi kerusakan ginjal.

Penyebab dan Faktor Risiko

1.Penyebab
Batu ginjal sering tidak terdefinisikan dengan satu penyebab. Beberapa faktor yang sering berkombinasi, membuat kondisi dimana seseorang rentan mengalami batu ginjal. Batu ginjal terbentuk ketika komponen urine cairan dan berbagai mineral dan asam hilang keseimbangan. Ketika hal ini terjadi, urin Anda terdapat lebih banyak zat yang mengkristal, seperti kalsium, oxalate dan uric acid, dari pada cairan. Pada saat yang sama, pada urin Anda terdapat zat yang mengkristal dan menggumpal sehingga terbentuk batu ginjal. Hal ini membuat kondisi dimana batu ginjal lebih mungkin terbentuk.

2.Faktor resiko
Faktor resiko yang dapat meningkatkan batu ginjal terjadi antara lain:
• Memiliki seseorang dalam keluarga dengan kasus batu ginjal
• Mereka yang berusia 40 tahun keatas, meskipun batu ginjal dapat terjadi pada usia berapapun
• Pria lebih cenderung mengalami batu ginjal
• Dehidrasi
• Makanan tertentu yang tinggi protein, tinggi sodium dan gula dapat meningkatkan risiko beberapa jenis batu ginjal
• Obesitas
• Memiliki penyakit atau operasi pada saluran pencernaan
• Kondisi medis lain, antara lain renal tubular acidosis, cystinuria, hyperparathyroidism dan infeksi saluran urin tertentu.

Jenis-jenis batu ginjal dan cara pencegahan

Jenis-Jenis Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal memiliki beberapa jenis berdasarkan sumber pembentuknya.

  1. Batu kalsium
    Banyak batu ginjal adalah batu kalsium yang biasanya berbentuk kalsium oxalate. Kadar oxalate yang tinggi dapat ditemukan pada beberapa buah dan sayuran, kacang dan coklat. Hati Anda juga menghasilkan oxalate. Makanan, vitamin D dosis tinggi, operasi saluran pencernaan dan beberapa kelainan metabolisme dapat meningkatkan konsentrasi kalsium atau oxalate pada urin. Batu kalsium juga dapat terjadi dalam bentuk kalsium fosfat.
  2. Batu struvite
    Batu struvite terbentuk sebagai respon terhadap infeksi, seperti infeksi saluran urin. Batu struvite dapat berkembang dengan cepat dan menjadi cukup besar.
  3. Batu uric acid
    Ini terbentuk pada mereka yang mengalami dehidrasi, mereka yang makan makanan tinggi protein dan mereka yang memiliki pegel linu. Faktor genetik tertentu dan kelainan pada jaringan penghasil darah juga dapat membuat Anda cenderung mengalami batu uric acid.
  4. Batu cystine
    Batu ginjal jenis ini mempunyai kasus yang sedikit. Batu ini terbentuk pada mereka yang memiliki kelainan secara turun temurun yang menyebabkan ginjal menghasilkan asam amino (cystinuria) tertentu dalam jumlah banyak.
  5. Batu lainnya
    Kasus batu ginjal langka lainnya juga dapat terjadi. Mengetahui jenis batu ginjal yang Anda alami dapat membantu Anda mengerti apa yang menyebabkan batu ginjal terbentuk dan dapat memberikan petunjuk apa yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko mengalami batu ginjal.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement: 5 X 60 ml (Interval frekwensi per 3 jam sekali 120 ml)

Morinda Extra : 4 x 60 ml/hari (Pagi, Siang, Sore dan Malam)

Maxidoid : 3 x 60 ml ( Pagi, Siang dan Malam)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan TNBB dalam mengatasi Batu Ginjal yaitu :

  1. TNBB sebagai super antioksidan. TNBB sebagai anti oksidan karena TNBB mengandung vitamin dan mineral seperti seperti vitamin C, E dan A serta magnesium, kalsium, posfor, Zinc dan selenium.
  2. TNBB dapat mengaktifkan enzim DNA repair, karena TNBB mengandung 17 asam amino esensial. Serta TNBB dapat meningkatkan imunitas tubuh.
  3. TNBB mengandung Iridoid yang merupakan anti infl amasi yang kuat sehingga dapat menghambat STAT 3 (Signal Transducer and Activator of Transcription).
  4. TNBB dapat mengubah pH sel. Iridoid dapat memulihkan fungsi dan struktur sel dengan cara mengaktifkan dan meningkatkan fungsi berbagai protein seluler.

Pencegahan Penyakit Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal dapat dicegah dengan membiasakan diri mempraktekkan pola hidup sehat.
• Perubahan gaya hidup yang baik
• Minum cukup air putih minimal 2.5 liter setiap hari
• Mengkonsumsi lebih sedikit makanan kaya oxalate, seperti bayam, ubi, teh, cokelat dan produk kedelai
• Memilih makanan yang rendah garam dan protein hewani
• Makan makanan kaya kalsium, akan tetapi membatasi penggunaan suplemen kalsium
• Membatasi makanan tinggi lemak jenuh dan trans fatty acid seperti kue - kue, makanan gorengan, krakers, telur, dan mentega.

58. TANYA:

Saya seorang Ibu Rumah Tangga telah berumah tangga selama 9 tahun, namun tidak kunjung mendapatkan keturunan. Setelah melakukan banyak pemeriksaan ke Dokter Spesialis Kandungan, namun hasilnya tetap nihil. Dokter memberi diagnose yaitu masalah ketidaksuburan (Infertilitas). Yang menjadi pertanyaan saya, bagaimana peranan produk-produk Morinda dalam mengatasi keluhan diatas?

JAWAB:

Infertilitas didefinisikan sebagai ketidakmampuan pasangan suami isteri mempunyai anak walaupun telah melakukan hubungan biologis secara rutin dengan tanpa menggunakan alat kontrasepsi dalam bentuk apapun. Gejala infertilitas atau ketidaksuburan setelah pasangan yang cukup lama menikah namun sang istri tidak kunjung menunjukkan tandatanda akan mendapatkan sebuah kehamilan.

Infertilitas itu sendiri ada 2 jenis yaitu :

• Infertilitas Primer, masalah ketidaksuburan yang terjadi pada wanita yang memang belum pernah hamil.
• Infertilitas Sekunder, masalah ketidaksuburan yang juga terjadi pada wanita namun sudah pernah hamil dan melahirkan sebelumnya.

Ada sedikit pandangan yang harus dirubah mengenai Infertilitas di tengah-tengah masyarakat Indonesia saat ini, khususnya bagi sebagian orang tua yang masih menyalahkan pihak perempuan (wanita) penyebab ketidakmampuan pasangan memiliki keturunan. Infertilitas tidak hanya terjadi pada wanita saja tetapi juga pria. Dengan terganggunya sistem reproduksi pria juga akan menghambat (menunda) proses sebuah kehamilan wanita (pasangannya). Berdasarkan sebuah penelitian, masalah Infertilitas yang terjadi adalah 40% akibat pria, 40% akibat wanita serta 30% akibat keduanya.

Faktor Penyebab Infertilitas (kemandulan) pada Pria

  1. Kualitas Sperma yang Buruk
    Kualitas Sperma menentukan akan terjadinya kehamilan. Hal ini menyangkut bentuk sperma dan gerakannya yang tidak sempurna (normal), maka tidak akan mampu mencapai sel telur. Berikutnya adalah konsentrasi Sperma yang rendah, secara medis ukuran normal (sehat) adalah 20 juta atau lebih sperma/ml semen. Hal ini bisa terjadi akibat memakai celana ketat, alkohol, merokok, kelelahan atau terlalu sering berejakulasi.
  2. Kelainan Genetik
    Sindroma Klinefelter atau kelainan genetik menyebabkan seorang pria mempunyai satu kromoson Y dan dua kromoson X. Hal ini mempengaruhi pertumbuhan testis sehingga pria tersebut sedikit saja atau bahkan tidak memproduksi sperma sama sekali.
  3. Gangguan Hormonal
    Hormon Testosteron yang terganggu bisa menghambat produksi sperma. Untuk merangsang agar testis memproduksi sperma, diperlukan hormon dari kelenjar pituitari. Bila hormon tersebut terganggu, jumlah menurun atau bahkan tidak ada, maka testis tidak akan bekerja sempurna.
  4. Impotensi
    Bila aliran darah ke penis tidak normal maka penis tidak bisa berdiri dan berejakulasi.
  5. Varikokel
    Adalah pelebaran pembuluh darah vena di daerah buah zakar.
  6. Saluran Sperma yang tersumbat
    Hal ini bisa saja merupakan bawaan lahir, atau adanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri.
  7. Pengaruh Radiasi dan Obat
    Radiasi serta obat-obatan tertentu bisa mempengaruhi kualitas sperma, fungsi testis dan hormon reproduksi dan menyebabkan masalah kesuburan.

Faktor Penyebab Infertilitas (kemandulan) Pada Wanita

  1. Endometriosis
    Adalah ketidaknormalan pertumbuhan jaringan implant di luar rahim atau uterus, padahal normalnya hanya tumbuh didalam rahim.
  2. Faktor Hormonal
    Terjadinya kelainan hormon reproduksi, seperti lutein dan perangsang folikel dapat menghalangi terjadinya pelepasan sel telur. Kelenjar hipotalamus-pituitari yang abnormal karena faktor genetik, tumor atau kanker juga dapat menghambat ovulasi. Kelainan kelenjar tiroid, kelebihan dan kekurangan hormon tiroid juga menyebabkan kacaunya siklus menstruasi.
  3. Menopause Dini
    Menopause dini atau prematur yang terjadi bila wanita berhenti menstruasi kemudian folike ovariumnya telah menyusut sebelum berusia 40 tahun. Hal ini dapat disebabkan oleh kelainan imunitas, kemoterapi, radioterapi, dan merokok.
  4. Penyumbatan Tuba Falopi
    Rusak atau tersumbatnya tuba falopi ini umumnya disebabkan oleh salpingitis, yang dapat menghambat kehamilan atau menyebabkan kehamilan diluar kandungan.
  5. Polycystic Ovary Syndrome (PCOs)
    Sindromini menyebabkan banyaknya kista ovarium dan berlebihnya produksi androgen, testosteron. Akibatnya tidak terjadi ovulasi.
  6. Tumor dan Kanker Rahim
    Tumor dinding rahim yang jinak atau ganas bisa menyebabkan infertilitas.
  7. Kelebihan Prolaktin
    Atau hormon yang merangsang produksi ASI.
  8. Stress, anoreksia, dan kegemukan
    Faktor-faktor ini juga sangat sering menjadi penyebab yang menghambat kinerja hormon reproduksi wanita

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement : 4 X 90 ml (Interval frekwensi per 3 jam sekali 120 ml)
Morinda Extra : 3 x 90 ml/hari (pagi, siang, sore dan malam)
Maxidoid : 3 x 60 ml (Pagi, Siang dan Malam).

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan TNBB dalam mengatasi Infertilitas yaitu :

  1. TNBB merupakan Superantioksidan karena TNBB dapat : • Memproteksi sperma.
    • Mengatasi kerusakan membrane sel menurun.
    • Meningkatkan daya hidup sperma meningkat.
    TNBB sebagai super anti oksidan. TNBB sebagai anti oksidan karena TNBB mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin C, E dan A serta magnesium, kalsium, posfor, Zinc dan selenium.
  2. TNBB merupakan anti mikroba dan anti radang
    • Mengatasi infeksi ovarium, tuba fallopi, uterus dan vagina.
    • Mengatasi peradangan organ reproduksi wanita dan pria. TNBB mengandung Iridoid yang merupakan anti infl amasi yang kuat sehingga dapat menghambat STAT 3 (Signal Transducer and Activator of Transcription).
  3. TNBB dapat meregulasi hormon : koregulator hormon axishipotalamus-hipofi sis anterior– gonad. TNBB dapat mengaktifkan enzim DNA repair, karena TNBB mengandung 17 asam amino esensial. Serta TNBB dapat meningkatkan imunitas tubuh.
  4. Meningkatkan kualitas dan fungsi reproduksi pria:
    – Meningkatkan hormone pertumbuhan
    —>mengatasi impotensi, disfungsi ereksi dan ejakulasi dini.
    – Meningkatkan aktivitas protein kinase G
    —>relaksasi otot polos penis sehingga meningkatkan dan mempertahankan ereksi.
    – Meningkatkan produksi LH sehingga merangsang produksi testosteron
    —> meningkatkan libido.

59. TANYA:

Saya seorang karyawati swasta yang berusia 25 tahun sering mengeluhkan susah buang air besar. Dokter memberi diagnosa yaitu penyakit Ambeien (Wasir). Yang menjadi pertanyaan saya, bagaimana peranan produk - produk Morinda dalam mengatasi keluhan di atas?

JAWAB:

Hemoroid atau Ambein (Wasir) merupakan masalah kesehatan umum yang sering terjadi di masyarakat. Hampir 4% (10 juta) penduduk Amerika Serikat menderita Wasir. Kira-kira 70% orang dewasa mengalami Wasir dan 35% pria dan wanita menderita Wasir di usia 25 tahun. Angka kejadian Wasir meningkat di usia 45 dan 65 tahun.Wasir sering terjadi pada wanita hamil akibat faktor hormon progesteron di dinding vena, berat uterus, kongesti vena pelvis dan konstipasi (sering mengejan) atau tekanan dalam perut meningkat disebabkan pertumbuhan janin. Hemoroid adalah kumpulan pelebaran (varises) satu segmen atau lebih dari vena hemoroidalis di daerah anorektal, yang juga melibatkan jaringan lunak (bantalan anus) dan otot di sekitar anorektal (kanalis anus).

Hemoroid terbagi atas 3 yaitu :

  1. Hemoroidinterna yaitu terjadi pelebaran vena hemoroidalis superior dan media.
  2. Hemoroidexterna : terjadi pelebaran vena hemoroidalis inferior.
  3. Hemoroid campuran.

Batas antara hemoroidinterna dan externa adalah linea pectinea. Di atas linea disebut hemoroid interna dan di bawah linea adalah hemoroid externa. Penyebab pasti hemoroid belum diketahui. Beberapa faktor saling menunjang dalam terjadinya hemoroid.

Faktor-faktor yang terkait dengan hemoroid:

• Diet yang kurang serat dan air, tinggi protein merupakan penyebab obstipasi kronis (hipomotilitas) dan mengedan saat Buang air besar.
• Usia lanjut mudah terjadi hemoroid karena degenerasi jaringan tubuh dikarenakan otot sphincter menipis d’anatoni (daya kontraksi menurun ).
• Faktor Keturunan dapat menyebabkan dinding pembuluh darah lemah dan tipis.
• Obesitas (kegemukan) dapat meningkatkan tekanan di rektum.
• Bentuk Anatomi dimana vena di daerah anorektal katupnya lemah dan pleksus hemoroidalis kurang mendapat sokongan dari otot sekitarnya.
• Faktor mekanik seperti banyak duduk, kurang aktivitas, mengangkat beban berat akan memiliki peluang terjadinya hemoroid.
• Diare, dapat menyebabkan luka dan peradangan dinding rectum dan anus.
• Kehamilan lebih mudah terjadi hemoroid akibat hormon progesterone mengakibatkan relaksasi dinding vena di anus, berat uterus, bendungan vena pelvis (rongga panggul) dan gejala konstipasi.
• Penyakit hati (sirosis) terjadi karena bendungan vena porta yang (berhubungan dengan venavena dari usus).

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Liquid Supplement : 4 X 100 ml (pagi, siang, sore dan malam)
Maxidoid : 4 x 90 ml (Pagi, siang, sore dan malam)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan TNBB dalam mengatasi Wasir (Hemoroid) yaitu :

  1. Anti Infl amasi (Anti peradangan) –> Iridoid mengandung bioaktif asam deasetil asperulosida sebagai anti infl amasi. Prinsip kerjanya yaitu menghambat kerja enzim Cox-2, 5-Lox dan 15-Lox. Adapun zat bioaktif lainnya seperti neolignan, quersetin, skopoletin, koumarin dan aromatik vanillin juga berfungsi sebagai anti peradangan dan dapat meregenerasi sel- sel yang rusak.
  2. Anti infeksi –> Adapun zat bioaktifnya yaitu etanol, metanol dan etil asetat yang dapat berfungsi sebagai anti mikroba serta quersetin berfungsi sebagai anti candida (anti jamur). Xeronine yang berfungsi sebagai anti proses degenerative yaitu berinteraksi dan mengatur aneka protein seluler, memaksimalkan produksi enzim sehingga penyerapan nutri seluler lebih baik. Dan dapat merangsang produksi hormon NO (Nitric Oxide) dapat mengatur sirkulasi darah ketingkat normal sehingga varises vena hemoroidales menjadi normal kembali.
  3. TNBB kaya serat –> TNBB dapat membuat feses lebih lunak sehingga gerakan peristaltik usus menjadi normal dan proses Buang air besar (BAB) menjadi lancar dan nyaman.
  4. TNBB kaya vitamin dan mineral serta 18 asam amino esensial yang dapat meningkatkan sistim imunitas tubuh dan mempercepat proses penyembuhan.

Pencegahan untuk mencegah terjadinya Hemoroid yaitu :

  1. Diet serat setiap hari yaitu sayur dan buah.
    Agar buang air lancar, kita perlu cukup minum air dan makan serat, seperti apel, strawberry, pisang, pir, jeruk serta mengkonsumsi sayuran hijau dan berwarna seperti wortel, bayam, tomat, brokoli, sawi hijau. Sedangkan yang harus dihindari diantaranya yaitu kopi dan alkohol, makanan pedas, daging, keju, sosis, instant food serta junk food.
  2. Menkonsumsi air putih cukup minimal 2 liter sehari.
  3. Diet protein, utamanya protein hewani dibatasi.
    Lebih banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti Sereal (Beras, jagung, gandum, gandum, roti, dan lain-lain) serta protein nabati seperti kacang- kacangan: kacang polong, buncis, kacang-kacangan, kedelai.
  4. Upayakan Buang Air Besar setiap hari.
    Agar buang air besar lancar, kita perlu cukup minum air dan makan serat.
  5. Jangan membiasakan untuk mengedan.
    Mengejan saat buang air akan mengakibatkan pembesaran pembuluh darah di anus (wasir). Buang air besar dengan lancarakan mengurangi kegiatan mengejan.
  6. Jangan terlampau lama untuk duduk serta mengangkat beban yang berat.
    Duduk terlalu lama dapat menimbulkan tekanan pada anus sehingga memicu wasir. Karena itu, cobalah untuk tidak duduk saat melakukan kegiatan yang bisa dilakukan sambil berdiri, misalnya menelepon. Kalaupun pekerjaan Anda mengharuskan untuk banyak duduk, seringseringlah menyempatkan berdiri, minimal 2 jam sekali.
  7. Melakukan gerak badan atau olahraga.
    Pola hidup kurang bergerak dapat meningkatkan risiko wasir. Karena itu, solusinya adalah lebih banyak bergerak. Usahakan untuk berolahraga 3-5 kali atau minimal 150 menit seminggu. Selain itu, kurangi naik kendaraan untuk jarak yang masih mampu dijangkau dengan berjalan kaki.
  8. Cukup istirahat.
    Untuk orang dewasa, rata-rata tidur yang cukup antara 7-8 jam perharinya. Dengan istirahat yang dapat mengembalikan sel-sel tubuh yang mati. Istirahat yang cukup dapat menambah daya tahan tubuh Anda.

60. TANYA:

Saya seorang Ibu Rumah Tangga berusia 59 tahun yang mengeluhkan sakit perut yang hebat dan pada saat hendak buang air besar mengalami pendarahan Dokter memberi diagnosa yaitu penyakit Kanker usus (Kanker Kolorektal). Yang menjadi pertanyaan saya, bagaimana peranan produk - produk Morinda dalam mengatasi keluhan diatas?

JAWAB:

Kanker usus besar atau kanker kolorektal, termasuk pertumbuhan sel kanker pada usus, anal dan usus buntu. Kanker ini adalah salah satu dari bentuk kanker yang paling umum dan penyebab kedua kematian yang disebabkan oleh kanker di dunia Barat. Kanker usus besar menyebabkan 655.000 kematian di seluruh dunia setiap tahun. Banyak kanker usus besar yang diketahui berasal dari polip adenoma pada usus dan penumpukan tinja akibat konstipasi yang terlalu lama. Perkembanganpolip tersebut kadang-kadang berkembang menjadi kanker. Kanker usus besar merupakan salah satu kanker ganas diantara kanker ganas lainnya.

Angka kematian di seluruh dunia mencapai 608.000 orang dan hampir 60% terjadi di negara berkembang. Di Amerika Serikat lebih 50.000 orang didiagnosa sebagai kanker usus besar setiap tahunnya. Dan penyebab kematian nomor dua di AS. Di Indonesia kanker usus sering ditemukan dan termasuk dalam 10 besar kanker tersering dan termasuk 5 besar kanker mematikan dengan jumlah yang meningkat.Dan usia penderita semakin muda.

Faktor-faktor penyebab kanker usus besar :

  1. Diet yang buruk yaitu tinggi lemak, junk food dan protein serta rendah serat. Konsumsi daging merah dan daging olahan meningkatkan resiko kanker usus sebesar 35%. Daging merah membentuk senyawa N-nitroso dalam feses sebagai zat pencetus kanker.
  2. Merokok : perokok aktif memiliki resiko kanker usus besar 1,5 - 3 kali.
  3. Konsumsi alkohol.
  4. Obesitas.
  5. Usia : Rentang usia di atas 50 tahun beresiko menderita kanker usus.
  6. Riwayat keluarga menderita kanker usus atau polipusus.
  7. Riwayat menderita kanker sebelumnya, seperti kanker ovarium, kanker payudara, kanker rahim memiliki resiko terkena kanker usus.
  8. Riwayat menderita kelainan usus seperti radang usus.
  9. Perubahan gen : penderita kanker usus besar mengalami perubahan gen yaitu Hereditary Nonpolyposis Colon Cancer (HNPCC).

Diet tinggi lemak/daging hewani & rendah serat -> meningkatkan bakteri anaerob (bakteri jahat) memproduksi karsinogen dan lemakhewani memadat pada temperatur tubuh -> sehingga feses memadat -> waktu transit di dalam usus kian lama -> sehingga banyak zat racun diabsorpsi & gesekan feses yang padat membuat lapisan dinding usus mudah lecet-> terjadi peradangan -> kanker usus. Gejala kanker usus erat kaitannya dengan gejala saluran cerna antara lain : Sulit BAB (sembelit) atau diare tanpa sebab yang jelas, BAB dengan darah akibat perdarahan usus besar, Sakit perutyang hebat, Berat badan turun dan mudah lelah, Perut terasa penuh (kembung) dan rasa ingin muntah, Anemia akibat perdarahan kronis, Nyeri saat buang air besar dan rectum terasa penuh walaupun telah buan air besar, Melena (Buang air besar berdarah).

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Original :
4 hari pertama (hr 1s/d 4) 1 botol per hari (60 ml per jam)
4 hari kedua (hr 5 s/d 8) 500 ml per hari (30 ml per jam)
4 hari ke 3 (hr 9 s/d 12) 250 ml per hari (15 ml per jam)
Hari ke 13 dan seterusnya menjadi 120 ml per hari
Maxidoid: 360 ml / hari ( 3 x 120 ml)

Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel di dalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan TNBB dalam mengatasi Kanker Usus yaitu :

► TNBB mengandung bioaktif yaitu :
• Damnacanthal : sitotoksik sel kanker dan menghambat proliferasi.
• EpiGaloCatesingalate (EGCg ) : Menginduksi apoptosis, dengan cara menghambat kerja enzim NOX sehingga sel gagal membelah.
• Monoterpen : menghambat protein G sehingga menghentikan proliferasi -> apoptosis.
• Antraquinon: menghambat angiogenesis dengan cara menghambat VEGF (Vascular Endothelial Growth Factor ) dan BFGF (Basic Fibrofl ast Growth Factor).
• Menghambat proses aromaterase.
Aromaterase adalah proses perubahan androgen adrenal menjadi estrogen sehingga kadar estrogen di dalam darah meningkat. Dengan dihambatnya aromaterase, maka kadar estrogen di dalam darah tidak meningkat.
• Memblok reseptor Estrogen -> menghambat proliferasi dan memicu apoptosis
• Menghambat emboli sel-sel kanker.
• Menghambat interaksi antar sel-sel kanker.
• Memblok ikatan antar sel-sel kanker.
• Menghambat MMPs = metaloproteinase.
MMPs merusak ECM = Extra Cellular Matriks sehingga sel-sel kanker dapat bermetastase. Dengan menghambat MMPs sel kanker tidak dapat bermetastase.

► TNBB dapat mengoptimalkan imunitas tubuh:
• Induksi NO dan IFg ->fagositosis. (Fagositosis adalah proses yang digunakan oleh sel untuk menelan dan kemudian mencerna partikel nutrisi atau bakteri. Proses ini adalah bagian yang sangat penting dari fungsi sel, sehingga sel-sel untuk mengambil nutrisi penting dan memungkinkan tubuh untuk melindungi diri dari bakteri berbahaya).
• Induksi TNF (Tumor Necrosis Factor) -> membunuh sel kanker.
• Induksi NK (Natural Killer) dan sel limfosit T -> sitolitik sel kanker.
• Produk siliposakarida -> meningkatkan responimun.

► TNBB mengandung Proxeronin = iridoid aglikon. TNBB dapat memulihkan fungsi dan struktur sel dengan cara mengaktifkan dan meningkatkan fungsi berbagai protein seluler bersama dengan antioksidan.

► TNBB dapat menghambat proses mutagenesis dan karsinogensis.

Terapi Supportif yang dapat diberikan berupa :

  1. Doa
  2. Mendekatkan diri kepada Tuhan. Menumbuhkan rasa percaya diri penderita melalui dukungan anggota keluarga, utamanya suami-istri, ayah-ibu bagi anak-anaknya yang menderita kanker.
  3. Berpikir optimis dan positif yang melibatkan jiwa dan pikiran. Menghindari dan menghilangkan rasa cemas dapat membantu mempercepat pemulihan kanker.
  4. Tetap melakukan aktivitas sesuai kondisi fisik seperti bekerja, olah raga dan hobi. Dengan tujuan agar penderita merasa berharga.
  5. Manajemen pola makan yang baik dengan menghindari zat pemanis seperti gula, bahan pewarna dan pengawet.
    Sel kanker sangat senang lingkungan asam. Diet daging meningkatkan pH tubuh. Lebih baik protein ikan (salmon, tuna, makarel, teri basah). Protein daging memerlukan enzim pencernaan yang cukup banyak enzim. Sisa daging yang tidak tercerna akan tertinggal membusuk di saluran cerna dan menjadi racun yang disenangi oleh sel kanker. Sayur dan buah membuat pH tubuh menjadi alkali. Dapat menghambat penyebaran sel kanker

61. TANYA:

Saya seorang Ibu Rumah Tangga mempunyai anak yang berusia 7 tahun sering mengeluhkan gata - gatal pada bagian tubuh. Reaksi Alergi yang terserang pada kepala dapat menimbulkan sakit kepala dan jika menyerang kulit menimbulkan eksim, bentol-bentol/gatal-gatal. Bagaimana peranan produk - produk Morinda dalam mengatasi keluhan diatas?

JAWAB:

Alergi merupakan bentuk reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya walaupun sebenarnya tidak. Ini dapat berupa substansi yang masuk atau bersentuhan dengan tubuh. Alergen atau substansi pemicu alergi dapat berdampak pada orang yang memiliki alergi tersebut. Pada orang lain, alergen tersebut tidak akan memicu reaksi kekebalan tubuh.

Beberapa jenis substansi yang dapat menyebabkan reaksi alergi meliputi gigitan serangga, tungau debu, bulu hewan, obat-obatan, makanan tertentu, serta serbuk sari. Saattubuh pertama kali berpapasan dengan sebuah alergen, tubuh akan memproduksi antibodi karena menganggapnya sebagai sesuatu yang berbahaya. Jika tubuh kembali berpapasan dengan alergen yang sama, tubuh akan meningkatkan jumlah antibodi terhadap jenis alergen tersebut. Hal inilah yang memicu pelepasan senyawa kimia dalam tubuh dan menyebabkan gejala-gejala alergi.

Ada dua sel imun yang berkerja pada sistim imun spesifik:
1. Sel limfosit T disebut sel T
2. Sel limfosit B disebut sel B.

Limfosit T diproduksi di sum-sum tulang -> masuk ke kelenjar timus -> sirkulasi darah -> ke kelenjar limfa di seluruh tubuh. Limfosit B di produksi di hati -> masuk ke sum-sum tulang ->bentuk antibodi (Ab) -> sirkulasi darah.

Alergi dibagi atas 4 tipe:
1. Tipe I : reaksi anafi laktik. Antigen (Ag) masuk ke tubuh -> merangsang pembentukan Antibodi (Ab).
Jenis tipe I Sistimik -> syok anafi laktik -> fatal. Misalnya Atopik -> lokal: biduran, asma dan sebagainya.
2. Tipe II : reaksi sitotoksik. Antigen (Ag) menempel pada sel -> terjadi reaksi Ag + sel x Antibodi (Ab).
Akibatnya: terjadi fagositosis sel, reaksi sitotoksis ekstraseluler oleh sel Natural killer, lisis sel -> akibat aktivasi sistim komplemen. Contoh : reaksi transfusi darah -> hemolysis (Hemolisis adalah pecahnya membran eritrosit, sehingga hemoglobin bebas ke dalam medium sekelilingnya (plasma).
3. Tipe III : reaksi kompleks imun. Ag beredar di dalam sirkulasi darah.
Reaksi Ag x Ab yang membentuk kompleks Ag-Ab yang mengaktifkan sistem komplemen dan penggumpalan trombosit yang menyebabkan infl amasi. Penyakit alergi tipe tiga ini dapat dijumpai pada penyakit glomerolunefritis -> kerusakan glomeolus ginjal -> gagal ginjal.
4. Tipe IV : reaksi tipe lambat.
Adapun respon imun sel T mengalami reaksi lambat > 12 jam oleh karena migrasi sel T dan makrofage ke tempat Ag memerlukan waktu 12-24 jam.

Gejala-gejala yang Muncul Saat Alergi

Ada beberapa gejala alergi yang umum terjadi, antara lain: Bersin-bersin, batuk-batuk, sesak napas, ruam pada kulit, hidung beringus, terjadi pembengkakan di bagian tubuh yang berpapasan dengan alergen, misalnya wajah, mulut dan lidah, gatal dan merah pada mata, mata berair. Tingkat keparahan Alergi juga berbeda-beda pada tiap orang, ada yang mengalami reaksi alergi ringan dan ada yang parah sampai berakibat fatal yang disebut dengan anafi laksis. Jika mengalami anafi laksis, Anda membutuhkan penanganan medis darurat. Cara yang paling ampuh dalam mencegah alergi adalah menghindari diri dari substansi pemicunya atau alergen. Tapi jika gejala-gejala alergi terlanjur muncul, ada beberapa obat anti-alergi yang dapat membantu.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Original : 4 x 90 ml ( pagi, siang, sore dan malam)
Morinda Extra : 4 x 60 ml ( pagi, siang, sore dan malam)
Maxidoid : 3 x 60 ml ( pagi, siang dan malam).

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antarsel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Regulasi Gen
Pada proses infl amasi dan proses alergi -> transkipsi gen NFkB (Nukleus Faktor kafa B).
NFkB merupakan transkripsi gen mediator -> proinfl amasi & protrombus a).
Menghambat atau regulasi NFkB -> oleh Xeronin.
Karena semua transkripsi adalah protein seluler, maka yang mengatur adalah xeronin atau iridoid Aglikon.

Regulasi enzim
a. Menghambat enzim mikrosomal -> memblok Cox-2 ,5-Lox dan 15-Lox. TNBB mengandung Neolignan, lignan, fl avonal, pinoresinol, skopoletin, koumarin dan aromatik vanili.
b. Enzim Posfordiesterase = PDE. PDE -> mengurai c.AMP (cyclic Adenosine Monophosphat) -> 5 AMP. Menghambat PDE -> akan meningkatkan c.AMP -> mengontrol pelepasan IgE dan sekresi histamin menjadi normal.
c. Aktivasi reseptor B adrenergik -> mengaktivasi enzim adenilil siklase -> aktivasi c.AMP -> relaksasi otot polos saluran napas (pada kasus asma).
d. Meregulasi NO (Nictric Oxide) sintase teriduksi sehingga aktivasi enzim NO sintase meningkat -> produksi NO -> vasodilatasi bronkus (terjadi peningkatan aliran darah pada bronkus) sehingga reaksi sesak menjadi reda (pada kasus asma).

Mekanisme Kerja TNBB berperan sebagai:

  1. Imunomodulasi (Imunomodulasi adalah usaha untuk mengembalikan dan memperbaiki keadaan patologik tersebut menjadi normal kembali dengan cara menekan fungsi imun yang berlebihan (imunosupresi), atau memperbaiki sistem imun dengan merangsang sistem imun (imunopotensiasi).
    a. Imun seluler:
    • aktivasi Sel T -> aktivasi Makrofag
    • aktivasi limfosit sitotoksik
    • aktivasi sel NK (natural killer)
    • aktivasi produksi interferon gamma
    b. Imun humoral -> sel B produksi antibodi.
  2. TNBB merupakan antimikroba yang kaya akan Etanol, Metanol, dan Etil asetat.
  3. TNBB dapat memblok enzim virus HIV-> memblok replikasi virus. TNBB dapat mendegradasi gen virus HIV dan mematikan virus.
  4. TNBB sebagai Antioksidan mengandung vitamin C dan mineral Mn, Zn, Fe dan Cu untuk menginduksi antioksidan sel.

Pencegahan terjadinya Alergi yaitu :

  1. Menjaga kebersihan lingkungan dengan hidup bersih sehingga Anda terhindar dari keluhan termasuk alergi.
  2. Menghindari makanan yang dapat memicu alergi (menghindari factor allergen) contoh : makanan seafood, debu, bulu.
  3. Jika Anda mempunyai binatang peliharaan di rumah, dan kebetulan Anda alergi terhadap bulu, maka saya sarankan lebih baik untuk menitip binatang peliharaan tersebut ke tempat lain, seperti di rumah saudara Anda.
  4. Pendekatan spiritual seperti mengatasi stres dan emosi yang tidak terkontrol.
  5. Olah raga untuk penderita asma seperti renang (kalau memungkinkan) dengan aerobik.
  6. Stop merokok.
  7. Menghindari stres.
  8. Sering melakukan kontrol kesehatanminimal 6 bulan sekali.

62. TANYA:

Saya seorang wanita berusia 34 tahun, sering mengeluhkan nyeri saat menstruasi. Dokter memberi diagnosa yaitu Endometriosis. Bagaimana peranan produk - produk Morinda dalam mengatasi keluhan diatas?

JAWAB:

Endometriosis merupakan salah satu kelainan yang menyerang sistem reproduksi wanita. Penyakit ini muncul ketika jaringan dari lapisan dalam dinding rahim atau endometrium tumbuh di luar rongga rahim.
Gejala-gejala Endometriosis yaitu :
• Kadang tanpa gejala.
• Nyeri perut bawah.
• Menstruasi tidak teratur.
• Infertilitas.
• Dispareunia (nyeri ketika melakukan hubungan seksual).

Pada umumnya tidak tergolong mematikan, penyakit ini merupakan gangguan jangka panjang (kronis) yang dapat menyebabkan gejala yang sangat mengganggu aktivitas. Gejala endometriosis yang paling sering terasa adalah sakit yang luar biasa saat menstruasi. Gejala-gejala endometriosis umumnya terasa paling parah sebelum dan selama siklus menstruasi berlangsung. Dampak endometriosis berbeda-beda pada tiap wanita. Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk tidak meremehkan rasa sakit yang melebihi biasanya pada saat menstruasi dan memeriksakan diri ke dokter. Bila terjadi di usus atau kendung kemih dapat menyebabkan pembengkakan perut, nyeri buang air besar serta perdarahan lewat rektum atau nyeri saat berkemih

Penyebab dan Faktor Risiko

Endometriosis

Tiap bulan, tubuh wanita akan melepaskan hormon yang memicu penebalan dinding rahim atau endometrium dan bersiap menerima sel telur yang sudah dibuahi. Jika tidak terjadi kehamilan, dinding rahim akan luruh dan keluar dari tubuh dalam bentuk menstruasi. Endometriosis terjadi saat jaringan endometrium tumbuh di luar rahim. Jika Anda mengidap endometriosis, jaringan tersebut juga mengalami proses penebalan dan luruh yang sama dengan siklus menstruasi. Tetapi darah di luar rahim akhirnya mengendap dan tidak bisa keluar karena terletak di luar rahim. Endapan tersebut beserta dengan jaringan di sekitarnya akan mengalami iritasi. Lama kelamaan, jaringan parut atau bekas iritasi pun terbentuk. Penyebab tumbuhnya jaringan endometrium di luar rahim belum diketahui secara pasti, tapi kadar hormon estrogen yang tinggi terbukti dapat memperparah kondisi ini. Karena itu, endometriosis umumnya menyerang wanita di usia produktif. Ada beberapa faktor risiko selain estrogen yang diduga sebagai pemicunya, yaitu faktor keturunan, pengaruh infeksi panggul yang pernah diidap, serta keabnormalan pada rahim.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

TN Original : 4 x 90 ml ( pagi, siang, sore dan malam)
Morinda Extra : 4 x 60 ml ( pagi, siang, sore dan malam)
Maxidoid : 3 x 60 ml ( pagi, siang dan malam).

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan TNBB dalam mengatasi Endometriosis yaitu :

TNBB mengandung zat bioaktif yang berperan sebagai :

► Meningkatkan imunitas :
• iridoid dapat meningkatkan IFN-g
• Polisakarida — sebagai sumber energi sel.
• 18 asam amino esensial, terutama: triptopan sebagai bahan baku hormone melatonin –> induksi sel limfosit T
• tirosin sebagai bahan pokok hormon endorfi n –> induksi sel natural killer. Super antioksidan
• induksi enzim superoksida dismutase pertahanan sel yang utama karena TNBB mengandung : selenium,Fe,Mg.
• TNBB kaya akan vitamin C, E dan A.

► TNBB kaya akan zat bioaktif sebagai anti mikroba: Iridoid, etanol, metanol, etil asetat, polisakarida, antraquinon,terpenoid dan asam ursolic.

► Anti infl amasi.
• Iridoid.
• Anti nuklir faktor kafa beta= NFkB:
• epigalokatekin gallat.
* resveratrol.
* enzim ciklooksigenase inhibitor menghambat enzim Cox-2
* enzim lipooksigenase inhibitor menghambat 5-Lox dan 15-Lox.

► Reorganisasi sel:
Proxeronin:
-> merubah enzim prokolagenase menjadi protease, untuk membuang sel-sel yang mati dan zat – zat yang tidak dibutuhkan.
-> mengaktifkan enzim intra sel-> revitalisasi sel dan meningkatkan fungsi sel. TNBB menstimulasi hormon NO yang memperlancar sirkulasi darah sehingga mempercepat penyembuhan luka.

63. TANYA:

Saya seorang wannita yang berusia 43 tahun sering mengeluhkan kesulitan untuk bernafas dan sulit beristirahat pada malam hari. Dokter memberi diagnosa Astha Bronkiale. yang menjadi pertanyaan saya bagaimana product-product Morinda mengatasi hal ini?

JAWAB:

Asthma Bronkiale adalah penyakit gangguan saluran nafas yang ditandai dengan kontriksi bronkiolus ygn disebabkan oleh inflamasi kronik yang bersifat reversibel akibat hipersensivitas bronkiolus. penyakit Asma merupakan penyakit yang dijumpai di seluruh dunia, mengenai pria dan wanita, anak-anak dan dewasa dari seluruh lapisan sosial ekonomi dengan prevalensi 1-10%. Menuru survey kesehatan rumah tangga (SKRT) 1986, Asma menempati urutan ke-5 dari 10 penyebab kesakitan. Asma telah menjadi masalah dunia, dengan perkiraan mengenai 300 juta orang. Prevalensi Asma berkisar 1%-10% dari seluruh populasi di berbagai negara. Terdapat kecenderungan peningkatan prevalensi di seluruh dunia.

Setiap tahun diperkirakan 250.000 kasus kematian karena asma di seluruh dunia. Peningkatan angka kejadian asma dapat erjadi pada semua idividu, pada semua umur, terutama pada anak-anak di negara barat, sekitar setengah kasus terjadi pada anak-anak yang berumur kurang dari 10 tahun dan selebihnya terjadi pada umur di bawah 40 tahun. Insidensi asma diperkirakan antara 2,65 sampai 4 per 1000 pertahun. Menurut International Survey of Asthma and Allergy in children, prevalensi asma sangat beragam diseluruh dunia, 4% sampai 48% pada umur 13-14 tahun dan 4,1% sampai 28,8% pad aorang dewasa. Angka ygn tinggi terdapat pada anak-anak di negara New Zealand, Australia, Inggris, irlandia sementara pada negara Eropa Timur, Asia dan Afrika angka prevalensi cukup besar, angka yang terendah terdapat di INdonesia dan Vietnam dan yang tertinggi di Thailand, Filipina dan Singapura. Di INdonesia angka prevalensi asma diperkirakan sekitar 10% dari penduduk Indonesia.

Berbagai faktor yang dapat mencetuskan Asma:

  1. Faktor genetic -> Kedua orangtua menderita Asma, maka kemungkinan 50% anaknya akan menderita Asma.Salah satu orang tua menderita Asma maka 35% anaknya menderita Asma makan 15% anaknya akan menderita Asma.
  2. Alergen inhaler -> yaitu tepung sari (serbuk sari), rerumputan, pohon, semak-semak. Paling sering adalah debu berasal dari karpet dan jok kursi (berbulu tebal dan lama tidak dibersihkan), tumpukan koran, buku dan pakaian lama.
  3. Alergen makanan seperti ikan, udang, kerang, kacang-kacangan, telur susu, tomat, strawberi, mangga dan durian.

Faktor-faktor yang terkait dengan Astha bronciale yaitu :

Penyebab intrinsik
Penyebab intrinsik biasanya adalah penyebab yang disebabkan oleh faktor dalam diri seseorang. Hal itu bisa terjadi karena penyakit seperti flu, adanya aktivitas fisik yang berat, atau karena faktor emosi. Penyakit asma yang disebabkan oleh faktor intrinsik biasanya membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Biasanya terjadi pada orang yang berumur lebih dari 40 tahun. Jika dibiarkan terlalu lama menyebabkan penyakit brochitis kronik.

Penyebab ekstrinsik
Penyebab yang kedua adalah karena adanya faktor ekstrinsik atau faktor luar. Biasanya disebabkan karena debu, serbuk sari, bulu atau hal lain yang memicu timbulnya asma. Jenis penyakit asma karena faktor ekstrinsik ini biasanya akan sembuh sendiri seiring bertambahnya usia.

Berikut beberapa gejala yang harus diwaspadai:

Mengalami sesak nafas yang dosertai dengan bunyi atau mengi.
Sesak di dada akibat nafas yang sesak.
Batuk-batuk kering yang kemudian berlanjut dengan batuk berdahak yang biasanya terjadi di malam hari.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

Tn Liquid Supplement : 4 x 60ml (pagi, siang dan malam)
Extra : 3 x 60ml (pagi, siang dan malam)
Maxidoid : 3 x 45ml(pagi, siang dan malam).

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan TNBB dalam mengatasi Asthma bronciale yaitu :

► Regulasi Gen
Pada proses inflamasi dan proses alergi –> transkripsi gen NFkB (Nukleus faktor kafa B). NFkB yaitu transkripsi dan protrombus –> ekspresi: eukosanoid, Sitokin, Siklus sel, Molekul efektor.

► Menghambat atau regulasi NFkB –> Iridoid.
Karena semua transkripsi adalah protein seluler, maka yang mengatur adalah iridoid.

► Anti Inflamasi (Anti peradangan)
Iridoid mengandung biaktif asam deasetil asperulosida sebagai anti inflamasi. prinsip kerjanya yaitu menghambat kerja enzim Cox-2, 5-lox. Adapun zat bioaktif lainnya seperti neolignan, quersetin, skopoletin, koumarin dan aromatik vanillin juga berfungsi sebagai anti oeradangan dan dapat meregenerasi sel-sel yang rusak.

► Anti Infeksi
Adapun zat bioaktifnya yaitu etanol, metanol dan etil asetat yang dapat berfungsi sebagai antimikroba serta quersetin berfungsi sebagai anti candida (anti jamur). Xeronine yang berfungsi sebagai anti proses degeneratif yaitu berinteraksi dan mengatur aneka protein seluler, memaksimalkan produksi enzim sehingga penyerapan nutri seluler lebih baik. Dan dapat merangsang produksi hormon NO (Nitric Oxide) dapat mengatur sirkulasi darah ke tingkat normal sehingga bronchus menjadi normal kembali. regulasi iNOS (NO sintase terindukisi) –> aktivasi enzim NO sintase –> produksi NO –> vasodilatasi bronkus –> sesak reda.

► TNBB kaya serat dan kaya vitamin dan mineral serta 18 asam amino esensial yang dapat meningkatkan sistim imunitas tubuh mempercepat proses penyembuhan. TNBB sebagai antimikroba yaitu Etanol, Metanol dan Etil asetat.

► TNBB sebagai Antioksidan Mengandung vitamin C dan mineral MN, ZN, Fe dan Cu untuk menginduksi antioksidan sel.

Pencegahan untuk mencegah terjadinya Astha bronchiale yaitu :

  1. Pola hidup sehat dengan mengkonsumsi banyak sayur-sayuran dan buah-buahan.
  2. Carilah posisi yang dapat merilekskan saluran nafas Anda.
  3. banyak beristirahat dan terutama menjauhi faktor yang dapt memicu asma tersebut kambuh, misalnya merokok.
  4. Menghindari stres dan mengendalikan emosi.
  5. Mengkonsumsi makan makanan yang bergizi serta olahaga yang teratur.
  6. Pendekatan spiritual –> mengatasi stress dan emosi yang tidak terkontrol.
  7. Menghindari faktor alergen.
  8. Olahraga untuk penderita asma yaitu renang dan aerobik.
  9. Stop merokok.

64. TANYA:

Saya seorang wanita yang mempunyai anak yang berumur 12 tahun mendapat keluhan malaria akibat gigitan nyamuk Malaria. Bagaimana penanganan product Morinda dalam mengatasi keluhan diatas?

JAWAB:

Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa yang disebut plasmodium, yang hidup dan berkembang biak di dalam sel darah merah manusia. Adapun jenis plasmodium penyebab malaria: plasmodium falciparum, plasmodium vivax, plasmodium ovale, danplasmodium malariae. Plasmodium yang banyak ditemukan di Indonesia adalah plasmodium falciparum dan plasmodium vivax. Untuk plasmodium malariae di temukan di Lampung, Nusa Tenggara Timur dan Papua.

Adapun faktor penularannya adalah nyamuk anopheles. Saat benda asing/ mikroorganisme sebagai antigen (Ag) masuk ke dalam tubuh maka tubuh bereaksi secara berlebihan / merugikan tubuh. Manfaat system imun yaitu Melindungi tubuh dari berbagai serangan penyakit.

Jenis Malaria

Penyakit Malaria ada 4 jenis yaitu :
1. Malaria Tertiana (paling ringan) disebabkan plasmodium Vivax.
Dengan demam terjadi setiap dua hari sekali, setelah gejala demam pertama. Terjadi selama dua minggu setelah infeksi.
2. Malaria tropika disebabkan plasmodium falciparum.
Penyebab sebagian besar kematian akibat malaria jenis ini-> dengan cara plasmodium menghambat aliran darah-> ke otak menyebabkan koma dan kematian.
3. Malaria kuartana disebabkan plasmodium malariae.
Gejala demam akan berulang tiap tiga hari setelah demam pertama.
4. Malaria ovale disebabkan plasmodium ovale.
Termasuk Malaria jenis ringan dan dapat sembuh sendiri

Gejala malaria

a. Gejala klasik, biasanya ditemukan pada penderita baru pertama kali menderita malaria. Gejala terdiri dari tiga stadium berurutan:
Menggigil (selama 15-60 menit), Demam (selama 2-6 jam), timbul setelah penderita mengigil, berkeringat (selama 2-4 jam), timbul setelah demam, biasanya setelah berkeringat, penderita merasa sehat kembali.

Gejala malaria pada penderita yang bukan pertama kali:
Demam, menggigil, berkeringat disertai gejala lain: sakit kepala, mual dan muntah. Malaria berat atau komplikasi yaitu gangguan kesadaran, kejang, beberapa kali kejang, panas tinggi diikuti gangguan kesadaran, Mata kuning dan tubuh kuning, perdarahan di hidung, gusi atau saluran pencernaan, jumlah kencing kurang (oliguri), kelemahan umum (tidak bisa duduk/berdiri), nafas sesak.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

Tahitian Noni Liquid Supplement : Intensive frekwensi 60 cc per 2 jam
Morinda Extra : Intensive frekwensi 60 ml per 3 jam
Maxidoid : Intensive frekwensi 30 ml per 2 jam.

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan TNBB dalam mengatasi Asthma

Peranan TNBB dalam mengatasi Asthma bronchiale yaitu :

• TNBB yang mengandung bioaktif yaitu iridoid sebagai anti parasi (mikroba) karena mengandung etanol, methanol dan etil asetat. Dan berperan sebagai anti-infl amasi (anti peradangan) yang kuat yang dapat mencegah kerusakan organ tubuh serta merejuvinasi (meremajakan) sel-sel yang rusak.
• TNBB dapat meningkatkan enzim antioksidan seperti superoksid dismutase, glutathion reduktase dan glutathion peroksidase dan asam askorbat serta meningkatkan imunitas sel.
• TNBB merupakan Antipiretik (dapat menurunkan demam) serta berperan sebagai anti nyeri sehingga demam penderita akan normal kembali.
• TNBB dapat meningkatkan imunitas tubuh penderita.

Pencegahan untuk mencegah terjadinya Malaria yaitu :

• Menghindari gigitan nyamuk, tidur memakai kelambu, menggunakan obat nyamuk, pasang kawat kasa pada ventilasi, menjauhkan kandang ternak dari rumah, mengurangi berada di luar rumah pada malam hari.
• Membersihkan lingkungan, menimbun genangan air, membersihkan lumut, gotong royong untuk membersihkan lingkungan sekitar.
• Menebarkan pemakan jentik, menekan kepadatan nyamuk dengan menebarkan ikan pemakan jentik. Seperti ikan kepala timah, nila merah dan mujair.

64. TANYA:

Saya seorang wanita yang sering mengalami gangguan mual, muntah dan demam selama beberapa hari hingga penurunan berat badan yang signifi kan. Dokter memberi diagnose yaitu Demam thyphoid (thyphus abdominalis). Bagaimana peranan product Morinda dalam mengatasi demam thyphoid diatas?

JAWAB:

Demam tifoid merupakan penyakit infeksi menular yang dapat terjadi pada anak-anak dan orang dewasa pada semua golongan status sosial. Demam tifoid adalah suatu penyakit sistemik akut yang disebabkan oleh infeksi kuman Salmonella typhi dan Salmonella paratyphi. Kuman masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang tercemar kuman Salmonella dan tertelan masuk ke lambung dan seterusnya masuk ke dalam usus dan di usus kuman berkembang biak. Makanan dan minuman tercemar kuman Salmonella dihinggapi oleh vektor lalat lalu dikomsumsi oleh penderita. Feses atau urin penderita pembawa kuman yang mencemari makanan atau minuman dalam satu keluarga. Demam tifoid merupakan penyakit endemik di Indonesia karena dapat menimbulkan wabah.

Etimiologi Demam tifoid yaitu :

WHO memperkirakan jumlah kasus demam tifoid seluruh dunia mencapai 16- 33 juta dengan 500-600 ribu kematian tiap tahunnya.

• Surveilans Depkes RI, Demam tifoid di Indonesia tahun 1990 yaitu 9,2 per 10.000 penduduk dan tahun 1994 meningkat 15,4 per 10.000 penduduk. • Survei dari berbagai RS dari tahun 1981 sampai tahun 1996 terjadi peningkatan jumlah penderita demam tifoid dari 19.596 menjadi 26.606 􀃆 terjadi peningkatan kasus sebesar 35% lebih. • Insiden demam tifoid di setiap daerah terkait dengan sanitasi lingkungan. Di daerah rural (Jawa Barat) 157 kasus pr 100.000 penduduk dan daerah urban ditemukan 760-810 per 100.000 penduduk. Perbedaan ini terkait dengan sanitasi lingkungan, air bersih dan sampah.

Adapun gejala dari demam tifoid atau disebut juga typhus abdominalis merupakan penyakit infeksi akut yang biasanya mengenai saluran cerna dengan gejala demam lebih dari 7 hari, gangguan pada saluran pencernaan dan gangguan kesadaran. Gejala penyakit typhus yaitu selama masa inkubasi mungkin ditemukan gejala berupa rasa tidak enak badan. Gejala khas pada anak biasanya di minggu pertama berupa demam yang menurun menjelangpagi hari dan meningkat pada sore dan malam hari. Dalam minggu kedua, anak terus berada dalam keadaan demam yang turun secara berangsurangsur pada minggu ketiga. Gejala lainnya lidah berubah warna yaitu lidahyang ditutupi selaput kecokelatan, ujung dan tepi kemerahan, jarang disetai kejang. Timbul rasa nyeri pada perabaan di hati dan limpa yang mengalami pembesaran. Biasanya anak juga bisa mengalami sembelit atau sulit buang air besar, tetapi mungkin juga buang air besarnya normal bahkan dapat terjadi diare.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

Tahitian Noni Liquid Supplement : Intensive frekwensi 60 cc per 2 jam
Morinda Extra : Intensive frekwensi 60 ml per 3 jam
Maxidoid : Intensive frekwensi 30 ml per 2 jam.

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan TNBB dalam mengatasi Thyphus Abdominalis yaitu :

  1. Anti mikroba. TNBB mengandung zat bioaktif yang bersifat antimikroba: etanol,metanol dan asetil asetat.
  2. Anti kandida. Quersetin dan Rutin sebagai zat bioaktif yang dapat membunuh jamur kandida.
  3. Anti infl amasi. TNBB dapat mengatasi peradangan usus sehingga mencegah pendarahan usus (perdarahan usus). Mekanisme yaitu enzim Cox-2 inhibitor dan enzim Lox-5 inhibitor.
  4. Induksi energi. TNBB kaya dengan asam amino esensial, vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh yang sakit. Dapat memulihkan kondisi tubuh penderita demam tifoid.
  5. Imunomodulator. TNBB dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga tubuh mampu melawan kuman Salmonella tiphi.

Perawatan yang dilaku kan kepada penderita Demam typhoid yaitu :

► Istirahat.
• Bed rest total untuk mobilisasi tiap 3 hari bebas demam.
• Makan, minum, Buang air kecil dan Buang air besar di tempat perawatan.
• Kebersihan tempat tidur, pakaian, alat makan dan minum dan toilet di jaga untuk mencegah pencemaran terjangkitnya sumber penyakit.

► Diet.
• Diet bubur / diet lunak -> peralihan diet dari lunak ke kasar tiap 3 hari setelah demam turun.
• Asupan cairan /minum air yang cukup untuk mencegah dehidrasi.
• Menghindari makanan yang merangsang seperti pedaspedas, instant food, junk food,dan sebagainya.
• Mengkonsumsi makan-makanan yang tinggi kaya akan vitamin dan mineral seperti sayur-sayuran dan buahbuahan.

Pencegahan yang dilakukan untuk mencegah terjadinya Demam tyhpoid yaitu :

  1. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan personal hygiene (kebersihan perseorangan) seperti mencuci tangan sebelum makan.
  2. Sanitasi untuk mandi, cuci dan kakus ( MCK).
  3. Sanitasi untuk sumber air minum yang bersih.
  4. Konsumsi makanan yang higienis dan bersih dan sehat.
  5. Konsumsi TNBB secara rutin.

65. TANYA:

Saya seorang karyawan swasta berusia 43 tahun sering mengeluarkan gangguna mudah capek, lesu, demam dan muncul ruam-ruam merah di sekitar wajah, tangan dan kaki. Dokter memberi diagnosa yaitu Lupus atau auto immune disease. Bagaimana Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ mengatasi hal ini?

JAWAB:

Saya seorang pria yang sering mengalami gangguan tekanan darah tinggi (Hipertensi). Dokter melakukan pemeriksaan yaitu 18090 mmHg. Bagaimana peranan product Morinda dalam mengatasi hal tersebut diatas?

Hipertensi adalah suatu penyakit yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik di atas tekanan darah normal. Dengan catatan lain, Hipertensi atau Tekanan Darah Tinggi adalah kondisi kronis di mana tekanandarah pada dinding arteri (pembuluh darah bersih) meningkat. Adapun gejala-gejala yang dialami yaitu :

• Keluhan yang sering, penderita mengeluh sakit atau tidak enak di tengkuk.
• Pusing atau sakit kepala.
• Kesemutan di tangan.
• Muntah-muntah biasanya hipertensi berat.
• Stroke atau serangan jantung.

Bagaimana tubuh menjaga kesimbangan tekanan darah?

Melalui dua pengaturan :
1. Sistim saraf, yang mengontrol pembuluh darah dan jantung.
2. Ginjal, yang mengontrol volume cairan tubuh.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013 menunjukkan bahwa penderita Hipertensi yang berusia di atas 18 tahun mencapai 25,8 persen dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia. Dari angka tersebut, penderita Hipertensi perempuan lebih banyak 6 persen dibanding laki-laki. Sedangkan yang terdiagnosis oleh tenaga kesehatan hanya mencapai sekitar 9,4 persen. Ini artinya masih banyak penderita Hipertensi yang tidak terjangkau dan terdiagnosa oleh tenaga kesehatan dan tidak menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Hal tersebut menyebabkan Hipertensi sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Bagaimana kerja sistim saraf ?

• Mengatur tekanan arteri dengan cepat melalui vasokonstriksi • Mengatur aktivitas pompa jantung dengan tujuan, redistribusi aliran darah ke organ-organ tubuh.
• Mengatur tekanan darah secara cepat atau jangka pendek. Tabel Klasifi kasi JNC JAMA 2003 Resiko Mengidap Hipertensi Penyebab Hipertensi belum dapat dipastikan pada lebih dari 90 persen kasus. Seiring bertambahnya usia, kemungkinan Anda untuk menderita hipertensi juga akan meningkat.

Berikut ini adalah faktor-faktor pemicu yang diduga dapat mempengaruhi peningkatan resiko hipertensi.

-> Berusia di atas 65 tahun.
-> Mengonsumsi banyak garam.
-> Kelebihan berat badan.
-> Memiliki keluarga dengan hipertensi.
-> Kurang makan buah dan sayuran.
-> Jarang berolahraga.
-> Minum terlalu banyak kopi (atau minuman lain yang mengandung kafein).
-> Terlalu banyak mengonsumsi minuman keras.

Risiko mengidap Hipertensi dapat dikurangi dengan mengubah hal-hal di atas dan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin juga bisa membantu diagnosis pada tahap awal. Diagnosis Hipertensi sedini mungkin akan meningkatkan kemungkinan untuk menurunkan tekanan darah ke taraf normal. Hal ini bisa dilakukan dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat tanpa perlu mengonsumsi obat.

Pencegahan Hipertensi

Adapun langkah yang dapat dilakukan yaitu :
-> Mengonsumsi makanan sehat.
-> Mengurangi konsumsi garam dan kafein.
-> Berhenti merokok.
-> Berolahraga secara teratur.
-> Menurunkan berat badan, jika diperlukan.
-> Mengurangi konsumsi minuman keras.

Mencegah Hipertensi lebih mudah dan murah dibandingkan dengan pengobatan. Karena itu, pencegahan sebaiknya dilakukan seawal mungkin. Jika didiamkan terlalu lama, Hipertensi bisa memicu terjadinya komplikasi yang bahkan dapat mengancam jiwa pengidapnya.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

Tahitian Noni Liquid Supplement : 4 x 6 ml (pagi, siang, sore dan malam).
Morinda Extra : 3 x 45 ml (pagi, siang, dan malam).
Maxidoid : 3 x 30 ml (pagi, siang, dan malam).

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Mekanisme kerja TNBB dalam mengatasi Hipertensi yaitu :

a. Menghambat enzim ACE dan enzim shimase (jalur alternatif membentuk angiotensin II ) –> Menghambat sistim R-A-A (Renin-Angiotensin-Aldosteron) –> volume darah turun –> curah jantung turun –> tahanan turun –> tekanan darah turun.
b. Kandungan TNBB scopoletin—–> mengelastiskan pembuluh darah.
c. Menginduksi produksi Nitric Oxide sel-sel endotel —-> pembuluh darah elastis—–> vasodilatasi.

Pencegahan yang dilakukan kepada penderita Hipertensi yaitu :

• Diet rendah garam (kebutuhan garam orang dewasa normal hanya 3 gr/hari).
• Menghindari lemak jenuh.
• Menghindari makanan yang manis.
• Stop rokok & alcohol.
• Menghindari stress.
• Program penurunan Berat Badan.
• Olah raga sesuai kondisi fisik.
• Doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

66. TANYA:

Saya seorang wanita sering mengalami kelelahan yang luar biasa, sakit kepala dan muncul ruam kemerahan yang berbentuk seperti kupu-kupu pada wajah yang menutupi pipi dan hidung serta mengalami sakit kepala serta nyeri sakit kepala yang hebat. Dokter memberi diagnose yaitu Lupus Eritematosus Sistemik. Bagaimana peranan product Morinda dalam mengatasi hal tersebut diatas?

JAWAB:

Lupus adalah istilah dari bahasa latin yang berarti Serigala. Hal ini disebabkan penderita umumnya memiliki ruam merah berbentuk kupu-kupu di pipi yang serupa di pipi serigala (berwarna putih). Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) yang dikenal sebagai Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan, sedangkan sistemik bermakna menyebar luas ke berbagai organ tubuh.

Diperkirakan 1 juta penduduk Indonesia menderita LES. Penderita Lupus yang didata oleh YLI (Yayasan Lupus Indonesia) ada sekitar 10.114 Odapus (Orang Dengan Lupus), berumur antara 15-45 tahun, 90 persen adalah perempuan muda dan sisanya 10 persen laki-laki dan anakanak. Di dunia terdeteksi penyandang penyakit Lupus mencapai 5 juta orang dan lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya. Bangsa Afrika dan Asia lebih rentan dibandingkan kulit putih. Di Amerika Serikat lebih sering terjadi pada orang Asia (18-24 tiap 100.000), orang kulit hitam (4 tiap 100.000) dan lebih sering pada orang Cina dan Asia Tenggara.

Lupus merupakan penyakit infl amasi (peradangan) kronis yang menyerang berbagai bagian tubuh, terutama kulit, persendian, darah, dan ginjal.

Penyebab Lupus merupakan gabungan beberapa faktor yaitu :

• Keturunan hanya 10%.
• Faktor lingkungan yaitu Sinar matahari—>merubah DNA dermis —-> mempercepat apoptosis sel – sel kulit.
• Emosi
• Penggunaan Obat yang berlebihan seperti: Hidralazin, Prokainamid, Isoniazid, Hidantoin, Klorpromazin, Metildopa.
• Hormon sex wanita : pria = 9:1, Menarche : Menopause = 3:1
• Infeksi virus, bakteri
• Diet tinggi lemak jenuh.

Adapun gejala Lupus yaitu :

  1. Gejala subyektif : demam, tiada napsu makan, nyeri otot, nyeri sendi dan badan terasa lemah.
  2. Kelainan kulit
    • 30% penderita mengalami gejala kulit —-> 65% diantaranya memiliki gejala yang sama yaitu —–> 30% - 50% mengalami bercak kulit bentuk kupu-kupu sebagai tanda klasik.
    • Beberapa berupa bercak merah yang disebut sebagai lupus discoid.
    • Alopecia (botak) serta luka pada: mulut, hidung, saluran kemih dan vagina.
  3. Otot dan sendi.
    • Artritis lupus tidak menyebabkan kerusakan sendi. Kurang 10% yang mengalami gangguan sendi tangan dan kaki.
    • Dapat terjadi pada lebih dari 90% anak dengan LES.
    • Umumnya simetris, pada beberapa sendi besar maupun kecil.
    • Biasanya sangat responsif terhadap terapi dibandingkan dengan kelainan organ yang lain pada LES.
  4. Hematologi
    • Anemia terjadi lebih 50% kasus.
    Kelainan hematologi yang sering terjadi adalah limfopenia, anemia, trombositopenia, dan lekopenia.
    • Kelainan hematologi ini bisa oleh karena Lupus, bisa juga karena efek samping terapi obat.
  5. Jantung
    • Penderita Lupus dapat mengalami kelainan jantung seperti perikarditis, miokarditis dan endokarditis.
    Aterosklerosis lebih sering terjadi dan perkembangannya lebih cepat dibanding pada non lupus.
  6. Paru
    • Kelainan paru berupa pleuritis, efusi pleura, pneumonia, Hipertensi pulmonal, emboli paru dan perdarahan paru.
  7. Renal
    • Hematuria atau proteinuria sebagai gejala kelaianan ginjal. Gangguan ginjal akut dan kronis berupa lupus nephritis yang dapat menuju ke gagal ginjal akut atau gagal ginjal stadium akhir. Karena diagnosa dan penanganan dini Lupus,maka gagal ginjal stadium dini terjadi hanya kurang dari 5%.
  8. Neuropsikiatri
    • Gejala neuropsikiatri dapat berupa gejala sistem saraf pusat dan saraf perifer. Gejala neuropsikiatri pada lupus yang paling sering adalah sakit kepala, disfungsi kognitif, gangguan mood, kelainan serebrovaskular, kejang, polineuropati, kecemasan dan psikosis.
  9. Neurologi
    • Kelainan neruologi pada Lupus berpengaruh secara nyata terhadap kesakitan dan kematian. Gejala neurologi berupa neuropsikiatri sistemik lupus eritematosus (NPSLE). Salah satu kelainan ini adalah kerusakan berat pada epitel sel dari barier pembuluh darah-otak (kelainan susunan saraf pusat). Gejala neurologi berupa : sakit kepala, depresi, kejang, gangguan kognitif (kehilangan memori), gangguan mood, kelainan serebrovaskular, polineuropati, kecemasan, psikosis dan gangguan yang terberat adalah gangguan personal. Tapi lebih 60% wanita yang menderita Lupus mengalami depresi.
  10. Reproduksi
    • LES dapat merupakan satu penyulit kehamilan, dimana mempunyai potensi untuk mengakibatkan kematian janin, kelahiran preterm maupun kelainan pertumbuhan janin.
    • Bayi yang lahir dari ibu yang mengindap LES dapat menyebabkan lupus eritematosus neonatal, walaupun kejadiannya jarang (1:20.000 kelahiran hidup). Bayi baru lahir dari ibu penderita Lupus ,mengalami gejala Lupus umumnya berupa Lupus diskoid. Kadang berupa gangguan sitemik seperti gangguan jantung dan hepatosplenomegali. Tapi Lupus neonatus biasanya tidak ganas dan sembuh sendiri. Angka kelahiran hidup pada penderita Lupus diperkirakan 72%.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

Tahitian Noni Liquid Supplement : Interval frekwensi per 3 jam dengan 60 ml per hari ( 6 x 60 ml ).
Morinda Extra : Interval frekwensi per 4 jam per hari ( 4 x 60 ml).
Maxidoid : 3 x 60 ml ( pagi, siang dan malam).

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

  1. Preventif
  2. Superantioksidan :
    • Sebagai anti oksidan eksogenous yang dapat mengaktifkan antioksidan endogenous (antioksidan di dalam tubuh).
    • Imunomodulator.
  3. Kuratif
    • TNBB mempunyai zat bioaktif utama. Iridoid dapat bekerja di tingkat gen yang dapat memperbaiki kerusakan sel. Iridoid bersifat sebagai adaptogen. Autoimun merupakan reaksi hipersensitif sistem imun tubuh terhadap sel normal.
    • Iridoid dapat menghambat reaksi yang berlebihan. Iridoid sebagai anti infl amasi (anti peradangan) yang poten dapat memperbaiki kerusakan sel.
    • Analgesik yang kuat karena TNBB memiliki efek setara 70% morphin alam.
  4. Promotif
    • TNBB tidak mempunyai efek samping dan aman bagi ibu hamil dan dapat dikomsumsi sebagai maintenance bagi penderita SLE.
    • TNBB sebagai nutriceutikal alami yang dibutuhkan oleh sel-sel tubuh —-> Baik untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh —–> mencegah kasus residif (kekambuhan).

Terapi Suportif yang dapat diberikan yaitu :
► Doa —-> aktivitas spiritual.
► Odapus (Orang dengan Lupus) perlu perbaikan gaya hidup agar tidak sering kambuh.
► Cukup istirahat.
► Bekerja normal ketika lupus sedang terkontrol baik.
► Menghindari (meminimalkan) paparan matahari,
► Mengatur diet dan nutrisi.
► Mengelola stress.

67. TANYA:

Saya seorang wanita yang berusia 27 tahun sering mengeluhkan sakit kepala, mengalami mood yang tidak baik, nyeri sendi dan otot, mengalami kelelahan, dan muncul secara periodik pada saat terjadinya menstruasi setiap bulan. Dokter memberi diagnose yaitu Pra Menstruasi Syndrome. Bagaimana peranan Morinda Beverage mengatasi hal diatas?

JAWAB:

Pra Menstruasi syndrome (PMS) atau Sindrom pra haid adalah kumpulan gejala normal yang tidak menyenangkan yang terjadi dan terkait dengan siklus menstruasi wanita. Premenstrual syndrome atau sering disingkat PMS adalah sebuah kondisi medis yang mempunyai gejala- gejala fi sik dan psikis tertentudan mempengaruhi hampir semua wanita subur. Gejala yang dialami tersebut umumnya sama pada setiap wanita, yang berbeda adalah tingkat keparahannya.

Sebagian besar wanita yaitu sekitar 80%-95% akan mengalami pra menstruasi syndrome. Hal ini diperkirakan terjadi sekitar 8 minggu sebelum menstruasi.

Berdasarkan lamanya nyeri dibagi dua yaitu:

  1. Nyeri akut
    ► Nyeri yang berdurasi sampai 7 hari yang biasanya terjadi secara tiba-tiba.
    ► Gejala dapat berjam-jam, berhari- hari atau selama seminggu.
    ► berhubungan dengan jaringan rusak atau infl amasi.
  2. Nyeri kronis
    ► Nyeri dengan durasi lebih lama, berbulan-bulan bahkan tahunan.
    ► Merupakan penyakit kronis yaitu Diabetes Melitus, Reumatik, nyeri tulang belakang, dan sebagainya.
    ► Berdasarkan asalnya, nyeri dibagi dua yaitu nyeri nosiseptif dan nyeri neuropati.
  3. Nyeri Nosiseptif
    ► Nyeri yang timbul akibat rangsangan langsung pada reseptor nyeri (nosiseptor).
    ► Rangsangan berupa mekanis, suhu dan zat kimia.
    ► Dibedakan atas dua jenis berdasarkan lokasinya:
    a. Somatik.
    b. Visceral.
    Nyeri Somatik:
    • Timbul karena ada kerusakan jaringan kulit, otot atau jaringan lunak -> melepaskan mediator inflamasi : prostaglandin, enzim proteolitik, histamin dan bradikinin.
    • Nyeri tajam, tusuk, berdenyut dan mudah diketahui lokasinya.
    Nyeri visceral:
    • Nyeri akibat stimulasi saraf otonom yang berada pada organ dalam tubuh; jantung, paru, saluran cerna dan saluran urogenitalia.
    • Lokasi samar.
    • Penyebab iskmia, kontraksi, Infl amasi dan peregangan.
  4. Nyeri Neuropati
    • Nyeri akibat kerusakan saraf perifer dan saraf pusat

Penyebab PMS

• Yang pasti belum diketahui. Diduga PMS terkait dengan ketidakseimbangan hormon estrogen progesteron di dalam tubuh.
• Konsentrasi estrogen mendadak melimpah akibat :
- Estrogen yang melimpah untuk stimulasi folikel.
- Tubuh tidak mampu memecah estrogen akibat kurangnya
- Asupan vitamin B kompleks, terutama B6.
- Terlalu sedikit estrogen yang dibuang keluar tubuh. Karena mogoknya fungsi pembuangan karena kekurangan Mg, Ca dan Seng.
• PMS diperparah dengan komsumsi terlalu banyak gula.

Gejala Pra Menstruasi Syndrome

► Gejala Psikologis:
• Sensitif (mudah tersinggung), pemarah.
• Mudah gugup, agresif, gelisah.
• Sulit mengingat dan tidak dapat berpikir jernih.
• Mudah panik, kebingungan dan susah berkonsentrasi.
• Mudah stress, depresi dan sulit tidur (insomnia).
• Gairah seksual menurun.
• Perubahan nafsu makan.

► Gejala fisik:
• Sakit kepala.
• Sakit perut dan kembung.
• Payudara membengkak dan mengeras.
• Otot-otot terasa lemah.
• Rasa sakit disekujur tubuh.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

Tahitian Noni Liquid Supplement : 4 x 60 ml ( pagi, siang, sore dan malam).
Morinda Extra : 3 x 60 ml ( pagi, siang, dan malam).
Maxidoid : 3 x 45 ml ( pagi, siang dan malam).

Dan jangan lupa untuk mengkonsumsi air putih hangat minimal 3 liter / hari karena Morinda Bioactive Beverage mudah larut dalam air dan komunikasi antar sel didalam tubuh dapat saling tercipta dengan baik.

Peranan Morinda Beverage dalam mengatasi Pre Menstrual Syndrome yaitu :

  1. Inhibisi enzim Cox-2. Enzim ini merangsang pengeluaran prostaglandin -> peradangan—>> nyeri. Inhibisi Cox-2 untuk menerapi nyeri nosiseptik, nyeri infl amasi dan nyeri neuropatik.
  2. Mencegah hiperalgesia dengan cara mengikat reseptor -> serotonin dan prostaglandin.
  3. Efek TNBB setara dengan 75% kekuatan morfin.
  4. Xeronin dan superantioksidan TNBB dapat mengatasi nyeri nosiseptik dan nyeri infl amasi.
  5. TNBB mengandung vitaminn B6 dan mineral, magnesium, kalsium, seng.
  6. Nyeri juga dapat disebabkan oleh kondisi asidosis. TNBB dapat menetralkan kondisi asidosis tersebut.
    Diet sebaiknya kaya serat dan berlimpah kandungan mineral seperti magnesium, kalsium dan seng serta vitamin B kompleks.

Makanan yang diutamakan yaitu :
1. Beras merah sebagai sumber Karbohidrat kompleks dan kaya vitamin B6.
2. Sumber protein hewani seperti ikan segar (tuna, salmon), ayam kampung.
3. Protein nabati seperti kacang merah, kacang hijau, kacang polong, kedelai, tempe, susu kedelai dan tahu.
4. Buah-buahan yaitu pisang, anggur, alpukat, mangga, kenari, ubi jalar, kuaci tawar.
5. Sayur mayur yaitu bayam, kangkung, kol, sawi, selada, daun singkong, daun pepaya, kacang panjang, buncis, kecipir.
6. Kerang ternyata mengandung kadar seng yang tinggi kemudian yogurt, keju, hati ayam kampung, daging ayam kampung, kepiting, daging sapi yang merumput.

Beberapa makanan yang dapat dihindari yaitu :
1. Gula seperti gula pasir, gula merah, permen, arum manis, sirup, selai, susu kental manis, meises, manisan buah, soft drink dan snack dari tepung.
2. Lauk olahan seperti dendeng, abon, dan sebangsanya.
3. Lemak jenuh seperti gorenggorengan, minyak trans, mentega, santan kental.
4. Kafein, teh (pekat), coklat palsu, softdrink.
5. Natrium (garam) dan makanan olahan yang mengandung garam.
6. Penyedap rasa seperti MSG dan makanan yang mengandung MSG.

68. TANYA:

Saya seorang pria berusia 56 tahun sering mengeluhkan sakit nyeri di lambung, mual, kembung dan muntah di bagian lambung. Dokter memberi diagnose yaitu Gastritis. Bagaimana peranan Morinda Beverage mengatasi hal diatas ?

JAWAB:

Gastritis adalah kondisi ketika lapisan lambung mengalami iritasi, peradangan atau pengikisan. Berdasarkan jangka waktu perkembangan gejala, gastritis dibagi menjadi dua, yaitu akut (berkembang secara cepat dan tiba-tiba) dan kronis (berkembang secara perlahanlahan). Lambung mempunyai selsel penghasil asam dan enzim yang berguna untuk mencerna makanan. Untuk melindungi lapisan lambung dari kondisi radang atau pengikisan asam, sel-sel tersebut juga sekaligus menghasilkan lapisan “lendir” yang disebut mucin. Ketika gastritis terjadi, ada penderita yang merasakan gejalanya dan ada juga yang tidak.

Beberapa gejala Gastritis di antaranya : Nyeri yang menggerogoti dan panas di dalam lambung, kehilangan nafsu makan, cepat merasa kenyang saat makan, perut terasa kembung, cegukan, mual, muntah, sakit perut, gangguan saluran cerna, Buang air besar dengan tinja berwarna hitam pekat serta muntah darah.

Penyebab Gastritis

Berikut ini sejumlah hal yang dapat menyebabkan Gastritis, di antaranya:

« Infeksi bakteri H. pylori
« Efek samping konsumsi obat antiinfl amasi nonsteroid (misalnya ibuprofen dan aspirin) secara berkala
« Stres
« Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihanv « Penyalahgunaan obat-obatan
« Reaksi autoimun
« Pertambahan usia
« Infeksi bakteri dan virus
« Penyakit Crohn
« Penyakit HIV/AIDS
« Refl uks empedu
« Anemia Pernisiosa
« Muntah kronis
« Sindrom Dispepsia : nyeri ulu hati, mual, kembung muntah.
« Perdarahan : Hematemesis (muntah darah) dan Melena (BAB darah).
« Anemia.
« Riwayat penggunaan obat-obatan dan zat kimia.

Gastritis terbagai atas dua :
1. Gastritis Akut.
2. Gastritis Kronik.

Secara klinis ada juga yang membagi Gastritis atas 3 jenis yaitu :
1. Erosive Hemorrhagik Gastritis.
2. Nonerosive, Chronic Active Gastritis.
3. Atrophic ( Fundal Gland) Gastritis.

Gastritis Akut

Gejala Gastritis Akut
• Sindrom Dispepsia : nyeri ulu hati, mual, kembung, muntah.
• Perdarahan : Hematemesis (muntah darah) dan Melena (Buang air besar darah).
• Anemia.
• Riwayat penggunaan obat-obatan dan zat kimia.
• Gambaran makroskopik : erosi mukosa lambung atau ulkus dangkal.
• Komplikasi perdarahan -> syok hemoragik.

Gejala yang ditimbulkan yaitu:
► Rasa tidak nyaman, rasa terbakar.
► Lapar oleh karena rangsangan ujung saraf.
► Pada dasar luka oleh asam lambung.
► RASA SAKIT TIMBUL SESUDAH MAKAN
► penderita takut makan.

Lokasi sakit : Ulu hati, kiri dan kanan garis tengah perut.

Sifat sakit :
• Mulai pada satu titik (penderita dapat menunjuk satu titik lokasi ) -> menyebar dan menjalar ke bahu kanan.
• Rasa sakit bisa hilang / berkurang bila diberi obat atau muntah -> RASA SAKIT BERTAMBAH BILA DIBERI MAKAN.
Anoreksia, mual dan muntah dan BB menurun -> PENDERITA TAKUT MAKAN.
• Sendawa, regurgitasi makanan dan asam.
• Gembung -> perforasi.

Adapun Treatment TNBB yang dapat diberikan yaitu :

Tahitian Noni Liquid Supplement : 3 x 60 ml ( pagi, siang, sore dan malam)
Morinda Extra : 3 x 45 ml ( pagi, siang, dan malam)
Maxidoid : 3 x 30 ml ( pagi, siang dan malam).

Gastritis Kronik

Penyebab Multifaktor :

  1. Faktor konstitusi : Genetik dan imunologik.
  2. Faktor lingkungan : Rangsangan dalam waktu lama, berulang, terus menerus, sehingga menyebabkan kerusakan mukosa lambung. Misalnya; obat-obatan, alkohol, rokok, psikologis dan infeksi bakteri Helicobacter Pylori.

Peranan TNBB dalam mengatasi Gastritis bertujuan yaitu :

  1. Anti peradangan karena merupakan kaya akan iridoid.
  2. Anti peradangan dengan Inhibisi Cox-2.
  3. Menetralisir asam lambung dan regenerasi sel-sel lambung yang terdiri dari ikatan xeronin dan serotonin
  4. Meningkatkan sekresi NO (Nitric Oxide) : Meningkatkan aliran dari lambung, meningkat nutrisi dan oksigen ke jaringan yang tukak sehingga mempercepat penyembuhan.
  5. Antimikroba karena mengandung etanol, metanol dan asetil asetat.
  6. Imunomodulator.
  7. Merubah pH asam ke pH yang lebih optimal .
  8. Menormalkan peristaltik usus -> TNBB kaya serat.

Terapi Supportif yang dapat diberikan berupa:

  1. Makanan dan minum jangan berlebih-lebihan.
  2. Mengunyah makanan selembut mungkin 32-45 kali kunyahan.
  3. Membatasi makanan berlemak, gorengan, bakaran (sate).
  4. Membatasi daging dan makanan lemak tidak jenuh
  5. Cukup serat dalam sehari ->sebagai penetral pH dan menormalkan peristaltik usus.
  6. Menghindari minuman kopi, soda dan sebagainya.
  7. Makanan merangsang seperti pedas-pedas, asam dan soda tinggi seperti soft drink
  8. Stop konsumsi obat-obatan : penghilang rasa nyeri.
  9. Hidup rileks dan menjauh dari stres.
  10. Makanan teratur dan cukup istirahat.

ADA PERTANYAAN LAIN?

SILAHKAN HUBUNGI DI HALAMAN BERIKUT

http://tn-bb.com/kontak