Perempuan Gemuk Lebih Berisiko Terkena Rematik

Bahaya kegemukan terhadap berbagai risiko penyakit, seperti jantung dan kanker. Bahkan studi terbaru menyatakan bahwa wanita yang kelebihan berat badan memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit rematik, khususnya rheumatoid arthritis. Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yang menyebabkan rasa sakit, bengkak, kekakuan dan berkurangnya fungsi sendi. Penyakit RA lebih sering terjadi pada wanita dibanding pria.

Studi terbaru dilakukan dengan menganalisis data kesehatan terhadap lebih dari 238.000 wanita di Amerika. Para peserta diminta memberikan informasi tentang gaya hidup dan kebiasaan hidup sehat. Sebelumnya peneliti mengukur indeks massa tubuh (BMI) peserta, yaitu pengukuran berdasarkan tinggi dan berat badan. Analisis data telah disesuaikan terhadap faktor penyakit RA seperti usia, konsumsi minuman beralkohol, merokok, menyusui, penggunaan pil KB, menopause dan terapi hormon post-menopause.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita yang kelebihan berat badan dan obesitas lebih mungkin mengembangkan rheumatoid arthritis daripada wanita yang memiliki berat badan normal. Wanita yang kelebihan berat badan dengan BMI antara 25-29,9, diketahui memiliki risiko rheumatoid arthritis sebesar 19 pada studi pertama, dan meningkat hingga 78 persen dalam studi kedua. Peningkatan risiko tersebut juga meningkat pada wanita yang mengalami obesitas dengan BMI lebih dari 30. Penelitian ini menunjukkan keterkaitan antara risiko rheumatoid arthritis dengan kelebihan berat badan dan tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.