Perbedaan Rematik dan Asam Urat

Rematik merupakan penyakit yang banyak dijumpai di masyarakat, diperkirakan ada lebih dari 90 penyebab penyakit rematik yang salah satunya adalah akibat penumpukan asam urat berlebih di dalam tubuh. Begitu menderita nyeri sendi, biasanya masyarakat langsung mengecek kadar asam uratnya. Padahal, asam urat hanyalah salah satu dari 100 jenis penyakit rematik. Pengertian ini perlu diluruskan. Penyakit lain yang mengakibatkan nyeri paling sering adalah Rematik. Rematik merupakan penyakit kelainan sendi nomor satu di dunia dan jumlah penderitanya terus meningkat setiap tahun. Selama ini gangguan keluhan keluhan nyeri sendi dan otot yang dialaminya disebabkan karena asam urat. Padahal, hanya 5-10 persen saja penyakit rematik yang dipicu oleh asam urat.

Asam urat dan rematik merupakan penyakit yang hampir sama. Hal ini dikarenakan gejala penyakitnya yang dialami oleh penderita asam urat dan rematik juga relatif sama yakni timbulnya rasa nyeri pada persendian, nyeri otot dan juga pegal linu. Dengan kemiripan gejala inilah orang sering salah menganalisa antara penyakit asam urat dan rematik.

Asam urat termasuk rematik sedangkan rematik belum tentu asam urat. Sebagaimana orang yang sakit demam berdarah pasti mengalami demam dan orang yang demam belum tentu terkena penyakit demam berdarah. Rematik merupakan penyakit yang tejadi karena adanya kelainan pada sendi, hingga menimbulkan rasa nyeri dan kaku pada sistem muskuloskeletal (tulang, sendi, jaringan ikat). Secara umum rematik tidak membahayakan, hanya saja sangat mengganggu karena rasa nyeri yang ditimbulkannya.

Rematik

Rematik atau gangguan rematik adalah istilah non-spesifik untuk masalah medis yang mempengaruhi sendi dan jaringan ikat. Studi, dan intervensi terapi pada, gangguan seperti ini disebut Pra.

Jenis  rematik ini juga bermacam-macam, di antaranya :

• Rematik karena adanya pengapuran tulang
• Rematik karena infeksi
• Rematik karena asam urat
• Rematik karena gangguan autoimun dan ini termasuk rematik yang berbahaya (paling berat) yang disebut juga dengan arthrtitis reumatoid.

Ciri-ciri orang yang terkena rematik adalah adanya gangguan sendi yang bersifat menetap, nyeri ketika melakukan aktivitas sehari-hari seperti berjalan, duduk, berdiri, dan masih banyak lagi. Peradangan pada sendi juga ditandai dengan pembengkakan, kemerahan, kaku, bahkan kelainan bentuk tubuh.

Asam Urat

Penyakit asam urat diakibatkan oleh adanya gangguan metabolisme pada purin. Gangguan yang terjadi pada metabolisme purin menyebabkan penimbunan sodium orat di dalam dan di antara persendian. Penyakit gout ditandai dengan tingginya kadar asam urat dalam darah (hyperuricemia).Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl sedangkan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl.

Dalam satu hari orang normal akan membuang 700 miligram asam urat melalui ginjal.Sisa cadangan asam urat sebanyak  lebih kurang 1000 miligram tersimpan dalam cairan tubuh. Pada penderita gout produksi asam urat akan berlebih,sehingga terjadi peningkatan cadangan sebanyak 3 – 15 kali dibandingkan orang normal.Kelebihan cadangan ini akan menumpuk pada persendian yang menyebabkan penyakit asam urat.

Asam urat adalah jenis rematik yang disebabkan oleh adanya endapan kristal monosodium urat atau asam urat yang terkumpul di dalam sendi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah. Untuk memastikan bahwa nyeri yang dialami sebagai serangan asam urat, perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Sedangkan asam urat merupakan penyakit yang terjadi karena adanya penumpukan kristal asam urat (produk akhir dari metabolisme purin) pada rongga sendi. Purin seharusnya dibuang lewat urine. Untuk mengetahui apakah seseorang mengidap asam urat atau tidak adalah dengan melakukan tes kadar asam urat dalam darah.

Penyebab penyakit asam urat juga bermacam-macam, diantaranya :

• Konsumsi makanan yang mengandung purin secara berlebihan seperti jeroan, daging merah, kerang, melinjo dll
• Konsumsi alkohol
• Gangguan fungsi ginjal
• Leukimia
• Obesitas

Sementara itu rematik akibat asam urat muncul sebagai serangan keradangan sendi yang timbul berulang-ulang. Gejala khas dari serangan artritis gout adalah pembengkakan, kemerahan, nyeri hebat, panas dan gangguan gerak dari sendi yang terserang yang terjadi mendadak (akut) yang mencapai puncaknya kurang dari 24 jam.

Penyakit asam urat sering terjadi pada pria. Pada wanita, hormon estrogen akan merangsang pengeluaran asam urat lewat urin sehingga kadar asam uratnya jarang tinggi. Namun begitu memasuki usia menopause, bisa saja asam uratnya naik.