Penyebab Naik Turunnya Kadar Gula Darah

Ketidakstabilan tingkat gula darah bisa menyebabkan diabetes mellitus. Sehingga penting bagi Anda untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi fluktuasi gula darah untuk mencegah kemungkinan terburuknya.

Beberapa situasi berikut berperan terhadap fluktuasi gula darah :

• Resistensi insulin
Orang yang mengalami resistensi insulin, hanya sedikit membran sel yang terbuka sehingga tidak mampu mendeteksi insulin dengan baik. Sehingga, glukosa serta insulin akan tetap utuh dalam darah sementara beberapa sel akan kekurangan asupan glukosa.

• Makan makanan manis
Ketika seseorang terlalu banyak makan makanan yang mengandung terlalu banyak gula, tubuhnya akan memproduksi lebih banyak insulin untuk memproses gula tersebut. Hal ini bisa menyebabkan lebih banyak membran seluler yang membuka untuk penyerapan glukosa darah ke dalam sel.

Sehingga glukosa akan diserap ke dalam sel dan otomatis berpengaruh terhadap konsentrasi glukosa dalam tetes darah hingga menyebabkan lonjakan gula darah.

• Gangguan pada pankreas
Sel-sel pankreas berfungsi melepaskan insulin dalam darah tetapi sel-sel ini bisa melemah jika jumlah insulin yang diproduksi berlebihan, misal karena terlalu banyak makan makanan manis.

Ketika sel-sel pankreas kelelahan, sel-sel tersebut tidak mampu menghasilkan insulin yang diperlukan untuk memproses glukosa, bahkan dalam tingkat normal sekalipun. Hal inilah yang menyebabkan ketidakseimbangan gula darah.

Agar terhindar dari bahaya diabetes karena gula darah yang tidak stabil, Anda perlu mengukur kadar gula darah dengan alat glucose meter. Uji gula darah Anda sebelum makan dan beberapa jam setelah makan.

Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks diserap perlahan dalam sel. Jadi Anda perlu menguji glukosa darah 3-4 jam setelah makan makanan berkarbohidrat tinggi untuk menilai dampaknya. Hal ini bisa memberitahu Anda bahwa makanan yang baru saja Anda makan bisa mempengaruhi kadar gula darah atau tidak. Sehingga Anda akan lebih selektif dalam memilih makanan.

Kegemukan juga merupakan salah satu faktor yang bisa meningkatkan risiko diabetes. Jadi Anda mungkin juga perlu mengurangi ukuran porsi makan untuk mencegah obesitas.