Penemuan Enam Mitos Diet

Menurunkan berat badan sangatlah kompleks dan membingungkan, karena ada begitu banyak informasi yang saling bertentangan di luar sana. Dengan bantuan para ahli kpenelitian terbaru, telah menghilangkan enam mitos yang ada sehingga Anda dapat mulai melangsingkan tubuh dengan baik.

« Mitos: Jangan makan yang manis-manis sebelum siang

Banyak orang yang ingin turun berat badan menganggap, mereka harus menghindari makanan penutup. Tapi tenang saja, Anda dapat memakan makanan yang manis untuk sarapan, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada Maret 2012 di jurnal “Steroids”, para peneliti menemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi 600 kalori, dari sarapan karbohidrat dan kaya protein yang termasuk makanan penutup, seperti cokelat atau es, mengalami kehilangan lebih banyak berat badan selama empat bulan (dan begitu pula dengan empat bulan berikutnya) dibandingkan dengan mereka yang makan makanan rendah karbohidrat di pagi hari.

Makanlah menu sarapan 600 kalori atau lebih yang kaya akan sayuran, buah, protein, dan karbohidrat, serta tambahkan makanan yang manis jika Anda menginginkannya (cobalah menu sarapan yang lebih sehat untuk membantu Anda langsing). Hindari biang kalori, seperti muffin dengan choco chip, kata Bonci, sebaliknya, buatlah yoghurt vanila, pisang, selai kacang, dan sedikit cokelat, atau muffin pisang dengan mentega almond.

« Mitos: Menambah serat membuat Anda kenyang

Makanan yang kaya serat, seperti buah-buahan dan sayuran, akan dicerna lebih lama dan menyimpan air lebih banyak, itulah sebabnya serat dapat membuat Anda kenyang dan membantu menurunkan berat badan. Tapi apakah serat ini bermanfaat? Para peneliti di University of Minnesota memiliki para partisipan yang mengganti dua menu makanan mereka dalam sehari dengan snack bar yang rendah serat atau makanan yang berisi 10 gram serat tambahan. Hasilnya (diterbitkan dalam “Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics”) menunjukkan bahwa serat tambahan tersebut tidak berpengaruh pada rasa kenyang dan lebih menyebabkan rasa kembung dari snack bar yang rendah serat. “Para kalangan di industri makanan ikut-ikutan beralih ke tren serat,” kata Bonci, “namun seperti yang ditunjukkan oleh penelitian ini, tidak semua serat diciptakan sama.”

Untuk mengatasi rasa lapar, Bonci merekomendasikan untuk menambahkan makanan dengan makanan alami yang kaya akan serat yang tinggi seperti biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran. Makanan itu cenderung lebih rendah kalori dan mengisi lebih banyak ruang di perut daripada makanan olahan dengan serat.

« Mitos: Berolahraga lebih lama

Ada anggapan bahwa olahraga yang lebih lama selalu lebih baik. Namun penelitian terbaru menemukan bahwa hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Selama penelitian, para peneliti meminta para peserta yang kelebihan berat badan untuk melakukan penambahan latihan selama 30 atau 60 menit sehari.

Mereka yang berolahraga dengan waktu yang lebih sedikit kehilangan berat badan lebih selama penelitian yang dilakukan selama 13 pekan. Ternyata partisipan yang berolahraga lebih lama juga makan lebih banyak sepanjang hari dibandingkan dengan mereka yang berolahraga sebentar. Dengan kata lain, semakin lama mereka berolahraga, maka semakin banyak mereka melampiaskan rasa letih pada makanan. Olahraga yang lebih lama mungkin baik, tetapi tidak jika Anda jadi makan berlebihan karena itu, kata Beals. Pastikan Anda memperhatikan diet pada hari Anda berolahraga lebih lama. Di sisi lain, para pemula harus didorong untuk mengetahui bahwa mereka tidak perlu berolahraga selama berjam-jam untuk bisa mendapatkan hasil penurunan berat badan yang nyata.

« Mitos: Karbohidrat membuat berat badan bertambah

Karbohidrat mungkin penting untuk olahraga, tetapi banyak orang masih harus mengurangi konsumsinya jika mereka ingin menurunkan berat badan. Makan banyak karbohidrat dapat menyebabkan berat badan Anda naik. Karbohidrat bertindak seperti spons. Membantu Anda menyerap air. Berat badan itu hanya bersifat sementara dan itu berarti Anda sudah kenyang.

Tapi ada lebih banyak alasan untuk tetap mengonsumsi karbohidrat — karbohidrat dari gandum utuh — dalam menu Anda. Menurut sebuah penelitian partisipan yang menerapkan diet ketat rendah kalori dengan gandum utuh selama 12 pekan, kehilangan lebih banyak lemak daripada mereka yang menerapkan diet ketat rendah kalori dengan mengonsumsi gandum halus, hal itu kemungkinan besar karena serat tambahan dalam gandum utuh lebih mengenyangkan. Setiap kali Anda makan biji-bijian, maka jangan makan yang sudah dihaluskan, Untuk melalukannya, masaklah gandum utuh untuk dimakan sepanjang pekan. Tambahkan kacang yang berbeda, buah-buahan kering, sayuran, dan daging untuk variasi rasa.

« Mitos: Kurangi semua lemak

Lemak merupakan nutrisi yang paling padat kalorinya, sehingga masuk akal jika makan sedikit lemak akan membantu Anda menurunkan berat badan. Namun mengurangi asupan lemak mungkin memiliki efek sebaliknya. Dalam sebuah penelitian peneliti membandingkan peserta pada tiga jenis diet — rendah lemak, rendah glikemik, dan rendah karbohidrat.

Diet makan makanan yang rendah lemak paling banyak menurunkan pengeluaran sisa energi (atau jumlah kalori sisa yang Anda bakar). Mengurangi konsumsi lemak juga berpengaruh pada hormon yang penting untuk menjaga kolesterol dan insulin. “Kita membutuhkan lemak untuk berbagai alasan. Lemak adalah sumber energi yang penting untuk berolahraga. Jika Anda tidak mengonsumsi cukup, tubuh Anda akan membakar otot.

Direkomendasikan 30 persen kalori berasal dari lemak dan dua pertiganya yang seharusnya lemak jenis tak jenuh yang sehat berasal dari kacang-kacangan, minyak, ikan, telur, dan alpukat.

« Mitos: Hanya mengonsumsi pemanis yang nol kalori

Bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan, menggunakan pemanis tanpa kalori, seperti sucralose, aspartam, dan stevia, mungkin menjadi pilihan yang menarik, karena menukar soda yang penuh gula dengan soda dalam versi diet merupakan cara mudah untuk mengurangi kalori. Namun menurut sebuah pernyataan dari studi bersama, bukti ilmiah yang menghubungkan pemanis tanpa kalori dengan penurunan berat badan dalam jangka panjang tidaklah meyakinkan. Kenapa? Salah satu masalah utama adalah pelampiasan berlebihan yang akan muncul. Jika Anda menghindari 150 kalori dengan minum soda diet, tapi kemudian memanjakan diri dengan tambahan makanan saat makan malam, maka Anda menyia-nyiakan usaha Anda tadi.

Jika Anda minum banyak soda atau menambahkan banyak gula pada kopi Anda, maka Anda mungkin ingin mencoba minuman tersebut dalam versi dietnya. Namun, jika menggunakan pemanis tanpa kalori, maka Anda memberikan izin dalam pikiran Anda untuk makan apa pun yang Anda inginkan, maka pemanis tanpa kalori bukan pilihan yang tepat untuk Anda. Anda harus memastikan untuk mengurangi satu jenis makanan, namun tidak berlebihan di makanan yang lain.

Ingatlah bahwa diet hanyalah gaya hidup. Diet menawarkan cara cepat untuk menurunkan berat badan, tapi jarang menawarkan solusi jangka panjang. Pikirkan rencana gizi Anda, demikian juga rencana untuk memikirkan kembali pola makan Anda secara permanen.