Owen Reynaldo

"“Hebatnya lagi, saat tumbuh gigi, Owen tidak merasakan demam seperti yang terjadi pada umumnya”"

Keceriaan Owen Reynaldo yang berusia 2 tahun, layaknya anak-anak pada umumnya. Tingkah lakunya membuat putra pasangan Aldo dan Ivenny ini selalu terlihat sangat lucu. Gerakannya yang enerjik tidak pernah membuat Owen terlihat letih. Bahkan dikala anak-anak sebayanya beradaptasi dengan perubahan cuaca yang membuat mereka terserang flu, batuk serta demam, Owen tidak merasakannya.

“Imunitas tubuh Owen, cucuku sangat luar biasa. Semua bermula ketika saya menyarankan kepada kedua orangtuanya agar memberikan TNJ kepada Owen,” cerita Yanuar anwar. Saat usia Owen memasuki bulan keempat, owen sempat terserang panas dalam yang membuatnya demam dan flu.

Menurut Yanuar, hal itu merupakan efek dari perubahan cuaca yang sedang terjadi. Setelah mendengar informasi dari seorang rekan bahwa TNJ juga bisa diminum anak-anak, Yanuar menyarankan agar owen diberikan TNJ yang dicampur dengan air kedalam susunya. Hal itu dilakukan sehari dua kali yakni sore dan malam hari. Hanya berlangsung sehari, keesokan paginya, Owen tidak lagi bersin-bersin dan panas tubuhnya stabil. Pengalaman itulah yang membuat Owen selalu diberikan TNJ.

Rasanya yang segar membuat owen sangat menyukainya. Bahkan kini ia sudah memasuki dosis 30 cc perharinya. Biasanya kedua orang tuanya selalu mencampurkan TNJ nya dengan air, tapi kini tidak lagi. “Owen sering menagih untuk bisa meminum TNJ, katanya rasanya enak dan segar,” kata Yanwar. Karenanya, Yanuar, Aldo dan Ivenny tidak lagi merasa kuatir terhadap perubahan cuaca atau apapun. Dengan TNJ imunitas tubuh owen terjaga dengan baik. Sampai-sampai Owen tidak pernah merasakan flu dan batuk-batuk seperti anak lainnya.

“Hebatnya lagi, saat tumbuh gigi, Owen tidak merasakan demam seperti yang terjadi pada umumnya,” terang Yanuar yang menganjurkan kepada para orang tua agar memberikan TNJ kepada anak-anaknya.

Kisah Serupa:

I Gusti Ngurah Suamba
Tanggal 1 Januari 2011 tepatnya setahun yang lalu, saat bertugas di daerah Carribean-Belize, I Gusti Nurah Suamba yang berusia 34 tahun mengalami demam tinggi disertai dengan migren yang menyebabkan pendarahan di otak kiri. Dari hasil pemeriksaan lab, diketahui trombositnya turun sekitar 13 sehingga langsung dirujuk ke ICU Miami Hospital. Dari hasil pemeriksaan diketahui ia menderita Myeloid Leukimia Acute dan harus menjalani kemoterapi secepatnya, tetapi kendala pada saat itu terjadi pendarahan di otak kiri dan harus segera di operasi....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Harlenawati(36 Tahun)
TNBB Bersinergi Dengan Obat Medis “Dua Dokter (Ahli Darah & Ahli Liver) Yang Memeriksa Kondisinya Selepas Dari Rumah Sakit Tak Menyangka Ia Bisa Membaik Sangat Cepat” PADA Oktober 2009 lalu, Harlenawati tiba-tiba merasa tidak enak badan. Ia merasa lelah, lemas, tangannya bergetar-getar dan jantungnya berdebar-debar. Ia berobat jalan ke sebuah rumah sakit dan Dokter mendiagnosanya menderita hipertiroid. Dua hari kemudian, kondisi Harlenawati semakin payah. Ia lalu dilarikan ke RS dan dirawat selama seminggu di sana....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

M. Akhyar
Yakin Pada TNBB “…hidupnya kini nyaris terbebas dari cengkeraman vertigo” Menghadai serangan vertigo tentu bukan hal yang mudah. Bayangkan, jika Anda harus mengalaminya selama sepuluh tahun. Inilah yang terjadi pada M. Akhyar. Sejak 1998, ia berulangkali terserang vertigo. Menurut hasil scan dan pemeriksaan dokter ahli syaraf, Akhyar mengalami penyempitan pembuluh darah karena tingat kolesterolnya. Akhyar diwajibkan utuk rutin berolahraga. Ia juga wajib meminum obat-obatan yang diresepkan Dokter. Tiga bulan mengonsumsi obat itu, vertigo Akhyar belum juga mereda....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Neneng Maryati (53 tahun)
“Cukup Dengan TNBB” Sebenarnya Neneng Maryati sudah merasa kesehatannya bermasalah sejak tahun 2008. Ia kerap merasa sakit saat buang air kecil. Bila terlalu lelah, ia demam dan kakinya bengkak. Ia tidak memeriksakan diri ke rumah sakit. Ia trauma pada rumah sakit karena putrinya pernah dirawat di RS dan mengalami pendarahan akibat demam berdarah. Karena itulah, sakit apapun yang dideritanya, Neneng hanya mau minum obat dari Dokter puskesmas. April 2010, ibu Neneng meninggal....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Sandra
Akhir Derita Selama Empat Tahun KECERIAAN menyeruak dari raut wajah seorang bocah yang selama hampir empat tahun hidup dengan kegetiran menghadapi penyakit yang mengerikan. Dia adalah Sandra, anak dari Ranie D. Garnadi. Demam berkepanjan-an menjadi awal dari penyakit yang diderita Sandra. Hasil laboratorium tidak mengindikasikan Sandra terkena Lupus, sedangkan untuk Leukimia, Ranie tidak sempat memeriksakannya. Setelah sepuluh bulan perawatan, kondisi Sandra membaik. Tapi pada 15 Mei 2006, Sandra jatuh sakit lagi....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Kisah Lainnya:

Berbagi Cerita - Berbagi Pengalaman

Apa kata mereka yang sudah pernah meminum produk tn-bb.com

Selengkapnya Klik Di Sini!

tn-bb.com