Oleh-oleh dari Jade Retreat di Halong Bay, Vietnam

Jade Retreat yang berlangsung pada 3-6 November silam di Vietnam berlangsung meriah. Indonesia mengirimkan 50 IPC berikut pasangannya (jadi total 100 orang) untuk mengikuti acara yang berlangsung di The Royal Lotus, Halong Bay, Vietnam.

Job Kus Devianof, Business Development Manager Tahitian Noni Indonesia yang mengikuti Jade Retreat kali ini mengisahkan perjalanan yang tak mudah dilupakan ini. Untuk sampai ke Halong Bay, peserta harus menempuh perjalanan darat kira-kira 3,5 jam dari Noibai International  Airport di Hanoi, Vietnam. “Perjalanan darat memang lama, namun mata kita dimanjakan oleh pemandangan alam sepanjang perjalanan yang indah. Jadi jarak tempuh yang lumayan lama tak terasa melelahkan,” ujar Job.

Sesampai di The Royal Lotus Hotel, tempat peserta menginap, setelah melepas lelah sejenak, para peserta Jade Retreat disambut dengan makan malam sekaligus ucapan selamat datang dari Jeff Wasden, Vice President of Global Marketing TNI, serta Cody Day yang khusus datang dari kantor pusat TNI di Provo, Utah, untuk menghadiri Jade Retreat se-Asia Tenggara ini.  Selain peserta dari Indonesia, acara ini juga dihadiri IPC dari Thailand, Singapura, Malaysia dan tentu saja tuan rumah Thailand. “Total peserta kurang lebih 350 bersama pasangan masing-masing yang menikmati retreat untuk menggali ilmu lebih banyak sekaligus berlibur,” kata Job.

Hari kedua diisi dengan training yang dibawakan oleh Jeff Wasden yang bicara tentang strategi produk TNI dan Cody Day membahas tentang  visi untuk Asia Tenggara. Dalam kesempatan ini IPC dari Indonesia di peringkat Jade Elite, Mohammad Suhendra berbagi cerita ‘Life Transformed’. Dia mengisahkan tentang bagaimana TNI mengubah kehidupan keluarganya ke arah yang lebih baik. Sedangkan Nurcahyo ‘Yoyok’ Riswanto, Club Marquesas, berbagi strategi mengatasi problem yang ada dalam menjalankan bisnis TNI. “Pak Yoyok mengatakan dalam menjalankan bisnis di TNI, kesuksesan ditentukan oleh komitmen awal, yaitu dengan case autoship,” ujar Job. Yoyok juga berbagi kisah menarik lika-liku perjuangannya hingga mencapai posisi bergengsi selama bergabung di TNI.

Dari tuan rumah, Le Minh Phuong, Black Pearl, berbagi kisah menarik serta tips untuk IPC bagaimana mencapai posisi Pearl.

Pada hari ketiga, setelah makan pagi, peserta diajak berwisata ke Halong Bay, sebuah tempat wisata laut dengan pemandangan yang menakjubkan. Tempat ini bahkan tercatat sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia baru. “Kami diajak menyusuri Dong Thien Cung, atau gua menuju nirwana karena di dalam gua banyak sekali stalaktit yang menggambarkan posisi para dewa sedang melakukan kegiatan ritual. Itulah alasan mengapa gua tersebut dinamai gua menuju nirwana,” kisah Job.

Usai berjalan-jalan, dilanjutkan dengan training untuk masing-masing negara. Dalam kesempatan tersebut Job berbagi ilmu bagaimana berkomunikasi yang efektif kepada para IPC untuk mengembangkan bisnis mereka di TNI. “Saya bicara mengenai bagaimana merekrut yang efektif, cara membesarkan bisnis, cara presentasi yang menarik, mengembangkan pikiran positf serta mengatasi masalah yang muncul dalam bisnis,” ulas Job.

Pada malam terakhir, diselenggarakan recognition juga ajang unjuk kebolehan para peserta dari masing-masing Negara. Tuan rumah Vietnam tampil total dan menggondol juara umum, sementara peserta dari Indonesia berada di posisi ketiga. Esok harinya, peserta Jade Retreat pulang kembali ke negara masing-masing berbekal pengalaman dan pengetahuan baru yang tentu berkesan!