Nikotin pada Rokok Sebabkan Depresi Seumur Hidup

Perokok seringkali sesumbar mengatakan bahwa rokok akan membuat mereka jauh lebih baik saat menghadapi tekanan. Namun kenyataannya, tanpa mereka sadari, merokok ternyata bisa mengarah langsung kepada depresi.

Sebuah studi menunjukkan, dari 3.000 orang yang di survey, perokok memiliki risiko sebesar 6,6 persen untuk mengembangkan depresi berat seumur hidup. Survey  mengungkapkan bahwa sekitar 70% dari laki-laki perokok kebiasaan dan 80% dari perokok kebiasaan wanita mengalami depresi berat.

Nikotin menjadi penyebab utama yang bertindak sebagai stimulan yang mempengaruhi pelepasan neurotransmiter di otak. Akibatnya, otak menjadi sangat kecanduan obat yang tidak lagi berfungsi normal tanpa itu. Setelah 20-30 menit dari mernghisap rokok terakhir, penarikan diri dari nikotin dimulai dan ini menyebabkan kecemasan, yang sangat erat kaitannya dengan depresi.

Ketergantungan nikotin dan depresi memiliki hubungan timbal balik. Mereka cenderung untuk memperkuat satu sama lain. Perubahan dalam depresi sistem saraf biasanya berlangsung selama seumur hidup.