Neneng Maryati (53 tahun)

"Kencing Darah"

“Cukup Dengan TNBB”

Sebenarnya Neneng Maryati sudah merasa kesehatannya bermasalah sejak tahun 2008. Ia kerap merasa sakit saat buang air kecil. Bila terlalu lelah, ia demam dan kakinya bengkak. Ia tidak memeriksakan diri ke rumah sakit. Ia trauma pada rumah sakit karena putrinya pernah dirawat di RS dan mengalami pendarahan akibat demam berdarah. Karena itulah, sakit apapun yang dideritanya, Neneng hanya mau minum obat dari Dokter puskesmas.

April 2010, ibu Neneng meninggal. Neneng pun sibuk mengurus segala keperluan pemakaman dan tahlilan ibunya. Ia lelah dan stress. Saat inilah kondisinya drop. Ketika berkemih, air seninya berwarna merah. Awalnya, Neneng mengira ia mendapat haid. Tapi ia ragu mengapa haidnya begitu encer seperti air seni. Ia juga sulit buang air besar. Ia bisa melewatkan empat hari tanpa buang air besar sekali pun. Meskipun sudah jelas mengalami gangguan kesehatan, Neneng bersikeras tak mau pergi ke rumah sakit.

Pada hari ketiga mengalami kencing darah, Neneng akhirnya mencoba meminum TNBB (Tahitian Noni® Bioactive Beverage™ Original). Ia tak ragu dengan TNBB. Putrinya, Rita Larasati, pernah jatuh sakit akibat DBD 2008 dan tertolong berkat TNBB. Ia mulai meminum TNBB 60 ml, empat kali sehari.

Pada hari pertama,belum tampak perubahan apapun. Air seninya masih tetap berwarna merah darah. Memasuki hari kedua, ia bisa bernapas sedikit lega karena ada perubahan. Air seninya muai menampakkan dua warna. ‘Si merah darah’ tetap ada, tapi tampak juga warna air seni normalnya. Pada hari ketiga, Neneng sudah bisa buang air kecil dengan normal. Air seninya sama sekali tak berwarna merah.

Hingga kini, Neneng tetap setia mengonsumsi TNBB. Ia minum 30 ml TNBB dua kali sehari. Ia belum juga berani memeriksakan diri ke RS. Seorang dokter pernah berpesan padanya, ‘hati-hati gagal ginjal’. Namun Neneng tetap tak mau. Ia merasa sudah sehat dan memilih menjaga kesehatan tubuhnya dengan TNBB.

Kisah Serupa:

Emmanuel Sugiyanto
Pada suatu hari di bulan September 2010, saya terjebak kemacetan di Jakarta. Perjalanan dari Kawasan Mega kuningan menuju Cibubur harus ditempuh dari jam 15.00 sampai jam 23.00. Karena mengendarai mobil sendirian dalam kondisi macet parah sepanjang perjalanan, saya terpaksa menahan buang air kecil. Akibatnya saat mau buang air kecil malah tidak bisa keluar dan sakit luar biasa. Selanjutnya malam itu Saya langsung masuk UGD. Penanganan dokter UGD adalah memasang kateter. Esok paginya langsung dirujuk ke Dokter urologi....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Totok Subagyo | 44 Tahun
URETHRAL STRICTURE “Karena sudah merasakan manfaatnya, saya berjanji pada diri sendiri. Saya akan minum TNBB seumur hidup.” Penderitaan Totok selama bertahun-tahun diawali oleh batu ginjal dan batu di saluran kemihnya pada tahun 2006. Untuk menghacurkan batu ini, Totok lalu menjalani laser treatment di sebuah rumah sakit. Setelah di laser, alat kelaminnya dipasangin kateter untuk buang air kecil. Saat itu ia merasa teramat sakit. Malang, keesokan harinya, saluran kencing Totok malah tertutup rapat....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Bpk. Subagio Asihanto & Keluarga
Berawal di tahun 2006, saya memiliki masalah dengan kesehatan, yaitu batu ginjal dan batu kantung kemih. Bulan Februari 2006, saya masuk salah satu rumah sakit di Jakarta untuk pengambilan dan pemecahan batu ginjal atau batu kantung kemih. Setelah operasi selesai, dokter berharap batu yang sudah pecah bisa keluar bersamaan dengan urine. Tapi ternyata, setelah selang kateter dilepas, saya mengalami masalah baru karena menyempitnya saluran urine hingga 90%. Alhasil, dengan saluran urine hanya sebesar 10% saluran normal, saya tidak bisa membuang urine....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Haposan Hutabarat
Pada awal Desember 2008, Haposan Hutabarat didiagnosa dokter terkena penyakit prostat, dimana untuk buang air kecil harus memakai kateter. Untuk mengatasi masalah ini, Dokter menyarankan untuk operasi. Namun bukan hanya prostat saja yang diderita Haposan, tapi juga penyakit ginjal. Ginjal kiri dan kanan Haposan yang rusak 75% membuat beliau terpaksa harus diopname di rumah sakit. Setelah diperiksa Dokter, Haposan diwajibkan untuk menjalani proses cuci darah. Setelah 3 hari dirawat dirumah sakit, sahabat dari anak Haposan dari Sumatera Barat menganjurkan untuk mencoba produk Tahitian Noni™ Juice....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Sarpono (52 tahun)
Keluar Batu Sebesar Biji Pepaya “Sayangnya, mungkin batu dalam ginjal saya sudah terlalu besar, jadi TNBB perlu waktu agak lama untuk menghancurkannya.” Sekitar Januari 2009, Sarpono merasa sakit setiap buang air kecil. Ia pun berobat jalan ke dokter. Atas saran dari temannya, Sarpono mulai meminum TNBB (Tahitian Noni ® Bioactive Beverage-Original ™) pada bulan Maret. “Sayangnya, mungkin batu dalam ginjal saya sudah terlalu besar, jadi TNBB perlu waktu agak lama untuk menghancurkannya,” tutur Sarpono....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Kisah Lainnya:

Berbagi Cerita - Berbagi Pengalaman

Apa kata mereka yang sudah pernah meminum produk tn-bb.com

Selengkapnya Klik Di Sini!

tn-bb.com