Menjaga Ginjal Tetap Sehat

Secara anatomi, ginjal terletak di pinggang dengan ukuran panjang sekitar   11 – 12 cm, lebar  5 -7  cm dan tebal 2 – 3 cm, kurang lebih sekepalan tangan orang dewasa. Ginjal merupakan bagian dari saluran kemih. Fungsi utama sistem organ yang kompleks ini adalah membuang kelebihan cairan dan produk sisa dari darah.

Ginjal juga berfungsi sebagai kelenjar endokrin yaitu menghasilkan hormon yang penting bagi pembentukan sel darah merah, mengatur tekanan darah serta pembentukan tulang. Untuk menjaga agar ginjal selalu sehat, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan.

Air sangat penting bagi ginjal untuk melakukan salah satu fungsi terpentingnya yaitu mengeluarkan racun yang terbentuk di dalam tubuh. Racun – racun tersebut merupakan hasil samping dari makanan, suplemen dan obat-obatan tertentu yang kita konsumsi. Saat darah melalui ginjal, racun tersebut disaring dan disalurkan oleh ginjal ke dalam air seni, yang kemudian di buang oleh tubuh. Bila tidak cukup air di dalam ginjal untuk mengerjakan tugas ini, racun akan menumpuk di dalam ginjal dan merusak ginjal.

Fungsi ginjal diantaranya :

• Sebagai filter / saringan , membuang sampah  dari  tubuh
• Menjaga keseimbangan cairan tubuh
• Memproduksi hormon yang mengontrol tekanan darah
• Memproduksi hormon erytropoitin yang  membantu pembentukan sel darah merah
• Mengaktifkan vitamin D  untuk memelihara kesehatan tulang

Fungsi penting ginjal lainnya adalah mengatur tingkat sodium di dalam tubuh. Bila anda sering mengkonsumsi makanan-makanan asin, tingkat sodium di dalam tubuh meningkat. Ginjal membantu tubuh untuk menyesuaikan diri dengan membuang kelebihan garam tersebut melalui air seni.

Lagi-lagi, bila tidak cukup air yang disimpan dalam ginjal, garam akan menumpuk di dalam tubuh dan berakibat naiknya tekanan darah dan penyakit lain seperti penyakit jantung. Pada kasus yang berat, tingkat sodium dalam darah yang terlalu tinggi akan berakibat kejang-kejang, stroke dan kematian.

Penyakit gagal ginjal terbagi menjadi dua, yaitu gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis. Gagal ginjal akut dideteksi melalui gangguan susah buang air kecil atau volume air kencing semakin berkurang. Saat diperiksa di laboratorium, air kencing mengalami peningkatan kadar kretinin. Sedangkan gagal ginjal kronis terjadi apabila kretinin sudah menetap hingga lebih dari tiga bulan. Muncul pula kelainan seperti kista atau ditemukan batu dalam ginjal.

Sayur-sayuran tidak hanya baik untuk diet dalam menjaga berat badan ideal dan melancarkan sistem pencernaan. Sebuah studi yang belum lama ini dilakukan mengungkapkan, bahwa pola makan dengan sayuran bisa membantu penderita penyakit ginjal.

Akumulasi toksin dari peningkatan phosporus di dalam tubuh, dapat merusak ginjal yang sehat. Phosporus merupakan suatu kimia yang sering dihubungkan dengan metabolisme kalsium. Terlalu banyak phosphorus dapat menyerap kalsium dari tulang dan menyebabkan osteoporosis atau retak tulang.

Agar Ginjal Sehat

Selain memantau fungsi ginjal secara berkala, beberapa kebiasaan sehat bisa membantu mempertahankan ginjal tetap sehat. Berikut ini tip cara hidup sehat agar bisa memantau kesehatan ginjal yang disarankan:
• Menjaga berat badan tetap ideal
• Mengurangi konsumsi garam
• Tidak terlalu sering mengkonsumsi obat herbal
• Hindari tekanan darah tinggi
• Hindari stress
• Batasi konsumsi cafein
• Olahraga
Lakukan 30 menit olah raga sehari, jalan kaki dengan kecepatan wajar cukup untuk menjaga kesehatan. Olah raga teratur membantu organ dengan meregangkan mereka ketika kita berolah raga dan karenanya memperkuat organ2 tersebut. Berolahragalah sedikitnya 3 kali seminggu berjalan cepat, lari, jogging, berenang, hiking, aerobik dan lain-lain latihan kebugaran yang akan menjaga kita dalam kondisi proporsional sehingga menguntungkan organ internal sehingga memperpanjang umur. Pilihlah olah raga yang kita sukai atau lebih mudah dilakukan.

• Stop rokok
Hasil studi yang dipublikasikan oleh American Physiological Society pada tahun 2007 menyimpulkan bahwa nikotin merupakan faktor utama yang menyebabkan gangguan ginjal.

• Hindari Mengkonsumsi Obat Penahan Sakit (Analgesik/NSAID)
Obat golongan penahan rasa sakit atau NSAID(non-steroid anti-inflammatory)membahayakan kesehatan ginjal jika dikonsumsi dalam waktu panjang. JIka memugkinkan hindarilah mengkonsumsi golongan obat ini, dan jika harus minum usahakan seperlunya saja (jangan terus menerus). Dan jika Anda harus mengkonsumsi obat NSAID dalam waktu panjang maka lakukan tes darah secara rytin untuk mengetahui kesehatan ginjal Anda.

• Menjaga Cairan Tubuh
Jika tubuh kekurangan cairan maka pengeluaran sampah metabolisme berkurang dan menumpuk dalam darah. Keadaan tersebut akan menyebabkan kerusakan pada ginjal jika terjadi dalam waktu lama. Maka tetaplah jaga cairan tubuh dengan mimum air yang cukup.

• Sayur dan Buah
Makanlah buah dan sayuran yang dapat menjaga kesehatan ginjal Anda. Sayuran yang dianjurkan adalah kubis, dan brokoli, sedangkan buah yang baik untuk ginjal adalah beri, apel, bawang putih dan bawang bombay, paprika, dan tomat.

• Hindari paparan logam berat
Timah, kromium, kadmium, merkuri, dan arsen sangat berbahaya untuk kesehatan ginjal. Jika Anda rentan terhadap gangguan ginjal, disarankan bahwa Anda menghindari suplemen dan minuman yang mengandung senyawa kromium, dan menghindari suplemen vitamin yang mengandung kromium dan cadmium.

• Hindari alkohol
Seperti halnya hati, ginjal Anda juga bertanggung jawab untuk menyaring racun (detoksifikasi) dan mengeluarkannya dari tubuh Anda. Karena alkohol pada dasarnya adalah racun, maka konsumsi yang berlebihan akan meningkatkan beban kerja ginjal Anda.

• Mengurangi risiko terkena diabetes
Diabetes merupakan salah satu penyebab utama gangguan ginjal atau bahkan gagal ginjal. Maka jika Anda bisa mencegah terjadinya diabetes melitus maka Anda mengurangi kemungkinan menderita gagal ginjal dikemudian hari. Untuk mencegah diabetes melitus Anda sebaiknya berolahraga secara teratur, dan mengurangi asupan lemak dan gula.

• Hitung kalori yang dikonsumsi
Perhatikan kalori dan jaga pada atau dibawah jumlah standar untuk tinggi dan berat anda. Turunkan kalori jika obesitas terjadi. Obesitas meningkatkan resiko seseorang untuk megidap penyakit liver. Di Amerika ada 74% dari populasi yang berumur 25 tahun atau lebih mengalami obesitas. Memiliki kelebihan lemak pada tubuh mempengaruhi kinerja organ karena membuat mereka lebih berat bekerja.