Makanan Bisa Memicu Migren

Migren merupakan sakit kepala yang ditandai nyeri di satu sisi kepala disertai rasa mual dan lebih banyak diderita kaum perempuan. Walaupun belum ada bukti ilmiah, namun sebagian besar kasus migren ternyata berkaitan dengan makanan tertentu.

Sakit kepala migraine adalah bentuk dari sakit kepala vascular. Sakit kepala migraine disebabkan oleh vasodilasi (pembesaran dari pembuluh-pembuluh darah) yang menyebabkan pelepasan dari kimia-kimia dari serat-serat syaraf yang melingkar (menggulung) sekeliling arteri-arteri besar dari otak. Pembesaran dari pembuluh-pembuluh darah ini meregangkan syaraf-syaraf yang melingkar sekeliling mereka dan menyebabkan syaraf-syaraf melepaskan kimia-kimia. Kimia-kimia ini menyebabkan peradangan, nyeri, dan pembesaran yang lebih jauh dari arteri. Pembesaran yang meningkat dari arteri-arteri memperbesar nyeri.

Migren memiliki gejala yang khas, yaitu nyeri hanya di satu sisi kepala, dengan insensitas mulai dari sedang hingga berat. Nyeri ini akan lebih parah bila kita melakukan aktivitas fisik. Orang yang mengalami migren biasanya akan sensitif sekali pada cahaya atau suara.

Dalam sebuah penelitian terbaru, sekelompok pasien migren dites kadar antibodi IgG terhadap 266 jenis makanan pencetus alergi. Antibodi merupakan indikasi respon imun tubuh terhadap makanan tertentu. Pertama-tama, seluruh pasien diberi jenis makanan yang dalam tubuh pasien itu sudah ada antibodinya. Kemudian, mereka diberi jenis makanan yang antibodinya sudah dihilangkan sehingga tidak akan menyebabkan alergi.

Dibandingkan dengan frekuensi terjadinya migren pada pasien, ternyata jika pasien itu melakukan pantangan terhadap makanan yang memicu reaksi alergi, kekambuhan migrennya jadi berkurang. Peneliti menyimpulkan, kaitan antara migren dan jenis makanan tertentu mungkin bersifat imunologi. Makanan pemicu alergi dan juga mencetuskan migren sangat bervariasi pada tiap individu. Namun, cukup banyak kasus migren dipicu oleh makanan seperti cokelat, keju, bumbu masak (monosodium glutamat), pemanis buatan, alkohol, dan kafein.