Kurang Tidur Bisa Bikin Gemuk

Sudah berbagai penelitian mengingatkan kita untuk memiliki jam tidur yang cukup. Bukan hanya karena alasan kesehatan saja, namun juga membantu menjaga agar tubuh tetap langsing dan tidak gemuk. Tentunya diet sehat dan olahraga seimbang tak boleh ditinggalkan untuk memiliki tubuh ideal. Namun menjaga jam tidur agar cukup, adalah hal penting yang tak boleh diremehkan saat ini.

Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka yang memiliki tidur cukup cenderung tidak mudah lapar dan makan dengan porsi seimbang. Sedangkan mereka yang tidak tidur cukup cenderung mengonsumsi 300 kalori lebih banyak. Sehingga, jumlah kalori yang ada akan semakin menumpuk. Belum lagi jika pada malam hari tak bisa tidur, kemudian kegiatan yang dilakukan adalah ngemil. Bisa diperkirakan berapa jumlah kalori yang bertambah.

Para peneliti juga melakukan penelitian terhadap para relawan. Hasilnya setelah dilakukan tes darah, jam tidur berpengaruh besar terhadap jumlah glukosa, insulin, leptin dan jumlah hormon lain. Hasil penelitian ini kemudian dipublikasikan di jurnal Sleep, di mana dijelaskan secara detail beberapa hormon yang berpengaruh terhadap rasa lapar, muncul dan meningkat karena kurangnya jam tidur. Tampaknya memang sistem biologis tubuh diatur untuk bisa menurunkan berat badan. Dengan catatan, tubuh harus mendapatkan istirahat yang cukup.