Kelenjar Getah Bening/Limfoma

Penyakit kelenjar getah bening merupakan penyakit  kanker yang tumbuh akibat mutasi sel limfosit (sejenis sel darah putih) yang sebelumnya normal, seperti halnya limfosit normal, limfosit ganas dapat tumbuh pada bebagai organ dalam tubuh termasuk kelenjar getah bening, limpa, sumsum tulang, darah ataupun organ lain. Penyakit kelenjar getah bening juga disebut Limfoma. Penyakit kelanjar getah bening merupakan sekelompok penyakit keganasan yang berkaitan dan mengenai sistem limfatik. Sistem limfatik merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang membentuk pertahanan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker.

Cairan limfatik sendiri adalah cairan putih menyerupai susu yang mengandung protein lemak dan limfosit yang semuanya mengalir ke seluruh tubuh lewat pembuluh limfatik. Kanker kelenjar getah bening ini dapat menyerang kepada siapa saja. Anak kecil saja dapat beresiko terkena kanker kelenjar getah bening. Kanker kelenjar getah bening biasanya menyerang di bagian leher, sumsum tulang, hati, perut, namun jarang sekali di bagian otak.

Klasifikasi dan Gejala-Gejala Kanker Getah Bening

« Hodgkin’s

Merupakan jenis limfoma yang ditandai dengan pembesaran kelenjar getah bening dan limpa tanpa disertai rasa sakit. Kanker ini sangat progresif pada beberapa jaringan limfoid dan pertumbuhan abnormal sel terjadi secara cepat.

Faktor resiko terkena kanker getah bening jenis Hodgkin’s:
• Pria atau wanita usia 15-38 tahun dan usia di atas 50 tahun.
• Mempunyai kelainan dalam fungsi sistem kekebalan seluler tubuh (sel-T) meskipun produksi antibodi normal.

Berikut adalah gejala-gejala terkena kanker getah bening jenis Hodgkin’s:

• Pembengkakan menyeluruh kelenjar getah bening disekujur tubuh: Leher, ketiak, dan lipat paha (tidak terasa nyeri).
• Demam, berkeringat pada malam hari, kurang nafsu makan, dan berat badan turun.
• Pada beberapa orang, kadang-kadang menyerang dada yang menyebabkan gangguan pernafasan.

Semakin berkembang, sel-sel abnormal akan menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya dan mulai menyerang struktur lain termasuk paru-paru, hati, dan organ-organ abdominal.

« Non-Hodgkin

Merupakan kanker ganas yang berasal dari limfonodus dan jaringan limfe lainnya.

Gejala-gejala kanker getah bening jenis Non-Hodgkin:

• Pembesaran kelenjar getah bening
• Pembesaran tonsil dan kelenjar adenoid, limfonodus di leher dan sekitarnya menjadi kemerahan
• Limfoma yang berkembang menunjukkan gejala demam, berkeringat pada malam hari, lelah, dan berat badan menurun

Limfoma jenis ini lebih sering terjadi pada pria terutama pada usia di atas 50 tahun. Semakin tua usia seseorang semakin tinggi resiko terkena limfoma. Hingga kini penyebab limfoma belum diketahui secara pasti. Ada empat kemungkinan penyebabnya yaitu faktor keturunan, kelainan sistem kekebalan, infeksi virus atau bakteri dan toksin lingkungan (herbisida, pengawet, pewarna kimia). Ya, penyebab kanker getah bening multifaktor.

Gejala

Gejala dan penyakit kanker kelenjar getah bening meliputi pembengkakan kelenjar getah bening pada leher, ketiak atau pangkal paha. Pembengkakan kelenjar tadi dapat dimulai dengan gejala penurunan berat badan secara gratis, rasa lelah yang terus menerus, batuk-batuk dan sesak napas, gatal-gatal, demam tanpa sebab dan berkeringat malam hari.

Seringkali penderita tidak menunjukkan gejala khas hanya memiliki semacam benjolan atau pembengkakan kelenjar getah bening pada leher. Karena tidak ada keluhan khas banyak pasien baru berobat saat masuk stadium lanjut sehingga sel kanker sudah menyebar dan sulit diangkat dengan operasi. Penyakit kelenjar getah bening ini juga salah satu penyakit yang bisa menyebabkan penyakit.

Gejala kanker kelenjar getah bening:

• Dapat timbul benjolan yang kenyal
• Tidak terasa nyeri
• Mudah digerakkan
• Tidak ada tanda-tanda radang
• Kehilangan berat badan lebih dari 10% dalam 6 bulan
• Demam berkepanjangan dengan suhu lebih dari 38 derajat Celcius
• pembengkakan kelenjar getah bening pada daerah leher, ketiak atau pangkal paha
• penurunan berat badan secara drastis
• rasa lelah yang terus menerus
• batuk-batuk dan sesak napas
• gatal-gatal
• keringat dingin pada malam hari

Gejala awal yang dapat dikenali adalah pembesaran kelenjar getah bening di suatu tempat (misalnya leher atau selangkangan) atau di seluruh tubuh.
Kelenjar membesar secara perlahan dan biasanya tidak menyebabkan nyeri.

Kadang pembesaran kelenjar getah bening di tonsil (amandel) menyebabkan gangguan menelan.
Pembesaran kelenjar getah bening jauh di dalam dada atau perut bisa menekan berbagai organ dan menyebabkan:

• gangguan pernafasan
• berkurangnya nafsu makan
• sembelit berat
• nyeri perut
• pembengkakan tungkai.

Jika limfoma menyebar ke dalam darah bisa terjadi leukemia. Limfoma dan leukemia memiliki banyak kemiripan

Limfoma non-Hodgkin lebih mungkin menyebar ke sumsum tulang, saluran pencernaan dan kulit.

Pada anak-anak, gejala awalnya adalah masuknya sel-sel limfoma ke dalam sumsum tulang, darah, kulit, usus, otak dan tulang belakang; bukan pembesaran kelenjar getah bening.
Masuknya sel limfoma ini menyebabkan anmeia, ruam kulit dan gejala neurologis (misalnya kelemahan dan sensasi yang abnormal).
Biasanya yang membesar adalah kelenjar getah bening di dalam, yang menyebabkan:

• pengumpulan cairan di sekitar paru-paru sehingga timbul sesak nafas
• penekanan usus sehingga terjadi penurunan nafsu makan atau muntah
• penyumbatan kelenjar getah bening sehingga terjadi penumpukan cairan.

Penyebab

Penyakit kelenjar getah bening bisa disebabkan oleh infeksi dari berbagai organisme, yaitu bakteri, virus, protozoa, riketsia atau jamur.  Secara khusus, infeksi menyebar ke kelenjar getah bening dari infeksi kulit, telinga, hidung atau mata.

Sejenis limfoma non-Hodgkin yang berkembang dengan cepat berhubungan dengan infeksi karena HTLV-I (human T-cell lymphotropic virus type I), yaitu suatu retrovirus yang fungsinya menyerupai HIV penyebab AIDS. Limfoma non-Hodgkin juga bisa merupakan komplikasi dari AIDS.

Pengobatan

Pengobatan tergantung dari organisme penyebabnya. Untuk infeksi bakteri, biasanya diberikan antibiotik per-oral (melalui mulut) atau intravena (melalui pembuluh darah). Untuk membantu mengurangi rasa sakit, kelenjar getah bening yang terkena bisa dikompres hangat.  Biasanya jika infeksi telah diobati, kelenjar akan mengecil secara perlahan dan rasa sakit akan hilang. Kadang-kadang kelenjar yang membesar tetap keras dan tidak lagi terasa lunak pada perabaan.

Cara Terapi Pengobatan Dan Penyembuhan Kelenjar Getah Bening/Limfoma

Pengobatan alami kelenjar getah bening dengan TAHITIAN NONI ® Bioactive Beverage ™. TAHITIAN NONI ® merupakan pengobatan alami kelenjar getah bening, aman tanpa efek samping dalam proses penyembuhan nya.

Terapi Penyembuhan dengan Tahitian Noni

3 Komponen Penting Tahitian Noni dalam Penyembuhan kanker kelenjar getah bening

Alizarin : Pemutus hubungan pembuluh darah & Nutrisi Sel Kanker sehingga Jaringan kanker akan kering/luruh dan mati

Damnacanthal : Anti Kanker dan Anti Biotik alami, menjaga organ tubuh yg belum terserang kanker utk menolak kanker (Melokalisir kanker untuk tidak merambat ke bag oragan lain)

Proxeronine : Meregenerasi Sel yang rusak pada organ yang hancur karena kanker sehingga pulih kembali
Dosis penggunaan Tahitian Noni untuk Terapi Kanker Prostat

Dalam riset Dr.Neil Solomon juga menemukan “RESEP NONI” yang telah digunakan oleh para pasien penderita kanker untuk meningkatkan energi tubuh mereka secara maksimal. Resep ini datang dari rekan sejawat dari profesional media, Orlando Pile, M.D. Resepnya sebagai berikut:

Tahap 1: 1 Liter Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari pertama

Tahap 2: ½ Liter Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari berikutnya

Tahap 3 : 240 cc Tahitian Noni Juice sehari selama 30 hari berikutnya atau

Tahap 4: 105 cc untuk selanjutnya.

Tahitian Noni Juice menjadi “ The Top Ten Cancer Treatment” yang direkomendasikan Asosiasi Kanker Amerika Serikat.

DAFTAR PRODUK TAHITIAN NONI®

TNBB Original
Tahitian Noni® Bioactive™ Beverage Original

Isi Botol : 1.000 ml atau 1 liter
Mengandung 30 mg iridoid per 60 ml
Harga Rp. 545.000
Harga 4 botol Rp:1.900.000

—–

TNBB Extra™
Tahitian Noni® Extra™ Bioactive Beverage
Tahitian Noni® Bioactive Beverage Extra
Isi Botol : 750 ml atau 3/4 liter
Mengandung 60 mg iridoid per 60 ml atau 2 kali lipat kandungan iridoid TNBB Original
Harga 1 botol Rp:
Harga 4 botol Rp:

—–

Maxidoid®
Maxidoid® Bioactives
Maxidoid®
Isi Botol : 750 ml atau 3/4 liter
Mengandung 120 mg iridoid per 60 ml atau 4 kali lipat kandungan iridoid TNBB Original
Harga 1 botol Rp: 690.000
Harga 4 botol Rp: 2.100.000

—–

PEMESANAN PRODUK TAHTIAN NONI HUBUNGI:

Halimah:

SMS/TELP: 0856 2992 264
PIN BB: 579e4177

Alamat:

Jl. Magelang Km. 5, Selokan Mataram Gang Sambung Rasa No. 1
Dusun Gedongan, Mlati, Sinduadi
Yogyakarta
Kode Pos 55284

Pemesanan silakan melalui telpon atau SMS, bila sms silakan kirim SMS dengan format:

Pesan[spasi]JenisProduk[spasi]JumlahBotol[spasi]Nama[spasi]Alamat[spasi]NomorTelp

HARGA DI ATAS BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM, GRATIS ONGKOS KIRIM UNTUK KOTA TERTENTU
DAFTAR HARGA ONGKOS KIRIM BISA DILIHAT DI HALAMAN BERIKUT:
http://tn-bb.com/ongkos-kirim