Kanker Serviks

Rahim adalah salah satu organ reproduksi wanita yang berfungsi sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya janin selama proses kehamilan. Rahim berbentuk seperti buah pir terbalik,pada saat tidak hamil rahim hanya berukuran sebesar telur bebek. Secara anatomis rahim dibagi menjadi 2 bagian yaitu bagian atas disebut badan rahim dan bagian bawahnya disebut dengan mulut rahim. Kanker dapat terjadi pada kedua bagian rahim tersebut namun kanker mulut rahim merupakan kanker yang terbanyak diderita.

Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan keganasan yang menyerang leher rahim atau servix, yaitu bagian terendah dari rahim yang menonjol ke puncak liang sanggama (vagina).

Kanker serviks tidak menular Akan tetapi, ada beberapa faktor yang meningkatkan resiko berkembangnya kanker serviks. Salah satu yang paling penting adalah terinfeksi  human papillomavirus (HPV), yang ditularkan lewat kontak seksual. Jadi, yang ditularkan bukan kanker serviks akan tetapi penyebabnya atau virus HPV tersebut. Sehingga kanker serviks tidak akan menular melalui jabat tangan, keringat, tukar menukar pakaian dll.

Ada dua jenis utama kanker serviks:

• Sel kanker serviks skuamosa adalah yang paling umum. Ini berkembang dari sebuah sel kulit seperti (sel skuamosa) yang menutupi leher rahim yang menjadi kanker.
• Adenokarsinoma kanker serviks kurang umum. Ini berkembang dari sebuah sel kelenjar (sel yang membuat lendir) di dalam saluran leher rahim yang menjadi kanker.

Penyebab

Penyebab langsung dari kanker mulut rahim belum diketahui secara pasti namun diduga hal ini berhubungan dengan perilaku seksual dari penderita, infeksi oleh virus HPV (human papiloma virus) dan termasuk beberapa faktor resiko yang diduga juga ikut berperan.

Namun, di samping infeksi HPV, para peneliti telah mengenali sejumlah faktor lain yang penting bagi penyebab kanker serviks. Di antaranya adalah indikator dari aktivitas seksual, termasuk jumlah jumlah pasangan seksual, umur saat melakukan seksual pertama kali, berapa kali sudah hamil, dan sejarah penyakit menular seksual.

Faktor-faktor penyebab lain yang dikenali termasuk merokok, terpapar pada diethylstilbestrol sewaktu ibu Anda mengandung Anda, dan terifeksi human immunodeficiency virus (HIV). Akhirnya, pihak yang beresiko terpapar penyakit kanker serviks adalah perempuan yang sudah aktif secara seksual dan berusia lanjut.

Faktor resiko

Faktor Risiko untuk Kanker Serviks:

• Melahirkan banyak anak
• Merokok
• Menggunakan oral kontrasepsi (“pil KB”)
• Melemahnya sistem kekebalan tubuh
• Melakukan hubungan seks dini (sebelum usia 18)
• Mempunyai banyak pasangan seksual/berganti-ganti pasangan
• Terinfeksi dengan infeksi menular seksual (IMS) atau yang telah memiliki pasangan seks yang memiliki IMS

Gejala

Kanker leher rahim secara dini tidak menimbulkan tanda-tanda nyata atau gejala. Perempuan harus memiliki tahunan check-up, termasuk Pap smear untuk memeriksa sel-sel abnormal pada leher rahim. Prognosis (kesempatan pemulihan) adalah lebih baik bila kanker ditemukan lebih awal.

Meskipun sulit untuk di deteksi, namun ciri-ciri berikut bisa menjadi petunjuk terhadap perempuan apakah dirinya mengidap gejala kanker serviks atau tidak:
Gejala awal dalam beberapa kasus adalah keputihan yang berbau tidak menyenangkan, atau rasa tidak nyaman atau sakit saat berhubungan seks.

• Pendarahan pada vagina
• Nyeri selama hubungan seksual
• Saat berhubungan intim selaku merasakan sakit, bahkan sering diikuti plek adanya perdarahan
• Mengalami keputihan yang tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih
• Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
• Mengalami sakit saat buang air kecil
• Pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih
• Pendarahan di antara periode normal (perdarahan intermenstrual)
• Perdarahan setelah berhubungan seks (perdarahan postcoital)
• Setiap perdarahan vagina pada wanita masa menopause
• Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, mengalami perdarahan spontan.

Gejala awal umum kanker serviks (kanker leher rahim) adalah pendarahan vagina abnormal. Kebanyakan kasus berkembang pada wanita di usia 30-an atau 40-an. Jika kanker serviks didiagnosa pada tahap awal, ada kesempatan baik untuk sembuh. Regular tes skrining serviks dapat mendeteksi pra-kanker yang dapat diobati sebelum kanker berkembang.

Gejala yang paling sering dikeluhkan adalah perdarahan melalui vagina, umumnya perdarahan yang terjadi berupa perdarahan pasca senggama (hubungan seksual), walaupun dapat juga timbul sebagai perdarahan yang tidak teratur atau perdarahan sesudah menopause.pada penderita dengan stadium yang lebih lanjut penderita akan sering mengeluhkan keputihan yang berwarna putih atau kuning kehijauan yang berbau busuk yang sangat khas dan tidak rasa gatal, dapat disertai dengan keluhan cepat lelah, kehilangan berat badan dan pucat/anemia bila perdarahan yang terjadi cukup banyak. Bila telah terjadi stadium lanjut atau telah ada penyebaran dari sel-sel kanker ke organ lain maka dapat ditemukan gejala seperti sesak nafas, nyeri pada tulang dan sendi atau keluhan saat buang air kecil.

Pencegahan

Pencegahan terbaik tentunya dengan menghindari faktor resiko yang dapat menyebabkan terjadinya kanker mulut rahim tersebut, namun perlu untuk dilakukan upaya pendeteksian dini untuk mencegah komplikasi dari stadium yang lebih lanjut. Cara terbaik untuk pendeteksian dini tersebut adalah dengan pemeriksaan pap smear.

• Jalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang cukup nutrisi dan bergizi
• Selalu menjaga kesehatan tubuh dan sanitasi lingkungan
• Hindari pembersihan bagian genital dengan air yang kotor
• Jika anda perokok, segera hentikan kebiasaan buruk ini
• Hindari berhubungan intim saat usia dini
• Selalu setia kepada pasangan anda, jangan bergonta-ganti apalagi diikuti dengan hubungan intim.
• Lakukan pemeriksaan pap smear minimal lakukan selama 2 tahun sekali, khususnya bagi yang telah aktif melakukan hubungan intim
• Jika anda belum pernah melakukan hubungan intim, ada baiknya melakukan vaksinasi HPV
• Perbanyaklah konsumsi makanan  sayuran yang kandungan beta karotennya cukup banyak, konsumsi vitamin c dan e.

Pengobatan

Pada kanker mulut rahim yang dapat terdeteksi dini dan masih dalam stadium awal maka dapat langsung dilakukan operasi pengangkatan pada bagian yang terkena kanker, namun bila telah mencapai stadium yang lebih tinggi selain operasi juga harus dilakukan radiasi atau penyinaran sinar x pada tempat yang terkena dan bila telah terjadi penyebaran sel kanker harus dilakukan kemoterapi yaitu berupa penyuntikan zat yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

Cara Terapi Pengobatan Dan Penyembuhan Kanker Rahim/Serviks

Pengobatan alami Kanker Rahim/Serviks dengan TAHITIAN NONI ® Bioactive Beverage ™. TAHITIAN NONI ® merupakan pengobatan alami Kanker Rahim/Serviks, aman tanpa efek samping dalam proses penyembuhan nya.

TAHITIAN NONI ® mengandung 3 kandungan utama untuk pengobatan kanker:

• Kandungan Alizarin  Secara alami akan mendeteksi sel kankertumor yang DNA-nya berbeda dengan DNA tubuh kita, selanjutnya Alizarin akan memutus aliran darah & Nutrisi ke Sel KankerTumor sehingga dalam waktu tertentu Jaringan kanker akan keringmengecilluruh dan mati.

• Kandungan Damnacanthal  Zat Anti Kanker dan Anti Biotik alami berfungsi menjaga organ tubuh yg belum terserang kanker utk menolak kanker sehingga kanker tidak menyebar dan menghentikan perkembangan Kanker ke stadium lanjut.

• Kandungan Proxeronine

Tahitian Noni Bioaktif mengandung zat yang disebut PROXERONINE yang merupakan bahan baku dari alkaloid XERONINE. PROXERONINE dalam Tahitian Noni Bioaktif diserap oleh tubuh dan diolah menjadi XERONINE dengan menggunakan enzim PROXERONINASE dan SEROTONIN yang ada di dalam tubuh. Secara umum, Tahitian Noni  sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan memperbaiki sel-sel yang telah rusak akibat kanker. Tidak hanya untuk mencegah dan melawan kanker, TAHITIAN NONI ® sangat baik dikonsumsi pada masa penyembuhan.

DAFTAR PRODUK TAHITIAN NONI®

TNBB Original
Tahitian Noni® Bioactive™ Beverage Original

Isi Botol : 1.000 ml atau 1 liter
Mengandung 30 mg iridoid per 60 ml
Harga Rp. 545.000

—–

TNBB Extra™
Tahitian Noni® Extra™ Bioactive Beverage
Tahitian Noni® Bioactive Beverage Extra
Isi Botol : 750 ml atau 3/4 liter
Mengandung 60 mg iridoid per 60 ml atau 2 kali lipat kandungan iridoid TNBB Original
Harga 1 botol Rp:

—–

Maxidoid®
Maxidoid® Bioactives
Maxidoid®
Isi Botol : 750 ml atau 3/4 liter
Mengandung 120 mg iridoid per 60 ml atau 4 kali lipat kandungan iridoid TNBB Original
Harga 1 botol Rp: 690.000

—–

PEMESANAN PRODUK TAHTIAN NONI HUBUNGI:

Halimah:

SMS/TELP: 0856 2992 264
PIN BB: 579e4177

Alamat:

Jl. Magelang Km. 5, Selokan Mataram Gang Sambung Rasa No. 1
Dusun Gedongan, Mlati, Sinduadi
Yogyakarta
Kode Pos 55284

Pemesanan silakan melalui telpon atau SMS, bila sms silakan kirim SMS dengan format:

Pesan[spasi]JenisProduk[spasi]JumlahBotol[spasi]Nama[spasi]Alamat[spasi]NomorTelp

HARGA DI ATAS BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM, GRATIS ONGKOS KIRIM UNTUK KOTA TERTENTU
DAFTAR HARGA ONGKOS KIRIM BISA DILIHAT DI HALAMAN BERIKUT:
http://tn-bb.com/ongkos-kirim