Jenis-Jenis Penyakit Liver

Pada umum liver lebih dikenal sebagai penyakit yang berhubungan dengan organ hati atau biasa juga disebut sebagai hepatitis. Seperti yang kita ketahui bahwa hepatitis adalah peradnagan pada hati ini bisa terjadi karena mengkonsumsi toksin yang terbawa oleh bahan makanan, obat-obatan yang banyak mengandung bahan kimia atau bisa juga disebabkan oleh suatu agen infeksi (virus) atau karena keracunan.

Liver atau hati merupakan organ yang sangat penting, terletak di rongga perut bagian kanan atas di bawah tulang rusuk. Sebagian besar berada di sisi kanan tubuh dan sebagian lagi di sisi kiri tubuh. Beratnya rata-rata 1.500 gram atau sekitar 2,5% dari berat badan. Dengan demikian, liver merupakan organ terbesar dalam tubuh. Ini setara dengan fungsinya yang berat, yaitu lebih dari 500 jenis pekerjaan yang harus dilakukan oleh organ hati. Karena dapat dimengerti betapa pentingnya hati/liver tersebut. Organ hati bertindak sebagai “mesin” tubuh, dapur, penyaring, pengolah makanan, pembuangan sisa metabolisme, zat racun dan zat-zat yang merugikan tubuh yang berasal dari makanan yang kita santap maupun dari hasil metabolisme tubuh. Liver juga melindungi tubuh kita dari infeksi dan penyakit-penyakit.

Penyebab dari penyakit liver bisa berasal dari infeksi oleh parasit dan virus. Hingga saat ini dikenal 8 jenis virus hati. virus yang paling jahat adalah virus Hepatitis B (HVB) dan Hepatitis C (HCV). Sedangkan ujung dari hepatitis adalah cirrhosis. Liver yang cirrhosis selnya berubah menjadi jaringan ikat tidak bisa pulih atau normal lagi, sehingga menurun fungsinya. Lain halnya jika cirrhosis-nya pada seluruh bagian liver bisa menyebabkan liver lumpuh dan berakhir dengan gagal liver.

Masalah pada liver terjadi karena adanya kerusakan pada liver dan kerusakan pada liver disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya:

• Timbul peradangan pada sel
• Aliran empedu terhambat
• Kolesterol atau trigliserida menumpuk
• Jaringan liver rusak oleh bahan kimia atau disusupi oleh sel-sel abnormal

Selain penyebab di atas, penyakit liver seringkali juga disebabkan oleh faktor genetika atau keturunan, sering mengonsumsi minuman beralkohol dan masih banyak lagi. Yang jelas penyebabnya tidak hanya satu.

Penyakit liver ini dapat dibedakan menjadi dua bagian tergantung berapa lama penderita mengidap penyakit ini. Jika seorag pedeirta menderita hepatitis kurang dari 6 bulan maka disebut hepatitis akut dan jika penyakit tersebut selama 6 bulan lebih maka disebut hepatitis kronis.

Jenis-jenis penyakit yang menyerang liver, antara lain :

• Kanker hati biasa juga dikenal dengan istilah hepatoma atau carcinoma heptocelluler terjadi apabila kanker primer berkembang pada jaringan hati yang berasal dari sel parenkim atau epitel saluran empedu atau metastase dari tumor jaringan lainnya. Hepatoma atau carcinoma heptocelluler merupakan komplikasi akhir yang serius dari hepatitis kronis, terutama sirosis yang terjadi karena virus hepatitis B, C dan hemochromatosis.

• Hepatitis atau yang biasa dikenal dengan penyakit radang hati, infeksi virus merupakan penyebab utama terjadinya peradangan pada sel-sel hati, terutama virus hepatitis A,B,C,D dan E.

• Sirosis hati adalah keadaan penyakit yang sudah lanjut dimana fungsi liver telah hilang secara bertahap karena jaringan hati yang normal digantikan oleh jaringan parut (fibrosis) dan mempengaruhi struktur normal dan regenerasi sel-sel hati sehingga sel-sel hati menjadi rusak ataupun mati. Sirosis hati dapat terjadi karena virus hepatitis B dan C yang berkelanjutan atau karena penyakit lain yang menyebabkan saluran empedu tersumbat.

• Perlemakan hati biasanya terjadi pada orang yang mengalami obesitas dimana lemak tertimbun secara berlebihan pada sel-sel hati dan menggantikan jaringan normal hati dengan lemak yang tidak sehat. Kondisi ini akan membuat hati menjadi sedikit membesar dan lebih berat serta berpotensi merusak jaringan hati dan sirosis hati.

• Kolestasis dan jaundice yang merupakan keadaan akibat kegagalan memproduksi dan berkurangnya atau terhentinya aliran empedu di sepanjang jalur antara sel-sel hati dan usus 12 jari yang dapat menyebabkan gagalnya penyerapan lemak dan vitamin A, D, E, K oleh usus, jika aliran empedu terhenti sementara hati terus memproduksi bilirubin masuk ke dalam aliran darah dan kemudian mengendap di kulit dan dibuang ke air kemih akan menimbulkan jaundice (sakit kuning).

• Hemochromatosis merupakan kelainan metabolisme besi yang ditandai dengan adanya pengendapan besi secara berlebihan di dalam jaringan penyakit ini bersifat genetik atau keturunan.