Hisyam Abdullah S (20 Tahun)

"Alergi 14 Tahun"

Kini Bebas Makan Udang

“Buat saya TNBB adalah sebuah keajaiban”

SEJAK berusia tiga tahun, Hisyam sudah didera dua jenis alergi. Pertama, ia alergi pada debu dan udara dingin. Sepuluh menit saja di ruangan ber-AC atau tempat yang dingin seperti daerah perbukitan akan langsung mebuatnya batuk, pilek dan sesak napas. Alergi Hisyam yang kedua adalah pada telur, dan udang. Secuil saja akan membuat wajah, tangan dan kakinya gatal-gatal, berbintik-bintik merah serta bibirnya bengkak. Ketika masih SD, ia nyaris tiap bulan pergi ke dokter. Banyak dokter spesialis yang ia datangi. Ia juga mencoba berbagai macam obat herbal.

Namun baik obat medis maupun herbal tak ada yang bisa menyembuhkan alerginya. Semua hanya mengurangi gejala saja. Misalnya jika ia biasanya gatal-gatal dan bengkak sehabis makan udang, maka obat-obatan itu membuat bengkaknya hilang, tapi gatalnya tidak. Akhirnya, pada bulan Maret 2008, saat berusia 17 tahun, ayahnya menyuruh Hisyam minum TNBB (TAHITIAN NONI® Bioactive Beverage™). Hisyam mulai meminum TNBB tiga kali sehari, masing-masing 60 ml.

Tiga hari pertama, ia merasakan efek detoks TNBB. Selama tiga hari itu, ia batuk, pilek dan sesak nafas. Ia bahkan harus tidur dalam posisi duduk karena berbaring akan membuatnya tak bisa bernafas. Perlahan-lahan, efek detoks mereda dan hilang 100% pada hari ke 6. Esoknya, pada hari ketujuh, Hisyam mencoba menyantap dua potong udang berukuran sedang. Ia ingin menguji sejauh apa efek TNBB pada alerginya.

Hisyam menunggu satu dua jam setelah makan udang, tapi ia tak kunjung gatal atau berbintik merah. Padahal alerginya langsung kumat lima menit setelah makan udang. Tiga hari berturut-turut ia mencoba melahap udang dan telur tapi tak ada reaksi alergi apapun yang muncul. Bisa dikatakan, alerginya terhadap makanan sudah sembuh!

Sementara, alergi terhadap udara dingin dan debu kini jauh berkurang. “Mungkin bisa dikatakan sembuh 95%,” kata Hisyam. “Dulu saya sesak napas dan bisa tidak tidur semalamam. Tapi kini reaksi yang muncul hanya pilek sedikit. Terkadang, pileknya hilang hanya dengan meminum teh hangat.”

Karena ‘keajaiban’ inilah Hisyam konsisten meminum TNBB. Biasanya ia minum 30 ml TNBB, sehari tiga kali. Tapi jika buat stamina lebih, dosis itu ia tingkatkan menjadi 100 ml, dua kali sehari.

Kisah Serupa:

Asnimar
Sembuh Dari Beberapa Penyakit dan Rezekipun Bertambah Saya seorang PNS yang bekerja di laboratorium Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan Pekanbaru. Pada tahun 2007, saya menemukan benjolan di ketiak kanan dan payudara. Benjolan ini sudah lama saya rasakan tapi saya takut untuk memeriksakan diri ke dokter. Benjolan di ketiak ini lama-kelamaan bertambah besar dan akhirnya saya beranikan diri untuk periksa di rumah sakit pada bulan Agustus 2007. Dari hasil biopsi diperoleh kesimpulan gambaran sitologi sesuai dengan CARCINOMA MAMMAE (MAMMAE ABERANTES) dan METASTASE CARCINOMA MAMMAE...
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Lindawati
Berikhtiar Mencari Kesembuhan, Berlabuh di Tahitian Noni Sejak masih duduk di bangku SMP, saya sudah didera penyakit alergi dingin dan alergi debu. Udara dingin pada pagi hari atau debu rumah, akan langsung membuat saya bersin-bersin dan berakhir dengan sesak napas. Obat alergi dan Ventolin inhaler selalu menjadi sahabat setia saya pada saat itu. Berikhtiar Mencari Kesembuhan, Berlabuh di Tahitian Noni Seiring berjalannya waktu, saya pun mengidap penyakit maag. Puncaknya, di tahun 2003, dokter mengatakan ada penyempitan di pembuluh darah otak....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Ratu Dewi Kartika
Berbagai manfaat kesehatan dari TNBB sudah dirasakan saya dan keluarga, mulai dari masalah alergi, vertigo, kram kaki, batuk, hingga pendarahan retinopati yang menyebabkan kebutaan pada mata orang tua saya, semua teratasi dengan TNBB. Keragaman manfaat TNBB kembali saya rasakan ketika dokter menyatakan bahwa saya terserang penyakit Toxoplasma dan Rubela dari hasil laboratorium. Pada saat itu, saya tertegun dan terperanjat. Mengapa saya bisa terserang penyakit tersebut? Saya cukup menghindari makanan yang tidak dimasak dengan baik, dan saya juga tidak mempunyai hewan peliharaan kecuali ikan di kolam....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Ahmad Yani
Dibulan Juli 2007, saya diperkenalkan produk TNBB. Pada saat itu, istri saya menderita berbagai macam penyakit mulai dari alergi, asma, multiple sclerosis, sakit maag, dan kolesterol tinggi sehingga ia punya 9 dokter langganan mulai dari dokter umum hingga dokter spesialis. Ketika diperkenalkan produk TNBB kepada istri saya, ia ‘terpaksa’ mencobanya dengan setengah hati karena merasa tidak enak dengan teman kuliahnya itu. Sebelumnya istri saya telah banyak mencoba produk MLM lainnya yang tidak memberikan hasil dalam mengobati penyakitnya....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

M. Hilman Dale
Saya telah diperkenalkan Tahitian Noni oleh teman saya sejak 2 tahun yang lalu, tepatnya pada bulan September 2009. Saya yang seorang dokter, awalnya tidak percaya sama sekali bahwa TNBB dapat memberikan manfaat seperti yang dijanjikan. Saat itu saya baru dikaruniai seorang bayi yang telah saya tunggu selama 4 tahun. Padahal sebelumnya terdapat kista ovarium pada istri saya. Dokter menyebutnya dengan PCO atau Poly Cystic Ovarii. Ditambah lagi sistem kekebalan tubuh istri saya sangat tinggi, sehingga sperma yang masuk akan selalu ia hancurkan....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Koko dan Lala
TNBB Penyempurna Ikhtiar “Selain mengatasi alergi saya terhadap seafood, TNBB juga menjadi mediasi kehamilan istri saya.” BAGI sebagian orang udang merupakan makanan berprotein tinggi yang sangat digemari. Tapi tidak untuk Koko, kenikmatan udang hanya bisa ia rasakan secara terbatas. “Jika saya mengonsumsi lebih dari 1 udang galah berukuran 10-15 cm pasti kaki ini akan terasa senut-senut,” ceritanya. Pernah suatu ketika Koko membandel makan sampai 2 ekor udang, hasilnya kakinya membengkak....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Rizka Chandradewi
Kini Lebih Happy & Mandiri Memiliki seorang anak autis tentu tak mudah bagi orang tua manapun, termasuk untuk Rizka Chandradewi, ibu dua anak. Putra pertamanya, Aradea yang akrab dipanggil Ara adalah penyandang autisme. Banyak rambu yang harus diperhatikan Rizka dalam membesarkan Ara. Antara lain, Ia tak boleh sembarangan memberikan obat-obatan bila Ara sakit, karena putra sulungnya itu alergi zat kimia. Konsumsi zat kimia akan membuat wajahnya bengka-bengkak. Parasetamol yang sangat ringan pun tak bisa ditolerir oleh tubuh Ara....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Blasius Priyo Anggitocahyo
Kembali Bernafas Lega Dari Asma “Asma yang diderita Blasius selama 5 tahun lenyap hanya dalam waktu 7 hari, kini penyakit itu tidak berani datang lagi.” Diagnosa dokter menyatakan Blasius menderita alergi udara yang membuatnya kesulitan bernafas. Anehnya, penyakit itu muncul tanpa sebab akibat yang jelas, intervalnya tidak mudah untuk diketahui, ia datang sesukanya. Padahal sudah berbagai macam cara ia tempuh untuk menyembuhkan Blasius. Suatu hari Lusia mengajak Blasius untuk mengunjungi kakaknya, Fransiska yang berada di Jakarta pada Juli 2007 silam....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

M. Sholikin
Alergi Kulit Menahun “Dalam Sehari Saja, TNBB Sudah Bekerja Menghajar Alergi Saya.” Alergi yang dialami M. Sholikin bermula ketika ia mendapatkan proyek renovasi hotel Papandayan di bandung tahun 1990 silam. Pola makan yang tidak teratur, keletihan serta debu dalam pengerjaan proyeknya, menjadi titik awal masalah alergi yang dialaminya. “Hal itu membuat biaya hidup saya sangat tinggi. Bayangkan saja jika semua barang yang saya gunakan harus steril. Bahkan harus sering cuci tangan jika memegang sesuatu....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Kisah Lainnya:

Berbagi Cerita - Berbagi Pengalaman

Apa kata mereka yang sudah pernah meminum produk tn-bb.com

Selengkapnya Klik Di Sini!

tn-bb.com