Hiras Simbolon

"Bebas Dari Kanker Kolon"

Perkenalkan, nama saya Hiras Simbolon (48 tahun). Saya adalah seorang karyawan di PTPN 5 SEI GARO PROPINSI RIAU. Pada tahun 2009, dokter mendiagnosa saya kanker usus dan harus dioperasi. Alhasill, setelah menjalani operasi saya harus menjalani kemoterapi sebanyak 6x.

Kondisi fisik saya jadi mudah lelah pasca operasi dan kemoterapi. Ternyata tindakan operasi dan kemoterapi bukan solusi masalah kesehatan yang saya alami. Terbukti pada bulan Januari 2013, dokter kembali mendiagnosa saya kanker usus dan kembali harus operasi dan kemoterapi lagi. Sebagai orang awam, saya setuju saja. Sampai akhirnya seorang tetangga memperkenalkan TNBB.

Pada waktu beliau datang menjenguk saya di salah satu rumah sakit di Pekanbaru, beliau mengatakan bahwa produk ini terbukti menyembuhkan karena telah dipatenkan efek terapinya untuk penyakit kanker usus. Saya dan istri tidak serta merta percaya, apalagi tanggal operasi telah ditetapkan. Tetapi saya tetap berdoa supaya mendapatkan produk yang mampu menyembuhkan penyakit saya.

Saya mulai berpikir tentang TNBB tersebut karena tetangga saya meminta hasil laboratorium saya untuk melihat tingkat keganasan dan penyebaran penyakit saya. Baru kali ini ada orang menawarkan perawatan produk herbal berdasarkan data laboratorium. Tuhan memang punya jalan sendiri untuk menyembuhkan saya. Saya akhirnya tergerak untuk mencoba TNBB pasca operasi. Saya mulai minum TNBB ketika masih dirawat di rumah sakit. Hasil lab dari rumah sakit, Ca 19-9 tidak ada datanya, yang ada hanya data CEA: 6.16, padahal nilai normalnya 5 atau dibawah 5.

Saya mulai minum TNBB dengan takaran 2x60 ml selama 42 hari. Lalu saya periksa kembali Ca 19-9: 4,9 (angka normal dibawah 37) dan CEA: 2,9

Saya begitu takjub atas kerja TNBB yang begitu cepat untuk kasus kanker seperti saya. Bahkan kondisi fisik saya sekarang jauh lebih fit dan energik, beda sekali sebelum minum TNBB.

Terima kasih Tuhan, terima kasih TNBB. GBU ALL.

Kisah Serupa:

Desi Ariani Deli
Kanker Usus Sembuh Dengan TNBB Original Desi Ariani Deli, seorang ibu rumah tangga berusia 52 tahun yang berdomisili di daerah Pekanbaru. Keluhan yang dialami yaitu sakit perut yang kronis dan mengalami sakit di bagian atas lambung (Maag). Dari serangkaian pengobatan yang sudah dilalui, sampai proses opname di berbagai rumah sakit swasta yang terkenal di Pekanbaru tetapi tidak membawa hasil yang menggembirakan. Setelah dilakukan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh dokter spesialis penyakit dalam didiagnosa sebagian keluhan usus buntu yang harus segera di operasi....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Kisah Lainnya:

Berbagi Cerita - Berbagi Pengalaman

Apa kata mereka yang sudah pernah meminum produk tn-bb.com

Selengkapnya Klik Di Sini!

tn-bb.com