Emmanuel Sugiyanto

"Mengatasi Sakit Prostat Secara Alamiah"

Pada suatu hari di bulan September 2010, saya terjebak kemacetan di Jakarta. Perjalanan dari Kawasan Mega kuningan menuju Cibubur harus ditempuh dari jam 15.00 sampai jam 23.00. Karena mengendarai mobil sendirian dalam kondisi macet parah sepanjang perjalanan, saya terpaksa menahan buang air kecil.

Akibatnya saat mau buang air kecil malah tidak bisa keluar dan sakit luar biasa. Selanjutnya malam itu Saya langsung masuk UGD. Penanganan dokter UGD adalah memasang kateter. Esok paginya langsung dirujuk ke Dokter urologi.

Hasil periksa laboratorium, USG, foto rontgen dan sebagainya, ada pembesaran prostat. Dokter memberi beberapa jenis obat dan menyarankan untuk operasi.

Pada bulan Maret 2011 kembali Saya harus masuk UGD di Hospital RIPAS Brunei Darrusalam untuk dipasang kateter karena muncul rasa sakit yang luar biasa dan kesulitan buang air kecil.

Pada kasus yang kedua di atas, setelah kateter dilepas, beberapa hari kemudian rasa sakit dan kesulitan buang air kecil muncul kembali. Dari hasil konsultasi dengan beberapa Dokter, semua Dokter merekomendasikan untuk operasi.

Sebelum memutuskan operasi dalam kondisi kesakitan yang berkepanjangan, saya berpikir “MENGAPA TIDAK MINUM TNBB?” dengan dosis yang terukur. Maka Saya niatkan untuk minum TNBB sehari satu botol.

Selanjutnya, dalam waktu 24 jam, setiap satu setengah sampai dua jam, Saya minum dua sloki atau setara dengan 60 cc. Saya selalu minum dalam keadaan perut kosong. Pada hari pertama, Saya tidak makan apapun kecuali minum TNBB dengan diikuti dengan minum satu gelas air putih hangat.

Pada hari kedua rasa sakit sudah reda dan hari ketiga menghilang. Buang air kecil pun sudah mulai lancar dan tidak sering. Mulai hari ke 4, Saya minum dua sloki setiap tiga jam dan mulai pada hari ke tujuh Saya minum kadang-kadang empat kali atau tiga kali dalam sehari. Sampai sekarang Saya rutin minum tiga kali dalam sehari. Saya selalu minum pada saat kondisi “perut paling kosong”.

Kini semuanya lancar dan normal kembali. Kiat lain selain minum Noni Saya juga mulai memperhatikan hal ataupun makanan yang menurut kawan-kawan yang berpengalaman, baik untuk prostat yaitu: jangan sekali-kali menahan buang air kecil apabila merasa ingin buang air kecil, kurangi atau hindari makan daging terlebih yang warna merah, dan memperbanyak makan tomat dan lebih baik tomat rebus.

Kini Saya sendiri lebih paham mengenai Prostat: Prostat adalah kelenjar yang mengelilingi saluran dimana air seni dan sperma keluar. Seiring dengan perkembangan usia tua, maka kelenjar prostatpun akan membesar. Selain karena usia, pembesaran kelenjar tersebut bisa disebabkan karena kanker. Pembesaran karena kanker ada dua yaitu kanker jinak atau kanker ganas. Pembesaran tersebut kemudian menjepit saluran air seni. Itulah yang menghambat aliran air seni sehingga buang air kecil tidak tuntas.

Pengalaman yang sangat mengesankan dengan Noni:

Pertama: Sekali waktu saya mendadak harus menjadi narasumber suatu pertemuan, akibatnya Saya tidak tidur semalamam karena harus mempersiapkan segala sesuatunya. Namun saya tetap merasa fit dan segar sampai sore berikutnya saat pertemuan berakhir.

Kedua : Dalam perjalanan dari Jakarta ke Tulungagung lewat Yogya pulang pergi, lebih dari 90% perjalanan Saya menjadi supir. Selama perjalanan setiap dua atau tiga jam Saya selalu minum Noni dan kemudian air putih. Rasanya selama hampir sepuluh hari perjalanan semuanya nyaman, sehat dan segar berkat TNBB!

Kisah Serupa:

Neneng Maryati (53 tahun)
“Cukup Dengan TNBB” Sebenarnya Neneng Maryati sudah merasa kesehatannya bermasalah sejak tahun 2008. Ia kerap merasa sakit saat buang air kecil. Bila terlalu lelah, ia demam dan kakinya bengkak. Ia tidak memeriksakan diri ke rumah sakit. Ia trauma pada rumah sakit karena putrinya pernah dirawat di RS dan mengalami pendarahan akibat demam berdarah. Karena itulah, sakit apapun yang dideritanya, Neneng hanya mau minum obat dari Dokter puskesmas. April 2010, ibu Neneng meninggal....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Totok Subagyo | 44 Tahun
URETHRAL STRICTURE “Karena sudah merasakan manfaatnya, saya berjanji pada diri sendiri. Saya akan minum TNBB seumur hidup.” Penderitaan Totok selama bertahun-tahun diawali oleh batu ginjal dan batu di saluran kemihnya pada tahun 2006. Untuk menghacurkan batu ini, Totok lalu menjalani laser treatment di sebuah rumah sakit. Setelah di laser, alat kelaminnya dipasangin kateter untuk buang air kecil. Saat itu ia merasa teramat sakit. Malang, keesokan harinya, saluran kencing Totok malah tertutup rapat....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Bpk. Subagio Asihanto & Keluarga
Berawal di tahun 2006, saya memiliki masalah dengan kesehatan, yaitu batu ginjal dan batu kantung kemih. Bulan Februari 2006, saya masuk salah satu rumah sakit di Jakarta untuk pengambilan dan pemecahan batu ginjal atau batu kantung kemih. Setelah operasi selesai, dokter berharap batu yang sudah pecah bisa keluar bersamaan dengan urine. Tapi ternyata, setelah selang kateter dilepas, saya mengalami masalah baru karena menyempitnya saluran urine hingga 90%. Alhasil, dengan saluran urine hanya sebesar 10% saluran normal, saya tidak bisa membuang urine....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Haposan Hutabarat
Pada awal Desember 2008, Haposan Hutabarat didiagnosa dokter terkena penyakit prostat, dimana untuk buang air kecil harus memakai kateter. Untuk mengatasi masalah ini, Dokter menyarankan untuk operasi. Namun bukan hanya prostat saja yang diderita Haposan, tapi juga penyakit ginjal. Ginjal kiri dan kanan Haposan yang rusak 75% membuat beliau terpaksa harus diopname di rumah sakit. Setelah diperiksa Dokter, Haposan diwajibkan untuk menjalani proses cuci darah. Setelah 3 hari dirawat dirumah sakit, sahabat dari anak Haposan dari Sumatera Barat menganjurkan untuk mencoba produk Tahitian Noni™ Juice....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Sarpono (52 tahun)
Keluar Batu Sebesar Biji Pepaya “Sayangnya, mungkin batu dalam ginjal saya sudah terlalu besar, jadi TNBB perlu waktu agak lama untuk menghancurkannya.” Sekitar Januari 2009, Sarpono merasa sakit setiap buang air kecil. Ia pun berobat jalan ke dokter. Atas saran dari temannya, Sarpono mulai meminum TNBB (Tahitian Noni ® Bioactive Beverage-Original ™) pada bulan Maret. “Sayangnya, mungkin batu dalam ginjal saya sudah terlalu besar, jadi TNBB perlu waktu agak lama untuk menghancurkannya,” tutur Sarpono....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Kisah Lainnya:

Berbagi Cerita - Berbagi Pengalaman

Apa kata mereka yang sudah pernah meminum produk tn-bb.com

Selengkapnya Klik Di Sini!

tn-bb.com