Cara Terapi Pengobatan Dan Penyembuhan Kanker Payudara

Kanker payudara adalah suatu penyakit dimana sel-sel ganas terbentuk pada jaringan payudara,  atau penyakit yang disebabkan oleh berkembangnya sel kanker di daerah payudara. Hal ini bisa terjadi terhadap wanita maupun pria.

Kanker payudara merupakan jenis penyakit kanker dengan jumlah penderita terbanyak nomor dua di dunia. Sedangkan dari tingkat kematian, jenis kangker ini menyebabkan kematian nomor lima terbesar di dunia.

Kanker payudara merupakan penyakit yang disebabkan oleh berkembangnya sel kanker di daerah payudara. Penyakit ini kebanyakan menyerang perempuan, tetapi laki-laki juga bisa terkena.

Sel kanker payudara yang pertama dapat tumbuh menjadi tumor sebesar 1 cm pada waktu 8-12 tahun. Sel kanker tersebut diam pada kelenjar payudara. Sel-sel kanker payudara ini dapat menyebar melalui aliran darah ke seluruh tubuh.

Penyakit kanker payudara dapat diketahui dengan pasti dengan cara pengambilan sample jaringan sel payudara yang mengalami pembenjolan (tindakan biopsi). Dengan cara ini akan diketahui jenis pertumbuhan sel yang dialami, apakah bersifat tumor jinak atau tumor ganas (kanker).

Type Penyakit Kanker Payudara

a. Kanker payudara non invasive, kanker yang terjadi pada kantung (tube) susu {penghubung antara alveolus (kelenjar yang memproduksi susu) dan puting payudara}. Dalam bahasa kedokteran disebut ‘ductal carcinoma in situ’ (DCIS), yang mana kanker belum menyebar ke bagian luar jaringan kantung susu.

b. Kanker payudara invasive, kanker yang telah menyebar keluar bagian kantung susu dan menyerang jaringan sekitarnya bahkan dapat menyebabkan penyebaran (metastase) kebagian tubuh lainnya seperti kelenjar lympa dan lainnya melalui peredaran darah.

Mendeteksi kanker payudara stadium dini sangat mudah, dan bisa dilakukan sendiri di rumah. Cukup beberapa menit, sebulan sekali, dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri.

Sebaiknya dilakukan seminggu sesudah menstruasi, ketika kondisi payudara lunak dan longgar, sehingga memudahkan perabaan. Untuk wanita yang sudah mengalami menopause boleh dilakukan kapan saja, asal rutin setiap bulan.

Payudara memiliki bagian-bagian (lingkungan) yang kalau diraba terasa berbeda-beda. Sisi atas agak ke samping (dekat ketiak) cenderung terasa bergumpal-gumpal besar. Payudara bagian bawah terasa seperti hamparan pasir atau kerikil. Sedang bagian di bawah puting susu terasa seperti sekumpulan biji-bijian yang besar. Kadang ada juga gumpalan yang menyerupai sebuah mangkuk. Kondisi ini bisa berbeda pada tiap wanita.

Cara pemeriksaan adalah sebagai berikut :

* Berdirilah di depan cermin dan perhatikan apakah ada kelainan pada payudara. Biasanya kedua payudara tidak sama, putingnya juga tidak terletak pada ketinggian yang sama. Perhatikan apakah terdapat keriput, lekukan, atau puting susu tertarik ke dalam. Bila terdapat kelainan itu atau keluar cairan atau darah dari puting susu, segeralah pergi ke dokter.
* Letakkan kedua lengan di atas kepala dan perhatikan kembali kedua payudara.
* Bungkukkan badan hingga payudara tergantung ke bawah, dan periksa lagi.
* Berbaringlah di tempat tidur dan letakkan tangan kiri di belakang kepala, dan sebuah bantal di bawah bahu kiri. Rabalah payudara kiri dengan telapak jari-jari kanan. Periksalah apakah ada benjolan pada payudara. Kemudian periksa juga apakah ada benjolan atau pembengkakan pada ketiak kiri.
* Periksa dan rabalah puting susu dan sekitarnya. Pada umumnya kelenjar susu bila diraba dengan telapak jari-jari tangan akan terasa kenyal dan mudah digerakkan. – Bila ada tumor, maka akan terasa keras dan tidak dapat digerakkan (tidak dapat dipindahkan dari tempatnya). Bila terasa ada sebuah benjolan sebesar 1 cm atau lebih, segeralah pergi ke dokter. Makin dini penanganan, semakin besar kemungkinan untuk sembuh secara sempurna
* Lakukan hal yang sama untuk payudara dan ketiak kanan.

Tanda awal dari kanker payudara adalah ditemukannya benjolan yang terasa berbeda pada payudara. Jika ditekan, benjolan ini tidak terasa nyeri. Awalnya benjolan ini berukuran kecil, tapi lama kelamaan membesar dan akhirnya melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau puting susu.

Gejala kanker payudara:

– benjolan pada payudara anda berubah bentuk / ukuran
– kulit payudara berubah warna: dari merah muda menjadi coklat hingga seperti kulit jeruk
– puting susu masuk ke dalam (retraksi)
– salah satu puting susu tiba-tiba lepas / hilang
– bila tumor sudah besar, muncul rasa sakit yang hilang-timbul
– kulit payudara terasa seperti terbakar
– payudara mengeluarkan darah atau cairan yang lain, padahal Anda tidak menyusui

Tanda kanker payudara yang paling jelas adalah adanya borok (ulkus) pada payudara

Faktor risiko kanker payudara:

– Faktor reproduksi.Terjadinya nuliparitas, menarche pada wanita berusia muda, terjadinya menopause dan kehamilan pertama pada wanita berusia tua.
– Penggunaan hormon. Harvard School of Public Health melaporkan bahwa terdapat para pengguna terapi estrogen replacement mengalami peningkatan terjadinya kanker payudara.
– Memiliki penyakit fibrokistik.
– Obesitas atau kegemukan.
– Konsumsi lemak.
– Radiasi ionisasi yang terjadi selama atau sesudah pubertas dapat meningkatkan terjadinya resiko kanker payudara.
– Genetik
– Alkohol

Salah satu pencegahan kanker payudara adalah pola makan yang sehat. Diperkirakan satu dari tiga kasus kanker payudara karena faktor pola makan. Pola makan yang baik yang akan membantu mempertahankan sistem kekebalan tubuh Anda dan ini merupakan pencegahan penyakit yang paling ampuh. Meskipun belum diketahui adanya makanan yang dapat menyembuhkan kanker, memakan makanan tertentu dan mengurangi makanan tertentu lainnya dapat menjadi tindakan pencegahan.

Makanan yang kaya serat, dapat membantu menurunkan kadar prolaktin dan estrogen, kemungkinan dengan mengikatkan diri pada hormon-hormon ini lalu membuangnya ke luar tubuh. Ini dapat menekan fase lanjut dari karsinogenesis (pembentukan kanker). Selain itu, mengurangi makanan berlemak jenuh dapat menurunkan risiko. Kacang kedelai dan produk kedelai tanpa difermentasi dapat menghambat pertumbuhan tumor.

Kanker Payudara

Ratna Monoarfa (61 Tahun)
Hindari Operasi
“Saya terpaksa menahan rasa sakit di payudara karena tidak ingin operasi. Alhamdulillah ada seorang rekan yang mengenalkan saya pada TNBB.”

Tahitian Noni ® Bioactive Beverage Original ™ Solusi Herbal Alami

Sebenarnya Ratna pernah mengalami operasi pengangkatan tumor payudara di usia remaja. Pasca operasi, Ratna menjalani hidup tanpa mengkhawatirkan tumor tersebut datang lagi. Karena menurutnya ia akan baik-baik saja. Minimnya informasi tentang pola hidup yang bisa memicu tumor payudaranya datang kembalipun tidak ia miliki, dan kalaupun pernah ia menerima informasi tersebut, maka ia akan mengindahkan dan dan tak memperdulikannya. “Itulah kesalahan terbesar saya,” aku Ratna.

Namun berkat TNBB, kini tumor payudara yang sudah berubah menjadi kanker payudara berangsur-angsur membaik. TNBB ia percayakan untuk menggempur masalah kesehatannya tersebut. Ratna mengetahui keberadaan kankernya tersebut kira-kira empat tahun lalu. Saat mengantarkan kerabatnya berobat, ia pun ikut mengecek kesehatannya. “Saat itu tiba-tiba saya minta diperiksa oleh dokter di sebuah rumah sakit di Surabaya, saya minta di lakukan pemeriksaan payudara karena, puting saya saat itu masuk kedalam. Dan secara positif Dokter memvonis bahwa saya mengalami kanker payudara,” ceritanya.

Langkah medis di lakukan dan sudah pasti berujung pada keputusan dilakukannya operasi. Bahkan Ratna yang juga memeriksakan dirinya di rumah sakit mengatakan bahwa operasi merupakan jalan satu-satunya untuk kesembuhan Ratna. Merasa takut, Ratna mencoba berbagai pengobatan alternatif, mulai dari akupunktur sampai mengonsumsi jamu-jamuan tradisional. “Saya terpaksa menahan rasa sakit di payudara karena tidak ingin operasi. Alhamdulillah ada seorang rekan yang mengenalkan saya pada TNBB. Dengan dosis 3x15cc. “Efek positif yang dihasilkan pasca mengonsumsi TNBB adalah penyakit insomnia yang telah dialami Ratana bertahun-tahun hilang. ” Saya biasa tidur diatas jam 12 malam, sekarang jam 10 malampun sudah bisa tidur,” jelasnya.

Setelah beberapa minggu, benjolan di sekitar payudara Ratna mengempis. Dan rasa sakitnya berangsur hilang. “Saya bersyukur keapada Allah SWT bahwa segala ikhtiar akan berujung kebaikan dari-NYA. Termasuk TNBB yang dilimpahkan Allah SWT kepada saya sebagai mediasi kesembuhan atas sakit yang saya alami. Dan sebagai bentuk syukur saya, saya ceritakan pengalaman ini melalui testimoni ini. Semoga bermanfaat.”

Pengobatan

Cara terapi Penyembuhan dan pengobatan kanker payudara dengan Tahitian Noni

3 Komponen Penting Tahitian Noni dalam Penyembuhan:
Alizarin : Pemutus hubungan pembuluh darah & Nutrisi Sel Kanker sehingga Jaringan kanker akan kering/luruh dan mati

Damnacanthal : Anti Kanker dan Anti Biotik alami, menjaga organ tubuh yg belum terserang kanker utk menolak kanker (Melokalisir kanker untuk tidak merambat ke bag oragan lain)

Proxeronine : Meregenerasi Sel yang rusak pada organ yang hancur karena kanker sehingga pulih kembali.

Dosis penggunaan Tahitian Noni untuk Terapi Kanker payudara

Dalam riset Dr.Neil Solomon juga menemukan “RESEP NONI” yang telah digunakan oleh para pasien penderita kanker untuk meningkatkan energi tubuh mereka secara maksimal. Resep ini datang dari rekan sejawat dari profesional media, Orlando Pile, M.D. Resepnya sebagai berikut:

Tahap 1: 1 Liter Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari pertama
Tahap 2: ½ Liter Tahitian Noni Juice perhari selama 4 hari berikutnya
Tahap 3 : 240 cc Tahitian Noni Juice sehari selama 30 hari berikutnya atau
Tahap 4: 105 cc untuk selanjutnya.

Tahitian Noni Juice menjadi “ The Top Ten Cancer Treatment” yang direkomendasikan Asosiasi Kanker Amerika Serikat.

DAFTAR PRODUK TAHITIAN NONI®

TNBB Original
Tahitian Noni® Bioactive™ Beverage Original

Isi Botol : 1.000 ml atau 1 liter
Mengandung 30 mg iridoid per 60 ml
Harga 1 Botol: Rp.  450.000

Harga 2 Botol: Rp.  870.000
Harga 4 Botol: Rp. 1.740.000

—–

TNBB Extra™
Tahitian Noni® Extra™ Bioactive Beverage
Tahitian Noni® Bioactive Beverage Extra
Isi Botol : 750 ml atau 3/4 liter
Mengandung 60 mg iridoid per 60 ml atau 2 kali lipat kandungan iridoid TNBB Original
Harga 1 Botol: Rp.  470.000
Harga 2 Botol: Rp.  890.000
Harga 4 Botol: Rp. 1.780.000

—–

Maxidoid®
Maxidoid® Bioactives
Maxidoid®
Isi Botol : 750 ml atau 3/4 liter
Mengandung 120 mg iridoid per 60 ml atau 4 kali lipat kandungan iridoid TNBB Original
Harga 1 Botol: Rp.  550.000
Harga 2 Botol: Rp. 1.040.000
Harga 4 Botol: Rp. 2.080.000

—–

PEMESANAN PRODUK TAHTIAN NONI HUBUNGI:

Halimah:

SMS/WA: 0856 2992 264
TELP: 0856 2992 264, 0812 2994 4676
PIN BB: 579e4177

Pemesanan silakan melalui telpon atau SMS, bila sms silakan kirim SMS dengan format:

Pesan[spasi]JenisProduk[spasi]JumlahBotol[spasi]Nama[spasi]Alamat[spasi]NomorTelp

HARGA DI ATAS BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM, GRATIS ONGKOS KIRIM UNTUK KOTA TERTENTU
DAFTAR HARGA ONGKOS KIRIM BISA DILIHAT DI HALAMAN BERIKUT:
http://tn-bb.com/ongkos-kirim

PENGALAMAN LAINNYA:

Rani Ambasari (28 Tahun)
Semua Ciptaan Tuhan Pasti Bermanfaat
“Saya yakin, apapun ciptaan Tuhan pasti ada manfaatnya dan buah Noni adalah salah satunya”

Tahitian Noni ® Bioactive Beverage Original ™ Solusi Herbal Alami

MENEMUKAN benjolan sebesar bakso (kecil) di payudara tentu hal yang menakutkan bagi seorang wanita. Itulah yang dialami oleh Rani. Saat itu, tahun 2007, ia bahkan baru berusia 24 tahun. Hasil USG menunjukkan benjolan itu cuma tumor jinak. Meskipun tak berbahaya, tumor itu harus diangkat. Setelah operasi di lakukan, tumor lalu diperiksa. Menurut pemeriksaan patologi, tumor itu ternyata ganas. Rani disarankan untuk menjalani radioterapi atau penyinaran untuk menuntaskan sel-sel kanker dalam tubuhnya. “Saya enggan disinar karena takut efek sampingnya kulit gosong dan hitam. Radioterapi memang mematikan sel kanker, tapi sel-sel sehat juga ikut mati. Saya lalu mencari second opinion ke lima dokter. Namun semuanya berpendapat sama,” tutur Rani.

Rani lalu menunda radioterapi hingga setahun, tapi ucapan Dokter terus menghantuinya. Akhirnya, pada tahun 2008, ia menjalani 30 kali radioterapi selam 2,5 bulan. Tiga bulan setelah paket radioterapinya selesai, hasil tes darah Ca15-3 cukup baik. Penanda kankernya menunjukkan angka sembilan (rujukannya tidak boleh melebihi 28). Rani pun puas.

Namun tiga bulan kemudian, ketika melakukan tes darah Ca15-3 lagi, ia mendapat kabar buruk. “Rani, penanda tumormu naik jadi 14. Ada kemungkinan benjolanmu akan muncul lagi,” karta Dokter. Rani lalu disuruh menjalani enam kali radioterapi, tapi lagi-lagi Rani menolak karena ngeri pada efek sampingnya.

Tiga bulan setelah itu, Rani jatuh sakit. Ia demam tinggi selama sebulan penuh, kepala sebelah kanannya pusing seperti ditusuk-tusuk. Puncaknya Ia anfal, lemah terbaring di ranjang, tak bisa jalan dan tak ada makanan yang bisa masuk ke tubuh. Ia dirawat di rumah sakit selama seminggu penuh. Ternyata penanda kankernya sudah mencapai angka 25.

Karena tak kunjung ada perubahan, Rani keluar rumah sakit dengan dongkol. Ia juga tak mau minum obat-obatan medis lagi. Ia sudah lelah harus minum obat selama sakit. Saat itulah, Seorang teman mengiriminya TNBB (TAHITIAN NONI® Bioactive Beverage™ – original). Awalnya Rani menolak karena sudah merasa putus asa. Tapi lama-lama Ia tertarik karena TNBB berbentuk jus, bukan tablet seperti yang biasa diminumnya. “Tadinya saya hanya berniat menyembuhkan jerawat-jerawat di wajah. Saya minum TNBB empat kali sehari, setiap minum 60 ml.”

Alangkah terkejutnya Rani setelah tiga bulan mengonsumsi TNBB, penanda tumornya turun menjadi 17. Pada bulan kesembilan, penanda tumornya bahkan sudah mencapai titik aman, 9. “Sekarang saya segar bugar, walaupun banyak pekerjaan. Tak pernah jatuh sakit lagi. Hingga kini, saya terus meminum TNBB. TNBB itu terbuat dari buah noni, ciptaan Tuhan. Saya yakin, apapun ciptaan Tuhan pasti ada manfaatnya.”

PENGALAMAN LAINNYA:

Dr. Sri Purwaningsih
TNBB Memaksimalkan Terapi Medis
“Stabilitas tubuh terus membaik dari hari ke hari.”

Tahitian Noni ® Bioactive Beverage Original ™ Solusi Herbal Alami

Sudah hampir tiga tahu dr. Sri purwaningsih atau yang akrab dengan panggilan dr. Pur berjuang melawan kanker. Awalnya pada akhir tahun 2005, dr. Pur merasakan ada benjolan di ligkar payudaranya. Kecurigaannya bahwa itu adalah sebuah kanker pun ternyata terbuat setelah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan.

Satu-satunya jalan mengobatinya adalah kemoterapi. Selama hampir enam bulan sejak Januari 2006 hingga Juni 2006, dr. Pur menjalani kemoterapi hingga enam kali setiap empat minggu sekali. “Efek kemoterapilah yang membuat saya tersiksa. Bayangkan selama dua minggu lebih saya mual dan muntah, belum lagi rambut yang rontok dan kulit yang mengering,” ujar dr. Pur.

Bahkan dr.Pur juga merasakan cairan yang ada pada sendi-sendinya mengering sehingga setiap pergerakkan tubuhnya disertai rasa sakit yang luar biasa. “Sayang sekali saya baru dikenalkan TNBB pada akhir Maret 2009 lalu padahal setelah saya meminum dengan dosis 2 x 100cc tubuh saya terasa nyaman,” terang dr. Pur yang kondisi kesehatan dan staminanya bertambah baik setiap harinya.

Rutinitas dr. Pur mengkonsumsi TNBB berbuah manis. Pertengahan tahun April lalu, saat memeriksakan diri ke RSCM, tidak ditemui adanya kanker lagi. “Hasil pemeriksaan yang negatif terhadap semua tanda kanker, membuat saya semangat berbagi resep kepada teman-teman yang masih mengalami hal serupa dengan saya.” imbuhnya.

Kini, dr.Pur merasakan stabilitas tubuh terus membaik dari hari ke hari. “TNBB tidak hanya membuat istirahat saya dan nafsu makan saya membaik, namun segala fungsi kerja organ saya diperbaiki. Buktinya saya tidak lagi merasakan hal-hal yang janggal pada diri saya. Terima kasih TNBB.”

PENGALAMAN LAINNYA:

Sembuh Dari Sakit Kanker Payudara
Siswati

 Pada bulan Februari 2011 seperti biasa saya melakukan pemeriksaan dan menyadari ada benjolan pada payudara sebelah kanan. Lalu saya pergi ke salah satu rumah sakit untuk ditindaklanjuti. Pada tanggal 4 Juli 2011 dilakukan USG dan Mamografi dan hasilnya adalah kista kompleks. Berdasarkan anjuran dokter, saya akhirnya mengambil keputusan untuk operasi.

Tanggal 20 Juli 2011 saya mendapatkan hasil laboratorium ternyata hasilnya Medullary Carcinoma Mammae. Dengan hasil yang didapat seperti itu saya langsung stres dan bingung. Dokter berusaha menenangkan hati saya dan menjelaskan bahwa Medullary Carcinoma Mammae adalah Cancer yang relatif aman karena batas-batasnya terlihat jelas dan Medullary Carcinoma Mammae itu jarang terjadi di Indonesia dan banyak terjadi di Jepang. Untuk jenis Medullary Carcinoma Mammae lebih lama penyebaran dibandingkan jenis kanker payudara lainnya. Apapun itu namanya saya harus tetap waspada. Saya tahu TNBB karena sebelumnya suami saya sembuh dari syaraf kejepit karena minum TNBB. Dan akhirnya saya minum TNBB juga.

Setiap 2 jam sekali 30 cc. Pada hari berikutnya setelah saya minum Noni terjadi mujizat yang luar biasa. Dari hasil laboratorium tidak ditemukan sel tumor dan sel ganas lagi dan tidak dilanjutkan Imunohistokimia pada Estrogen/Progesteron Reseptor. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan berkat TNBB saya bebas dari penyakit kanker. Dan bukan itu saja, saya juga sembuh dari sakit Batu Empedu dan Pengapuran pada jantung yang sudah lama ada pada diri saya. Sehingga sampai hari ini, saya dan keluarga minum TNBB untuk pencegahan  dari sakit dan menjaga kondisi tetap bugar.

Setelah melalui proses yang sangat panjang akhirnya saya menjaga pola hidup dan mengubah pola makan, memperbanyak makan sayur dan buah. Yang sangat penting, saya kini menghindari makanan olahan dengan proses dibakar karena dapat memicu sel kanker serta olah raga teratur.