Cara Terapi Pengobatan Dan Penyembuhan Sakit Jantung, Vertigo, Rematik, Multiple Sclerois, Varises, Diabetes

VERTIGO yaitu penyakit yang timbul akibat terganggunya fungsi keseimbangan, dimana organ yang berperan pada proses kesimbangan mengalami masalah.

Vertigo adalah salah satu jenis penyakit yang ditandai dengan gangguan ilusi gerakan. Jika yang terasa berputar adalah diri sendiri, disebut vertigo subyektif. Kalau yang berputar adalah lingkungan sekitarnya, disebut vertigo obyektif.

Frekuensi vertigo yang dialami setiap orang berbeda-beda. Ada yang mengalami vertigo beberapa saat saja. Ada pula yang merasakan selama berjam-jam. Bahkan, ada pula vertigo yang berlangsung sampai seminggu.

Serangan vertigo ringan umumnya bisa dihilangkan dengan beristirahat sejenak. Vertigo menjadi berbahaya jika gejalanya parah. Karena menghilangkan keseimbangan, vertigo berat dapat melumpuhkan penderitanya sehingga terjatuh.

“Bagi penderita lanjut usia (lansia) vertigo bisa menyebabkan komplikasi serius pada tubuh, Selain itu, secara psikologis, vertigo juga membuat penderitanya mengalami depresi. Untuk menghilangkan vertigo, penderita biasanya mengonsumsi obat anti vertigo yang dijual bebas di pasaran. Namun, para ahli medis sebenarnya tidak merekomendasikan cara ini. Soalnya, obat tersebut hanya menghilangkan gejala, bukan membasmi penyebab vertigo.

Vertigo dapat menjadi tanda atau gejala dari suatu penyakit tertentu seperti  stroke dan tumor. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan, sekitar 10 persen pasien stroke mengaku mengalami gejala awal pusing berputar (vertigo).

Beberapa faktor yang menyebabkan vertigo antara lain karena serangan migren, radang pada leher, mabuk kendaraan, infeksi bakteri pada alat pendengaran dan kekurangan asupan oksigen ke otak.

Vertigo bisa disebabkan karena gangguan keseimbangan di telinga bagian dalam (alat keseimbangan, atau bagian vestibular) atau mungkin di otak. Penyebab lain dari vertigo adalah peradangan pada telinga bagian dalam (labirinitis), yang ditandai dengan kejadian vertigo yang tiba-tiba dan kadang diikuti dengan kehilangan pendengaran.

Vertigo juga bisa timbul karena keadaan lingkungan, seperti mabuk darat atau mabuk laut. Orang yang mengalami kurang tidur dalam waktu tertentu juga bisa terserang vertigo. Biasanya, vertigo ringan ini bisa hilang jika menghentikan kegiatan tersebut. Misalnya, dengan cara tidur yang cukup atau menghindari perjalanan darat mau pun laut.

Vertigo terjadi karena kita salah posisi tidur, mungkin tanpa kita sadari kita selalu tidur pada satu posisi, misalnya kebanyakan kiri terus dan jarang kanan/kiri, sehingga ini akan memperparah vertigo, yang mengakibatkan adanya “christal” istilah mereka yg lepas dari telinga kita sehingga menyebabkan keseimbangan kita terganggu.

Gejala Vertigo

Gejala-gejala vertigo meliputi:
• Pusing
• Kepala terasa ringan
• Rasa terapung, terayun
• Mual
• Keringat dingin
• Pucat
• Muntah
• Sempoyongan waktu berdiri atau berjalan
• Nistagmus.
Gejala-gejala di atas dapat diperhebat dengan berubahnya posisi kepala.

Secara garis besar, vertigo ada dua macam, yaitu vertigo perifer dan vertigo sentral. Pembagian ini dimaksudkan untuk memberikan penatalaksanaan atau terapi yang tepat.

• Vertigo Perifer
Vertigo perifer (peripheral vertigo) disebabkan oleh disfungsi struktur perifer hingga ke batang otak (brain stem). Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan vertigo perifer antara lain:
1. Benign paroxysmal positional vertigo
2. Drug-induced vertigo (vertigo yang disebabkan oleh obat)
3. Labyrinthitis
4. Ménière’s disease
5. Vestibular neuritis

• Vertigo Sentral
Vertigo sentral (central vertigo) melibatkan proses penyakit yang memengaruhi batang otak (brain stem) atau cerebellum. Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan vertigo sentral antara lain:
1. Acoustic schwannomas atau meningiomas
2. Cerebellar pontine angle tumors
3. Cerebellar infarction
4. Cerebellar hemorrhage
5. Vertebrobasilar insufficiency

Beberapa hal yang membedakan vertigo perifer dengan vertigo sentral:

• Vertigo perifer beronset akut (waktunya singkat atau serangannya cepat terjadi), sedangkan vertigo sentral beronset kronis atau perlahan (gradual). Dengan kata lain, durasi gejala pada vertigo perifer terjadi dalam hitungan menit, harian, mingguan, namun berulang (recurrent).

• Penyebab umum vertigo perifer adalah infeksi (labyrinthitis), Ménière’s, neuronitis, iskemia, trauma, toksin. Penyebab umum vertigo sentral adalah vaskuler, demyelinating, neoplasma.

• Intensitas vertigo perifer sedang hingga berat, sedangkan vertigo sentral ringan hingga sedang.

• Mual (nausea) dan muntah (vomiting) umumnya terjadi pada vertigo perifer dan jarang terjadi pada vertigo sentral.

• Vertigo perifer umumnya berhubungan dengan posisi (positionally related), sedangkan vertigo sentral jarang berhubungan dengan posisi.

• Kehilangan pendengaran (hearing loss) hingga ketulian (deafness) umumnya terjadi pada vertigo perifer dan jarang terjadi pada vertigo sentral.

• Tinnitus (telinga berdenging) seringkali menyertai vertigo perifer. Pada vertigo sentral, biasanya tidak disertai tinnitus.

• Pada vertigo perifer tidak ada defisit neurologis. Defisit neurologis (neurologic deficits) umumnya terjadi pada vertigo sentral.

• Sifat nystagmus pada vertigo perifer adalah fatigable, berputar (rotary) atau horisontal, dan dihambat oleh fiksasi okuler, sedangkan sifat nystagmus pada vertigo sentral adalah nonfatigable, banyak arah (multidirectional), tidak dihambat oleh fiksasi okuler.

Tips ketika gejala vertigo menyerang:

• Jangan panik begitu gejala vertigo menyerang. Tarik napas dalam-dalam, pejamkan mata, dan segeralah berusaha mencari posisi yang memungkinkan Anda berbaring. Jika tidak memungkinkan, maka segeralah duduk.
• Pastikan Anda dalam posisi aman (berpegangan tangan). Tunggu beberapa menit untuk memastikan apakah serangan vertigo berkurang, atau tidak.
• Jika Anda merasa mual dan ingin muntah, maka segeralah mencari bantuan orang-orang di dekat Anda untuk membantu Anda ke toilet. Pada beberapa kasus, setelah muntah keluhan vertigo ini menjadi berkurang.
• Ketika bisa berbaring, pertahankan posisi tersebut sampai serangan vertigo berkurang, atau hilang.
• Buka mata pelan-pelan, lalu coba miringkan badan, atau kepala ke kiri dan ke kanan. Jika dengan manuver ini serangan vertigo ternyata datang kembali, maka itu berarti Anda harus segera memejamkan mata, atau kembali ke posisi semula.
• Bila karena proses perifera vertigo cepat berkurang, maka segeralah konsultasi ke dokter syaraf.
• Kalau di rumah Anda tersedia obat antivertigo, maka Anda bisa mengonsumsi obat tersebut. Demikian pula jika di rumah Anda tersedia obat anti muntah, maka Anda bisa mengkomsinya.

Pengobatan Vertigo

Pengobatan alami Sakit Jantung, Vertigo, Rematik, Multiple Sclerois, Varises, Diabetes dengan TAHITIAN NONI ® Bioactive Beverage ™

TAHITIAN NONI ® merupakan pengobatan alami Sakit Jantung, Vertigo, Rematik, Multiple Sclerois, Varises, Diabetes, aman tanpa efek samping dalam proses penyembuhannya.

TAHITIAN NONI ® kaya akan kandungan bioaktif seperti Damnakantal, Anthraquinone & Scopoletin, Terpenes, Xeronine, Proxeronine, dan Hipokolestemi yang sangat efektif meredam berbagai penyakit dan ujung kepala hingga ujung kaki. TAHITIAN NONI ® tidak saja mengusir penyakit, tetapi mampu mengembalikan sistem susunan sel/syaraf yang rusak. TAHITIAN NONI ® mampu meningkatkan aktifitas regenerasi sel, meningkatkan asupan nutrien di dalam sel otak, mampu membuang racun, membantu proses perbaikan, dan meningkatkan komunikasi antar sel.

DAFTAR PRODUK TAHITIAN NONI®

TNBB Original
Tahitian Noni® Bioactive™ Beverage Original

Isi Botol : 1.000 ml atau 1 liter
Mengandung 30 mg iridoid per 60 ml
Harga 1 Botol: Rp.  450.000

Harga 2 Botol: Rp.  870.000
Harga 4 Botol: Rp. 1.740.000

—–

TNBB Extra™
Tahitian Noni® Extra™ Bioactive Beverage
Tahitian Noni® Bioactive Beverage Extra
Isi Botol : 750 ml atau 3/4 liter
Mengandung 60 mg iridoid per 60 ml atau 2 kali lipat kandungan iridoid TNBB Original
Harga 1 Botol: Rp.  470.000
Harga 2 Botol: Rp.  890.000
Harga 4 Botol: Rp. 1.780.000

—–

Maxidoid®
Maxidoid® Bioactives
Maxidoid®
Isi Botol : 750 ml atau 3/4 liter
Mengandung 120 mg iridoid per 60 ml atau 4 kali lipat kandungan iridoid TNBB Original
Harga 1 Botol: Rp.  550.000
Harga 2 Botol: Rp. 1.040.000
Harga 4 Botol: Rp. 2.080.000

—–

PEMESANAN PRODUK TAHTIAN NONI HUBUNGI:

Halimah:

SMS/WA: 0856 2992 264
TELP: 0856 2992 264, 0812 2994 4676
PIN BB: 579e4177

Pemesanan silakan melalui telpon atau SMS, bila sms silakan kirim SMS dengan format:

Pesan[spasi]JenisProduk[spasi]JumlahBotol[spasi]Nama[spasi]Alamat[spasi]NomorTelp

HARGA DI ATAS BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM, GRATIS ONGKOS KIRIM UNTUK KOTA TERTENTU
DAFTAR HARGA ONGKOS KIRIM BISA DILIHAT DI HALAMAN BERIKUT:
http://tn-bb.com/ongkos-kirim

Sakit Jantung, Vertigo, Rematik, Multiple Sclerois, Varises, Diabetes

Ernst Evert Manuputty (69 Tahun)
Hampir Diamputasi
“Pelan-pelan ia melepas ketergantungannya pada obat”

Tahitian Noni ® Bioactive Beverage Original ™ Solusi Herbal Alami

Riwayat sakit Ernst sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Ia bahkan sudah sakit sebelum putrinya –Yatrix Magdalena Manuputty– lahir, 27 tahun lalu. Namun kondisinya memburuk pada tahun 2007. Sebulan, ia keluar masuk rumah sakit sampai lima kali. Awalnya Ernst anfal di rumah. Dadanya sesak, sulit bernafas dan ia merasa seperti di tenggelamkan dalam air. Teriakannya mebuat keluarganya panik. Ia langsung di masukkan ke RS, ruang ICU kelas A.

Kami takut sekali. Biasanya pasien ICU kelas A sulit tertolong. Saat itu ayah saya sudah tak dapat bicara dan mengenali orang lagi. Orang-orang yang bezuk tidak lagi membacakan doa kesembuhan tapi doa penyerahan,” kisay Yatrix. Saat itu pengentalan darah dalam tubuh Ernst membuat kerja jantungnya melambat. Akibatnya, paru-parunya ikut bengkak. Ia harus disuntik untuk mengeluarkan cairan dari tubuh. Seminggu kemudian, ia keluar RS dengan membawa segepok obat.

Namun kondisi Ernst di hari-hari selanjutnya masih payah. Ia divonis tergantung obat-obatan seumur hidup: obat jantung, saraf dan diabetes. Selain pengobatan medis, ia sudah mencoba terapi aliran listrik dan obat-obatan yang ditawarkan berbagai penjual. Tahun 2009, Ernst menjalani operasi varises. Sebelumnya kakinya bengkak karena varises dan pengentalan darah. Ia berjalan dengan tongkat. Kakinya terancan diamputasi karena bisa membusuk. Begitu selesai operasi, saat Ernst terbaring di ruang perawatan, Yatrix mencoba memberikan TNBB (TAHITIAN NONI® Bioactive Beverage™ – Original) pada ayahnya.

Awalnya Yatrix tak menggubris ketika ada seorang teman yang memberinya informasi TNBB, tapi Ia teringat ayahnya. Akhirnya Yatrix membeli TNBB untuk sang ayah. Ernst awalnya juga menolak meminum TNBB. Namun setelah didesak, ia mau juga meminum 30 ml TNBB, dua kali sehari. Beberapa jam setelah meminum TNBB, ia merasa lebih segar. Dengan badan yang masih ditempeli berbagai selang, Ernst bahkan bersikeras untuk bangun dan berjalan ke toilet. Padahal, perawat melarangnya bangun dari ranjang sampai pukul 10 malam karena bisa pendarahan. Ketika esoknya perban di kakinya dibuka, dokter memuji karena kaki Ernst ternyata cepat kering. Ia pun melanjutkan minum TNBB.

Seminggu setelah operasi, Ernst menjalani check up, termasuk tes EKG. Hasil tesnya sungguh di luar dugaan. Kondisi jantung, paru-paru dan sarafnya jauh membaik. Pelan-pelan, ia melepas ketergantungannya pada obat. Akhir Februari 2009, ia sudah tak lagi mengonsumsi obat jantung, diabetes dan sarafnya. Semua tongkat sudah disimpan. Jangankan berjalan, Ernst bahkan dengan gagah naik motor kemana-mana. Jika aktivitasnya padat, ia tak lupa meminum TNBB 60 ml, tiga kali sehari.