Fuk Siang (55 Tahun)

"Penderita Kanker Leher Stadium 3 & Hepatitis B"

Bantuan yang Tak Ternilai Harganya Dari MORINDA

Saya menderita kanker leher sejak tahun 2011. Dan saya juga menderita penyakit hepatitis B. Karena keadaan ekonomi yang tidak mampu, saya tidak berbuat banyak untuk mengobati penyakit saya. Akibatnya keadaan semakin parah sehingga leher saya tidak dapat bergerak ke kanan atau ke kiri karena benjolannya semakin besar. Ada dana bantuan yang diberikan kepada saya untuk memeriksakan diri ke rumah sakit.

Setelah itu, saya menjalani kemoterapi dengan interval 4 kali. Tapi efek dari kemoterapi sangat menyiksa saya sehingga saya menghentikannya meskipun bantuan dana sudah disiapkan untuk saya. Kemudian di bulan April 2014, Ibu Julina menjumpai saya. Selain sebagai IPC di Morinda, Ibu Julina sering menggalang dana bersama rekan-rekan Ibu Julina untuk membantu masyarakat yang tidak mampu dan menderita berbagai penyakit serius dan parah. Ibu Julina bahkan membantu hingga ke Jakarta. Kemudian ibu Julina memberikan saya 4 botol Tahitian Noni Extra dan 4 botol Maxidoid. Saya minum setiap 4 jam dengan dosis 2 x 30 ml Maxidoid dan 3 x 30 ml Extra. Setelah saya minum, langsung saya bisa buang air besar (BAB) dengan lancar dan riak-riak saya keluar secara terus menerus bahkan kadang-kadang demam.

Selanjutnya, Ibu Julina menjelaskan bahwa itu merupakan proses detoksifikasi dari konsumsi produk-produk Morinda, jadi saya disarankan untuk lebih sering minum air putih hangat. Setelah 4 minggu berlalu, saya sudah bisa menggerakkan leher saya bahkan benjolan di leher saya semakin lama semakin mengecil. Kemudian Ibu Julina memberikan saya 8 botol Extra dan 8 botol Maxidoid. Sampai saat ini saya masih mengonsumsi kedua produk tersebut tapi dengan dosis 2 x 30 ml Extra dan 2 x 30 ml Maxidoid.

Sekarang saya sudah bisa melakukan banyak aktifi tas kembali dan tinggal menungu pemulihan penyakit saya termasuk hepatitis B saya. Puji Syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Morinda serta kemurahan hati dari ibu Julina beserta rekan-rekan yang memberikan bantuan yang sangat tepat kepada saya yaitu Morinda.

Kisah Serupa:

Hj. Puji Suwati
Ditahun 90-an, Ibu saya sering merasakan sesak di dada dan kadang perut terasa membesar. Dokter tidak memberitahu dengan jelas penyakit yang diderita Ibu saya dan obat yang diresepkan hanya memberikan kesembuhan semu karena masalah kesehatan selalu muncul kembali. Pada tahun 2005, Ibu saya pernah divonis sakit jantung dengan gejala sesak di dada dan sempat dirawat. Tahun 2010, bapak kami meninggal dunia. Semenjak itulah perut Ibu saya terus membesar. Setelah diperiksa, vonis dokter saat itu adalah Hepatitis dan Ibu saya harus dirawat karena cairan dalam perut akibat kebocoran pada hati....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Kisah Lainnya:

Berbagi Cerita - Berbagi Pengalaman

Apa kata mereka yang sudah pernah meminum produk tn-bb.com

Selengkapnya Klik Di Sini!

tn-bb.com