Berat Badan Ibu Sebelum Hamil Tentukan IQ Anak

Penelitian membuktikan, berat badan ibu sebelum hamil bisa mempengaruhi tingkat kecerdasan anak. Penelitian yang dimuat dalam jurnal Pediatrics tersebut menunjukkan bahwa ibu-ibu yang mengalami kelebihan berat badan cenderung melahirkan anak dengan intelligence quotient (IQ) lebih rendah dibanding yang lain. Berat badan yang dimaksud diukur sebelum si ibu hamil. Satu lagi alasan untuk menjaga berat badan tetap ideal adalah demi kecerdasan anak, khususnya bagi perempuan yang berencana untuk hamil.

Penelitian membuktikan saat mengamati hampir 20.000 anak-anak di seluruh Inggris. Tingkat kecerdasan para partisipan dilihat melalui tes tertentu pada usia 5 dan 7 tahun. Hasil pengamatan menunjukkan adanya hubungan dengan riwayat Indeks Massa Tubuh (IMT) atau perbandingan berat badan dan tinggi badan ibunya sebelum hamil. Tiap peningkatan 10 poin IMT pada ibu, IQ anaknya teramati rata-rata 1,5 poin lebih rendah. Sederhananya, makin gemuk tubuh si ibu sebelum hamil maka ketika hamil anaknya cenderung akan memiliki tingkat kecerdasan yang lebih rendah.

Kecenderungan ini tetap berlaku meski telah disesuaikan dengan berbagai faktor seperti gizi, usia dan lainnya. Meski demikian, penyebab pastinya belum diketahui. Diduga, kegemukan membuat si ibu susah hamil sehingga ketika bisa hamil pun pertumbuhan otak si anak mengalami gangguan dan itu sebabnya tingkat kecerdasannya tidak bisa seoptimal anak yang lahir dari ibu dengan berat badan ideal. Adanya keterkaitan antara berat badan ibu dan IQ anak yang teramati dalam penelitian ini bisa jadi alasan untuk mengikuti anjuran, untuk mengurangi kegemukan pada perempuan usia subur.