Angkat Beban Untuk Cegah Sakit Jantung dan Sakit Gula

Angkat besi atau angkat beban identik dengan olahraga yang digunakan untuk membentuk otot dan menciptakan tubuh ideal, misalnya tubuh sixpack idaman para pria. Tapi sebenarnya olahraga ini juga punya manfaat lain yaitu menurunkan risiko sakit jantung dan sakit gula.

Peneliti mengecek sampel darah partisipan untuk melihat apakah ada kaitannya antara angkat beban dengan risiko sindrom metabolik yang mungkin dialami partisipan. Sindrom metabolik sendiri adalah sekelompok faktor risiko yang dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan diabetes. Faktor risiko itu di antaranya lingkar pinggang yang besar, kadar lemak yang tinggi dalam darah, rendahnya kadar kolesterol ‘baik’, tekanan darah tinggi dan kadar gula darah yang tinggi.

Padahal partisipan yang diketahui memiliki sedikitnya 3-5 faktor risiko di atas sudah dianggap menderita sindrom metabolik. Namun ternyata peneliti menemukan bahwa partisipan yang melakukan olahraga angkat beban 37 persen berpeluang lebih kecil menderita kondisi tersebut. Angkat beban mungkin memainkan peran penting dalam mengurangi prevalensi dan risiko sindrom metabolik pada orang dewasa di AS.

Dari 5.618 partisipan, 8,8 persen di antaranya mengaku melakukan olahraga angkat beban meski olahraga ini dua kali lebih banyak dilakoni oleh partisipan pria.
Kendati begitu ada juga partisipan yang melakukan angkat beban tapi menderita sindrom metabolik dan jumlahnya hanya seperempat, sedangkan partisipan yang tidak angkat beban dan mengidap sindrom metabolik mencapai 37,3 persen.

Tak hanya itu, peneliti juga menemukan bahwa kekuatan dan massa otot yang lebih besar bisa menurunkan peluang sindrom metabolik pada partisipan. Tentu saja kedua hal itu bisa diperoleh dengan mudah lewat olahraga angkat beban. Pakar olahraga seharusnya mendorong digalakkannya olahraga angkat beban bagi para orang dewasa dari berbagai usia untuk meningkatkan kesehatan metabolisme. Namun upaya ini akan lebih baik difokuskan pada kelompok yang jarang melakukan olahraga angkat beban seperti wanita dan lansia.