Aisyah Al Habsy & Achmad Syakir

"Sebagai ungkapan syukur, Asiyah aktif membagi pengalamannya dengan TNBB kepada orang-orang yang membutuhkannya"

Sepertiga Otak Anakku Hilang

Trauma Pasca Kecelakaan

KINI, Achmad Syakir, sudah bisa membaca dan bercanda dengan adik-adiknya. Ia juga bisa berkonsentrasi dalam waktu yang lama, sehingga ia mampu mengolah pikirannya selama berjam-jam. Tertawanya juga semakin lepas dan ia bisa berlari-lari kecil. Aisyah Al Habsyi, ibunda Syakir merasa bersyukur atas karunia Allah SWT yang dilimpahkan kepadanya. Kecelakaan yang menimpa Syakir, menurut Aisyah, tetap disyukurinya. “Ini bentuk perhatian Allah SWT kepada saya dan keluarga,” kata Aisyah, mengawali ceritanya.

Syakir mengalami penderitaan dan perjuangan dahsyat untuk bertahan hidup. Kecelakaan hebat yang terjadi pada 6 September 2006 hampir saja merenggut pemuda ganteng yang hobi otomotif ini. Kepala Syakir terbentur batu kali yang besar saat ia mengikuti balapan motor. Imbasnya, sepertiga otak Syakir hilang. Penanganan yang tidak memuaskan dari Rumah Sakit umum di Indonesia membuat Aisyah harus menerbangkan Syakir ke Rumah Sakit di Singapura, “Kenapa baru dibawa sekarang, ujar Dokter singapura kepada saya,” cerita Aisyah. Tubuh Syakir kaku, jangankan bicara, menggerakkan bola matanya sulit, apalagi menggerakkan anggota tubuhnya.

Tim dokter memvonis Syakir akan sembuh dalam waktu 7 tahun, itupun tidak sempurna, Syakir akan seperti anak kecil, bicara tidak jelas, berfikirpun akan sangat lambat, itu semua karena imbas dari hilangnya sebagian otaknya. “Tapi saya yakin Allah SWT akan menyembuhkan anak saya,” ungkap Aisyah. Hampir tiga bulan Asiyah dan Syakir menetap di Singapura tanpa harapan pasti. Pertengahan Februari Aisyah mulai memberikan TNBB kepada Syakir hingga 500 ml. Perubahan pun terjadi di hari ke-5. Syakir bisa menggerakkan lehernya. “Sekarang? Ia sudah beraktivitas seperti biasa,” cerita Aisyah. Sebagai ucapan syukur yang dalam, sejak saat itulah Aisyah aktif membagi pengalamannya bersama TNBB kepada orang-orang yang membutuhkan kesehatan.

Kisah Serupa:

Alexander Temala Ledjap
Nama saya Alexander Temala Ledjap, usia 53 tahun. Pada tanggal 7 September 2013 pukul 7.30, tiba-tiba saya lumpuh - tidak bisa berpikir dan berbicara lagi. Akhirnya istri dan anak sulung saya segera membawa saya ke dokter langganan untuk diperiksa. Tuhan Menyelamatkan Saya dari Stroke Berat & Pendarahan Hebat di Otak melalui Tahitian Noni Setelah diperiksa, dokter menyimpulkan bahwa saya harus segera dibawa kerumah sakit saat itu juga karena jika terlambat sedikit saja maka saya tidak akan bisa tertolong lagi....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

dr. M. Furqaan Naiem, M.Sc., Ph.D
Dua tahun lalu, selepas sholat Jum’at Saya dikejutkan oleh kabar bahwa putera pertama Saya, Rahmat, mengalami kecelakaan akibat terjatuh dari motor. Saya langsung menuju Rumah Sakit tempat putera Saya itu dibawa. Saya menyaksikan dia dalam keadaan terbaring tak sadar, keluar darah dari hidung, mulut dan kedua telinganya, kanan dan kiri. Bagian tubuh yang lain tidak tampak ada cedera. Dokter dan Perawat sibuk memberikan pertolongan pertama berupa bantuan pernafasan (pemberian oksigen dan melonggarkan jalan napas)....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Miswati
Pada bulan Desember 2010 saya mengalami kecelakaan di daerah Cileungsi. Saya naik ojek tanpa pakai helm dan ditabrak dari belakang dengan motor yang ditumpangi 3 orang. Alhamdulillah, saya masih bisa berpikir pada saat itu bahwa saya harus ke rumah sakit besar. Lalu saya naik taxi menuju ke RS Mitra. Dalam perjalanan menuju RS Mitra Jatinegara, saya sempat telepon ke rumah untuk memberitahu bahwa saya kecelakaan dan meminta anak saya untuk membawa noni dengan gelas ukurnya ke RS....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Kurniasih
Sekitar tahun 1973, di usia 23 tahun, tepatnya 3 tahun setelah melahirkan anak pertama, Ibu Kurniasih sudah merasakan sakit dengan ditandai oleh penurunan stamina, kadang-kadang pendarahan di gusi dan muncul bercak lebam di tubuh. Sekitar tahun 1995, beliau masuk rumah sakit karena kondisi fisik yang terus menurun, pendarahan di gusi yang terus menerus, dan demam. Dari 2 rumah sakit yang ada di Kuningan dan Cirebon, Ibu Kurniasih dirujuk untuk berobat ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung atau RSCM Jakarta....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Eka Ferianti
Nama saya Eka Ferianti dari Jakarta. Saya sering merasakan sakit kepala, namun biasanya dapat teratasi dengan minum obat yang dibeli di warung. Pada tanggal 29 Juli 2011 lalu, saya kembali merasakan sakit kepala. Seperti biasa, saya minum obat warung, tetapi kali ini tidak ada perubahan. Saya bilang sama suami, kok pusingnya tidak mereda juga. Suami saya kemudian melakukan refleksi pada jempol kaki saya. Namun sakitnya malah semakin menjadi-jadi. Saya hanya bisa pasrah karena tidak tahu harus bagaimana lagi....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

I Gusti Ngurah Suamba
Tanggal 1 Januari 2011 tepatnya setahun yang lalu, saat bertugas di daerah Carribean-Belize, I Gusti Nurah Suamba yang berusia 34 tahun mengalami demam tinggi disertai dengan migren yang menyebabkan pendarahan di otak kiri. Dari hasil pemeriksaan lab, diketahui trombositnya turun sekitar 13 sehingga langsung dirujuk ke ICU Miami Hospital. Dari hasil pemeriksaan diketahui ia menderita Myeloid Leukimia Acute dan harus menjalani kemoterapi secepatnya, tetapi kendala pada saat itu terjadi pendarahan di otak kiri dan harus segera di operasi....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Christina S Enjang
Menyempurnakan Kesembuhan - Kini Bapak Sudah Mampu Berjalan “Tak lagi merasa gamang atau sempoyongan,“ ujar Christina S Enjang, Istri L.J. Moertiadi. Awal Nopember 2007 lalu menjadi puncak kebahagiaan yang sempurna bagi Christina dan keluarga, sebab sang suami sembuh dari stroke yang diderita sejak Juli 2004 silam. Tahitian Noni™ Juice menyempurnakan kesembuhan Moertadi. Pendarahan otak yang dialami Moertadi merupakan dampak dari hipertensi yang ia alami sejak 10 tahun silam. Sampai akhirnya Moertadi menderita stroke pertamanya pada Agustus 2002....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Amrullah Sastroasmoro
STROKE “Pemberian TNBB pada kasus saya memerlukan proses dan tidak instan, tapi pilhan yang tepat untuk recovery tubuh saya” SUDAH DUA BULAN INI, Amrullah Sastroasmoro menjalani hidup normal. Seluruh tubuhnya bisa digerakkan, meski belum sepenuhnya pulih. Ayah tiga anak ini menderita lumpuh pada tubuh bagian kiri, mulai dari kepala hingga kaki. Penyebabnya adalah stroke ketiga yang menyebabkan pembuluh darah di otak sebelah kanan pecah. “Alhamdulillah, sekarang saya sudah bisa merasakan gatal di tangan kiri saya lagi,” katanya....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Alfiana Firda
Ingat Di Botol Kedua “TNBB menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk mengembalikan keceriaan dan kesehatan anakku” SAYA INGIN DINDA kembali seperti dulu. Itulah ungkapan Fardiah Kurniati, ibu dari Dinda Alfiana Firda. Dinda yang aktif, cerdas dan gigih belajar, mengalami radang otak fatal. Ia mengalami kemunduran perilaku. Perilakunya seperti anak kecil. Berawal pada Januari 2006, dokter menyatakan Dinda mengalami epilepsi. Ia kerap kejang, terutam bila letih berat. Pulang dari tur sekolah ke Bali, penyakitnya kambuh....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Dwienta Agnestiasari
Dwienta Agnestiasari, 17 tahun, menderita tumor otak sejak usia 7 tahun. Operasi yang dijalani malah membuatnya lumpuh dan hilangnya penglihatan. Hampir tujuh tahun ia tergolek lemah di pembaringan. Dokter bahkan memprediksi kemungkinan hidupnya tinggal 10 persen. Mei silam, ia mulai diminumkan Tahitian Noni™ Juice. Pada sloki yang pertama, ia merasa sakit luar biasa. Pada botol kesepuluh, ia mulai bisa berjalan. Meski mata belum bisa fokus, tapi sudah bisa melihat warna. “Aku bisa melihat!...
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Maria Angelina Win Astini
Derita Panjang Selama 40 Tahun “Di tengah keputusasaan, Tuhan mengirim seorang sahabat yang memberikan satu liter TNBB” SUNGUH TERSIKSA rasanya tidak dapat buang air besar (BAB), apalagi bila di derita selama lebih dari 40 tahun. Dalam seminggu hanya bisa ke belakang satu kali. Itupun rasanya sakit sekali. Beragam pengobatan medis dan alternatif di jalani, tapi hasilnya tak ada. Puncaknya saat 2004 silam, tubuh mendadak lumpuh sebagian (sebelah kanan), jantung lemah, kepala sering pusing (efek gegar otak ringan) serta tensi darah turun drastis....
Baca Lebih Lanjut Di Sini!

Kisah Lainnya:

Berbagi Cerita - Berbagi Pengalaman

Apa kata mereka yang sudah pernah meminum produk tn-bb.com

Selengkapnya Klik Di Sini!

tn-bb.com